Mangifera indica atau mangga atau pohon mangga atau dalam bahasa Inggris Indian Mango, di Malaysia bisa disebut mempelam/senduduk/pauh/mango, dan di Jerman disebut Mango, di Portugis disebut manga/mangueira, di Prancis disebut mangue/manguier. Mangga yang berkembang di Indonesia diperkirakan berasal dari India. Pertama kali ditemukan oleh Alexander Agung di lembah Indus, India. Kata mangga berasal dar bahasa Tamil yaitu mangas atau man-kay. dalam bahasa botani disebut Mangifera indica L. Tanaman mangga tumbuh dalam bentuk pohon berbatang tegak yang tingginya bisa mencapai sampai 20 meter. dan memiliki cabang yang banyak. Tanaman mangga biasanya memiliki getah resin yang berwarna jernih. Di Indonesia jenis mangga ini biasa disebut mangga arum manis karena jenis mangga ini memiliki buah yang rasanya manis dan baunya harum, juga buahnya lunak berwarna kuning tidak berserat.
KLASIFIKASI
Kingdom : Plantae
Divisi : Tracheophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Sapindales
Famili : Anacardiaceae
Genus : Mangifera L.
Spesies : Mangifera indica L.
MORFOLOGI
Tanaman mangga terdiri dari akar, batang, daun, dan bunga. Bunganya nanti akan menghasilkan biji dan buah.
Batang dan akar: Pohonnya memiliki tinggi 10-40 meter, berbatang kayu koko, dengan kulit batang coklat ke abu-abuan bercelah atau bergelombang. Namun pada varieas tertentu pohon mangga sengaja dikembangkan agar tumbuhnya pendek dan berbuah banyak.Akarnya mampu tumbuh mencapai kedalaman 6 meter dan akar cabang menyebar ke samping
Daun: Tanaman mangga termasuk tanaman evergreen sehingga daunnya sepanjang tahun selalu tetap hijau.Bentuk daunnya sederhana berukuran panjang 15 cm hingga 35 cm dan lebar 6 cm sampai 16 cm.
Bunga: tanaman mangga menghasilkan bunga yang tumbuh di cabang-cabang pohonnya dan memiliki 5 buah kelopak bunga. Ukuran bunganya sekitar 5 mm sampai 10 mm. Bunganya berwarna putih dan memiliki aroma lembut.
Ukuran dan bentuk buah bervariasi, ada yang bulat, lonjong bulat telur, bentuk buahnya bisa mencapai panjang 8-30 cm lebar 7-12 cm, berwarna hijau,kuning, atau merah. Buah mangga butuh waktu sekitar 5 bulan dari masa berbunga hingga tumbuh menjadi buah yang matang.
Biji: Didalam buah mangga terdapat biji 1 besar yang berukuran sekitar 4-7 cm. Biji tersebut berguna sebagai bibit tanaman mangga.
HABITAT
Saat ini mangga banyak ditanam diseluruh negara tropis dan subtropis yang tidak memiliki musim dingin ekstrim. Setengah populasi mangga yang ada di dunia berasal dari India. Pohon mangga tumbuh paling baik di tanah lempung berpasir yang cukup kering, tidak tumbuh dengan baik diatas tanah yang sangat basah. PH tanah yang optimal diantara 5,2 dan 7,5.
POTENSI
Sebagai tanaman obat: Beberapa bagian tanaman mangga bisa dijadikan sebagai obat dan semua bagian mangga mengandung senyawa kimia yang berguna untuk antibakteria dan lain lain.
Sebagai tanaman pangan: Selain buah mangga memiliki kandungan yang baik untuk dikonsumsi juga tanaman mangga bisa dibudidayakan untuk membangun ekonomi.
ETNOBOTANI
Sebagai tanaman perkarangan yang dapat menghiasi perkarangan rumah, taman, dan lain-lain. tanaman mangga (Mangifera indica L) sebagai tanaman pangan yang mengandung beberapa vitamin dan mineral.
FITOKIMIA
Tanaman mangga (Mangifera indica L.) mengandung beberapa metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai bahan baku obat seperti alkaloid, favonoid, steroid, dan tanin. pada beberapa bagian mangga telah diidentifikasi struktur senyawa tanin yaitu asam galat, flavonoid yaitumangiferin.
Peta sebaran
REFERENSI
Mangifera indica L. Published on the Internet;http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000371248. Accessed on: 28 Apr 2023'
Mangifera indica L. in GBIF Secretariat (2022). GBIF Backbone Taxonomy. Checklist dataset https://doi.org/10.15468/39omei accessed via GBIF.org on 2023-04-28
Yulianti, Sany, and Vina J. Anggraeni. "Profil Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri dari Tanaman Mangga : Review Artikel." Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal, vol. 5, no. 2, 2020, pp. 102-113.
https://rimbakita.com/mangga/