Sidaguri
(Sida rhombifolia L.)
Sidaguri
(Sida rhombifolia L.)
Tanaman sidaguri menyebar ke Asia, India dan menyebar ke Eropa sebagai obat reumatik. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa beberapa bagian tumbuhan sidaguri sangat berpotensi dalam menurunkan kadar asam urat baik daun, batang, maupun akar,
Sidaguri tumbuh liar di tepi jalan, halaman berumput, hutan, ladang, dan tempat-tempat dengan sinar matahari cerah atau sedikit terlindung. Tanaman ini tersebar pada daerah tropis di seluruh dunia dari dataran rendah sampai 1.450 m dpl.
Akar tunggang, putih dan kotor.
Batang bulat percabangan simpodial, berbulu halus dan rapat, warna putih kehijauan.
Daun tunggal, letak berseling, bentuknya bulat telur, seperti jantung atau melanset, tepi bergerigi, berbulu rapat, pertulangan menjari, warna hijau.
Bunga tunggal, muncul di ketiak daun, mahkota warna kuning cerah. Benang sari tumbuh bersamaan membentuk tabung dari dasar bunga.
Buah sidaguri diamtere 6-7 mm dan sewaktu tua berwarna hitam.
Perkembangbiakannya dilakukan dengan biji atau bisa dengan stek batang.
Daun: dimanfaatkan untuk mengobati reumatik, bisul, meredakan batuk, mengatasi diare, obat cacing, mengatasi penyakit kulit, mengobati gigitan serangga, meringankan asam urat, mempercepat penyembuhan luka gores.
Akar: dimanfaatkan untuk mengobati asma pada bayi.
Daun: alkaloid, kalsium oksalat, tannin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri.
Batang: kalsium oksalat dan tanin.
Akar: alkaloid, steroid, ephedrine.
Socfindo Conservation. 2023. Sidaguri. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/660 (22-06-2023)