Cymbopogon citratus, atau dikenal luas sebagai serai atau lemongrass, adalah tanaman rumput aromatik dari keluarga Poaceae yang berasal dari Asia Selatan (India Selatan dan Sri Lanka) serta Asia Tenggara, termasuk wilayah Malesia dan Indonesia. Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama lokal seperti "sereh" atau "serai" di Indonesia dan Malaysia, "tanglad" di Filipina, "takhrai" di Thailand, serta "capim-santo" di Brasil. Nama internasional lainnya termasuk citronella grass, West Indian lemongrass, dan fever grass.
Serai merupakan rumput tahunan yang tumbuh dalam rumpun padat setinggi 1–2 meter, dengan daun panjang, sempit, dan bertepi kasar yang mengeluarkan aroma lemon saat diremas. Tanaman ini memiliki rizoma pendek dan tangkai daun berongga, serta menghasilkan minyak atsiri beraroma sitrus yang dimanfaatkan luas dalam kuliner, aromaterapi, dan pengobatan tradisional.
KLASIFIKASI :
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Class : Liliopsida
Ordo : Poales
Family : Poaceae
Genus : Cymbopogon
Species : Cymbopogon citratus (DC.) Stapf
MORFOLOGI
Secara morfologi, C. citratus tumbuh dalam rumpun dengan rizoma oblique yang menghasilkan banyak tunas, membentuk semak padat. Daun berwarna hijau kebiruan, linear, dengan panjang hingga 90 cm dan lebar 1–1,8 cm, memiliki tepi kasar dan permukaan halus; bagian dalam tangkai berwarna russet atau cinnamon. Tangkai bunga membentuk panikel (bunga majemuk) terangkat hingga 30–60 cm, meskipun jarang berbunga saat dibudidayakan.
HABITAT
Habitat asli C. citratus adalah daerah tropis basah di Asia Selatan dan Tenggara. Tanaman ini tumbuh optimal pada suhu 25–30°C, curah hujan tahunan 2.500–3.000 mm, dengan sinar matahari penuh dan tanah yang berdrainase baik (pH 5,5–7,5). Kini serai juga dibudidayakan di Amerika Tengah, Afrika Tropis, dan banyak wilayah tropis lainnya.
KANDUNGAN FITOKIMIA
Minyak atsiri dari C. citratus mengandung 65–85 % citral (kombinasi geranial dan neral), serta komponen seperti myrcene, limonene, citronellal, citronellol, linalool, dan geranyl acetate. Analisis fitokimia menunjukkan keberadaan flavonoid, fenol, tanin, alkaloid, saponin, dan terpen. Kandungan ini mendukung aktivitas antioksidan, antimikroba, anti–inflamasi, dan lain- lain.
POTENSI
C. citratus memiliki banyak potensi aplikasi: sebagai antimikroba dan antioksidan minyak atsiri digunakan dalam pengawetan makanan dan pengobatan tradisional, sebagai insektisida/pestisida alami, efektif melawan nyamuk, lalat stabil, dan hama penyimpanan, serta dalam farmasi dan aromaterapi untuk mengendalikan tekanan darah, menenangkan, dan peradangan. Selain itu, penelitian telah mengeksplorasi potensi ekskresi nanopartikel logam melalui ekstrak serai untuk aplikasi medis dan sebagi sumber bioenergi serta silica.
MANFAAT
Cymbopogon citratus memiliki berbagai manfaat penting dalam kehidupan sehari-hari, baik di bidang kuliner, kesehatan, maupun industri. Dalam bidang kuliner, serai banyak digunakan sebagai bumbu penyedap dan pemberi aroma segar pada masakan Asia, seperti sup, kari, tumisan, serta minuman herbal dan teh. Daunnya yang beraroma lemon menjadi bahan utama dalam berbagai resep tradisional di Thailand, Indonesia, dan Filipina. Di bidang kesehatan, serai sering dimanfaatkan dalam bentuk teh untuk membantu meredakan demam, gangguan pencernaan, sakit kepala, hipertensi, serta mengurangi kecemasan. Penggunaan secara tradisional juga mencakup pengobatan luar untuk mengatasi nyeri otot dan sebagai antiseptik luka ringan. Minyak atsirinya yang kaya senyawa aktif seperti sitral dan geraniol memiliki sifat antimikroba, antijamur, antiinflamasi, dan antioksidan yang menjadikannya bahan populer dalam aromaterapi serta produk kesehatan alami. Selain itu, minyak serai banyak digunakan dalam industri kosmetik dan rumah tangga sebagai bahan dasar parfum, sabun, losion, pengharum ruangan, serta sebagai insektisida alami yang ampuh mengusir nyamuk dan serangga.
PETA SEBARAN
REFERENSI
Machraoui, H., et al. (2014). Ethnobotanical and Phytopharmacological Notes on Cymbopogon citratus (DC.) Stapf. Journal of New Sciences, Agriculture and Biotechnology, 55. https://www.jnsciences.org/agri-biotech/83-volume-55/519-ethnobotanical-and- phytopharmacological-notes-on-cymbopogon-citratus-dc-stapf.html
Plantamor Database (2024). Cymbopogon citratus – Species Profile. https://plantamor.com/species/profile/cymbopogon/citratus
ndia Biodiversity Portal (2024). Species: Cymbopogon citratus (DC.) Stapf. https://indiabiodiversity.org/species/show/243249
Aromatic Studies Institute (2023). Lemongrass (Cymbopogon citratus) – Profile and Uses. https://aromaticstudies.com/lemongrass-cymbopogon-citratus
Identify PlantNet (2024). Cymbopogon citratus (DC.) Stapf – Species Description. https://identify.plantnet.org/k-world- flora/species/Cymbopogon%20citratus%20(DC.)%20Stapf/data
Journal of Botanical Sciences (2020). Phytochemical Analysis of Cymbopogon citratus.
https://www.botanyjournals.com/assets/archives/2020/vol5issue3/5-3-47-881.pdf
JBCPM (2023). Medicinal Benefits of Aqueous Extract of Lemongrass. Journal of Biochemicals & Phytomedicine. https://jbcpm.com/Article/jbp-52