Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Phylum : Tracheophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Brassicales
Family : Brassicaceae
Genus : Brassica
Species : Brassica oleracea
MORFOLOGI
Kubis atau kol memiliki morfologi khas yang mudah dikenali. Tanaman ini memiliki akar tunggang yang kuat dan menyebar ke samping dengan banyak akar cabang halus untuk menyerap air serta unsur hara. Batangnya pendek dan tebal, biasanya tertutup oleh tumpukan daun yang rapat membentuk krop atau bulatan padat di bagian tengah tanaman. Daunnya lebar, bertangkai pendek, dan tersusun melingkar rapat, dengan permukaan licin atau agak berkerut, tepi bergelombang, dan berwarna hijau muda hingga hijau tua, bahkan keunguan pada beberapa varietas. Bunga kubis tersusun dalam bentuk tandan di ujung batang, berwarna kuning, dan memiliki empat kelopak khas keluarga Brassicaceae. Setelah penyerbukan, tanaman menghasilkan buah berbentuk polong panjang (silique) yang berisi beberapa biji bulat kecil berwarna cokelat kehitaman.
KANDUNGAN BAHAN KIMIA
Kol mengandung vitamin C, K, B6, asam folat, serat, kalsium, dan kalium. Juga terdapat senyawa glukosinolat dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker.
MANFAAT
Kol bermanfaat untuk menjaga pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah penyakit karena kaya serat, vitamin C, dan antioksidan. Selain itu, kol rendah kalori dan sering digunakan sebagai bahan sayur, lalapan, atau masakan.
Cara merawat tanaman ini cukup mudah, karena biasanya tanaman ini bisa hidup di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung dan di tempat yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung (teduh), tanaman ini juga bisa bertahan pada saat terjadi kekeringan.
CARA BUDIDAYA
Budidaya kol dimulai dengan penyemaian benih hingga berumur 3–4 minggu, lalu dipindahkan ke lahan subur dan gembur. Tanaman dirawat dengan penyiraman, penyiangan, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit. Pemanenan dilakukan saat krop sudah padat dan mencapai ukuran maksimal, biasanya 70–100 hari setelah tanam.
CARA PENGOLAHAN
Pemupukan – Beri pupuk organik atau anorganik secara teratur untuk menjaga kesuburan tanah.
Penyiraman – Lakukan sesuai kebutuhan agar tanah tetap lembab tetapi tidak becek.
Penyiangan – Bersihkan gulma secara rutin agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman.
Pengendalian hama dan penyakit – Gunakan cara alami atau pestisida sesuai anjuran.
Perawatan lahan – Pastikan drainase baik agar air tidak menggenang dan akar tidak membusuk.
PETA SEBARAN
REFERENSI
Chang, C.S., Kim, H. & Chang, K.S. (2014). Provisional checklist of vascular plants for the Korea peninsula flora (KPF): 1-660. DESIGNPOST. [Cited as Brassica oleracea.]
Govaerts, R. (1996). World Checklist of Seed Plants 2(1, 2): 1-492. MIM, Deurne. [Cited as Brassica oleracea.]