Foto Miniatur Kapal Galleon
Sumber: Koleksi Etnografi Lab. Museologi Dep. Sejarah FIS UM
Kapal Galleon adalah sebuah kapal berlayar besar yang dirancang untuk digunakan sebagai kapal perang maupun berdagang. Kapal ini berkembang dari abad ke-16 sampai abad ke-18 di kawasan Eropa. Nama kapal ini diambil dari nama Galleon Elizabethan. Kapal jenis Galleon ini pernah digunakan oleh Sultan Iskandar Muda di zaman keemasan Kerajaan Aceh (Saptadi Dkk, 2019).
Kapal ini berbentuk ramping, lambung tegak dan suprastruktur yang lebih rendah daripada kapal-kapal besar lain pada masanya. Dengan bentuknya tersebut Galleon lebih cepat dan lebih bermanuver. Galleon memiliki proyeksi yang disebut paruh-kepala memperpanjang bawah cucur meniru seekor domba jantan dapur ini. Kapal memiliki benteng yang tebal, dan senjata yang dipasang melalui lubang di sisi (Krish, 1990).
Kapal Galleon ini juga dikenal dengan nama Galiung. Kapal ini memiliki geladak bertingkat dengan dilengkapi meriam jenis demiculberin. Kapal galleon ini mengandalkan layar sebagai sumber tenaga, dan biasanya memiliki 3-5 layar (Ruthland, 1988).
RUJUKAN
Kirsch, P. (1990). The Galleon: the great ships of the Armada era, London: Conway Maritime, ISBN 0-85177-546-2
Rutland, J. (1988). A galleon, 2nd rev. ed., Connaty, M. (ed.), London: Kingfisher, ISBN 0-86272-327-2
Saptadi, Irfan., Safwan., Saputra, Zulhadi. 2019. Penerapan Analogi Kapal Galleon pada Museum Bahari Aceh di Sabang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan, Vol 3, No. 4, hal 20-23