sebelum membaca: stage ini merupakan pengulangan alur cerita yang sudah SKK lalui selama ini, perbedaan hanya terletak di beberapa cerita yang berhubungan dengan Hetero Tower. Chapter ini juga memiliki stage yang mengandung cerita beberapa chapter di timeline lama sehingga ceritanya sendiri dipadatkan, jadi jika ada kesalahan dalam penulisan dan penyampaian cerita mohon dimaklumi, kembali lagi, kesan terbaik hanya bisa didapat jika membaca nya langsung di dalam game
Ishmael menyatakan bahwa sebuah “benih” telah ditanam dan akan segera berbuah.
Ia menyinggung bahwa akhir sudah ditentukan dan tak bisa diubah, tetapi beberapa penyesalan masih mungkin ditebus.
Ishmael mengindikasikan bahwa inilah cara untuk membuka masa depan yang baru, digambarkan dengan “sungai emas” yang terbentang di bawah kaki.
Ishmael menyebut “fruit” ini adalah hasil yang diperoleh SKK dengan mempertaruhkan nyawanya.
Sungai emas itu digambarkan sebagai arus besar yang penuh kehidupan; SKK diberi dua kemungkinan sikap batin:
“Ya, ini hasil yang kuinginkan.”
“Tidak, aku berharap masa lalu masih bisa diperbaiki.”
Ishmael memuji pencapaian SKK dan menyebutnya menarik karena sifatnya yang berani dan ambisius.
Ia mengatakan bahwa tak ada kehidupan yang bisa menulis ulang hukum alam semesta, namun menyiratkan bahwa SKK mungkin dapat melampauinya, meski menurutnya masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu.
Di akhir, Ishmael mengajak untuk melihat kembali semua yang telah dilalui SKK, dan pada isyaratnya, SKK menatap ke air, yang kemudian beriak pelan.
Briefing tentang Orphanage & Inver-Device
Di ruang konferensi Babylonia, Vanessa mempresentasikan hasil operasi di “Kurono Orphanage”.
Mereka menemukan log awal riset Inver-Device dan fragmen data kesadaran yang tak dapat direplikasi lagi, yang mungkin dapat membantu memodifikasi Inver-Device untuk mencoba “memetabolisme” Punishing Virus.
“Pemilik” panti adalah half-awakened machine yang awalnya hanya penjaga data uji, tetapi menjadi punya kesadaran karena pengaruh Punishing Virus.
Beberapa komandan bergosip soal kebiasaan Vanessa mengubah coating dan soal Construct bermasalah dengan modul memori, dan Vanessa menegur mereka agar menghormati orang lain dan situasi resmi.
Uji coba awal Hyperreal frame Lee
Di lab, Asimov membimbing Lee melakukan kalibrasi dan uji tempur simulasi dengan specialized frame Hyperreal.
Asimov menjelaskan secara teoritis Inver-Device yang dimodifikasi bisa “memetabolisme” Punishing Virus, dan kapasitas penuh frame Lee berpotensi melampaui batas waktu dan dimensi.
Lee mengaktifkan kemampuan Hypermatrix dan membasmi musuh simulasi tanpa masalah berarti.
Asimov menekankan bahwa frame ini banyak bergantung pada analisis Heteromer Shard dan Lee harus segera berhenti jika merasa tidak nyaman; Lee melaporkan semuanya stabil.
Isu M.I.N.D. overload dan sisi berbahaya frame switching
Asimov memberi tahu bahwa proses adaptasi specialized frame sebenarnya punya bagian berbahaya pada level M.I.N.D., tapi terhalang protokol kerahasiaan sehingga ia tak bisa menjelaskan rinci pada SKK.
Ia menyarankan SKK langsung bertanya pada Lee tentang maksud “bagian berbahaya” itu.
Data status frame Lee kebanyakan normal (hijau/kuning, hampir tanpa peringatan merah), jadi Asimov meminta persetujuan untuk mengesahkan penggunaan Hyperreal dan melanjutkan pengumpulan data lewat misi nyata.
Percakapan di lounge: Lee, beban pribadi, dan overload
Di lounge Gray Raven, Lee merawat sendiri lengan kanannya, menolak membebani tim perawatan untuk hal yang bisa ia lakukan sendiri.
SKK menyinggung laporan tentang “M.I.N.D. overload tiba‑tiba” dan “halusinasi saat adaptasi”, yang tampak tidak sepele.
Lee mengakui ia tidak tahu penyebab overload, namun menegaskan tidak ada dampak ke performa tempur dan semua parameter frame dalam batas normal.
Terlihat bahwa Lee terbiasa memikul beban sendirian, meski orang yang mengenalnya tahu sifatnya bukan sekadar “lone wolf”.
Selesai uji, persiapan switch Hyperreal–Entropy
Setelah simulasi selesai, Lee keluar dari pod; ia melaporkan adaptasi Hyperreal sejauh ini baik dan belum menyentuh batas kemampuannya.
Asimov meminta Lee kembali ke frame Entropy sementara ia melakukan penyesuaian terakhir pada Hyperreal (sekitar satu jam).
Lee dan SKK pergi untuk makan siang dulu. Di perjalanan, SKK mengungkap bahwa Asimov menyebut ada bagian berbahaya dalam proses adaptasi.
Kekhawatiran SKK & permintaan untuk lebih percaya
SKK menyatakan rasa bersalah karena setiap kali ada specialized frame (Plume, Empyrea, kini Hyperreal), selalu terjadi sesuatu di luar kendalinya.
Ia meminta Lee untuk lebih mempercayainya (atau Gray Raven) dan membiarkan beban itu dibagi.
Lee sempat terdiam namun menjawab bahwa ia akan mencoba; ekspresinya sulit dilihat karena sinar matahari yang terlalu terang.
Ia berjanji setelah frame switch selesai, mereka akan membahas lebih lanjut soal M.I.N.D. overload.
Proses frame switch & anomali “consciousness transfer”
Di lab Science Council, Lee kembali ke pod untuk berpindah dari Entropy ke Hyperreal.
SKK merasakan deja vu singkat saat Lee menyambungkan kabel ke port di tengkuk.
Proses dimulai: sistem memberi perintah standar dan mengulang pesan “Please refrain from interrupting the connection during consciousness transfer” berkali‑kali, sehingga menimbulkan kebingungan.
Asimov memeriksa data dan menyatakan semua parameter tampak normal, tanpa error.
Di pandangan luar, Lee terbaring tenang dengan mata tertutup, sementara suara sistem terus mengulang.
Pengalaman internal Lee: kabut merah & “Tower”
Dari sudut pandang Lee, kilatan cahaya dan kabut merah pekat menyelimuti segalanya. Ia mempertanyakan apakah transfer gagal, namun tidak ada indikasi kegagalan di luar.
Waktu terasa seperti berhenti dan berubah menjadi sumbu empat dimensi yang terpuntir.
Di dalam M.I.N.D.-nya, ia melihat menara spiral yang terpuntir, tergantung di udara seperti disangga benang laba‑laba, dengan gerbang menyilaukan yang perlahan terbuka.
Sebuah cahaya menembus kabut, disusul titik-titik cahaya keemasan yang menghapus kabut merah.
Kembali ke realitas & analisis singkat
Sistem mengumumkan transfer selesai; pintu chamber terbuka, Lee batuk dan bangun dengan bantuan SKK.
Asimov melaporkan durasi transfer hanya sekitar tiga detik lebih lama dari normal, tanpa error atau abnormalitas lain.
Ketika ditanya apa yang ia lihat, Lee menjawab ia tidak mengingatnya; kabut merah menghilang dari M.I.N.D.-nya tanpa bekas.
Asimov menduga ada lonjakan tak terduga pada tahap transfer lapis dalam M.I.N.D. (“deep-layer transfer”) dan menyatakan anomali ini hanya muncul pada Lee, bukan pada Lucia atau Liv, sehingga kemungkinan terkait deep M.I.N.D. Lee sendiri.
Lee memotong penjelasan Asimov dan kemudian mengakui pada SKK bahwa mungkin ada data rusak pada deep M.I.N.D.-nya yang menyebabkan penundaan transfer.
Asimov menilai secara teknis hal itu bisa memengaruhi frame, tetapi dalam praktiknya prioritas resikonya rendah; beberapa tes sebelumnya juga mengalami delay sekitar tiga detik tanpa dampak lain.
Keterkaitan dengan “Tower” milik Vonnegut
Meskipun proses resmi dinyatakan sukses, SKK merasa tidak tenang karena penglihatan “tower” saat Lee berada di pod.
Ia mengingat percakapan dengan Vonnegut di akuarium tentang “Tower” dan klaim bahwa “mendaki Tower dengan tubuh fana adalah hal yang mustahil”.
SKK mempertanyakan apakah menara spiral merah yang dilihat Lee adalah Tower yang sama, dan bagaimana semua hal ini saling terhubung.
Setelah switch: misi solo Lee dengan Hyperreal
Keluar dari lab, SKK tampak melamun; Lee menanyakan apakah ia melihat sesuatu seperti “visi” sebelumnya.
SKK menjawab bahwa ia melihat sebuah Tower, dan kata itu memicu sesuatu di dalam M.I.N.D. Lee, meski ia tidak bisa menangkapnya dengan jelas.
Terminal Lee berbunyi, memberitahukan tugas baru: uji performa frame melalui operasi Dead Zone untuk membasmi Hetero-Creatures, dengan parameter yang mengharuskan aksi solo.
Lee menegaskan bahwa Hyperreal memang dirancang untuk situasi seperti itu dan ia akan mempersiapkan diri baik-baik.
SKK, meski cemas, memilih menghormati penilaian Lee. Mereka saling fist bump; Lee berjanji akan kembali dengan selamat.
Lee dan kilasan masa depan
Lee mengalami overload pada M.I.N.D.-nya dan melihat visi aneh: langit asing, bintang, serta sebuah menara merah berpilin (Hetero Tower) yang terasa akrab namun tak ia kenali.
Di dalam kondisi itu, ia bertemu sebuah Construct yang persis seperti dirinya—Lee dari masa depan (tahun disensor).
Pengakuan Lee masa depan
Lee masa depan menjelaskan bahwa di garis waktu mereka, SKK dan Lucia mati karena Hetero Tower.
Diceritakan:
1.825 hari setelah SKK menghilang, Hetero Zone meledak dan Red Tide menyebar ke seluruh dunia.
Mereka berkali-kali mencoba memasuki Hetero Tower tapi selalu gagal, sementara Red Tide bermutasi dan melahap dunia.
5.475 hari, 4 jam, 18 menit, 9 detik setelah SKK dan Lucia masuk ke Hetero Tower, kondisi manusia di Bumi nyaris punah.
Babylonia akhirnya meninggalkan orbit dan pergi ke ruang angkasa demi mencari masa depan, meninggalkan Bumi.
Lee masa depan menanggung penyesalan karena tak bisa masuk ke menara, tak bisa menggantikan SKK dan Lucia, dan tak mampu menyelamatkan mereka meski bisa menulis ulang inti Hetero Tower.
Ia menjelaskan bahwa frame Hyperreal miliknya telah melalui berkali-kali kegagalan dan kematian versi-dirinya; ia menguji batas M.I.N.D. sampai ke titik terjauh, mengeliminasi kemungkinan “jalan yang salah”.
Ia mengatakan: loop sudah diputus, Lee sekarang adalah “yang paling beruntung sekaligus paling tidak beruntung”: tidak bisa membawa masa depan itu, tapi masih punya semua kemungkinan.
Lee masa depan menyerahkan harapan dan penyesalan mereka, menyuruh Lee sekarang untuk terus maju.
Kembali ke masa kini dan keputusan Lee
Lee tersadar dengan rasa sakit akibat overload M.I.N.D. dan mendengar SKK memanggilnya melalui terminal komunikasi, cemas karena koneksi mendadak terputus.
Lee memutuskan kembali ke Babylonia secepat mungkin dan meminta SKK menunggunya.
Dalam “ingatan” kabur yang ia miliki, Lee ingat pernah berkali-kali membuka pintu lounge Gray Raven yang kosong, mencari SKK yang tak lagi ada. Kini ia berdiri di depan pintu yang sama.
Saat ia hendak membuka pintu, justru pintu terbuka dari dalam: SKK ada di sana, hidup dan aman.
Lee, sangat terpukul oleh visi masa depan, langsung menggenggam tangan SKK dan memeluknya, memastikan bahwa SKK benar-benar ada dan selamat.
Kejujuran baru Lee dan pemeriksaan frame
Setelah menenangkan diri, Lee menyatakan pada SKK bahwa ia tidak akan menyimpan rahasia lagi: kalau SKK ingin tahu sesuatu dan ia tahu jawabannya, ia akan jujur.
SKK mengajaknya ke Science Council untuk memeriksa kondisinya.
Dalam perjalanan, Lee menjelaskan: koneksi M.I.N.D. terputus karena ia memaksa frame ke kapasitas penuh, menyebabkan overload; dalam kondisi itu ia melihat “sebuah menara merah berpilin” dan merasakan deja-vu kuat, seolah pernah mengalaminya tapi tak ingat.
Asimov meninjau data:
Terlihat hanya beberapa detik overload dengan pola mirip transfer kesadaran, tapi ada perbedaan halus.
M.I.N.D. Lee penuh “data shard terkunci” yang isinya tidak diketahui.
Ia tidak menyarankan Deep M.I.N.D. connection karena berisiko membuat M.I.N.D. Lee tidak stabil.
Untuk pencegahan, kapasitas komputasi frame Lee dibatasi agar kejadian serupa tak mudah terulang.
Asimov menyinggung bahwa jawaban sejati mungkin akan ditemukan nanti, lalu menatap SKK dengan makna tersirat sebelum meninggalkan lab.
Langkah pertama Lee terhadap dirinya sendiri
Malam hari, Lee duduk di meja kerja, menatap pesan kosong dengan penerima sudah diisi: Murray.
Sisa-sisa memori dari overload memaksanya bertindak; ia teringat nasihat SKK tentang mengungkapkan kebutuhan dan tidak selalu diam.
Lee akhirnya mulai menulis pesan untuk Murray—awal dari upayanya membuka diri dan menghadapi keraguannya sendiri.
Narasi penutup tentang Hetero Tower dan masa depan
Ishmael menutup bab dengan refleksi:
Pada titik ini di waktu (midpoint), Hetero Tower tidak akan muncul dalam waktu dekat, dan Lee saat ini telah kehilangan kesempatan untuk memasuki menara serta “hak untuk naik” (ascend) melalui jalur itu.
Namun, mungkin Construct tidak lagi memerlukan Hetero Tower untuk naik tingkat; di masa depan, Lee bisa saja tetap akan melangkah ke Hetero Tower dan memanjat tangganya.
Apa pun yang terjadi nanti, ketika saat itu datang, Lee tidak akan menghadapinya sendirian lagi.
Kondisi Lee & perkenalan Iris Warbler
Setelah uji coba, “M.I.N.D. overload” Lee dipastikan hanya anomali sporadis dan tidak bisa direproduksi; frame Hyperreal distabilkan dengan pembatas baru.
Ayla muncul dengan frame barunya, Kaleido, hasil kolaborasi desainer WGAA dan dioptimalkan untuk combat. Ia ingin arkeolog WGAA bisa bertarung sendiri agar tragedi seperti yang menimpa Selena tidak terulang.
Allen akhirnya berhasil melobi militer: WGAA boleh mengembangkan frame tempur dan membentuk tim khusus dipimpin seorang commandant. Ayla bergabung ke skuad baru bernama Iris Warbler.
Saat nama “Iris Warbler squad” disebut, SKK mengalami lagi “visi deja vu” berupa kota berkabut yang terasa asing sekaligus familiar, namun penglihatan ini makin lama makin memudar sejak kemunculan menara merah.
Misi filter pemurnian di tepi Dead Zone
Di permukaan, Trojan, Ayla, dan Sica (Iris Warbler) mengawal sebuah kotak berisi inti (core) untuk Central Purification Filter. Trojan mengeluh soal frame lamanya yang “antik”.
Mereka melakukan pengecekan rutin di Checkpoint Tiga dan melaporkan kondisi stabil. Trojan mempertanyakan kenapa perlu uji kecocokan filter lama dengan core baru, menganggap cukup dengan adaptor.
Sica menjelaskan: daerah itu dulunya kota besar yang ditinggalkan setelah virus, jadi militer ingin memetakan ulang situasi untuk operasi masa depan.
Lena dari Caribou muncul sebagai contact militer dan berbagi intel. Ia menggambar peta topografi di tanah, menunjukkan posisi filter pusat dan dua area musuh yang harus dibersihkan dulu.
Di tengah briefing, Lena mengalami gangguan—halusinasi dan suara—yang ia kaitkan dengan tingginya konsentrasi Punishing Virus, dan menolak disarankan kembali ke Babylonia.
Mengaktifkan Central Purification Filter & “kemunculan” Constellia
Iris Warbler berhasil menembus dua titik musuh dan mencapai Central Purification Filter di pusat kota. Bangunannya bergaya artistik, tampak seperti instalasi seni dari masa Golden Age.
Trojan, yang hidup di Golden Age, menilai menara ini bahkan belum sekelas landmark kala itu, tapi sekarang terlihat luar biasa.
Ayla, berbekal manual Science Council dan pengetahuannya tentang instalasi seni besar, berhasil memasang core baru dan menghidupkan filter.
Indikator menyala, sistem aktif, dan konsentrasi Punishing Virus di udara mulai turun.
Saat Ayla menerbangkan drone untuk scouting, tiba-tiba kamera menampilkan siluet sebuah kota megah di horizon—kota Golden Age yang tampak “disisipkan dari dunia lain”.
Identifikasi kota: Constellia
Di Babylonia, Celica menjelaskan: kota itu bernama Constellia, proyek Golden Age yang baru mulai dibangun ketika outbreak Punishing Virus terjadi, lalu terbengkalai dalam keadaan belum selesai.
Namun dari rekaman drone, Constellia sekarang terlihat nyaris rampung, sesuatu yang diyakini mustahil dilakukan oleh kelompok manusia mana pun setelah kehancuran.
Rekaman menunjukkan kota bersih dan teratur, penuh mechanoid kecil yang beraktivitas seolah “bersosialisasi”, tanpa tanda kehidupan manusia.
Celica menyamakan fenomena ini dengan temuan Vanessa di Panti Asuhan Kurono: kota ini kemungkinan dikendalikan oleh mechanoid dengan pola perilaku abnormal.
Karena nilai sejarah dan teknologi Golden Age yang sangat tinggi, kota ini dianggap sangat berharga.
Masuknya Iris Warbler ke Constellia & hilangnya kontak
Iris Warbler sudah masuk Constellia namun kemudian kontak hilang; radar masih mendeteksi Mind Beacon commandant, tetapi ada interferensi sinyal berat dari kota.
Rekaman terakhir menunjukkan Ayla membuat laporan: di tepi kota mereka menemukan teknologi yang memblokir semua sinyal elektromagnetik eksternal, sehingga hanya bisa mengirim data rekaman dari pinggiran sebelum melanjutkan eksplorasi. Setelah itu, komunikasi terputus selama tiga hari.
Keterlibatan Kurono & misi Gray Raven + Egret
Celica dan Nikola membeberkan informasi lain:
Secara resmi Constellia adalah proyek investasi empat blok ekonomi besar, tapi sebetulnya Kurono yang mengendalikan proyek di balik layar.
Kurono telah mengirim unit rahasia ke Constellia, segera setelah core filter diganti.
Tujuan mereka bukan “merebut” kota, tetapi mengambil satu “hasil eksperimen”:
Secara spesifik, “test subject” hasil eksperimen “M.I.N.D. Integration and Detachable Modular Technology”, sebuah bioweapon yang mampu membentuk koneksi spesial dengan Construct.
Di saat yang sama:
Lee sedang pemeriksaan rutin Hyperreal frame.
Liv sedang adaptasi frame baru dan tes M.I.N.D.
Hanya Lucia dan SKK dari Gray Raven yang siap turun.
Egret squad masih memulihkan diri; setelah pengkhianatan Teasell, Vanessa baru merekrut Leia dan timnya belum stabil.
Meski begitu, Nikola memutuskan: Gray Raven + Egret akan turun ke Constellia untuk menghentikan Kurono dan merebut test subject sebelum mereka.
Kondisi di Constellia & hubungan Vanessa–Sica
Di dalam Constellia, kota yang dulu hanya tampak di proyeksi kini benar-benar terbentang di hadapan Gray Raven dan Egret.
Setelah bertukar intel dengan Sica, Vanessa terlihat kesal: ia menganggap misi ini sebagai “membersihkan kekacauan tim campuran yang asal jadi.”
Vanessa mengeluh soal harus memburu Kurono, mengamankan test subject, dan menyelesaikan semua sebelum Purifying Force datang.
SKK menyadari Vanessa memiliki hubungan pribadi dengan Sica. Vanessa mengakui ia dulu supervisor dan pelatih pertama Sica saat magang:
Ia menggambarkan Sica lamban, tidak pintar, hanya rajin, dan mudah mati di medan perang jika tidak cepat belajar.
Sebuah kilatan rasa sakit singkat muncul di M.I.N.D. SKK, tapi Vanessa memotong pembicaraan dan mengajak lanjutkan misi.
Kekacauan di dalam kota & insiden Cervantes–Lena
Sejak masuk Constellia, rombongan terus dihambat “musuh-musuh familiar” yang sebenarnya hanya construct tanpa pikiran buatan dari mechanoid, cukup untuk memperlambat laju mereka.
Saat akhirnya bertemu Sica, aula sudah berantakan. Sica menjelaskan:
Mereka menghadapi armor dan mechanoid bernama Cervantes.
Di dalam aula, armor (test subject) itu tiba-tiba “menculik” Lena, menyerang mereka, lalu kabur.
Dengan kata lain, Lena “tergabung/menyatu” dengan test subject itu.
Vanessa menyebut Iris Warbler “ceroboh” dan menekankan bahwa Purifying Force sudah memasuki kota, sehingga mereka harus segera merebut test subject.
Sica memohon: Egret mengawal Trojan mundur, sementara ia dan SKK mengejar Lena. Vanessa menolak karena menganggap Lena “beban”, tetapi Sica menegaskan tanggung jawabnya sebagai commandant Iris Warbler.
SKK mendukung rencana Sica. Vanessa akhirnya setuju dengan ancaman keras: jika mereka gagal sebelum Purifying Force tiba, ia sendiri yang akan “menghabisi” mereka. Vanessa dan Egret membawa Trojan pergi.
Strategi perpecahan tim & peran Ayla
Gray Raven dan Iris Warbler bergerak maju menembus kawanan mechanoid yang tampak sengaja menghalangi jalan mereka.
Saat perlawanan makin berat, Sica menyadari mereka tidak bisa menghabiskan tenaga tim di sini.
Sica mengusulkan pemisahan tugas:
SKK + Lucia + Sica menahan dan menerobos barisan musuh.
Ayla maju sendirian untuk mengejar Lena.
Lucia menyanggupi pembukaan jalan, dan Sica—yang sudah kelelahan—memilih tetap bersama SKK, menyerahkan tugas pengejaran pada Ayla.
SKK mempercayakan pengejaran pada Ayla; Ayla menerima dengan penuh semangat dan menerjang maju dengan gunlance-nya.
Dua minggu kemudian: Ayla, Selena, dan “jawaban” untuk Cervantes
Dua minggu setelah peristiwa itu, di Constellia yang kini damai dan bermandikan matahari, Ayla melukis di puncak menara kincir angin, "bersama" Selena.
Ayla menceritakan kelanjutan misi pada Selena:
Di dekat aula utama, ia menghadapi Cervantes.
Ia merasa seperti “pasti akan bertemu” Selena di sana (chapter 22)—semacam firasat bahwa jika Selena hadir, alur cerita akan berbeda.
Cervantes mengekspresikan pandangannya:
Pecundang akan selamanya pecundang, dan tak seorang pun mengingat “apa yang bisa saja mereka capai”.
Ia bertindak demi memastikan sang “master” tidak berakhir sebagai pecundang yang dilupakan.
Ia bersedia menjadi musuh Ayla di “babak terakhir” cerita, untuk menguji apakah keyakinan Ayla dapat dibuktikan atau justru runtuh.
Ayla menjawab keyakinan Cervantes:
Menurutnya, yang penting adalah memberikan segala kemampuan sampai akhir.
Menang atau kalah bukan inti; bahkan dalam kekalahan, seseorang masih bisa meninggalkan “sesuatu yang menjadi miliknya sendiri.”
Pertarungan berakhir; Cervantes tidak terlalu kuat, hanya menginginkan sebuah kepastian atau “hasil”.
Saat Ayla sadar kembali, Lena dan armor sama-sama sudah menghilang.
Ayla bersikeras tidak akan menyerah dan akan mencari Lena sampai Iris Warbler bisa berkumpul lagi.
Masa depan Constellia: proyek filter baru & “era berikutnya”
Ayla menjelaskan tujuannya yang baru:
Cervantes “menyerahkan” tanggung jawab Constellia kepadanya.
Ia ingin bekerja sama dengan Science Council untuk menggabungkan menara kincir angin dengan core filter yang telah ditingkatkan, menciptakan Enhanced Central Purification Filter pertama yang sebenarnya.
Ia membayangkan Constellia sebagai langkah menuju “era berikutnya”, di mana mereka memberi jawaban yang lebih baik atas pesimisme Cervantes tentang nilai kekalahan dan keberadaan makhluk-makhluk seperti mereka.
Selena setuju.
Vonnegut, Nemo, dan Red Tide
Vonnegut berdiri jauh dari Constellia, mengamati kincir angin yang sekarang berputar. Lithos bertanya apakah ia dan Nemo punya rencana baru untuk kota itu.
Vonnegut menjawab tidak; ia sempat mengira ada masalah di Constellia yang menghambat turunnya Hetero Tower, tetapi keadaan kota tampak normal.
Ia memutuskan untuk masuk ke kota dan menyiapkan “rencana cadangan”.
Vonnegut menyatakan bahwa sudah waktunya mendorong maju Red Tide, dan Lithos menyetujui.
Safe Zone & Ascension-Network
Inti CPF yang ditingkatkan dipasang di banyak area konservasi, membentuk “Safe Zone” yang relatif aman dari Punishing dan Red Tide.
Keberhasilan manusia ini memaksa Ascension-Network mempercepat proses “Filtering” untuk memilih makhluk yang bisa mencapai eksistensi lebih tinggi.
Luna, yang terhubung ke Ascension-Network, mendapatkan izin/kewenangan baru, tetapi “harganya” adalah ia makin terikat dan secara fisik terkurung dalam kristal merah.
Luna, Alpha, dan pembebasan dari Ascension-Network
Luna sudah pernah melihat masa depan dan “Trial” yang seharusnya datang, tapi sampai sekarang belum terjadi.
Ia melihat lewat Ascension-Network bahwa Alpha bertarung dengan Lucia di Snowfields, lalu mereka masuk ke fasilitas penelitian Fort Winter.
Di Fort Winter, Godwin mengorbankan subjek uji dengan Punishing demi mengendalikan Ascension-Network; para subjek lepas dan mengamuk.
Alpha terjebak dalam ilusi/cermin mimpi Ascension-Network, melawan banyak bayangan dirinya.
Luna merasakan bahwa Ascension-Network mulai goyah; akhirnya Alpha berhasil memutus keterikatannya, “mengambil” sebagian Ascension-Network dan benar‑benar bebas.
Pada saat yang sama, Luna memanfaatkan kekacauan itu untuk merebut lebih banyak kekuatan dari Ascension-Network dan mulai menyiapkan langkah kontra‑serangan, termasuk memberi Roland senjata baru dan tugas khusus.
Red Tide dan evolusi Hetero-Creature
Di Bumi, Red Tide menyebar seperti lumpur dan melahirkan Hetero-Creature baru. Makhluk-makhluk ini berbondong-bondong membangun semacam “Menara Babel”.
Lee menembak salah satu Hetero-Creature yang berusaha merangkak menuju reruntuhan; tubuh yang mati meleleh dan dilindas makhluk lain yang terus maju, memperlihatkan proses evolusi dan “regenerasi” mereka.
Misi Gray Raven & hilangnya Vera dan No. 21
Karena Lucia diawasi ketat akibat kontak tanpa izin dengan Ascendant, sisa Gray Raven lain dikirim untuk menyelidiki anomali Red Tide di area konservasi yang tidak memiliki Central Purification Filter resmi.
Cerberus menyelidiki kecerdasan Hetero-Creature, sementara Gray Raven menelusuri keterkaitan dengan Red Tide.
Vera dan No. 21 menghilang saat mencari pengungsi di Dead Zone.
SKK berusaha menjalin koneksi M.I.N.D. ke No. 21, mengalami sakit hebat dan halusinasi hutan berbentuk bola berwarna ungu gelap—seperti pohon tunggal raksasa dengan cabang dan akar saling melilit.
Akhirnya, koneksi berhasil: No. 21 melaporkan bahwa “Captain” (Vera) terluka dan menyebut koordinat samar di hutan (“bayangan hutan, barat daya”).
Penyelamatan Vera & kondisi No. 21
Tim bergerak ke barat daya, menembus Dead Zone.
Di tepi hutan yang ternoda Red Tide, sosok gelap muncul—ternyata Vera dan No. 21, berlumur Red Tide dan vital fluid.
Para Construct lain menodong mereka, khawatir No. 21 sudah menjadi Corrupted, tetapi Noctis memaksa mereka menurunkan senjata.
No. 21 menyatakan dengan jelas bahwa ia bukan Corrupted dan tetap No. 21 dari Cerberus; ia menegaskan Vera butuh perawatan segera.
Liv memulai prosedur penanganan infeksi Punishing; yang lain akhirnya membantu. SKK menyadari Vera kini menggunakan frame Geiravor dan menahan pertanyaan itu untuk nanti.
SKK menugasi Lee mengumpulkan data Hetero-Creature dan Red Tide di Dead Zone, terutama terkait hutan berbentuk bola yang terasa janggal, demi menjaga kestabilan Safe Zone.
Laporan Babylonia & ancaman evolusi Red Tide
Beberapa hari kemudian, di rapat rahasia Babylonia tingkat tinggi, data Lee menunjukkan:
Hetero-Creature tampak “berevolusi” dan bertindak lebih terkoordinasi.
Setelah mati, mereka melebur ke tanah dan kemudian seakan “lahir kembali” lewat Red Tide.
Belum jelas apakah ini hasil rekayasa pihak tertentu atau evolusi alami Red Tide, tetapi keduanya merupakan ancaman besar.
CPF yang baru terbukti efektif menyebarkan (bukan menghancurkan) virus; virus yang tersebar akan berkumpul di tempat lain, namun selama tidak dalam konsentrasi besar, situasi masih bisa dikendalikan.
Laporan hilangnya populasi yang dikaitkan Hetero-Creature memunculkan dugaan adanya hubungan dengan virus Punishing yang menyebar dan tidak terdeteksi.
Percakapan di koridor dengan No. 21
Di koridor Babylonia, No. 21 menunggu di depan ruangan tempat Vera dirawat. Ia melapor bahwa Vera mengganti frame setelah bicara dengan Commandant Murray.
No. 21 meminta SKK memenuhi janji untuk “mengobrol jika ada masalah.”
Ia mengucap terima kasih karena bantuan terkait Buddy.
No. 21 mengungkap bahwa Buddy “hilang” namun pada dasarnya sudah ia “temukan” dalam artian lain; perubahan ini menunjukkan kematangan batinnya, bukan sekadar pergantian frame.
Ia meminta SKK menemaninya untuk “mengucapkan selamat tinggal” pada Buddy.
Perpisahan No. 21 dengan Buddy di Dead Zone
Keesokan hari sebelum fajar, setelah perawatan selesai, No. 21 menjemput SKK. Keduanya pergi ke titik di Dead Zone tempat Buddy hancur.
Di sana, No. 21 memunguti dan menumpuk serpihan logam Buddy satu per satu sambil terus meminta maaf karena tidak menyadari sinyal “sakit kepala” sebagai panggilan minta tolong Buddy dan gagal melindunginya.
Ia menegaskan dirinya sudah membalas “kejahatan” yang merenggut Buddy dan bertekad tak akan membiarkan hal yang sama terjadi pada Vera.
No. 21 memegang dadanya, menyatakan bahwa Buddy “selalu bersamanya”; inilah bentuk perpisahan sekaligus penerimaan bahwa Buddy kini hidup sebagai bagian dari dirinya, bukan lagi sekadar drone fisik.
Narasi menegaskan bahwa dengan kehilangan sesuatu, No. 21 juga menemukan kebebasan dan jati diri baru.
Makna “haruka”
Setelah kejadian itu, No. 21 kembali berterima kasih kepada SKK karena memberinya kesempatan untuk “mengucapkan selamat tinggal.”
SKK menanyakan arti kata “haruka” yang sebelumnya ia sebut.
No. 21 menjelaskan bahwa “haruka” diajarkan oleh Canon, seorang temannya, dan bahwa “haruka” berarti “tribe”—semacam suku, kelompok, atau keluarga tempat mereka saling terikat.
Kebangkitan SKK & “egg” di dasar laut
Cerita dibuka dengan SKK yang tersesat dalam kehampaan gelap setelah pesawat angkut jatuh pada 1 April.
Ada suara/figur berambut merah muda (“Merciful One”) yang seolah mengarahkan: beberapa penyesalan masih bisa “ditebus” untuk menutup “loop”.
SKK menyadari dirinya mengamati dari sudut pandang yang lebih tinggi, melihat “peti mati” berbentuk paus (Cradle of Deep Blue) dan bertekad menyelamatkan semua orang, meski terdengar suara masa depan yang menyebut akhir sudah ditakdirkan.
Di dasar Cradle, terdapat sebuah “egg” berisi kesadaran SKK yang tenggelam di laut dalam; Vonnegut menyebutnya sebagai “key” dan memerintahkan Lilith untuk membawanya kembali.
Vonnegut, Cthylla, dan eksperimen Sea Fairy
Di sekitar “Tree of Life”, Vonnegut memanfaatkan hasil eksperimen Chiko untuk menumbuhkan Cthylla yang menyerap Red Tide.
Dari kantung darah merah yang jatuh, lahir makhluk-makhluk humanoid aneh bernama “Sea Fairy”—salinan dari kesadaran Lithos yang telah wafat.
Vonnegut menilai Sea Fairy terbaru ini juga “cacat”, hanya replika murni, dan kecewa karena tujuannya yang lebih dalam belum tercapai.
Situasi Utopia, Armor, dan penahanan SKK
Lithos melapor: Kugawa Kurono tewas dibunuh putri angkatnya, Alisa.
Proyek fusi M.I.N.D. Utopia gagal; babakannya sudah lewat sekitar 10 hari, dan Babylonia sedang memburu sisa-sisanya serta menyita data.
Subjek uji coba sukses Utopia, “Armor”, juga direbut Alisa dan kini diperhatikan Babylonia. Vonnegut memutuskan tidak ikut campur karena terlalu berisiko.
SKK yang selamat dari kecelakaan pesawat dijebloskan ke fasilitas berisi construct pembelot dan fanatik Red Tide; kondisinya koma, diduga karena cedera kepala. Vonnegut memerintahkan agar SKK diawasi ketat.
Trout, Nemo, dan misteri “Tower” serta Zero-point Reactor
Di dalam M.I.N.D. Vonnegut, kesadaran lain (Trout) berdialog dengan Nemo.
Mereka membahas “Tower” yang menghilang dan fakta bahwa Trout tak lagi bisa memprediksi masa depan: banyak peristiwa menyimpang dari catatan masa depan, dan celah pada “Bridge” telah tertutup.
Trout berspekulasi mungkin ada seseorang di masa depan yang mengubah jalannya peristiwa, menyebut kemungkinan Dominik sebagai pelakunya.
Ia mengaitkan lenyapnya Dominik dengan insiden Zero-point Reactor No. 1. Menurutnya, jika Dominik benar-benar mati karena Punishing Virus, reaktor tak mungkin tersegel dengan sukses. Karena reaktor memang berhasil dimatikan, Trout menduga masih ada jejak Dominik di sana.
Ia mengusulkan dua hal: menyelidiki lokasi Reactor No. 1 untuk mencari petunjuk Tower atau bahkan mencoba mengaktifkan kembali Zero-point Reactor agar Tower bereaksi lagi, mengingat hubungan Punishing Virus dengan Zero-point energy. Nemo ragu, tapi mengakui itu bisa menjadi jalan baru.
Vonnegut kehilangan “kode curang” masa depan
Trout menyadari “Tower” berhenti tumbuh sehingga ia tak bisa lagi mengirim pesan lewat Hetero Tower dan tak mendapat informasi masa depan.
Semua pengetahuan “ramalan” Vonnegut berhenti di momen sekarang; ia hanya punya catatan dan terminal dari upaya perjalanan waktunya yang lalu.
Meski sedikit ragu, Vonnegut kembali fokus pada rencana yang tersisa: Cradle of Deep Blue yang sedang “mengeram” kunci (Cthylla dan SKK), dan Tower yang belum muncul.
Cradle of Deep Blue mulai bangkit, Lithos gagal
Vonnegut menyadari Lithos tidak merespons. Ia memeriksa rekaman pengawasan:
Cradle of Deep Blue, peti mati paus raksasa di dasar laut, bergetar dan berusaha naik ke permukaan dibantu para “manusia ikan”, berjuang melepaskan diri dari laut.
Ia menyimpulkan Lithos gagal menghentikannya.
Di monitor lain, ia melihat “egg” kesadaran SKK yang masih tenang dalam Red Tide di ruangan tersembunyi di dasar Cradle.
Ia memanggil Lilith, yang mengonfirmasi sudah di posisi; Vonnegut menyuruhnya “bawa mereka kembali” dan memutus komunikasi.
Vonnegut berharap kali ini “key” (SKK) bisa menjadi kunci yang sempurna.
Loop, penyesalan, dan titik tetap dalam mimpi SKK
SKK terjebak dalam mimpi sempit yang memutar ulang peristiwa laut dalam: cahaya suram, ratapan, kata-kata perpisahan, dan kematian berulang—“loop” yang terus berputar.
Ia bagaikan musafir yang tahu ada jurang di depan tapi terus melangkah, menolak menoleh, selalu melaju ke kematian berikutnya.
Di dalam loop mimpi itu, muncul tekad: akhir mungkin tak bisa diubah, tapi penyesalan bisa ditebus, asalkan diberi “sedikit lebih banyak waktu”.
Di satu titik, ingatan berhenti: momen ketika para tahanan di “cauldron” membuka rak-rak berisi salinan kesadaran, dan Shorthalt menitip pesan kepada SKK untuk Valeria dan lainnya.
SKK mengingat dirinya menenangkan Shorthalt: semua akan pulang dengan selamat, menolak anggapan bahwa itu pesan terakhir. Shorthalt mengusulkan meninggalkan semacam “kenang-kenangan” untuk dilihat saat mereka selamat nanti.
Tanggal 16 April: Komandan bangun kembali
Setelah kejadian laut dalam dan loop mimpi itu, SKK manusia akhirnya terbangun pada 16 April di laboratorium bawah tanah yang kumuh, telanjang dan dalam kondisi fisik relatif baik.
Gray Raven kembali bersatu dengan SKK , yang kepribadian dan ingatannya utuh, hanya ada celah antara 1–16 April dan luka ringan.
Pesan kain Shorthalt dan dampaknya
Setelah pemeriksaan, Lamia menyerahkan sebuah paket kecil pada SKK. Isinya: name tag Shorthalt yang dibungkus sepotong kain kasar—diduga robekan dari mantel SKK yang hilang.
Banyak orang berkumpul, termasuk SKK dan Valeria. Kain itu berisi tulisan Shorthalt, buram karena air laut:
Awalnya berupa catatan ringan seperti memo harian: pengingat perawatan Medic Bot, bercanda soal video mabuk yang mungkin sudah viral, komentar soal Scarab dan rekannya yang “tengil”, nasihat soal perawatan frame, laporan misi, menjaga ucapan Shiva, dan memilih kapten baru.
Nada kemudian berubah lebih serius:
Ia menjelaskan anggota tubuhnya hilang dan memperingatkan agar yang lain tak terjebak taktik musuh terkait tubuhnya yang dipakai sebagai umpan.
Ia mengakui tubuhnya telah berkali-kali disalin; kendati “dirinya yang asli” yang sedang menulis, ia merasa ada “Shorthalt lain” jauh di tempat lain, menjalani perjalanan berat dan membuat pilihannya sendiri.
Ia memberi “izin” pada yang membaca (termasuk SKK): jika suatu saat bertemu “dirinya” lain yang melakukan kesalahan atau hal menyimpang, jangan ragu untuk menghabisinya demi kebaikan.
Kepada Valeria: ia menulis bahwa ia sudah “muak” melihatnya, dan menyuruhnya tidak buru-buru mencarinya. Valeria membaca lalu melempar kain ke meja dan pergi dalam diam.
Kepada Wanshi: ia memuji kerja Wanshi dan Pelo, meminta maaf kalau para “dewasa” mengecewakan, mendorong Wanshi menyelidiki kejanggalan data ibunya dan kematian Pelo.
Ia meminta Wanshi membantu mencari pengobatan baru untuk gangguan M.I.N.D. Sian dan mengawasi anak Thompson yang sudah masuk Engineering Force.
Ia menyebut Strike Hawk sebagai tim yang baik, memuji kaptennya dan anggota pendiam yang “keren”, menyarankan Wanshi untuk tetap bersama Kamui dan memanfaatkan waktunya di Strike Hawk.
Ia menyanjung SKK sebagai orang hebat yang saat itu ada di sampingnya, bahkan membantu mengedit gaya tulisannya; jika suatu hari Wanshi sempat, ia menyarankan Wanshi untuk mengenal SKK lebih dekat.
Ia menyesal tak bisa menulis pesan untuk semua teman lama dan hanya menyebut yang paling perlu perhatian.
Beberapa kalimat penutup disoret tebal, menandakan keraguannya untuk menulis “akhir” seperti surat wasiat.
Ia mengakhiri dengan nada setengah bercanda: lebih baik tidak berpanjang lebar seperti “ibu cerewet”; kalau SKK benar dan mereka benar-benar selamat, ia tidak akan membiarkan orang lain membaca pesan ini.
Tanda tangan: “Shorthalt.”
Mimpi SKK & perjalanan kembali ke Babylonia
SKK terbangun dari mimpi aneh yang dipenuhi bayangan darah, laut hitam, dan “nyanyian paus”, serta sosok perempuan.
Lucia, Liv, dan Lee khawatir ini berkaitan dengan gangguan Mind Beacon dan memaksa SKK langsung diperiksa di pusat medis Star of Life begitu tiba di Babylonia.
Meski menolak, SKK akhirnya mengalah karena tidak ingin membuat mereka cemas.
Status negosiasi dengan Forsaken / Oasis
Tiga hari setelah kembali, SKK membantu negosiasi antara Babylonia dan Forsaken, yang kini menamai diri “Oasis”.
Oasis memiliki kendali atas 7.295 rudal orbital (melalui Watanabe) dan beberapa pabrik era Golden Age yang sudah aktif kembali.
Babylonia dan Oasis sepakat: Babylonia membantu peningkatan inti CPF di wilayah Oasis, sementara Oasis memasok sumber daya yang Babylonia butuhkan.
Dalam laporan negosiasi, SKK menandai nama “Cradle” dengan merah—seorang gadis berjubah hijau dari Red Tide yang mengaku “mengambil yang dibuang” dan punya hubungan misterius dengan daratan/Dead Zone. Identitas dan perannya belum jelas.
Ancaman Hetero-Creature di laut & kerja sama dengan Kowloong
Laporan menunjukkan banyak Hetero-Creature berkumpul di perairan dekat wilayah konservasi pantai. Penyebabnya diduga efek Red Tide atau penguatan Punishing Virus di dasar laut.
Light Wall pertahanan Kowloong belum pulih penuh sejak Pertempuran Kowloong, sementara beban pengungsi dari Nighter membuat sumber daya semakin menipis.
Kowloong mengundang Babylonia bekerja sama membangun garis pertahanan maritim dan memperkuat Light Wall.
Parlemen Babylonia menyetujui bantuan ini dengan dukungan 67,5%. Yang mengejutkan, sistem Gestalt memberi persetujuan 100%, sesuatu yang hampir tidak pernah terjadi.
Serangan besar ke Kowloong & reaktivasi Light Wall
Di Kowloong City, terutama Hexabridge Port, distrik selatan tiba-tiba kosong; warga sudah dievakuasi tergesa-gesa.
Pengumuman resmi menyatakan: gelombang besar makhluk Punishing/Hetero-Creature menyerang distrik satelit di sekitar pelabuhan.
Kesepakatan dengan Babylonia membuat warga Kowloong bisa mengungsi ke zona aman di bawah otoritas Babylonia. Pulao Crew bertempur di garis depan, Chaofeng Crew mengurus evakuasi.
Komando Kowloong memutuskan mengutamakan reaktivasi Light Wall metropolis untuk menahan Red Tide dan Hetero-Creature. Namun Huaxu sedang diserang dan tak bisa memfokuskan daya komputasinya sepenuhnya untuk penguncian target.
Pengorbanan di zona industri & aktivasi reaktor
Di pusat kendali zona industri South Hexabridge Port, diperkirakan dalam lima menit Pulao Crew mundur dan Red Tide akan menelan seluruh area industri.
Semua bahan bakar fusi kriogenik (deuterium-tritium) dievakuasi kecuali 0,75 kg yang tersisa.
Xianqi dan 14 pekerja memutuskan melakukan overloading reaktor untuk mencegah fasilitas jatuh utuh ke tangan Corrupted/Hetero-Creature, sesuai otorisasi untuk “menghancurkan fasilitas bila perlu”.
Xianqi sendiri menekan tombol merah untuk memulai reaksi destruktif.
Evakuasi ke Tabula Akasha & situasi di bawah tanah
Sementara Light Wall berhasil memperlambat Red Tide dan Hetero-Creature, warga diperintahkan mengungsi ke Underground Ring dan berlindung di Tabula Akasha.
Di kedalaman 1200 m di bawah Kowloong, Qu memantau dari Tabula Akasha.
Huaxu melaporkan: sekitar 285 orang belum sempat dievakuasi; Hetero-Creature akan menembus lapisan fisik Tabula Akasha dalam 16+ menit, dan firewall digitalnya diprediksi jebol dalam 1 jam 25 menit.
Qu memerintahkan pembukaan ruang server pusat dan menanyakan posisi Duheng (yang ternyata sudah berada di bawah cincin bagian dalam).
Serangan Hetero-Creature menembus lapisan fisik dari sisi timur laut, sesuai “variabel” yang Qu perhitungkan: keterlibatan SKK.
Pertempuran Qu & runtuhnya barier Tabula Akasha
Hetero-Creature menembus lapisan pelindung terakhir Tabula Akasha di bagian bawah.
Qu dengan glaive-nya bertarung habis-habisan, digambarkan seperti merak yang menyelam, memotong kawanan Corrupted dengan cahaya dingin Rigor.
Meski demikian, Tabula Akasha berada di ambang keruntuhan; waktu firewall tinggal hitungan puluhan menit.
Krisis di ruang kendali pusat & pembunuhan Qu
Di kedalaman 1410 m, Tabula Akasha Central Control Room menjadi tempat perlindungan terakhir; dipenuhi warga yang ketakutan dan bau cairan vital.
Qu terlihat sedang berdebat sengit dengan Yin, kakaknya yang pernah diasingkan karena mencoba memicu pemberontakan. Yin tampaknya ingin memanfaatkan krisis untuk kembali berpengaruh.
Lewat "visi" singkat, SKK menyadari nada Qu bukan menantang, melainkan memberi semacam “perintah” atau keputusan terakhir.
Seorang pembunuh menembak—ternyata bukan Yin, melainkan Duheng, perempuan rapuh yang muncul dari kerumunan dengan pistol anti-Construct standar militer Babylonia (peluru 9,33 mm yang hanya bisa diperoleh lewat otorisasi resmi Parlemen atau Purifying Force).
Duheng menembak Qu dan menyatakan, “Semuanya sudah selesai.”
Dalam 10 menit, dua fakta mengguncang warga: Penguasa Kowloong tewas ditembak, dan senjata yang digunakan adalah senjata Babylonia. Hal ini memperparah kepanikan dan kecurigaan terhadap Babylonia.
Peningkatan ancaman & keputusan akhir di Tabula Akasha
Firewall Huaxu tinggal 25 menit sebelum kolaps, sementara Hetero-Creature hampir menembus sepenuhnya lapisan fisik.
Warga yang panik berkerumun di ruang terdalam server sentral; semua pihak yakin Qu sudah menyiapkan rencana akhir, tetapi “Pemain Catur”-nya kini sudah mati.
Duheng membawa tubuh Qu ke ruang kecil untuk pengunggahan kesadaran (consciousness uploading).
SKK berkoordinasi dengan Lucia dan Lee, mencoba menentukan langkah berikutnya di tengah situasi yang memburuk.
Intervensi Huaxu di Mind Beacon SKK
Mind Beacon SKK tiba-tiba disusupi suara misterius yang mengaku Huaxu, mengatakan bahwa sebagai “variabel”, SKK harus memikul tanggung jawab sebagai variabel itu.
Huaxu menyatakan Qu telah memilih mempercayai SKK, sehingga ia akan membantu semaksimal mungkin hingga firewall runtuh.
Pertempuran sengit berlanjut di aula utama Tabula Akasha; Gray Raven dan Strike Hawk kembali ke garis depan untuk membantu Chaofeng dan warga mempertahankan pintu masuk ruang server pusat.
Di tengah keributan—tembakan, jeritan, dan Hetero-Creature yang menerjang—SKK mendengar kata-kata terakhir: Huaxu dan Tabula Akasha “kehabisan waktu” dan Chief/SKK harus melakukan “apa yang harus dilakukan”.
1. Latar & Tabula Akasha
Cerita berlangsung di dalam Tabula Akasha, sebuah perpustakaan raksasa tak berujung yang menyimpan dan merekam seluruh data ingatan dan sejarah, termasuk kehidupan Qu.
Huaxu muncul sebagai entitas/pemandu yang membantu proses pengunggahan data pikiran ke Tabula Akasha.
Perspektif & Konflik Batin Qu
Qu menolak menjelaskan hidupnya kepada orang lain; ia merasa hidupnya terlalu penuh rahasia dan versi sejarah yang saling bertentangan.
Ia menyadari banyak kebohongan dalam sejarah: pembersihan Kowloong oleh Yazi, konflik internal keluarga yang ingin merebut kekuasaannya, dan langkah besar seperti peluncuran armada luar angkasa dengan dukungan Kowloong.
Tabula Akasha menyimpan berbagai kemungkinan versi Qu dari berbagai titik waktu, membentuk “lautan memori” yang menenun kisah hidupnya sebagai penguasa Kowloong.
Usurper & Simulasi Kematian Qu
Ada “perampas” (usurper) yang memasuki Tabula Akasha tanpa izin, memanipulasi waktu, dan memelintir makna “perang.”
Usurper menunjukkan kepada Qu berbagai visi masa lalu dan masa depan untuk menghancurkan tekadnya dan merebut “mahkotanya” (kekuasaan).
Muncul pernyataan sistem: titik divergensi akhir dari simulasi ideal kepercayaan diri adalah kematian Qu, dan meski akurasinya tak dapat dipastikan, itulah satu-satunya solusi mendekati kebenaran di tengah variabel tak terkendali.
Meski telah melalui banyak siklus dalam Tabula Akasha, Qu bersumpah akan terus berjuang, mengusir usurper, melindungi Kowloong dan Tabula Akasha, dan menggenggam masa depan Kowloong, meski nyawanya harga yang harus dibayar.
Sikap Qu terhadap Penilaian & Sejarah
Qu menegaskan bahwa ia tidak akan menjelaskan hidupnya; hanya waktu dan Kowloong yang berhak menghakiminya.
Ia memposisikan dirinya sebagai gunung yang membentuk Kowloong dan matahari yang memberi tenaga bagi Tabula Akasha, menandakan perannya yang sentral dan fundamental.
Situasi Krisis: Huaxu, Punishing Virus, dan Babylonia
Di luar, ada operasi teknis: 33 menit tersisa sebelum Huaxu di-reset.
Jika Huaxu di-reset, seluruh data Tabula Akasha berisiko terekspos ke Punishing Virus.
Meski para ahli (Asimov, Villier, Zavier) bekerja bersama untuk merebut kembali Huaxu dari Schulz, kemungkinan keberhasilan hanya 50%.
Pasukan Task Force Babylonia telah mendarat dan mulai memasang domain node di kota.
Intervensi Qu terhadap Babylonia
Karenina panik, memerintahkan Teddy untuk menghentikan pasukan atau setidaknya menghalangi mereka.
Seorang sosok yang kelelahan muncul di luar tenda, menggendong seseorang, bersama Pulao yang juga terluka; sosok itu adalah Qu.
Qu dengan tegas memerintahkan agar pasukan Babylonia dan domain node mereka segera meninggalkan kota.
Ia memperingatkan: jika Babylonia memakai Longinus Arsenal terhadap Kowloong, ia akan menjatuhkan setiap orang di Babylonia.
Qu kemudian memerintahkan reset Huaxu dan menyatakan akan menanggung seluruh konsekuensinya.
Cradle mengamati akhir perang di Kowloong
Seorang gadis berjubah hijau (Cradle) berdiri di atas gunung dekat Kota Kowloong dengan satu Hetero-Creature di kakinya.
Ia menyaksikan kota masih dilanda api dan tembakan, mengingat kembali bagaimana Huaxu reboot, Sang Emperor mengambil alih paksa, lalu dikalahkan oleh penguasa Kowloong.
Kemenangan sementara manusia atas Red Tide
Babylonia mengirim Support Force dengan inti CPF yang sudah ditingkatkan.
Dengan bantuan Asimov, Zavier, dan Villier, inti itu segera diaktifkan darurat.
Meskipun tidak sekuat CPF penuh, kekuatan ini cukup untuk mendorong mundur Red Tide dan membersihkan Hetero-Creatures dari Kowloong.
Keraguan Cradle terhadap aliansi dengan Emperor
Cradle heran mengapa ia menerima tawaran kerja sama Sang Emperor saat itu, padahal secara taktis waktunya buruk (Red Tide belum cukup kuat, hanya aliran kecil dari Dead Zone).
Ia menduga mungkin kode Emperor berhasil menyusup ke Red Tide, lalu segera menganggap itu teori yang terlalu absurd.
Ia menyadari bahwa Schulz (Emperor) tidak seharusnya bisa mengendalikannya hanya dengan “data”, karena mereka berasal dari peradaban yang berbeda.
Cradle mempertanyakan skenario besar dunia
Ia bertanya-tanya apakah semua ini bagian dari “skenario lebih besar” yang mencakup seluruh dunia, di mana dirinya hanyalah bagian dari naskah yang sudah ditulis.
Tersingkap bahwa Cradle berasal dari sebuah novel post-apokaliptik yang belum selesai, yang ditulis sang “pengarang” di dunia lain:
Dunia pasca-bencana, “sound of the tide” (suara pasang), kebijaksanaan kuno yang hilang, perjalanan ke abyss.
Tulisan itu penuh kata-kata berlebihan dan bertele-tele, hampir tak ada orang yang mampu menamatkannya selain penulisnya sendiri.
Dari cerita itu, Red Tide membentuk tubuhnya; “sound of the tide” memberi wujud pada kehendaknya. Ia lahir sebagai makhluk Red Tide, dengan misi menuntun Red Tide menumbuhkan peradaban baru.
Pencarian Cradle: apakah ada naskah yang juga menulis namanya?
Cradle bertanya: jika dunia ini memang cerita yang sudah ditulis, apa peran dirinya?
Ia lalu mencair menjadi gelombang Red Tide dan bergerak ke dalam hutan, seperti tinta menulis di atas bumi.
Motivasi utamanya: mencari sumber “disonansi” yang ia rasakan dan memastikan apakah ada “skrip” yang secara eksplisit memasukkan dirinya, serta menilai: “Apakah cerita ini cukup menarik?”
Pasca-pertempuran di pihak manusia
Sistem terminal mengumumkan bahwa pertempuran di Kowloong hampir usai dan Hetero-Creatures menarik mundur.
Support Force beralih ke operasi penyelamatan; Kowloong Crew mengorganisasi bantuan dan pencarian korban selamat.
Warga dapat mengambil bantuan dan mendaftar tim penyelamat di markas Kowloong Crew.
Pencatatan laporan misi dan “invitation”
Di sebuah pabrik yang hancur, SKK menulis log misi:
Mencatat bahwa “Emperor” telah dieliminasi dan Hetero-Creatures mulai mundur.
Menyusun laporan ke Science Council tentang kemungkinan adanya mechanoid (kode tidak diketahui) yang dapat mengendalikan Hetero-Creatures, serta potensi kolusi dengan Ascendants lain.
Science Council akan membantu peningkatan Light Wall pertahanan dan pembangunan CPF baru di area yang belum terlindungi.
Ia menulis memo: “Kowloong Fuxi Institute, Huaxu” dan sebuah kata kunci: “Invitation”.
Dominik dan undangan misterius
SKK mengingat kartu penyimpanan kecil yang diberikan Qu, yang katanya berasal dari “dia/he” yang ditemui di dunia komputasi Tabula Akasha.
Sosok itu seharusnya tidak muncul di simulasi Huaxu; mungkin karena hubungan rumit antara Huaxu dan Gestalt, sosok tersebut tampil sebagai gadis.
Qu menyebutkan bahwa benda itu adalah “invitation”.
SKK belum memahami maksud undangan itu, hanya merasakan deja vu yang makin kabur, berubah dari kata-kata menjadi kilasan visi terputus-putus.
Penutup: harapan akan masa depan yang lebih baik
Sambil menyimpan terminal dan berdiri,SKK merenung bahwa mungkin segala sesuatu sedang bergerak menuju masa depan terbaik yang mungkin.
Di bawah matahari pagi, reruntuhan Kowloong mulai menunjukkan kehidupan baru.
Filter baru & ancaman tersembunyi
CPF generasi baru menyebar cepat di area konservasi Babylonia, tetapi tetap tidak bisa sepenuhnya melenyapkan Punishing Virus.
Di luar zona aman, Dead Zone melebar, Red Tide dan Hetero-Creature terus berevolusi.
Namun perhatian elite Babylonia beralih ke informasi “bocoran Gestalt”, khususnya sebuah timestamp aneh.
Teddy, Gestalt, dan sumber data “Golden Age”
Teddy diminta menelusuri timestamp yang tidak tercatat di database Gestalt.
Setelah pelacakan, ia menemukan timestamp itu berasal dari era Golden Age, dari balik data wall Gestalt yang tak terpecahkan.
Politikus dan kaum Norman menekan agar data wall ditembus demi teknologi Golden Age dan struktur asli Inver-Device.
Teddy menilai pembobolan berisiko menghancurkan database dasar Gestalt karena kode fundamennya sudah lama hilang.
Parlemen memutuskan membuka Data Wall
Meski para ilmuwan memperingatkan risiko, usulan Nikola untuk membuka Data Wall lewat zona isolasi di dalam Gestalt disahkan (52,8% setuju).
Publik antusias menanti “buah Golden Age”. Hari pembukaan Data Wall ditetapkan dua hari lagi.
Undangan Dominik & Full Sensory Simulation
Di lab Science Council, Asimov dan Teddy memakai perangkat Full Sensory Simulation (Peninggalan Nanami) untuk “membaca” invitation yang dikirim Dominik.
Kode undangan mirip dengan kode perangkat itu; kunci enkripsinya sekali pakai.
SKK masuk ke ruang simulasi gelap dan bertemu entitas data yang mengaku sebagai “sisa kesadaran” Dominik di Gestalt.
Penjelasan Dominik (data-ghost)
Ia menyebut dirinya hanya “gema” Dominik sebelum Dominik masuk ke Reactor 1.
Mengungkap adanya:
Advance team: tim yang dipimpin Dominik masuk ke Hetero Tower, mendaur ulang intinya, lalu Dominik menghilang ke “Fog”.
Dominik memilih “penerus” melalui “invitation”, memberi mereka identitas “Dominik” baru yang meneruskan riset M.I.N.D. dan melawan Punishing.
Setelah suatu titik, pesan Dominik dari Fog tidak muncul lagi.
Fog: ruang di dalam Hetero Tower; Dominik pernah meninggalkan koordinat lokasi dalam Fog yang bisa menerima pesan. Lokasi itu seharusnya berimpit dengan manifestasi Hetero Tower — namun karena Tower tak muncul, Fog tak bisa diakses.
Hasil perhitungan Gestalt dan Dominik: kemungkinan ada seseorang dari masa depan yang memundurkan waktu dan menghentikan pertumbuhan Hetero Tower.
Hetero Tower & “keys”
Hetero Tower digambarkan sebagai menara spiral merah yang mengindikasikan malapetaka, punya kemampuan melampaui dimensi, dan hanya bisa dikendalikan dengan “keys”.
Invitation hanyalah salah satu bagian “key”, bagian lain masih tidak diketahui.
Fungsi awal invitation: media pewarisan pengetahuan dan identitas “Dominik” dari satu penerus ke penerus berikutnya.
Ajakan menjadi ‘Dominik’ baru & penolakan
Dominik menawarkan agar SKK menjadi Dominik baru.
SKK menolak: masa kini harus menentukan pilihannya sendiri; sejarah sekadar peringatan dan inspirasi, bukan sesuatu yang harus diduplikasi.
Dominik menerima keputusan itu dan membeberkan dua hal terakhir:
Di balik invitation tersimpan information black box yang hanya bisa dibuka SKK, berisi juga koordinat terakhir penerimaan pesan Dominik.
Data Wall Gestalt memang dipasang oleh Dominik untuk melindungi, dan seiring waktu akan runtuh sendiri. Ia menyebutnya “hadiah terakhir untuk umat manusia”.
Dominik memudar, berharap SKK mungkin akan menyaksikan “masa depan yang lebih baik”.
Asimov menyusun hipotesis
Asimov merangkum:
Hetero Tower harusnya muncul di waktu tertentu sebagai pertanda bencana; punya kemampuan lintas dimensi/waktu; dikendalikan dengan keys (salah satunya invitation).
Ada indikasi bahwa “seseorang dari masa depan” mengganggu timeline sehingga Tower tak pernah muncul.
Ia menghubungkan:
Ucapan Vonnegut yang menuduh SKK pernah “naik Tower” dan mengubahnya.
Penjelasan Dominik tentang intervensi waktu.
“Deja vu” dan kejanggalan yang pernah dialami SKK (Hyperreal frame, Mind Beacon, “war aftereffects”, Time Prison).
Asimov berspekulasi—tanpa bukti—bahwa versi masa depan SKK mungkin telah memutarbalikkan “masa depan”, bukan “masa lalu”, sehingga Hetero Tower tidak muncul.
Pembukaan Data Wall & munculnya “Dark Star”
Di Testing Ground Science Council, Teddy dan Asimov menjalankan prosedur “hijack” Data Wall Gestalt.
Data Golden Age mengalir keluar; sejenak para peneliti senang, lalu sistem langsung kacau: ruangan gelap, alarm merah, seluruh Babylonia bergetar.
Punishing Virus di dalam Gestalt mengerut dan memadat menjadi bola hitam kecil seperti “bintang gelap” yang menyerap cahaya.
Ishmael & asal-usul Punishing / Dark Star
Ishmael (Merciful One) mengamati dari jauh dan menjelaskan:
Dalam timeline “asal” 20 Desember 2160, Punishing pertama kali menargetkan “informasi” dan menginfeksi pusatnya: Gestalt.
Jika berhasil menguasai Gestalt, Punishing bisa mencemari bahasa dan peradaban lewat memetika; masa depan Bumi akan punah.
Namun di saat itu, manusia berhasil “mengupas” kemampuan tersebut, menyisakan “cangkang kosong” Punishing yang kita kenal sekarang.
“Cangkang kosong” itu, setelah menginfeksi mechanoid, manusia, dan construct, perlahan terisi informasi Bumi dan akhirnya menjadi apa yang dikenal sebagai Ascension-Network.
“Dark Star” yang sekarang akan lepas dari Gestalt berpotensi menyatu dengan Ascension-Network.
Dengan Hetero Zone sudah lenyap, Ishmael bertanya-tanya bagaimana Luna akan menghadapi Selene.
Cradle & kemungkinan baru
Di kota runtuh dekat Reactor 1, Cradle berjalan bersama Hetero-Creature, seolah mengikuti “naskah” yang selalu ia ulang.
Ia merasakan “skenario” atau “perannya” terganggu karena tidak ada yang menjawab atau memandunya.
Ishmael mengamati dari kejauhan melalui “buku Red Tide”: nama Cradle tercoret dari status “Agent Zero”.
Karena Hetero Tower tak pernah turun, Agent Zero tidak sempat merebut tubuh Cradle.
Ishmael membiarkan Cradle “tumbuh bebas” dan menganggapnya sebagai kemungkinan baru dalam sejarah yang telah menyimpang.
Pencarian Menara Hetero oleh Vonnegut
Vonnegut, ditemani Chaos yang baru “menetas”, terus mencari lokasi Menara Hetero yang tersembunyi di dalam bumi, namun selalu gagal.
Laporan Lithos:
B3 akuarium Copperfield hancur total oleh Bianca.
Pulau kecil dekat akuarium sudah bersih dari Punishing dan Red Tide yang dulu ada untuk memelihara Chiko sudah mengering.
Reruntuhan Taman Hutan Pulia menjadi tanah tandus.
Fort Winter juga tak memiliki konsentrasi Punishing.
Evolusi Hetero-Creature dari Red Tide terhambat, proyeknya diambil alih oleh pihak “atas”, kemungkinan Cradle, yang kini jauh lebih lemah dari catatan Vonnegut.
Kebuntuan soal Menara Hetero dan masa depan yang berubah
Sejak insiden Akuarium Copperfield, Vonnegut kehilangan kontak dengan “dirinya” di dalam Menara Hetero.
Karena versi dirinya di Menara selalu menyembunyikan banyak informasi, Vonnegut sekarang buta terhadap kejadian yang berlangsung dan merasa seperti “orang buta meraba gajah”.
Ia curiga ada seseorang dari masa depan yang mengubah manifestasi/kemunculan Menara Hetero, membuat menara itu tak pernah muncul.
Ia sudah memeriksa SKK dan juga Luna, tetapi tak menemukan jawaban, dan Luna pun tak akan mengorbankan diri untuk manusia.
Dominik yang dulu masuk ke dalam Fog juga lenyap tanpa kabar.
Keputusan Vonnegut dan misi terakhir Lithos
Lithos melaporkan bahwa Dark Star jatuh ke Dead Zone. Vonnegut mengingat Dark Star sebagai contaminating memetic yang sebelumnya disegel Dominik, menandakan rencana Dominik gagal.
Vonnegut memegang “tiket pulang” berupa boneka pucat kecil (Chaos); ia berniat memakainya untuk kembali lewat Hetero tower dan mengakhiri siklus berulang yang terus ia jalani.
Namun, tanpa Hetero Tower, rencananya mustahil, jadi ia memutuskan tetap tinggal dan terus mencari menara itu.
Ia memerintah Lithos:
Mengambil alih posisinya, membawa “hadiah” untuk Luna, dan menjadi Ascendant di bawah komando Luna.
Lewat Luna, Lithos akan mempertahankan status Ascendant dan, bila perlu, ikut campur dalam urusan Lilith.
Ini adalah misi terakhir Lithos; setelahnya ia bebas memilih hidup atau mati.
Lithos memutuskan bertahan hidup karena mendengar kemungkinan Rose masih hidup dan ingin memastikannya sendiri.
Mereka berpisah, kemungkinan untuk terakhir kalinya.
Analisis SKK tentang anomali dan Menara Hetero
Di tepi Dead Zone, SKK menyusun data Asimov dan Vonnegut dalam terminal, menghubungkan berbagai peristiwa:
“invitation” sebagai kunci Hetero Tower.
Perburuan Vonnegut terhadap Tower.
Dominik yang menghilang di Fog.
Semua petunjuk mengarah pada satu fakta: Hetero Tower tidak pernah muncul, diduga karena perubahan dari masa depan.
Saat ia hampir menyimpulkan sesuatu, terminal ditutup dan Roland muncul.
Roland muncul dan mengungkap anomali Ascension-Network
Roland menyapa SKK dalam terang bulan dan menawarkan “kesepakatan”.
Ia menyebut sebuah waktu yang hampir tepat dengan kemunculan Dark Star di Gestalt, dan mengkaitkannya dengan anomali di Ascension-Network.
Roland mengungkap bahwa anomali itu telah menjebak Luna sepenuhnya di dalam Ascnet.
Krisis Luna: Selene dan perebutan posisi “agent”
Di sisi lain, Luna berjuang melepaskan diri dari belenggu kristal Ascension-Network. Saat rantai kristal hancur, sebagian besar kekuatannya hilang.
“Noise” yang dahulu dipisahkan dari Luna kini menjadi sosok lain bernama Selene, yang mulai mengambil alih.
Ascension-Network hanya mendukung agent terkuat; begitu Selene bergabung dengan “Dark Star” milik Babylonia, Ascnet langsung mencabut hak istimewa Luna dan memberikan status agent kepada Selene.
Luna merasakan Selene mendekat dan menyadari bahwa jika dibiarkan, Selene akan “melahap” kekuatannya.
Alpha berjanji akan menahan Selene untuk memberi Luna waktu; Lamia juga ingin membantu, meski ragu dan takut.
Rencana Luna menggunakan Red Tide
Luna menjadikan Red Tide sebagai solusi darurat:
Saat dulu terbelenggu Punishing, ia menyadari Red Tide dapat menyerap “informasi” dari Ascension-Network.
Red Tide adalah medium untuk mengintegrasikan informasi Bumi sepenuhnya ke dalam Punishing.
Masalahnya: informasi dalam Red Tide sangat kacau. Jika dapat menemukan “pengendali kehendak Red Tide” untuk membantu, peluang berhasil akan jauh lebih besar, tapi waktu tak mengizinkan.
Luna memutuskan:
Menggunakan kristal Punishing untuk menyambungkan dirinya ke Red Tide dan menyedot kekuatan darinya, mem-bypass Filtering, lalu merebut kembali otoritas agent.
Ia butuh SKK untuk menstabilkan M.I.N.D.-nya selama proses ini.
Ia memerintahkan Roland untuk menemukan cara membawa SKK ke lokasinya.
Kepada Alpha dan Lamia, Luna memerintahkan mereka mengarahkan aliran Red Tide ke kristal tempat ia akan tenggelam.
Luna kemudian membenamkan dirinya ke dalam genangan Red Tide, membiarkan dirinya “tenggelam” di sana.
Berakhirnya serangan Red Tide & stabilisasi Luna
Red Tide di hutan perlahan surut, serangan Corrupted dan Hetero-Creatures mereda, langit mulai cerah.
Selene datang dengan Hetero-Creatures yang ia kendalikan, sementara Roland “memancing” anggota Gray Raven ke lokasi tempat SKK terhubung M.I.N.D. dengan Luna.
Gray Raven tidak ikut bertarung langsung, tetapi menjaga SKK agar SKK bisa menstabilkan M.I.N.D. Luna.
Di sisi lain, Luna mengalahkan kesadaran Selene dan merebut kembali otoritas agent, namun pikirannya sendiri dikoyak Punishing. Hubungan M.I.N.D. dengan SKK menjadi “mercusuar” yang membantunya mengumpulkan kembali fragmen kesadarannya.
Kebangkitan Luna dan sikap barunya
Red Tide mengamuk sekali lagi namun tertahan di garis pertahanan Gray Raven.
Luna muncul kembali, menggantung di udara di antara duri merah, membuka mata di bawah sinar bulan—tanda bahwa ia “menang”.
SKK mempertanyakan “kehendak” siapa yang kini diikutinya dan apakah ia masih membenci manusia, mengingat sistem Ascension-Network memilihnya berdasarkan “kebencian”.
Luna menjawab bahwa kini ia tidak berdiri di pihak kehendak siapa pun; kepercayaan dan emosinya milik dirinya sendiri. Ia hanya merindukan masa depan yang nyata dan menggunakan kerinduan itu untuk memanggil orang‑orang yang akan mengikutinya.
Ia mengucapkan terima kasih pada SKK, menyatakan bahwa mereka berdua sama‑sama mendapatkan apa yang kalian cari.
Kesepakatan dengan Gray Raven & perpisahan sementara
Dijelaskan bahwa Roland sudah memberitahu Luna tentang syarat kerja sama dengan SKK: menahan konsentrasi Punishing di Dead Zone dan mencegah penyebaran Red Tide.
Dibandingkan ancaman Cradle yang tak diketahui, bergandeng tangan dengan Luna dinilai lebih masuk akal dan lebih cepat.
Luna mengingatkan tentang janji di antara mereka dan berkata akan menepatinya.
Babylonia mengirim pesawat pengangkut; Luna dan para Ascendant mundur. Luna mengungkap harapan agar kerja sama ini tidak menimbulkan masalah bagi SKK dan menantikan pertemuan berikutnya sebelum menghilang.
Luna menelusuri informasi dalam Red Tide
Di tanah tandus bermandikan cahaya bintang, Luna mengapung dan mengatur kekuatan yang ia ambil dari Red Tide.
Ia menyaring “suara‑suara” dalam Red Tide, melihat fragmen gambar: sebagian utuh, sebagian hancur, dan sebagian berupa “kisah” yang belum pernah ia alami.
Salah satu gambaran: Luna lain di sebuah bilik telepon yang hampir gelap, menelpon nomor yang seharusnya tak ada yang menjawab—sesuatu yang yakin belum pernah ia lakukan. Ia menyimpannya sebagai memori yang belum dapat ia capai.
Saat menggali lebih dalam, muncul kabut putih yang menutupi bagian tertentu dari M.I.N.D.-nya. Saat ia memaksa menembus, ia melihat menara merah menembus awan, Red Tide yang aneh, serta “kematian”.
Terguncang, ia segera mengubur penglihatan itu jauh di dalam M.I.N.D. dan terbangun kembali.
Tekad Luna mengubah masa depan
Alpha menanyai kondisinya; Luna menjawab sudah hampir selesai filtering kekuatan dari Red Tide dan menyebut apa yang ia lihat masih “kabur”.
Ia menatap ke kejauhan, merasa seharusnya ada menara spiral yang menjulang dari bumi ke langit, serta menyiratkan bahwa mungkin “sesuatu” sudah berubah.
Luna bertekad: apapun yang terjadi, bahkan jika harus mengorbankan segalanya (termasuk hidupnya sendiri), ia tidak akan membiarkan masa depan suram yang ia lihat itu terwujud.
Roland dan Lamia mendekat; Luna mengajak mereka bergerak. Para Ascendant berjalan di bawah sinar bulan, mencari masa depan mereka di dunia baru ini.
Kegelisahan Cradle dan “naskah” yang hilang
Di tempat lain, Cradle duduk diam di dalam hutan, memeluk Hetero-Creature yang hendak melarikan diri.
Ia merasakan bahwa sebagian kekuatan telah dicabut dari Red Tide, namun tak cukup kuat untuk melacak pelakunya.
Cradle gelisah; ia merasa “ada yang tidak semestinya” dan seharusnya ada seseorang yang datang mencarinya, tetapi tidak pernah datang.
Ia bertanya‑tanya siapa yang “mencuri naskahnya”
Mimpi Lucia dan “Tower”
Lucia terbangun dari mimpi buruk di ruang eksperimen, melihat menara spiral merah, kerumunan yang bersorak, dan SKK masuk ke dalamnya.
Ia juga melihat gambar-gambar lain (hutan ungu berbentuk bola, istilah “Clean Zone”) yang belum pernah ia alami.
Saat sadar, ia merasa kosong: detail mimpi itu cepat menghilang.
Penjelasan Asimov: Hipotesis “Absurd”
Asimov memeriksa frame Pyroath dan menyatakan tidak ada anomali M.I.N.D.
Ia mengajukan “hipotesis absurd”:
Frame Hyperreal punya daya komputasi ekstrem yang bisa “melampaui waktu dan dimensi” saat berjalan penuh.
Dalam kondisi itu, Hyperreal dapat “tersangkut” fragmen informasi yang disimpan Punishing—data masa lalu atau masa depan yang tidak berasal dari “realitas ini”.
Pyroath memakai Omega Core termodifikasi berbasis Heteromer Shard + teknologi Omega Weapon, memungkinkan menarik energi langsung dari Punishing, mirip Ascendant.
Dalam proses transfer resmi, Lucia diduga mengakses informasi dari Punishing.
Asimov minta masa observasi tiga bulan untuk memastikan kestabilan Pyroath dan meminta dihubungi jika ada anomali.
Diskusi di Lounge Gray Raven
Lucia masih gelisah dan terus menggandeng lengan SKK sampai kembali ke lounge.
Di lounge, Lucia menceritakan bahwa ia juga melihat “Tower”.
Lee mengaku pernah mengalami hal serupa: setelah transfer frame, saat memaksa frame ke batas maksimum dan M.I.N.D.-nya overload, ia juga melihat “Tower” dan angka Dead Zone yang terasa tidak masuk akal. Ada informasi lain yang ia rasa pernah tangkap, tetapi terkubur dan sulit diakses kembali.
Asimov dan Lee menilai teori koneksi ke Hetero Tower itu masuk akal, walau terdengar putus asa.
Istilah seperti Hetero Tower, “invitation”, dan “key” berputar di benak ketiganya tanpa penjelasan tuntas.
Lucia merasakan kesedihan mendalam dan dejavu dari ingatan samar (Aquarium Copperfield, sosok “Chaos”, menara merah, hutan bulat), namun semua itu tak pernah terverifikasi. Ia menegaskan pada dirinya untuk melindungi SKK apa pun yang terjadi.
Nemo & Trout (Vonnegut) di Reactor 1
Di permukaan kota sekitar Zero-point Reactor 1 (sumber awal wabah Punishing dan area dengan konsentrasi tertinggi virus), Nemo dan agen bertopeng (Trout/Vonnegut) bergerak menuju reaktor.
Trout mengingatkan bahwa Dominik dulu hilang di sini saat mematikan Reactor 1 dari dalam.
Meskipun kota di permukaan hancur, reaktor yang terkubur di bawah tanah kemungkinan masih utuh.
Trout menghidupkan kembali suplai listrik kota melalui terminal pusat. Saat listrik kembali, Punishing menyebar melalui mesin-mesin, mengaktifkan banyak Corrupted yang berkeliaran di jalan.
Rencana Trout:
Mereka perlu “pengganti” Agent Zero; jika Agent Zero turun ke Bumi tanpa pengganti, dunia akan tertelan kontaminasi.
Nemo pernah memasuki dunia ini melalui celah di Hetero Tower Constellia saat reaktor diaktifkan dan Punishing meledak; Trout menduga menghidupkan kembali Reactor 1 bisa memanggil Tower turun lagi.
Tower belum turun, dan Trout yakin penyebabnya adalah intervensi SKK.
Cradle sekarang dianggap hanya wadah kehendak Red Tide, bukan lagi figur kunci.
Trout menegaskan Tower tak boleh jatuh ke tangan siapa pun, terutama manusia; hanya dengan menguasai Hetero Tower sepenuhnya ia bisa mengakhiri “mimpi berulang” panjang ini dan mencapai tujuannya terkait Red Tide & kontaminasi mirip Chaos.
Ia menjelaskan bahwa konsentrasi Punishing yang terlalu tinggi dapat menarik contaminating memetic—Agent Zero, menurut teori yang dikirim “dirinya yang lain” di Tower. Membiarkan Red Tide membesar bisa memicu hal sama, tapi akan terlalu lama, sehingga ia memilih cara cepat lewat Reactor 1.
Persiapan Misi Gray Raven ke Reactor 1
Di pinggir Dead Zone, seluruh anggota Gray Raven bersiap menembus kota Reactor 1—satu-satunya skuad yang dinilai sanggup menghadapi konsentrasi Punishing setinggi itu.
Asimov tidak ikut karena akan segera dipaksa kembali ke Council bila nekat turun ke permukaan.
Ia menyerahkan kembali “Key” yang dulu disodorkan Cervantes di Aerospace City. Key itu adalah replika kunci untuk mengaktifkan “invitation” yang berkaitan dengan Tower, berdasarkan pesan Sage, sudah dimodifikasi agar kompatibel dengan terminal manusia.
Selama ini, Tower tak kunjung muncul sehingga SKK memercayakan Key pada Asimov, namun kali ini Asimov menyuruh membawanya karena “mungkin berguna”. Satu-satunya info tambahan yang ia berikan: Vonnegut mungkin berada di sekitar Reactor 1.
Setelah Asimov pergi, Gray Raven menyelesaikan pemeriksaan akhir: suplai oleh Liv, pemindaian area oleh Lee, dan peringatan serius dari Lucia agar SKK tetap dekat dengannya di Dead Zone.
Mereka kemudian bergerak masuk ke Dead Zone.
Masuk ke Dead Zone dan Munculnya Kabut Putih
Lucia memimpin tim memasuki Dead Zone.
Pyroath frame milik Lucia memungkinkannya memetabolisme virus Punishing, sehingga ia berada di depan.
Tiba-tiba, kabut putih tebal menyelimuti, komunikasi dengan Lee, Liv, dan SKK terputus, hanya tersisa suara dengung.
Terperangkap di Kota dalam Ilusi Kabut
Lucia tersadar bahwa ia sudah “berada di kota” tanpa tahu kapan berpindah. Kota itu tidak sesuai dengan briefing tentang Zero-point Reactor 1.
Ia mencoba menebas kabut, yang sempat terbelah namun segera menutup lagi, membuatnya tidak bisa kembali.
Ia memutuskan berjalan maju menyusuri “jalan-jalan” kota tersebut.
Jalan 3–6: Rangkaian Visi tentang Masa Lalu dan Kemungkinan Lain
Jalan ketiga:
Lucia melihat bayangan dirinya dan SKK sedang membahas Inver-Hetero Tower.
Dijelaskan bahwa:
Menara itu dapat mengirim pesan ke masa lalu Lucia (sebagai Construct), tapi hanya tembus jika “Lucia masa lalu” terinfeksi.
Pyroath bisa “membaca” Punishing.
Punishing diduga memiliki sifat berdimensi keempat, sehingga memungkinkan intervensi waktu.
Mereka berusaha mengubah masa lalu (misalnya mencegah tragedi konservasi area, Pulia Forest Park, dan yang berkaitan dengan Liv), tapi hasilnya kecil atau malah memperburuk keadaan.
SKK akhirnya menyadari menara bertindak aneh dan, dengan “Key”, memutus semua pesan ke masa lalu, menghapus seluruh perubahan yang telah dibuat.
Lucia menyadari semua ini sebagai semacam halusinasi dan kedua bayangan itu menghilang.
Jalan keempat:
Lucia menyaksikan pertarungan sengit antara seorang gadis pucat dan Cradle.
Cradle diselipkan “fruit” aneh di dadanya, yang diungkap sebagai cara untuk membagi otoritas Agent Zero.
Cradle menyadari rencana itu, mengeluarkan fruit tersebut, namun sedikit “residu” tetap tertinggal.
Jalan kelima:
Gadis pucat (Chaos) menawarkan sebuah kotak bening berisi “fruit” berbentuk apel kepada SKK.
Chaos menjelaskan:
Fruit itu adalah bagian dari memori Hetero-Creature.
Rencana awal: Fruit itu akan menyatu dengan Cradle agar Chaos bisa mengontrolnya dan membatasi kendalinya atas Red Tide.
Fruit terhubung ke Inver-Hetero Tower, sehingga keberadaannya tak berubah walaupun waktu diputar ulang — seperti data yang dipulihkan kecuali dihapus manual.
Jika manusia (SKK) memakannya, ia pasti mati; manusia tidak dapat bertahan setelah menelan memori Hetero-Creature.
Lucia mencoba menghentikan SKK, tetapi hanya bisa menyaksikan SKK menerima kotak tersebut.
Jalan keenam:
Lucia melihat adegan lain: jarum asing menusuk jantung SKK (oleh sosok yang tampak memohon maaf dan meminta konfirmasi pada Cradle (Yuko)).
SKK memakan buah itu lalu terjun ke dalam Red Tide.
Bagi Lucia, ini menegaskan sumber “rasa kehilangan” yang ia alami berulang kali dalam transmisi frame: di titik ini, berkali-kali, ia selalu kehilangan SKK.
Jalan Ketujuh: Siklus Kematian dalam Elevator
Adegan berubah ke sebuah koridor dan elevator yang diserang Red Tide serta Hetero-Creature dari bawah.
Lucia di dalam elevator memerintahkan SKK naik melalui atap elevator, sementara ia menahan serangan.
Red Tide menerjang masuk; SKK yang naik justru disergap Cradle, yang mengungkap bahwa ia selalu berada di dalam Red Tide, membuat mustahil bagi Lucia menemukannya di sana.
Lucia (yang mengamati dari luar ilusi) menyaksikan tubuh SKK dihancurkan Red Tide saat kemenangan seolah sudah di depan mata.
Lucia dalam elevator tampaknya menyadari siklus berulang ini, seolah sudah mengalaminya berkali-kali.
Lucia berteriak agar dirinya di dalam ilusi tidak menyerah, lalu “melompat” menyatu dengan sosok Lucia di elevator.
Dalam ledakan tekad, ia menegaskan bahwa ia “tidak akan menyerah” dan mengayunkan Pyro Katana, menghantam Red Tide dan kabut, memaksa ilusi memudar.
Jalan Kedelapan: Menghabisi Bayangan dan Skema
Kabut menipis; Lucia berlari dan menebas semua bayangan yang muncul tanpa ragu.
Ia “membunuh” Vonnegut saat ia melangkah ke Inver-Hetero Tower, menghancurkan Cradle yang bangkit melalui Red Tide, dan menusuk Hetero-Creature sambil mendengar rencana-rencana Cradle maupun dialog Vonnegut dengan Nemo.
Ia terus maju menembus ruang aneh itu; waktu terasa seperti telah berlalu berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Secara fisik, Omega Core masih menopangnya, tetapi M.I.N.D.-nya hampir kosong karena kelelahan.
Jalan Kesembilan: Bayangan SKK dan Batu Nisan
Dalam kelelahan, Lucia melihat siluet SKK di kejauhan, diterangi partikel cahaya keemasan di antara kabut seolah membentuk jalan harapan.
Ia mengejar, lalu kabut menghilang sepenuhnya.
Ternyata mereka kini berada di reruntuhan nyata, dikelilingi Corrupted yang sudah dikalahkan.
SKK asli berdiri di sisinya, memeriksa kondisinya dan menunjukkan kekhawatiran.
Lucia tersadar bahwa, di dunia nyata, hanya sedetik yang berlalu sejak ia melangkah ke “ilusi”; semua siklus, jalan, dan kematian yang ia lihat terjadi dalam sekejap.
Lucia Menyembunyikan Kebenaran dari SKK
SKK mempertanyakan apa yang terjadi dan apakah frame Lucia mengunduh sesuatu dari Punishing.
Lucia menyadari bahwa ilusi-ilusi itu tersusun dari fragmen “mimpi” yang pernah ia alami di mode siaga: pertempuran Pyroath, menara spiral merah, ruang kabut putih, dan sebagainya — kini tersusun menjadi gambaran yang lebih utuh.
Ia takut jika menceritakannya, hal-hal itu bisa menjadi kenyataan, atau setidaknya memperkuat “kemungkinan buruk” tersebut.
Maka ia berbohong: ia mengatakan hanya gugup karena sudah lama tidak bertarung bersama SKK dan “merindukan perasaan itu”.
Dalam hati, ia memutuskan ingin menanggung sendiri semua beban siklus kematian dan penderitaan itu, demi memastikan SKK selamat dan masa depan yang aman, meski tanpa dirinya.
Perspektif SKK dan Lanjut ke Misi Reactor 1
Narasi bergeser ke sudut pandang SKK: ia langsung menyadari Lucia berbohong karena sikap dan ketegangannya tidak selaras dengan penjelasan singkatnya.
Lucia mengalihkan topik dan beralasan akan membantu Lee memasang filter virus sederhana, lalu menjauh.
SKK merasakan deja vu dari berbagai momen, namun tidak ada yang cocok sepenuhnya dengan situasi sekarang.
Di dunia nyata, mereka sudah memasuki kota Zero-point Reactor 1 tanpa melihat kejanggalan seperti dalam ilusi.
Liv memanggil SKK dan melaporkan bahwa mereka telah menemukan lokasi No. 1 Zero-point Reactor, tepat seperti rencana Babylonia, berada di bawah sebuah “perpustakaan” yang terbengkalai.
Di sebuah perpustakaan yang kini dipenuhi “tamu tak diundang”, SKK bertemu dengan Vonnegut.
Vonnegut pura-pura menyapa seolah itu sebuah kebetulan, tapi keduanya tahu pertemuan itu sudah direncanakan.
Vonnegut mengungkapkan bahwa ia berniat menghentikan tindakan SKK dan menuduh SKK tidak memahami apa yang sedang dilakukan.
Ia menawarkan kerja sama dan berkata masih ada waktu, namun SKK menolak.
Vonnegut lalu mengeluarkan force field emas dan menyerang.
Lucia segera menarik Pyro Katana-nya dan menangkis serangan itu.
Setelah debu mengendap, Vonnegut sudah menghilang.
SKK menyadari Vonnegut menuju Zero-point Reactor 1, dan memerintahkan untuk menghentikannya.
Pertarungan berakhir dengan Vonnegut kalah dan tubuhnya penuh luka di reruntuhan perpustakaan. Ia bersikeras bahwa kehancuran dunia oleh Punishing dan turunnya Hetero Tower serta Agent Zero adalah “akhir yang tak terelakkan”, dan bahwa satu-satunya cara menghadapinya adalah bekerja sama dengannya. Namun, kenyataannya: Hetero Tower tidak pernah turun.
Vonnegut memperingatkan bahwa meski hasil bisa diubah sekali atau dua kali, dunia pada akhirnya akan kembali ke “jalan menuju kehancuran” yang sama. Dengan kekuatan terakhir, ia merobohkan kubah reruntuhan dan menghilang di tengah puing-puing.
Lucia mengejar jejak Punishing sampai ke bawah tanah perpustakaan dan menemukan Vonnegut terbaring tak bergerak di dekat Zero-point Reactor 1. Dia tampak sudah mati. Saat Red Tide bergejolak dan cahaya keemasan berkedip, Lucia tiba-tiba terserang banjir memori.
Lucia melihat “masa lalu” dan berbagai kemungkinan: kematian SKK berulang kali, kematiannya sendiri, dirinya yang bertekad melawan perintah SKK demi menghentikan kematian itu, masa ketika mereka terperangkap di suatu “menara bencana”, juga masa ketika mereka akhirnya meninggalkan menara itu dan menatap fajar. Ia melihat perpisahan dengan SKK di alam liar, lalu SKK yang melanjutkan perjalanan sendirian puluhan tahun kemudian, terus menjaga harapan dan membawa “cahaya pertama fajar” untuknya, bahkan ketika tenggelam dalam Red Tide.
Sosok gadis pucat muncul secara samar, mengatakan bahwa inilah saatnya dan ia mengembalikan memori pada Lucia, sebelum tenggelam ke dalam Red Tide.
Dengan pikiran yang masih kabur seperti mimpi tapi tubuh bergerak otomatis, Lucia berlari keluar menuju dunia luar, menyadari ada seseorang—SKK—yang menunggunya. Mereka akhirnya kembali bertemu di bawah cahaya fajar, bersama Lee dan Liv.
Setelah itu, dalam suasana yang lebih tenang, Asimov menjelaskan melalui komunikasi bahwa skenario terburuk yang ia khawatirkan adalah Vonnegut berhasil menyalakan Zero-point Reactor dan menjatuhkan Hetero Tower lagi. Jika itu terjadi, SKK dan Lucia akan dipaksa masuk ke Hetero Tower dengan “Invitation” dan “Key” untuk mencoba mengambil alih. Berdasarkan data Heteromer Shards, jelas Vonnegut memang berniat melakukan hal itu.
Kini, Asimov menyimpulkan bahwa skenario terburuk itu tidak terjadi. Lee memastikan tubuh Vonnegut sudah mati, meski kemungkinan transfer kesadaran ke media lain masih terbuka. Asimov lalu menugaskan mereka mengumpulkan sampel segar dari Zero-point Reactor 1, kemudian menutup komunikasi.
SKK merenungkan bahwa potongan-potongan masa lalu kini sudah hampir lengkap, seolah puzzle yang tinggal satu keping, tapi hal itu bukan prioritas saat ini.
Di lapangan, Lucia, Lee, dan Liv menyelesaikan misi pengambilan sampel. Transport mereka akan segera datang untuk membawa mereka kembali ke Babylonia. Mereka mengonfirmasi semua sampel sudah terkumpul, dan bersama SKK mereka bersiap pulang, melangkah menuju cahaya pagi dan “rumah” mereka.
SKK berhasil “menemukan” Ishmael di suatu ruang yang terisolasi dari dunia luar. Ishmael menutup “gerbang” dan menyamarkan tempat itu agar tak bisa diintip pihak lain.
Ishmael bersikap santai dan setengah menggoda, menawarkan kopi manis dan berbicara dengan sindiran halus tentang “kepahitan” masa lalu yang sudah berlalu.
Ishmael menegaskan dirinya hanya “gatekeeper”, bukan pembuat aturan.
Titik balik dan jalannya cerita selalu bergantung pada SKK; Ishmael hanya bisa membantu “menutupi jejak”, tapi tidak bisa menentukan jalannya kisah.
Ia bertanya apakah SKK menyesal telah memikul beban besar sendirian, lalu menyimpulkan: jika memang menyesal, SKK tidak akan bisa sampai ke hadapannya sekarang.
Ishmael lalu mengambil sebuah buku dan menjelaskan: Nanami sempat mencoba bekerja sama dengan Gestalt untuk menghitung sesuatu, namun bahkan Gestalt tidak mampu mengolahnya karena menyangkut “kekuatan kausalitas kosmik” yang melampaui kapasitasnya.
Saat SKK dan yang lain mengalami transformasi, Nanami mengganti framenya dan mulai mencari di “permukaan tanah” sesuatu yang disebut sebagai “masa depan yang paling ia inginkan”.
Memori Nanami yang tersegel akan terbuka sedikit demi sedikit, dan ia perlahan akan menyusun kembali masa lalunya. Ishmael menekankan bahwa pilihan mengingat atau tidak mengingat bukan sesuatu yang bisa diputuskan orang lain untuknya.
Ishmael tidak bisa mengungkap “seluruh kebenaran” tentang Hetero Tower.
Ia membenarkan pernyataan bahwa Hetero Tower pasti akan kembali, tetapi berkat usaha SKK dkk., kemunculannya tertunda—ini dianggap sebagai “hadiah” atas semua pengorbanan mereka.
Dengan Hetero Tower yang untuk sementara “disingkirkan”, Ishmael menilai bahwa keseimbangan kekuatan di Bumi mungkin menjadi lebih baik, dan lebih banyak kemungkinan masa depan bisa tumbuh. “The Observer” akan senang melihat dunia seperti itu.
Saat ditanya apakah satu-satunya cara untuk melewati bencana ini adalah melenyapkan Punishing Virus, Ishmael menjawab bahwa itu pertanyaan yang bahkan ia sendiri tidak bisa jawab.
Ia memberi contoh:
Garis waktu Dominik dan Nemo musnah karena Chaos contamination.
Peradaban Four-Winged White Raven hancur dari dalam karena kerakusan terhadap Substance-0.
Ia menyimpulkan bahwa “tidak ada jawaban, tapi sekaligus tak terhitung banyaknya jawaban”. Belum ada yang tahu cara “memperbaiki” kekacauan ini.
Ishmael berharap umat manusia bisa menemukan solusi berbeda yang benar-benar layak, dan menantikan hari ketika SKK dan peradabannya dapat berjalan berdampingan dengannya sebagai setara.
Ishmael lalu berbalik bertanya: SKK pasti sudah mendapatkan kembali semua ingatannya, mengikuti “benang merah” dan membaca seluruh masa lalunya.
Ia menyoroti bahwa setelah tiga puluh tahun, SKK membuat pilihan sendiri: entah menyelam kembali ke “kedalaman samudra” atau mengkonvergensikan timeline—pilihan yang bila sedikit saja salah, akan menghancurkan segalanya.
Ishmael bertanya apakah ia pernah takut. SKK menjawab bahwa ia tidak takut, karena apa pun keputusan yang diambil, “mereka” akan selalu mendukungnya.
“Mereka” secara implisit mengacu pada para sekutu, orang-orang terdekat, tim Gray Raven, dan semua yang berharga baginya di dunia ini.
Bagi Ishmael, semua ini mungkin tampak seperti sebuah “cerita”, tetapi SKK menegaskan bahwa baginya ini jauh lebih dari sekadar cerita: ini adalah dunia tempat “mereka” berada.
Ishmael sejenak menunjukkan rasa melankolis, lalu menutupnya dan menyatakan akan terus mengamati “buah-buah baru” yang akan dihasilkan dunia SKK.