Kembang Sungsang
(Gloriosa Superba L. )
Kembang Sungsang
(Gloriosa Superba L. )
Kembang sungsang merupakan tanaman tropis asli dari Afrika. Persebarannya meliputi daerah tropis dan selatan Afrika, Madagaskar, subtropis dan tropis Asia seperti China, India, Burma, Asia Tenggara hingga Kepulauan Nusa Tenggara atau Sunda Kecil. Tanaman ini dinaturalisasi dan dibudidayakan di Eropa serta Australia kemudian diintroduksikan di Australia dan Amerika. Biasanya ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman obat.
Tumbuh pada tempat ternaungi atau terbuka di hutan sabana, padang rumput, hutan luruh daun, semak belukar, bukit pasir, lahan terlantar atau perbatasan, dan pinggir jalan. Menyukai tanah lempung berpasir dan toleran terhadap tanah yang miskin hara. Tanaman ini tumbuh pada ketinggian 0-2.500 m dpl.
Akar serabut. Umbi berbentuk V atau L, putih.
Daun tunggal, berseling berhadapan, daun duduk atau tak bertangkai, berbentuk lanset dengan ujung meruncing, terdapat sulur, hijau.
Bunga soliter, muncul dari ketiak daun bertangkai panjang dan memiliki enam mahkota keriting, bagian atas warna merah pangkalnya kuning kehijauan, lama kelamaan warnanya menjadi merah keseluruhan.
Biji putih saat muda, dan merah-cokelat saat tua, yang dibungkus oleh buah kapsul.
Perbanyakan tanaman dilakukan dengan biji dan umbi. Perbanyakan dengan biji lebih banyak digunakan untuk skala industri karena lebih efisien dibandingkan menggunakan umbi.
Perendaman biji dalam air panas selama satu jam dapat meningkatkan persentase daya berkecambah biji.
Obat sakit perut, radang sendi, cacingan, memar, infertilitas, antiparasit, asma, ulkus kronis, batuk, demam, malaria, tumor, masalah ginjal, tifus, ambeien, gangguan syaraf, penyakit kulit dan kelamin, antibakteri, penangkal racun gigitan ular, antikoagulan, scabies, kudis.
Alkaloid (kolkisin), gloriosina, kholine, benzoic, colchicocide, fitosterol, fitosterolin, stigmasterol.
Socfindo Conservation. 2021. Kembang Sungsang https://www.socfindoconservation.co.id/plant/590 (24-04-2023)