Euphorbia milii Des Moul atau Kaktus Pakis Giwang dengan kata lain crown of thorns atau mahkota duri atau dalam bahasa Mandarin disebut Thie hai tang.
Kingdom : Plantae
Filum : Tracheophyta
Kelas : Magnoliopsida Ordo : Malpighiales
Famili : Euphorbiaceae
Genus : Euphorbia L.
Spesies : Euphorbia milii Des Moul
Tanaman ini yakni tanaman perdu (tumbuhan berkayu yang bercabang- cabang, tumbuh rendah dekat dengan permukaan tanah, dan tidak mempunyai batang yang tegak), batangnya terdapat duri dan banyak cabang dengan ukuran cabangnya 60-90 cm. Batang bersudut 3-5 berduri padat. Daun yang berselingan bergerombol di ujung batang, berbentuk bundar telur sungsang dengan tepi rata dan berwarna hijau. Bunganya bunga majemuk untuk coraknya terdapat warna merah, oranye, hingga kuning. Buah berbentuk kotak bulat kecil berwarna putih kehijauan. Biji berbentuk bulat kecil dan berwarna coklat.
Kaktus ini dapat ditemukan di dataran rendah sampai ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut, kaktus juga tergolong semak tegak di atas tanah dengan tinggi dapat mencapai 40-180 cm. Kaktus Pakis Giwang adalah jenis tanaman yang peka terhadap cahaya pada malam hari. Cahaya bulan menjadikannya tidak mau berbunga, tetapi akan mempercepat atau memacu tumbuhnya tunas samping.
Pada dasarnya fitokimia pada tanaman kaktus pakis giwang (Euphorbia milii) terbukti dapat menekan pertumbuhan mikroorganisme yang menyebabkan suatu masalah kesehatan, hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil eksperimen yang telah peneliti lakukan dengan adanya zona hambat berupa zona transparan atau jernih didaerah sekitar ekstrak yang didifusikan ke sumuran kultur biakan bakteri Staphylococcus aureus, berarti zat aktif yang terkandung dalam bunga Euphorbia milii mampu menghambat atau menekan pertumbuhan mikroorganisme. Kaktus pakis giwang memiliki getah yang merupakan bahan antimoluska.
Kaktus Pakis Giwang atau Euphorbia millii E. dikenal sebagai tanaman hias yang dipelihara di dalam pot, pekarangan, dan taman. Beberapa di antaranya dimanfaatkan sebagai tanaman pagar.
ETNOBOTANI
Beberapa penelitian juga menyatakan tanaman ini baik untuk menghambat pertumbuhan tumor serta baik untuk leukemia. Sementara di Indonesia, secara tradisional tanaman ini digunakan untuk kompres luka bakar dan juga memperbaiki hepatitis. Di Bangladesh, tanaman ini digunakan untuk edema.
PETA SEBARAN
REFERENSI
Euphorbia milii Des Moul. in GBIF Secretariat (2022). GBIF Backbone Taxonomy. Checklist dataset https://doi.org/10.15468/39omei accessed via GBIF.org on 2023-04-26.
Naturalist contributors, iNaturalist (2023). iNaturalist Research-grade Observations. iNaturalist.org. Occurrence dataset https://doi.org/10.15468/ab3s5x accessed via GBIF.org on 2023-04-26. https://www.gbif.org/occurrence/4018306812
Khamzah, S. N. Teknik Budi Daya Tanaman Hias Hits dan Populer. DIVA PRESS. Pirmansyah, D., Istiqomah, N., & Anwar, M. C. (2017). Aktifitas Antibakteri Ekstrak Bunga Kaktus Pakis Giwang (Euphorbia Milii) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus. Pena Medika Jurnal Kesehatan, 7(01).
WFO (2023): Euphorbia milii Des Moul. Published on the Internet; http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000963364. Accessed on: 26 Apr 2023.