Pinang Merah
(Areca Vestiara L.)
Pinang Merah
(Areca Vestiara L.)
Areca vestiaria Giseke adalah sejenis pinang yang berasal dari Sulawesi Utara namun ditemukan pula di pulau-pulau di bagian utara Maluku Utara. Palem ini disebut juga pinang monyet atau pinang yaki oleh masyarakat setempat.
Tumbuh baik di daerah dengan ketinggian hingga 1.400 m dpl. Pertumbuhannya menyukai jenis tanah laterik, lempung merah, dan membutuhkan curah hujan 750-4.500 mm/th, suhu 20-32 °C dengan pH tanah sekitar 4-8.
Batang langsing, diameter 15 cm meski ada pula yang lebih besar, tidak bercabang.
Daun majemuk menyirip. Helaian anak daunpanjangnya 85 x 5 cm, ujung sobek dan bergerigi. Pelepah daun berbentuk tabung panjang 80 cm, tangkai daun pendek.
Tongkol bunga dengan seludang panjang dan mudah rontok, muncul di bawah daun, tangkai pendek, bercabang rangkap.
Buah buni, bulat telur terbalik memanjang, merah oranye.
Perbanyakan secara generatif (biji), berasal dari buah yang matang fisiologis.
Perkecambahan biasa terjadi selama 6-13 minggu.
Mengatasi masalah nafsu makan, haid dengan darah berlebihan, mimisan, panu, kudis, obat sembelit dan sakit perut pada balita, edema, obat patah tulang, cacingan, sakit pinggang (salah urat), menguatkan gigi.
Alkaloida (arekolin, arekolidin, arekain, guvasin, isoguvasin), tanin, senyawa fenolik, asam galat, lignin.
Socfindo Conservation. 2021. Pinang. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/477 (22-06-2023)