Di tengah krisis pandemi ini, beberapa pihak harus tetap memenuhi kewajiban dalam profesi yang dilakoninya. Terlepas dari tenaga medis, dan sektor-sektor vital lainnya, petugas pengelola sampah pun masuk dalam mereka yang harus tetap bekerja.
Menurut pengakuan salah seorang petugas pengumpul sampah RW 06 Kelurahan Sadang Serang, Kota Bandung, jumlah sampah semenjak diterapkannya kebijakan "berdiam di rumah" lebih meningkat dari sebelumnya. Terbayang, jika pada akhirnya pengelola sampah harus ikut berdiam di rumah juga, mungkin tumpukan sampah akan menjadi sumber penyakit lainnya.
Petugas pengelola sampah tidak luput dari ancaman penyakit COVID-19, yang mungkin saja menyebar lewat sampah. Berawal dari pemikiran tersebut, kami berinisiatif untuk menggalang dana #DonasiAPD di 26 Maret 2020.
Kebutuhan APD bagi petugas pengelola persampahan tidak terbatas hanya pada saat pandemi. Namun, kebutuhannya tentu akan sangat krusial di masa pandemi seperti ini.
Kami menginisiasi upaya #DonasiAPD dengan tujuan agar awareness terhadap petugas pengelola sampah ke depannya, dapat menjadi awareness juga bagi pemerintah.
Pemerintah dari Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung pun memberi tanggapan positif pada upaya kami. Selain itu, mereka pun mendorong para stakeholder agar memiliki kesadaran akan kebutuhan APD oleh pengelola sampah.
Yuk bagikan posting kami agar awareness dan niat baik kami dapat juga tumbuh menjadi kepedulian pemerintah juga. Klik tombol bagikan!
Tak hanya tentang awareness pemerintah, kami juga sangat berterimakasih pada mereka yang telah berpastisipasi dalam Donasi APD yang telah digalakkan 26 Maret 2020 hingga 20 April 2020.
Sambil menunggu kabar penyaluran donasi tahap selanjutnya, teman-teman bisa bagikan video kami melalui tombol di bawah ini!
Segala jenis konten audio visual yang sudah dipublikasikan di sosial media kami, juga dapat disaksikan di Youtube! Yuk subscribe dan bagikan ke orang-orang terdekat Anda!