Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo
Dipublikasikan pada Selasa, 14 Februari 2012 08:17
Pengumuman hasil verifikasi untuk pelunasan pembayaran pembelian tanah dan bangunan di wilayah tiga desa Tahun Anggaran 2012, selengkapnya dapat dilihat pada laman PENGUMUMAN PIJB.
Dipublikasikan pada Jumat, 10 Februari 2012 09:19
Pembangunan relokasi jalan arteri Porong dilaksanakan dalam 4 paket pekerjaan. Progres pekerjaan untuk masing-masing paket pekerjaan sampai dengan akhir Januari 2012 adalah 68,95% (Paket – 1), 95,07% (Paket – 2), 92,52% (Paket – 3) dan 71,24% (Paket – 4).
Dipublikasikan pada Jumat, 06 Januari 2012 11:27
Sampai dengan akhir bulan Desember 2011, telah dilakukan pembayaran/pemberian uang ganti rugi-UGR pada 2 Kabupaten sebesar 89,00%. Luas lahan yang bisa dianggap sudah bebas (pelepasan hak) telah mencapai 94,47% yang terdiri atas tanah warga, tanah kas desa-TKD dan fasilitas umum-Fasum. Pada seluruh lahan TKD di wilayah Kabupaten Sidoarjo telah dilakukan pemberian UGR. Sedangkan lahan TKD di wilayah Kabupaten Pasuruan yang sudah diberikan UGR sejumlah 5 bidang dari 6 bidang, sisanya satu bidang masih dalam proses administrasi di Pemerintah Desa.
Dipublikasikan pada Rabu, 19 Oktober 2011 14:58
Merunut Langkah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (6)
Banyak orang bertanya dan berspekulasi kapan semburan lumpur Sidoarjo akan berhenti? Jangankan masyarakat awam dapat menganalisa, para pakar pun baik dari dalam maupun luar negeri tak berani memberi jawaban secara pasti. Memang belakangan volume semburan berkurang, namun deformasi geologi dan longsornya gunung lumpur masih menyimpan potensi ancaman yang berbahaya.
Dibanding pada saat awal terjadinya, volume semburan lumpur Sidoarjo kini telah mengalami penurunan. Bahkan seringkali terlihat berhenti.
Dipublikasikan pada Rabu, 19 Oktober 2011 13:55
Merunut Langkah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (5)
Kata orang, pengaliran lumpur panas dari semburan lumpur Sidoarjo ke laut lewat Kali Porong dapat menyebabkan ikan-ikan mati. Tapi bagi para nelayan, muara Kali Porong masih tetap menjadi sumber rejeki. Bahkan keberadaan ikan-ikan di perairan itu seakan tak pernah habis meski dijaring setiap hari.
SIANG itu suasana di muara Kali Porong, tampak cerah. Tampak para nelayan dengan perahunya berlalu-lalang menyibak hamparan air. Sesekali tangan-tangan mereka yang legam karena sering tersengat panas mentari, menarik-narik jaringnya yang telah terbentang di dalam air. Wajah mereka tampak gembira ketika menyaksikan banyak ikan dan udang menyangkut di jaringnya.
Halaman 1 dari 42