Halo Sobat Organis!
Penumpukan sampah sebagian besar didominasi oleh sampah sekali pakai yang tercampur. Sehingga sulit untuk diolah dan dimanfaatkan kembali. Jadilah ia terbengkalai di lahan yang luasnya melebihi Candi Borobudur yang sering kita sebut TPA (Tempat Pemrosesan Akhir).
Selain menjadi sampah, ternyata botol plastik juga ikut menyumbang emisi karbon dioksida karena bahannya yang terbuat dari hidrokarbon.
Nah, berdasarkan data dari laporan Reusable vs Single-Use Packaging : A Review of Environmental Impacts yang dipublikasikan oleh Zero Waste Europe, jika dibandingkan, botol kaca pakai ulang menjadi botol dengan emisi yang paling rendah dibanding botol-botol sekali pakai lainnya.
Jadi, selain mengurangi penumpukan sampah, penggunaan botol reusable juga bantu kurangi emisi karbon dioksida di udara.
Yuk ajak keluarga dan teman untuk beralih pada botol reusable dan bantu kami sebarkan informasi ini pada lebih banyak orang lewat tombol di bawah ;)