Foto Kapak Penetak
Sumber: Koleksi Lab. Museologi Dep. Sejarah FIS UM
Kapak penetak (chopping-tool) ialah alat batu yang dicirikan memiliki tajaman yang dibentuk dengan pemangkasan kedua muka (bifacial) di bagian ujung pangkal ke arah pangkal. Pemangkasan dilakukan melebar pada masing-masing muka (sisi) yang bertemu pada ujungnya dan membentuk lancipan. Bagian tajaman terlihat ada jejak pakai yang ditandai dengan pecahan berbentuk cekungan. Bentuk tajaman semi oval dan kulit batu hanya pada bagian kecil ventral.
Kapak penetak biasanya terbuat dari batu rijang. Adapun juga di Situs Sangiran pada Formasi Kabuh dan Notopuro, kapak penetak juga terbuat dari batu andesit (Soejono & Leirissa, 2010). Bersamaan dengan kapak perimbas; kapak penetak tidak pernah digunakan sebagai alat untuk berburu, melainkan hanya sebagai alat meramu makanan, seperti menumbuk makanan (biji-bijian) atau alat pemotong daging hasil buruan.