Dendrocalamus giganteus Munro mempunyai nama lokal bambu sembilang. Bambu ini mempunyai penampakan bambu terbesar di antara jenis lainnya, oleh karen itu dikenal juga sebagai bambu raksasa, selain ukurannya yang terbesar di antara bambu bambu lainnya. Bambu ini juga tergolong bambu tertinggi di dunia. Dendrocalamus giganteus Munro merupakan tanaman native Myanmar, Bhutan, Cina, dan Thailand.. Bambu ini sering dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan, sangat baik juga untuk produksi kertas, dapat digunakan juga sebagai pipa air, furnitur dan lain lain. Bambu ini secara alamiah berasal dari Myanmar dan Thailand. Beberapa ciri penampilannya adalah buku-buku bagian bawah mengandung akar hawa yang pendek-pendek dan menggerombol. Cabangnya hanya terdapat pada buku-buku bagian atas. Pelepah buluhnya melebar dan miangnya berwarna cokelat hitam. Daun pelepah buluh berbentuk bulat telur dengan ujung yang meruncing. Panjangnya sekitar sembilan centimeter.
KLASIFIKASI
Kingdom : Plantae
Filum : Tracheophtya
Sub filum : Angiospermae
Classis : Lilipsida
Ordo : Poales
Familia : Poaceae
Sub Familia : Bambusoideae
Genus : Dendrocalamus Ness
Species : Dendrocalamus giganteus Munro
NAMA LAIN
Nama ilmiah : Dendrocalamus giganteus Munro
Indonesia : bambu sembilang
Inggris : Giant Bamboo
MORFOLOGI
Bambu ini juga tergolong bambu tertinggi di dunia. Kulitnya yang keras dan memiliki kandungan silika. Rumpunnya tidak terlalu rapat. Buluh tegak mencapai 30 cm, dengan berdiameter 18-25 cm. Panjang ruas 25-50 cm, tebal dinding sampai 2,5 cm. Pelepah buluhnya melebar berwarna cokelat hitam, Pertumbuhan bambu ini sangat cepat, hingga 40 sentimeter per hari. Rekor untuk spesies ini yakni dapat tumbuh 46 sentimeter dalam 24 jam ditetapkan pada 29-30 Juli 1903 di Peradeniya Royal Botanical Gardens di Ceylon (Sri Lanka).
TANDA SINYAL EKOLOGIS
Spesies ini adalah spesies bambu abadi yang tumbuh di hutan tropis lembab dan di sepanjang tepian sungai. Spesies bambu diserbuki oleh angin. Beberapa spesies bambu menunjukkan kebiasaan mati setelah berbunga, tetapi pada Dendrocalamus giganteus bahwa rumpun dapat bertahan hidup.
MANFAAT
Manfaat dari bambu ini diantaranya adalah Bambu secara tradisional telah digunakan untuk berbagai keperluan oleh berbagai masyarakat pegunungan di daerah yang lebih hangat di Cina dan negara Asia lainnyadan juga Dendrocalamus spp. terutama digunakan dalam menenun, untuk konstruksi (yaitu, rumah, jembatan, dinding, lantai, saluran air, dll.) untuk busur dan anak panah, dan untuk pucuk yang dapat dimakan; spesies ini dideskripsikan cocok untuk pucuk yang dikeringkan dan diasamkan.
HABITAT
Hutan tropis lembab dan tepian sungai
PETA SEBARAN
REFERENSI
Zulkarnaen, R.N., & Andila, P.S. (2015) Dendrocalamus spp.: Bambu Raksasa Koleksi Kebun Raya Bogor. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversity Indonesia,. • Jacobs, S.W.L., Wilson, K.L. and Morrison, D.A. 2000. Grasses: Systematics and Evolution. CSIRO, Collingwood, Vic.
Bahanawan A., Darmawan T., Sufiandi S., & Dwianto W. (2018) Mengenal Bambu Sembilang (Dendrocalamus giganteus Wallich ex Munro): Studi Karakteristik Batang Spesies Bambu Raksasa, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kabupaten Bogor, Indonesia 16911
Dendrocalamus giganteus Munro in GBIF Secretariat (2022). GBIF Backbone Taxonomy. Checklist dataset https://doi.org/10.15468/39omei accessed via GBIF.org on 2023-05-01. • Dendrocalamus giganteus Munro in Govaerts, R. (2022). The World Checklist of Vascular Plants (WCVP). In O. Bánki, Y. Roskov, M. Döring, G. Ower, L. Vandepitte, D. Hobern, D. Remsen, P. Schalk, R. E. DeWalt, M. Keping, J. Miller, T. Orrell, R. Aalbu, J. Abbott, R. Adlard, E. M. Adriaenssens, C. Aedo, E. Aescht, N. Akkari, et al., Catalogue of Life Checklist (10.0). The Royal Botanic Gardens, Kew,. https://doi.org/10.48580/dfqt-4nz