Kain sintetis menjadi jenis kain yang sangat tinggi permintaannya, berdasarkan data tahun 2017 dari situs Statista.com. Kurang lebih, 65% permintaan kain di dunia tertuju pada kain sintetis.
Kain sintetis yang paling umum dijadikan bahan pakaian diantaranya polyester dan akrilik. Kedua bahan tersebut berbahan dasar plastik.
Pencucian pakaian yang berbahan dasar plastik, dapat melepaskan mikroplastik. Proses kimiawi dari deterjen, dan proses mekanik dari kegiatan menyikat atau putaran mesin cuci, berpotensi melepaskan serat plastik dari jalinan benang.
Penelitian oleh De Falco dan koleganya di tahun 2019 menunjukkan bahwa pakaian berbahan dasar plastik dapat melepaskan hingga 1 juta keping mikroplastik ke lingkungan!
Boucher J. dalam studinya terhadap mikroplastik di laut, menemukan bahwa mikroplastik dari aktivitas mencuci menjadi sumber utama polusi plastik.
Plastik-plastik tersebut, menurut penelitian terbaru, ternyata terbawa oleh arus bawah laut. Mikroplastik kemudian mengendap di dasar laut dan membentuk lapisan.
Kabarnya, dalam sampel yang dikaji, lapisan tersebut mengandung jutaan miksoplastik!