Tradescantia spathacea merupakan tumbuhan monokotil yang biasa disebut Rheo discolor. Nama lokal Tradescantia spthacea yaitu nanas kerang (Jawa), dan sosongkokan, namun sering kali disebut sebagai tanaman Adam Eva, sedangkan di Inggris dinamai tanaman ini dinamai boat lily. Tradescantia spathacea berasal dari Meksiko dan Hindia Barat.
KLASIFIKASI
Kingdom : Plantae
Sub Kingdom : Tracheophyta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Class : Liliopsida
Ordo : Commelinales
Famili : Commelinaceae
Genus : Tradescantia Ruppius ex L.
Spesies : Tradescantia spathacea SW.
MORFOLOGI
Tradescantia spathacea atau Rheo discolor merupakan salah satu tanaman yang berasal dari Meksiko dan Hindia Barat. Tanaman ini memiliki tinggi kurang lebih mencapai 40-60 cm, dengan batang kasar, pendek, tegak lurus, berwarna kecoklatan, berbentuk bulat, terlihat bekas daun, dan tidak bercabang. Memiliki akar serabut yang berwarna kecoklatan, dan memiliki daun tunggal berbentuk pedang dengan ujung daun yang runcing, pangkal dan tepi daun yang rata, lunak, licin, tulang daun sejajar, atas daun berwarna hijau, bawah daun berwarna merah kecoklatan-unggu. Tanaman ini memiliki bunga majemuk berukuran kecil di bagian ketiak daun yang dilindungi dua braktea menyerupai perahu.
HABITAT
Tumbuhan ini biasanya ditemukan tumbuh di area dengan sinar matahari yang cukup, atau di tempat yang sedikit teduh. Tumbuhan ini dapat tubuh di tahan berpasir maupun tanah yang berlebihan air.
Secara alami, Tradescantia spathacea biasanya ditemukan tumbuh di hutan dan savana tropis, dimana ia tumbuh sebagai tanaman semak kecil atau tanaman tanah. Tumbuhan ini juga dapat tumbuh di ketinggian dari permukaan laut hingga 2000 meter diatas permukaan laut.
Dalam hal ekologi, Tradescantia spathacea biasanya ditemukan tumbuh dibawah pohon-pohon besar, yang memberikan perlindungan dari sinar matahari yang berlebihan. Tumbuhan ini juga sering dijumpai hutan, diantara semak-semak dan di sepanjang tepian sungai.
KANDUNGAN FITOKIMIA
Tumbuhan Tradescantia spathacea mengandung berbagai macam senyawa fitokimia, diantaranya:
Flavonoid: senyawa fitokimia yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi, flavoid yang ditemukan pada Tradescantia spathacea adalah quercetin, kaempferol, dan myricetin.
Tanin: senyawa fitokimia yang berperan sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba, tanin yang ditemukan pada Tradescantia spathacea adalah ellagitannin dan proanthocyanidin.
Alkaloid: senyawa fitokimia yang berperan sebagai obat dan zat psikoaktif. Alkaloid yang ditemukan adalah higenamine dan N-methyltyramine.
POTENSI
Tanaman Tradescantia spathacea memiliki berbagai potensi, baik sebagai tanaman hias, maupun sebagai sumber senyawa aktif untuk berbagai aplikasi farmakologis, berikut ini merupakan beberapa potensi tanaman Tradescantia spathacea:
Potensi sebagai tanaman hias: tumbuhan ini merupakan tanaman hias yang sangat populer dan dapat ditanam di dalam atau di luar ruangan.
Potensi sebagai obat-obatan: beberapa senyawa fitokimia yang terdapat pada Tradescantia spathacea memiliki potensi sebagai obat-obatan, seperti antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba.
Potensi sebagai repelen serangga: Tradescantia spathacea juga memiliki potensi sebagai bahan repelen serangga alami.
ETNOBOTANI
Obat tradisional: Di Amerika Selatan, daun Tradescantia spathacea digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati gangguan pernapasan, sakit kepala, demam, dan luka.
Pengobatan kulit: Masyarakat Amerika Tengah dan Meksiko menggunakan getah dari daun Tradescantia spathacea untuk mengobati berbagai jenis penyakit kulit, termasuk luka, ruam, dan sengatan serangga.
Pengobatan mata: Di Brasil, daun Tradescantia spathacea dianggap memiliki khasiat untuk pengobatan mata, seperti mengurangi kemerahan dan iritasi.
PETA SEBARAN
REFERENSI
Cite taxon page as 'WFO (2023): Tradescantia spathacea Sw. Published on the Internet;http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000589684. Accessed on: 27 Apr 2023'
Milanda, T., Muktiwardojo, M., & Widyana, F. A. (2021). Potensi Antibakteri Daun Nanas Kerang terhadap Escherichia coli dan Shigella dysenteriae. Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry (On Progress), 13(2), 58-68.
Tradescantia spathacea Sw. in GBIF Secretariat (2022). GBIF Backbone Taxonomy. Checklist dataset https://doi.org/10.15468/39omei accessed via GBIF.org on 2023-04-27.