Chromolaena Odorata (L.) R.M. King & H. Rob.
Chromolaena Odorata (L.) R.M. King & H. Rob.
Chromolaena odorata adalah tumbuhan semak tahunan asli dari Amerika Tropis mulai dari Florida & Texas (AS), Meksiko, Amerika Tengah, hingga Amerika Selatan dan Karibia. Tanaman ini dikenal luas sebagai “Siam weed”, “Hagonoy” (Filipina), “Jack-in-the-Bush”, “Devilweed”, “Christmas bush”, serta di Haiti dan Karibia sebagai rompezaragüey. Semak ini sangat mudah dikenali dari daun berlawanan yang menyebar, bunga berbunga putih hingga ungu muda dalam bentuk panikel, dan bau tajam saat daun diremas.
KLASIFIKASI :
Kingdom : Plantae
Divisi : Tracheophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Asterales
Family : Asteraceae
Genus : Chromolaena
Species : Chromolaena odorata L.
MORFOLOGI
Tanaman ini tumbuh sebagai semak memanjat dan ranting hingga setinggi 2–3 m, bahkan hingga 5–10 m bila mendapat dukungan vegetasi lain. Batangnya lembut, rapuh, dan bercabang banyak. Daun berlawanan, triangular hingga ovata, dengan tepi bergerigi, panjang 3–15 cm, permukaan agak berbulu/hispid. Bunganya tersusun dalam panikel terminal, setiap kepala bunga mengandung 14–30 floret yang berwarna putih hingga ungu muda. Buahnya berupa akene kecil dengan pappus yang memudahkan penyebaran oleh angin.
HABITAT
Aslinya tersebar di hutan terbuka, padang rumput, dan tepi sungai di Amerika Tropis. Kini menjadi salah satu gulma invasif di Asia Tenggara, Afrika Barat, dan Australia tropis. Tumbuh cepat di lahan terganggu, tanah drainase baik, dengan periode kering-curah hujan jelas.
KANDUNGAN FITOKIMIA
Daunnya kaya akan metabolis sekunder seperti flavonoid (sakuranetina, salvigenina), senyawa fenolik, alkaloid, saponin, tanin, sterol, dan terpenoid. Minyak esensialnya mengandung sesquiterpen – seperti eupatenol, yang turut memberikan aroma khas serta aktivitas farmakologis.
POTENSI
Tanaman ini memiliki beragam potensi biologis: antioksidan, antimikroba, antiperadangan, anti‐diabetes, antitumor, dan antinyeri. Selain itu, ia juga dikenal efektif sebagai agen penyembuhan luka menginduksi migrasi sel dan pembentukan kolagen serta potensi sebagai antiparasit seperti antimalaria.
MANFAAT
Dalam pengobatan tradisional, daunnya digunakan untuk meredakan luka, bisul, kulit melepuh, diare, demam, batuk, dan infeksi saluran pernapasan. Tanaman ini juga digunakan dalam produk farmasi sebagai ekstrak untuk mengobati luka bakar dan meningkatkan penyembuhan luka kulit. Meski invasif, C. odorata menjadi satu contoh spesies dengan potensi farmakologis tinggi dan sedang dieksplorasi sebagai sumber obat herbal alami.
PETA SEBARAN
REFERENSI
GBIF Secretariat. (2024). Chromolaena odorata (L.) R.M. King & H. Rob. https://www.gbif.org/species/3087725
World Flora Online (WFO). (2024). Chromolaena odorata – Classification & Taxonomy. https://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000067484
Harfiani, E. et al. (2022). Uji Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi Daun Chromolaena odorata. https://repository.unar.ac.id/jspui/bitstream/123456789/8181/1/17.pdf
Academia.edu. A Review on Biology of Chromolaena Odorata. https://www.academia.edu/89580761/A_Review_on_Biology_of_Chromolaena_Odor ata
ScienceDirect. Biological activities of Chromolaena odorata – Review Article. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0254629921003720
Plantamor. Chromolaena odorata (L.) R.M. King & H. Rob. https://plantamor.com/species/profile/chromolaena/odorata
Native Plant Society of Texas (NPSOT). Native Plant Profile – Chromolaena odorata. https://www.npsot.org/posts/native-plant/chromolaena-odorata
India Biodiversity Portal. Chromolaena odorata species info. https://indiabiodiversity.org/species/show/263564
iNaturalist. Chromolaena odorata – observations and distribution. https://www.inaturalist.org/taxa/58491-Chromolaena-odorata