Sedotan merupakan salah satu contoh peralatan plastik sekali pakai yang seringkali luput dari pengelolaan sampah. Tak jarang kita menerima kabar tentang benda mungil tersebut berakhir tercecer, baik di darat maupun di lautan.
Contoh yang paling fenomenal, yaitu ketika sebuah sedotan berada di saluran hidung seekor penyu, yang diperkirakan sudah lama sekali bersarang di tubuh penyu tersebut.
Selain sedotan, banyak lagi contoh plastik sekali pakai yang mudah tercecer. Beberapa diantaranya yaitu, sendok plastik, alat pengaduk plastik, dan plastik bening biasa yang sering dipakai untuk wadah jajanan.
Bagikan informasi ini dengan menekan tombol berikut :
Pada tahun 2015, Jambeck dan koleganya merilis publikasi studi tentang prediksi global persentase plastik yang luput dari pengelolaan. Ia memperlihatkan bahwa setidaknya Indonesia dan negara-negara lain yang berada di wilayah Asia Timur dan Pasifik, akan menyumbang 60% ceceran plastik dari total ceceran plastik skala global.
Plastik-plastik tercecer tersebut pun ternyata mempunyai kontribusi terhadap krisis iklim yang tengah berlangsung. Berdasarkan studi oleh Royer dan koleganya di tahun 2018, plastik yang berada di lingkungan (di luar fasilitas pengelolaan) akan melepaskan emisi gas metan.
Sebagaimana kita ketahui, gas metan memiliki efek samping yang lebih signifikan hingga 28 kali lipat daripada efek yang dihasilkan oleh karbondioksida terhadap iklim.
Bagikan informasi berikut ini dengan klik tombol berikut
Ketahanan gas metan di atmosfer dapat mencapai 12 tahun, dengan dampak yang dihasilkan lebih besar daripada gas karbondioksida. Gas metan juga dapat diemisikan dari potongan plastik, menurut studi Royer dan koleganya (2018).
Dalam studi tersebut, potongan plastik yang berada di daratan cenderung melepaskan lebih banyak gas metan daripada potongan plastik yang berada dalam air. Lebih jauh lagi, studi tersebut pun menunjukkan bahwa potongan plastik yang lebih kecil akan memungkinkan emisi gas metan yang lebih besar lagi. Hal tersebut akan sangat mungkin terjadi pada mikroplastik!
Bagikan informasi tersebut dengan klik tombol berikut