Program Zero Waste Cities pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi volume sampah terangkut ke Tempat Pemerosesan Akhir (TPA). Untuk mengurangi volume sampah terangkut, perlu diidentifikasi terlebih dahulu komposisi sampah terbanyak di sebuah kawasan. Umumnya, sampah organik merupakan komposisi terbanyak dalam studi timbulan sampah, yaitu mencapai 60% dari total sampah yang dihasilkan.
Pengelolaan sampah organik merupakan salah satu hal yang masuk ke dalam perencanaan sistem pengelolaan sampah kawasan pada program Zero Waste Cities. Dengan adanya pengelolaan sampah organik di kawasan, diharapkan sampah yang seharusnya dapat terkelola di kawasan, tidak terbuang ke TPA.
Pengomposan merupakan salah satu pengelolaan sampah organik yang paling banyak diadopsi di kawasan. Metode ini dipilih karena merupakan metode yang paling terjangkau dan memanfaatkan sebanyak mungkin material yang terjangkau untuk persiapan dan pengelolaannya. Hasil yang didapatkan dari proses pengomposan pun seringkali dimanfaatkan untuk berkebun oleh warga setempat :) Hasil kebun warga pun lebih terjamin, sebab dipelihara sendiri, serta minim zat kimia berbahaya!
Yuk bantu kami informasikan ini pada lebih banyak orang dengan membagikan info ini lewat tombol-tombol di bawah ;)
Yuk klik tombol "Bagikan" untuk membagikan lewat Facebook. Bagi kamu yang ingin membagikan lewat Twitter, klik tombol "Tweet" (sudah tersedia captionnya otomatis!). Kamu bisa juga membagikan info ini lewat Instagram dengan klik tombol "Bagikan lewat Instagram" dan gunakan aplikasi tambahan untuk repost ;) Selamat berbagi!