Jika sedang berbelanja baik ke minimarket atau swalayan, beberapa produk cepat sekali berganti kemasan. Hal tersebut lumrah terjadi pada produk yang utama yang berbentuk cairan, seperti minuman atau penyedap makanan.
Salah satu bentuk kemasan yang kini mulai marak digunakan pada produk cair ialah kemaan pouch. Ciri dari kemasan pouch yaitu, biasanya terdapat perekat pada bagian atasnya atau terdapat lubang yang dapat ditutup.
Bagikan informasi berikut melalui Facenook dengan klik tombol berikut!
Dilansir dari media daring The Guardian, kemasan pouch dibuat dengan menumpuk beberapa jenis lapisan plastik. Beberapa bahkan ditambahkan dengan lapisan alumunium foil.
Sekilas mungkin tidak terdengar menakutkan, namun hal tersebut adalah sebuah momok bagi industri daurulang.
Pada proses daur ulang, plastik - plastik dipisahkan berdasarkan jenisnya, entah itu PET atau jenis lain. Setelah dipisahkan, plastik-plastik tersebut baru bisa diproses untuk pembentukan ulang.
Bagikan informasi ini lewat Instagram dengan klik tombol berikut!
Kemasan pouch merupakan horrible hybrid, atau campuran yang menakutkan. Kemasan tersebut sulit untuk didaurulang karena lapisan-lapisan plastik penyusunnya sulit untuk dipisahkan.
Terbayang, jika kemasan semacam ini terus-menerus diproduksi, maka yang terjadi hanyalah penumpukan sampah, tanpa bisa diolah kembali.
Bagikan informasi ini melalui Twitter dengan klik tombol berikut!