Kemajuan teknologi membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat. Coba perhatikan gambar diatas! Apakah anda sering melakukan kegiatan pada gambar diatas? Keberadaan komputer/laptop sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran. Bandingkan dengan kondisi sebelum komputer dan internet itu digunakan. Anda akan susah payah mengakses informasi secara cepat dan mudah.
Beberapa pendapat sosiologi tentang pengertian perubahan sosial, sebagai berikut :
1. John Lewis Gillin dan John Philips Gilin mengatatakan bahwa perubahan sosial aalah suatu variasi dari cara – cara hidup yang selama ini diterapkan yang disebabkan oleh perubahan – perubahan dalam segala bidang.
2. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi menyatakan bahwa menyatakan bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga –lembaga kemasyarakatan didalam suatu yang mempengarui sistem sosialnya termasuk didalam nilai dan norma.
3. William F.Ogburn menyebutkan bahwa peruabhan sosial menyacakup perubahan kebudayaan baik materiak maupun immaterial.
Dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada unsur – unsur sosial dalam kehidupan masyarakat.
Perubahan sosial akan terus berlangsung dan perkembangannya tidak akan berhenti. Ada beberapa teori yang menjelaskan tentang fenomena perubahan sosial ini, antara lain adalah sebagai berikut:
Teori evolusi mungkin sering kita dengar dalam ilmu Biologi dan secara garis besar, kalian juga pasti mengetahui inti dari teori ini. Penjelasan Teori Evolusi dalam ilmu sosial juga tidak jauh berbeda. Teori evolusi menjelaskan bahwa perubahan sosial terjadi secara lambat untuk waktu yang lama di dalam sistem masyarakat.
Menurut teori ini, perubahan sosial terjadi karena perubahan pada cara pengorganisasian masyarakat, sistem kerja, pola pemikiran, dan perkembangan sosial. Perubahan sosial dalam teori evolusi jarang menimbulkan konflik karena perubahannya berlangsung lambat dan cenderung tidak disadari.
Menurut Soerjono Soekanto terdapat tiga teori utama dalam evolusi:
Teori Evolusi Uniliniear.
Teori ini menyatakan bahwa manusia dan masyarakat mengalami perkembangan yang sesuai dengan tahap-tahap tertentu. Perubahan ini membuat masyarakat berkembang dari yang sederhana menjadi tahapan yang lebih kompleks.
Teori Evolusi Universal
Teori ini menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahapan tertentu yang tetap karena menurut teori ini kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi tertentu.
Teori Evolusi Multiliniear
Teori ini menyatakan bahwa perubahan sosial dapat terjadi dalam beberapa cara, tetapi cara tersebut akan mengarah ke arah yang sama, yaitu membentuk masyrakat yang lebih baik.
Teori Fungsionalis menyatakan bahwa ketidakpuasan masyarakat terhadap keadaan sosial yang sedang berlaku merupakan penyebab utama terjadinya perubahan sosial. Ketidakpuasan ini tidak dirasakan oleh semua anggota masyarakat, sebagian anggota masyarakat tidak menginginkan perubahan.
Tapi, jika lebih banyak yang menginginkan perubahan, biasanya perubahan akan terjadi, tetapi apabila hanya kelompok minoritas dengan kekuatan kecil yang menginginkan perubahan, maka perubahan tersebut sulit untuk tercapai.
Teori ini sangat sepesial, teori konflik akan menjelaskan bahwa perubahan sosial terbentuk karena adanya konflik dan ketegangan dalam masyarakat. Konflik ini biasanya berupa pertentangan antar kelas penguasa dengan masyarakat yang tertindas.
Sehingga, masyarakat dalam kelas yang lebih rendah menginginkan adanya perubahan dengan mengatasnamakan keadilan. Berdasarkan teori ini, jika memang perubahan yang dikehendaki berhasil tercapai, maka pada akhirnya masyarakat yang terbentuk akan hidup tanpa pembagian kelas.
Teori siklus menyatakan bahwa perubahan sosial ini bagaikan roda yang sedang berputar, artinya perubahan zamam merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari oleh manusia dan tidak dapat dikendalikan oleh siapapun.
Bagaimanapun seseorang berusahan untuk mencegah terjadinya perubahan sosial mereka tidak akan mampu, karena perubahan sosial sudah seperti sifat alami yang dimiliki setiap lingkungan masyarakat.
Silakan simak vidio berikut dan kerjakan tugas yang ada dalam vidio tersebut!
Belajar dengan menggunakan media sosial
Apakah ada fenomena perubahan sosial yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan pelajar sekolah seperti tergambar pada kedua gambar tesebut? Apa fenomena perubahan sosial tersebut juga kalian alami sejak dari kelas X hingga XII sekarang ini? Jelaskan Pendapat kalian
Belajar dengan menggunakan fasilitas yang ada diperpustakaan
Simaklah dengan cermat pemberitaan berikut!
Pernakah kalian mendengar Intilah Shuffle Dance seperti yang diinformasikan dibawah?Adakah di sekolah kalian komunitas teman-temanyang menyukai tarian tersebut? Bagaimana pendapat kalian tentang Shuffle Dance
JAKARTA -- Gerakan tari Shuffle Dance yang pertama kali muncul di Melbourne, Australia, pada periode 80an ternyata digandrungi anak anak muda Indonesia. Bahkan ratusan penggemar Shuffle Dance di sejumlah wilayah membentuk sebuah komunitas bernama Indorockers.
Lagu dari grup duo LMFAO asal Amerika berjudul ‘Party Rock Anthem’ yang mengusung genre electronic dance music tentu bukan hal aneh di telinga para Shufflers, sebutan bagi mereka penggemar gerakan Shuffle Dance yang pertama lahir dari Melbourne, Australia, pada era 80an.
Lagu ini kerap mengiringi Shufflers untuk unjuk kebolehan di lantai klub malam atau acara kompetisi dansa dansi anak anak muda Indonesia.
Gerakannya kebanyakan menghentakkan dan menyeret kedua kaki dengan atraktif sambil mengikuti alunan lagu.
Dua tahun belakangan Shuffle Dance mulai booming alias menjadi trend di berbagai kota Indonesia.
Para Shufflers bahkan menghimpun diri dalam wadah komunitas di dunia maya dan menyebut diri sebagai Indorockers, kumpulan dari komunitas komunitas kecil.
Pada tahun 2012 lebih dari seribuan Shufflers di berbagai kota sempat berkumpul di Jakarta.
Yuspirio Adhitya, seorang karyawan swasta berumur 23 tahun yang juga menjadi salah satu pentolan Indorockers adalah Shufflers yang ikut menginisiasi pertemuan besar itu.
Dia bercerita kalau persentuhannya dengan Shuffle Dance berlangsung kala dia masih SMA, tepatnya pada 2007.
“Dulu masih suka pergi ke klub malam atau rave party, tapi tiba tiba ada salah seorang yang lagi dansa atau pumpink. Saya tertarik karena gerakannya mengikuti alunan bas dan melodi lagu yang diputar DJ. Akhirnya saya kenalan dan ingin tau itu gerakan apa? Lalu dia jawab “Ini Melbourne Shuffle,” ceritanya.
Adhit lalu mencari cari materi gerakan Shuffle Dance yang kini sudah berkembang dengan berbagai jenis inovasi di media sosial.
Dari model gerakan seperti orang berlari atau Running man sampai gaya flooping atau gerakan seperti meluncur dan goyangan badan.
Adhit lantas merekam dan mengunggah tarian Shuffle Dance dirinya ke Youtube. Darisanalah mereka saling berkomunikasi.
“Kita upload video dan saling comment dan ketemuan, shuffle bareng. Itu Akhir 2008 dan 2009. Itu masih jarang banget yang shuffle,” lanjut Adhit.
Sekarang penggemar Shuffle Dance dari komunitas Indorockers tersebar di berbagai kota seperti Kalimantan, Malang, Bogor, Jogjakarta, Makassar sampai tentunya di Bali yang banyak bersentuhan dengan turis dari Australia.
Jika dulu mereka punya tujuan untuk menularkan Shuffle Dance, kini hal itu diserahkan pada masing masing komunitas kota. Namun kata Adhit mereka tetap menggelar pertemuan besar.
“Tapi untuk sekarang Setahun sekali. Adanya yang namanya Global Meet Up Shuffle Day, jadi itu dimana seluruh komunitas shuffle datang ke Jakarta,” tuturnya.
PERTEMUAN KE-3
Membuat Poster tentang perubahan sosial yang berkaitan dengan masalah yang terjadi pada saat ini
PERTEMUAN KE-4
Simak vidio disamping!
Simak vidio berikut dan jawab pertanyaannya!