Istilah food waste bisa jadi sudah sedikit lebih akrab di telinga kita jika dibandingkan dengan istilah food loss. Jika ada yang menebak bahwa dua istilah tersebut bermakna sama, maka tebakan itu kurang tepat :P
Istilah food waste dikhususkan untuk makanan yang terbuang ketika makanan berada pada fase penjualan atau ketika sudah dikonsumsi konsumen. Sementara itu, food loss dikhususkan untuk bahan makanan yang menurun kualitasnya, sehingga tidak dapat sampai ke konsumen.
Bagikan informasi ini melalui Facebook dengan klik tombol dibawah ini!
Di beberapa negara maju, upaya pencegahan food waste lebih sering digaungkan sehingga angka food waste dapat ditekan. Meskipun begitu, ternyata tetap ada makanan terbuang di antara tahap pemanenan sampai pemerosesan makanan!
Hal tersebut berkebalikan dengan negara berkembang, yang memiliki kecenderungan angka food waste yang lebih tinggi dibandingkan dengan angka food loss!
Yuk masuk ke Instagram melalui tombol berikut, dan bagikan melalui Instagram Story dari akun-mu!
Food waste tergolong sampah yang mudah terurai, sehingga jika dikelola dengan upaya pengomposan, tentu akan menghasilkan kompos yang dapat dipakai untuk tanaman. Namun, apakah hal tersebut bisa dijadikan alasan untuk tetap memproduksi food waste?
Kalau ingat dengan konsep 5R, pasti ingat juga dengan 2 bagian teratas piramida tersebut, kan? "Refuse" dan "Reduce"! Dalam piramida terbalik 5R, sudah jelas terpampang bahwa upaya "Refuse" dan "Reduce" adalah hal utama yang perlu dioptimalkan sebelum masuk ke tingkatan R di bawahnya!
Sekarang, sudah tahu kan apa yang bisa dilakukan untuk food waste sejak awal?
Yuk tekan tombol berikut untuk bagikan informasi ini lewat Twitter! Psstt, sudah ada caption-nya lho, dan bisa juga diubah sesuai dengan seleramu!