Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Phylum : Tracheophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Lamiales
Family : Pedaliaceae
Genus : Sesamum L.
Species : Sesamum indicum L.
MORFOLOGI
Wijen merupakan tanaman herba semusim dari famili Pedaliaceae yang tumbuh tegak dengan tinggi 50–100 cm. Batangnya berbulu halus, bersegi empat, dan bercabang di bagian atas. Daunnya tunggal, berbentuk oval hingga lanset, bertangkai pendek, dan tersusun berhadapan atau bergantian. Bunganya berbentuk tabung lonceng berwarna putih, merah muda, atau ungu muda, tumbuh di ketiak daun. Buahnya berupa kapsul lonjong berisi banyak biji kecil berwarna putih, cokelat, atau hitam tergantung varietas.
KANDUNGAN BAHAN KIMIA
Biji wijen kaya akan minyak nabati yang mengandung asam lemak tak jenuh, terutama asam oleat dan linoleat. Selain itu, terdapat senyawa lignan seperti sesamin dan sesamolin, serta vitamin E, kalsium, magnesium, dan antioksidan alami yang baik untuk kesehatan tubuh.
MANFAAT
Wijen memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain membantu menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang, serta mendukung kesehatan kulit dan rambut. Dalam konteks etnopediatrik, minyak wijen sering digunakan sebagai bahan pijat bayi atau pelindung kulit karena sifatnya yang melembapkan dan mengandung antioksidan alami. Untuk ibu hamil, konsumsi wijen dalam jumlah wajar membantu memenuhi kebutuhan kalsium dan zat besi.
CARA PERAWATAN
Tanaman wijen memerlukan sinar matahari penuh dan tumbuh baik pada suhu 25–35°C. Tanah yang ideal adalah tanah berpasir atau lempung berdrainase baik. Penyiraman dilakukan seperlunya, karena wijen relatif tahan kering. Pemupukan organik dilakukan saat awal tanam dan masa pembungaan.
CARA BUDIDAYA
Wijen diperbanyak melalui biji yang disemai langsung di lahan. Jarak tanam ideal sekitar 40 × 20 cm. Penyiangan gulma dan penggemburan tanah perlu dilakukan secara rutin. Tanaman mulai berbunga pada usia 30–45 hari dan siap dipanen sekitar 90–120 hari setelah tanam, ketika buah mulai mengering.
CARA PENGOLAHAN
Biji wijen dapat dikeringkan lalu digoreng ringan untuk dijadikan taburan makanan, bahan kue, atau minyak wijen. Minyaknya diperoleh melalui proses pengepresan biji yang sudah disangrai. Selain itu, biji wijen juga dapat dijadikan bahan minuman kesehatan atau campuran jamu tradisional.
PETA SEBARAN
REFERENSI
Sesamum indicum L. in GBIF Secretariat (2023). GBIF Backbone Taxonomy. Checklist dataset https://doi.org/10.15468/39omei accessed via GBIF.org on 2025-10-18.