PERUBAHAN PARADIGMA BARU LUSI DARI KONTROVERSI KE SOLUSI, DARI BENCANA KE MANFAAT
DINAMIKA LUSI DARI WAKTU KE WAKTU
LIMA TAHUN
TAHUN KE TAHUN
BULAN KE BULAN
MINGGU KE MINGGU
HARI KE HARI
Merekam Kondisi Aktual terkait Dinamika Lusi khususnya pada bulan terkait (montly time series), mengaktualisasikan Potret Lusi dilengkapi dengan Citra Satelit terkait, Isu Aktual dan Kritis, dan lain-lain yang terkait.
Informasi ini merupakan kontribusi penulis (Hardi Prasetyo) yang ditempatkan pada Laporan Bulanan BPLS, dikontribusikan sebagai bagian kegiatan bernuansa ilmiah dan kebijakan strategis kami selaku Profesor Riset.
Isu aktual dan kritis yang diangkat berdasarkan kondisi aktual di lapangan dan pencermatan serta penelaahan lingkungan strategis, disusun berdasarkan pendekatan yang dianut Lemhannas untuk pengkajian aspek strategis yaitu Komprehensif, Integral dan Holistik.
Tulisan ini tidak dalam posisi sebagai tulisan ilmiah murni namun disusun dengan memperhatikan dimensi-dimensi Paradigma Kebijakan, Permasalahan Aktual, Lingkungan Strategis, Kondisi yang diharapkan, Luaran dan Outcome.
Dinamia Lusi mencakup Edisi Awal April 2007 dan terakhir Desember 2011.
Naskah ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari dokumen lainnya yang dihasilkan selama bulan terkait mencakup: (1) Evaluasi Citra Satelit, sebagai bagian dari War-Game; (2) Evaluasi, Monitoring, Analisis Kondisi Aktual berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, dimana sejak Agustus 2011 merupakan bagian dari Ekspedisi ke Gunung Lusi yang dilakukan dengan pendakian ke puncak gunung; (3) Tulisan dan komunikasi pada cybernet; (4) dan lain-lain.
Disamping itu secara khusus terdapat KAPITA SELEKTA LUSI sebagai Edisi Khusus, diantaranya yang telah tersedia:
LUPSI Lahirnya BPLS, dalam rangka HUT Bapal BPLS 8 April 2009;
TRANSISI TINMAS PSLS KE BAPEL BPLS, merupakan hasil Bedah Buku Dr. Basuki selaku Ketua Timnas dirangkai dengan Misi Nasional Bapel BPLS dalam menanggulangai Lusi;
DINAMIKA LUSI TAHUN 2009, dilengkapi dengan Baseline Citra Penginderaan Jauh (remote sensing) berselang waktu dari tahun 2005-2009;
(4) WAR GAME, Debat Penyebab Dan Pemicu Lusi di Cape Town, Afrika Selatan Oktober 2008 terdiri dari 4 Bagian (BUKU): (1) Ringkasan Eksekutif; (2) War Game Kelompok Pemboran; (3) War Game Kelompok Gempabumi; (4) War Game Kelompok Deformasi; (5) Sumber informasi dan Referensi.
Berada Pada Kondisi Emergency: Rekaman pada saat-saat menghadapi Kondisi Bencana dalam melaksanakan misi Penanggulangan Lusi;
Memahami Paradigma Kebijakan Penanggulangan Lusi, Bedah Payung Hukum diawali dengan Peraturan Presiden No. 14/2007 yang sebagai Payung Hukum mendasar, untuk selanjutnya mengalami Perubahan Pertama melalui Perpres 48/2008, Perubahan Kedua melalui Perpres 40/2009, Perubahan Ketiga melalui Perpres 68/2011. Pemahaman aspek dokumen hukum untuk umum dilakukan dengan pendekatan Bulkona diagram Bulat, Kotak, Panah versi Lemnannas dengan menekankan makna yang terkandung di dalamnya. Sebagai koordinator Tim Kecil Penyusunan Perpres 14/2007 dan saksi sejarah penuntasan Peta Area Terdampak 23 Maret 2007 merupakan pengalaman dan aset yang sangat bernilai terhadap 'Suasana Kebatinan' serta hal-hal yang mencakup aspek filosopis yang terkandung pada pasal-pasal Perpres 14/2007. Sehingga pada saat dilakukan perubahan dapat menempatkan posisinya terkait pengendali mekanisme (Dinamika Lingstra, Masalah Mendasar, dan Permintaan Kebutuhan 'demand pulled');
Perubahan Paradigma Dari Kontroversi ke Solusi dan Dari Bencana Ke Manfaat, merupakan bagian penting terhadap kondisi aktual terlah terjadi perubahan mendasar dan visi ke depan menuju outcome mengembalikan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Dokumen resmi tercermin pada deklarasi pada Pertemuan Internasional Kebencanaan di UGM (2010) dan dinamika bulanan, merupakan salah satu mile stone dari keseluruhan Road Map Lusi;
Road Show, Lusi antara lain: (1) Eksisensi Bapel BPLS di Instansi Pemerintah, antara lain Departemen Keuangan, LAN, KPK; (2) Membangun dan mengelola wacana Publik ceramah di Kampus-Kampus PT, Seminar Organisasi/Badan Internasional, Organisasi Profesi, Kemasyarakatan;
Misi Khusus Membangun Lusi Research Network (LRN): From Russian With Lusi (Rusia), Mud Max Lusi (Sydney), Merajut Kebersamaan Para Ahli Lusi untuk mencari solusi ke depan yang holistik melalui Simposium Internasional dan Lusi Expert Gathering (Mei 2011).
Membangun persepsi LUSI SEBAGAI KEAJAIBAN DUNIA YANG PENUH MISTERI, melalui fakta aktual langkah-demi langkah 'Bukan Hanya Wacana Tapi Realitas' , dikembangkan secara sukarela memanfaatkan penguasaan state of the art IT, yaitu: (1) LUSI LIBRARY: KNOWLEDGE MANAGEMENT, yang telah berhasil menyatukan Peneliti Lusi di dunia untuk merubah paradigma mencari solusi ke depan dan terbentuknya Lusi Research Network; (2) PICASA WEB PHOTO ALBUM, album fakta lapangan yang telah berperan menyamakan informasi aktual dari Peneliti di dunia, dan meningkatkan Kepercayaan (trust building) terhadap Pribadi Penulis maupun BPLS; (3) BLOG LUSI DARI BENCANA KE MANFAAT; (4) Pemanfaatan WordPress.Com terkait Lusi.
Kajian dan Penelaahan Makalah Utama terkait Lusi: merupakan suatu kekayaan intelektual dari para ahli dan pemerhati Lusi diseluruh dunia yang telah diunggah (uploaded di internet), oleh penulis ditempatkan sebagai 'baseline paper' dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, sehingga sangat bernilai untuk dimanfaatkan berbagai kepentingan. Kedalamnya termasuk tulisan makalah lengkap dari tiga kelompok pandangan terkait Lusi: (1) Prof. Dr. Richard Davies disepakati sebagai leader untuk teori Lusi dipicu pemboran; (2) Prof. Dr. Andriano Mazzini disepakati sebagai leader untuk teori Lusi dipicu oleh Gempabumi dan reaktivasi Patahan Watukosek; dan (3) Prof. Dr. Zainal Abidin, disepakati sebgai leader dampak berganda pergerakan tanah (land displacement) atau populer sebagai Geohazard. Didalam ramkuman Baseline Paper juga telah dapat dihimpun dan dikaji Tesis/Disertasi Master atau Phd yang umumnya dari manca negara.