SEMBURAN LUMPUR LUSI GEJALA ALAMKAH?
Prof. R. P. Koesoemadinata
Pokok-pokok Paparan di sampaikan pada
Seminar Lusi, 28 Februari 2008 di Surabaya
Catatan: Kami (Hardi Prasetyo) hadir pada Seminar Lusi tersebut
BENCANA MANUSIA
2. Bencana Alam Murni:.
3. Bencana Alam yang Disebabkan Ulah Manusia:
4. Bencana Manusia yang disebabkan alam.
• Dilihat dari segi gejalanya saja di permukaan semburan lumpur ini sangat sesuai dengan gunung api lumpur (mudvolcano).
• Namun apakah yang disebut gunungapi lumpur atau mudvolcano itu, dan bagaimana terjadinya?
• Sebenarnya gejala gunungapi lumpur (mudvolcano) itu sudah lama dikenal di Indonesia, namun tidak banyak diperhatikan.
• Gunungapi lumpur banyak berhubungan dengan terdapatnya minyak dan gasbumi
• Kelahiran gunungapi lumpur pernah terjadi di kepulauan Kei pada tahun 84 yg dihebohkan sebagai munculnya pulau baru. Saya berkesempatan menyaksikan gejala ini
• Sebenarnya banyak jenis gunung api lumpur sebagaimana ditulis oleh Levorsen (1957) dan North (1995) dalam textbook Petroleum Geology
• Dalam buku Geologi Minyak-dan Gasbumi yang saya tulis dan diterbitkan pada tahun 1978, saya mengklasifikasikan 2 jenis gunungapi lumpur
– Gunungapi Lumpur Dangkal: Yang dimaksud dengan gunungapi lumpur dangkal adalah gejala munculnya erupsi lumpur beserta gas yang membentuk kerucut dan terjadi kobaran api, yang berhubungan dengan terjadinya kebocoran dari suatu reservoir hydrocarbon. Tekanan gas dalam reservoir ini yang menjadi pendorong cairan serta serpih yang ada di atasnya sehingga terjadi erupsi lumpur di permukaan.
– Gunungapi Lumpur Dalam: Yang dimaksud dengan gunungapi lumpur dalam adalah gejala munculnya erupsi lumpur di permukaan yang membentuk kerucut yang disebabkan extrusi lempung dari overpressured shale yang biasanya terdapat pada kedalaman besar. Keberadaan gas hanyalah terbawa secara kebetulan dari lapisan2 yang mengandung gas pada formasi yang ada di atas overpressured shale itu
• Gunungapi lumpur sering mengeluarkan api dari puncaknya yang disebabkan pembakaran gas hydro-carbon
Dalam hal Lusi saya klasifikasikan sebagai gunungapi lumpur kombinasi dangkal dan dalam, walaupun tidak terjadi pembakaran gas, dan reservoir yang bocor ini terdapat cukup dalam, sedangkan di atas reservoir ini terjadi overpressured shale. Mengingat bahwa komposisi lumpur sangat encer (70% air), air yang keluar itu sebagian besar berasal dari reservoir yang bocor
• Pada umumnya teori-2 didasarkan atas pengamatan pada gejala permukaan saja, karena jarang ada data bawah permukaan.
• Dalam hal Lusi data sangat lengkap, karena terjadi dekat pemboran Banjar Panji-1 dan survey seismik yang memberikan gambaran bawah permukaan.
• Semburan lumpur Lusi memberikan penjelasan pada para pakar bagaimana mekanisme pembentukan salah satu jenis gunung-api lumpur (Davies, 2006)
• Berikut adalah data-data bawah permukaan yang harus dijelaskan oleh teori terjadinya semburan lumpur Sidoarjo
• EXTRUSI DARI OVERPRESSURED SHALE.
– Berdasarkan gradient geothermal posisi kedalaman dari overpressured shale tidak memungkinkan menghasilkan air mendidih/uap
• REAKTIVISASI SESAR OLEH GEMPA BUMI
– Keberadaan sesar tidak jelas
– Tenggang waktu antara gempa dan semburan terlalu lama.
– Gempa terlalu lemah, secara empiris terbukti sangat kecil kemungkinannya
• GEJALA TEKTONIK- Tekanan tektonik
– Seluruh P Jawa berada dalam tekanan tektonik, bagaimana mekanismenya sehingga timbulnya di Sidoarjo?
• SUMBER AIR DARI AKTIVITAS MAGMA?
– Gradient geothermal cukup untuk memanaskan air di Fm Kujung
• MENGAPA LOKASINYA JUSTRU DEKAT LOKASI PEMBORAN BANJAR PANJI-1?
• MENGAPA WAKTUNYA BERTEPATAN DENGAN WAKTU PEMBORAN MENGALAMI MASALAH ?
• KEBETULAN SAJA?
• KEJADIAN YANG MIRIP DENGAN KASUS LAPINDO PERNAH TERJADI DI CHAMPION FIELD, BRUNEI DARUS SALAM YANG PENANGANANYA MELIBATKAN 20 RELIEF WELLS DAN SELAMA 27 TH
• SEMBURAN LUMPUR PANAS SIDOARJO ERAT HUBUNGANNYA DENGAN KESULITAN PEMBORAN BANJAR-PANJI-1
• GUNUNG-API LUMPUR SIDOARJO ADALAH GEJALA ALAMIAH TETAPI DISEBABKAN ATAU SETIDAKNYA DIPICU PEMBORAN.
• SOLUSI SEMENTARA ADALAH DENGAN MENGALIRKAN AIR LUMPUR SECARA ALAMIAH KE LAUT
BENCANA BUATAN MANUSIA MURNI:
• Bencana seperti bocornya reaktor nuklir Chernobyl di Rusia, Kebocoran Pabrik Kimia Bopa di India, kandasnya serta kebocoran minyak mentah tanker Exxon Valdez di Alaska adalah bencana yang murni merupakan bencana manusia, karena menyangkut bangunan yang dibuat manusia dan gagal/hancur akibat kelalaian atau kesengajaan manusia dalam mengoperasikannya. Termasuk dalam kategori ini adalah bencana 11 September (hancurnya menara WTC)
2. BENCANA ALAM MURNI
• Bencana seperti gempa bumi, disertai atau tidak oleh tsunami seperti di Aceh dan Pengandaran, di Jogya, letusan gunung-api yang disertai atau tidak oleh banjir lahar seperti Merapi dsb, bahkan banjir dan longsor pada umunya merupakan murni bencana alam tanpa disebabkan ulah manusia. Juga badai seperti Katrina, Durian dsb adalah murni bencana alam.
BENCANA ALAM YANG DISEBABKAN ULAH MANUSIA
• Banjir dan longsor adalah merupakan gejala alam yang sering disebut sebagai disebabkan ulah manusia, paling tidak dipicu oleh ulah manusia. Sebagai contoh adalah suatu longsor salju (avalanche). Penumpukan salju di lereng gunung dapat mencapai kondisi dimana ulah manusia (misalnya dengan meletupkan pistol) dapat memicunya longsor.
• Bahkan gempa bumi pun pernah terjadi karena dipicu oleh ulah manusia walapun yang kami tahu hanya ada 1 kasus saja, yaitu di Denver, Colorado, Amerika Serikat pada sekitar tahun 1966,. Pada waktu itu saya sedang mengambil doktor pada Colorado School of Mines (dekat kota Denver). Negara bagian Colorodo sebetulnya merupakan daerah secara tektonik stabil dan bebas gempa tetapi pada tahun itu terjadi beberapa kali gempa bumi berturut-turut sampai skala 5 Richter. Ternyata seorang ahli geologi dapat menjelaskan kejadian dengan mengkorelasikan urutan gempa ini dengan jumlah air yang dipompakan ke dalam sumur pembuangan air beracun yang cukup dalam pada fasilitas senjata kimia Angkatan Darat Amnerika Serikat (yang dinamai Arsenal Well). Penjelasannya adalah bahwa air yang dipompakan itu bertindak sebagai pelumas pada patahan yang terdapat pada batuan dasar di bawah kota Denver ini, sehingga terjadi pergeseran dan memicu terjadinya gempa. Setelah pemompaan air limbah ini dihentikan maka rangkaian gempa pun berakhir.
• Gempa bumi di Australia yang secara tektonik stabil, telah terjadi karena ulah manusia dalam melakukan pertambangan
. BENCANA MANUSIA YANG DISEBABKAN ALAM:
• Mungkin hal ini kedengarannya aneh, tetapi dapat pula terjadi. Hal ini menyangkut bangunan manusia raksasa, seperti bendungan yang jebol karena misalnya luapan air yang berlebihan (karena curah hujan) atau terjadinya gempa, sehingga menimbulkan bencana banjir.
• Penyebabnya atau pemicunya adalah gejala alam, tetapi ini menyangkut kelalaian manusia yang tidak memperhitungkan akan terjadinya gempa atau luapan air yang berlebihan dalam merancang bangunan ini.