Sekilas memang pengelolaan sampah menggunakan teknologi pembakaran adalah pilihan yang menawan untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada. Sampah yang dimasukkan ke dalam teknologi ini memang kemudian dimusnahkan hingga tersisa abu dan asap saja. Ketika dipahami lebih dalam, sebetulnya sampah yang terbakar tersebut berubah menjadi abu dan asap yang mengandung senyawa kimia berbahaya bagi kelangsungan hidup masyarakat sekitar tempat pembakaran, juga pekerja di tempat pembakaran tersebut.
Kalau menurut hierarki tata kelola sampah, langkah optimal yang sangat perlu diproritaskan untuk mengelola sampah ada pada level pencegahan (prevention) ataupun pengurangan (minimisation) sejak awal. Jika pencegahan dan pengurangan sampah sejak awal sudah menjadi mindset umum, maka pengelolaan sampah bisa jadi lebih baik serta minim penggunaan teknologi yang mengemisikan bahan berbahaya ke lingkungan.
Yuk bantu kami informasikan ini pada lebih banyak orang dengan membagikan info ini lewat tombol-tombol di bawah ;)
Yuk klik tombol "Bagikan" untuk membagikan lewat Facebook. Bagi kamu yang ingin membagikan lewat Twitter, klik tombol "Tweet" (sudah tersedia captionnya otomatis atau bisa kamu bikin ulang lho!). Kamu bisa juga membagikan info ini lewat Instagram dengan klik tombol "Bagikan lewat Instagram" dan gunakan aplikasi tambahan untuk repost ;) Selamat berbagi!