Pusat Semburan dan Kawah, dengan kick lumpur berbentuk seperti bunga di sekitar vent dan periodesasi hembusan uap berwana putih. Sampai saat ini semburan umunya kembar, material utama umumnya air dengan debit 10.000 m3/hari. Namun sejak September 2011, diselingi oleh aliran lumpur panas baru berasal dari semburan Bungsu (barat) terutama mengalir ke baratdaya P25 dan lainnya (sedikit) ke P43. Pola semburan semakin nyata seperti Geyser, dengan masa tidur (pause) yang banyak dan relatif lama.
Preview Pusat Semburan Lusi mud volcano dari selatan (Pond Utama), memperlihatkan lereng atas dicirikan oleh daerah genangan radial, lereng bawah dengan sedimen lebih padu (kecoklatan) berkembang sungai ke selatan, mengalirkan fluida dan koloid (abu-abu) yang ditampung di Palung yang berkembang di batas utara Pond Utama disusun oleh lumpur padu, keran (tertua).
Komplek Kawah dan Semburan Lusi mud volcano dilihat dari baratlaut, memperlihatkan semburan dengan kick lumpur dan uap air putih, pada kawah dalam (kehitamam), kawah luar dengan pita hitam adalah lereng kaldera (patahan kaldera), dan sebelah luar kawah terdapat lumpur aktif abu-abu.
Pong Glagaharum berkembang di bagian timurlaut, sejak tahun 2008 berkembang sebagai suatu danau, dengan sumber air berasal dari Kali P81 dan kanal TAS
Perum TAS utara dari Lusi mud volcano, daerah terjauh dari Big hole, sebelah timur dari Osaka, sebelah barat dari Glagah.
Zona Prima Akrasi P68, merupakan suatu femone yang dahsyat yaitu imbrication thrust sheet
Pond Osaka, baratlaut Lusi mud volcano, utara Zona Barata, Selatan Pond Ketapang, Barat Zona TAS.
Zona Siring, Barat Lusi mud volcano, dibagi lebih rinci menjadi (Siring, Barata, Putul, dan Karka) , sebelah utara Jatirejo, selatan Osaka.
Pond Jatirejo, Baratdaya Lusi, Selatan Siring, Barat Lusi Dome, Utara Mindi; Mengalami luapan Lusi baru (warna hitam). Tanggul ditinggikan kembali, di diperkuat pada bagian dalam (berm). Tinggi muka lumpur cukup terjal, terhadap lalulintas di jalan arteri (barat)
Preview Lusi Dome from the North, with a new mud flow with blackish in the west (Jatirejo Pond) and the oldest, brownish colour, flat and smooth surface with the dense mud of the Main Pond in the eastside
Lereng bawah bagian selatan di utara Pond Utama
Pond Renokenongo, Tenggara Lusi Mud Volcano, Operasi Kapal Keruk, menerima masukan air dari Kali P43, sebelah baratdaya terdapat Tower P42
Kali Porong di sektor Jembatan Tol lama, lokasi outlet dari Pipa berasal dari operasi Kapal Keruk di Pond Besuki. Bagian barat outlet di selatan Spill way, dari operasi kapal keruk di Pond Jatirejo. K Porong memegang peran strategis untuk mengalirkan lumpur dari wilayah PAT ke tempat pembuangan akhir di Laut, menggunakan energi bebas yang dimilikinya. Telah dilakukan normalisasi, di muara terbangun Pulau Lumpur 80 hektar, saat ini sedang dalam uji coba Sistem Wanamina.
Pond Utama, di selatan aktif mud volcano, merukan Pond Tertua, lumpur padu dan keras telah diendapkan sejak tahun 2006 sampai 2009 saat masih ada Tanggul Cincin. Sebagai suatu tubuh yang kaku (rigid) membusur ke arah Pusat Semburan. Bagian utara merupakan batas aktif (active margin) dimana bagian selatan lereng gunung berekspansi ke selatan, terbentuk palung memanjang timur-barat diisi oleh fluida dan koloida dari Kali Selatan, melimpas kearah tenggara (P41
Pond Besuki di selatan PAT, di utara Kali Porong timur, selatan Pond Utama sektor P41-37, barat Jalan Tol lama. Rancangan awal sebagai efisiensi pangaliran lumpur saat masih berupa lumpur panas. Saat ini memegang peran strategis sebagai cadangan reservoir air untuk pasokan wilayah operasi kapal keruk di Reno. Ke depan Sangat ideal untuk dimanfaatkan bagi perikanan dan wisata danau. Telah digunakan untuk sarana pelatihan SAR, akan dilanjutkan
Green house (Rumah Kaca) di utara Kali Porong, Mesjid, timur Desa Mindi, barat Spillway.
Klik Untuk Melihat Semua Koleksi