sebelum membaca: chapter ini memiliki lore yang dalam dan penting untuk cerita kedepannya yang mungkin tidak semua nya tertuangkan di page ini, jadi jika banyak kesalahan dalam penulisan dan penyampaian cerita mohon dimaklumi
Kilasan Masa Lalu & “Inheritance”
Diawali dengan potongan kenangan tentang “kejayaan Zaman Keemasan” dan keyakinan bahwa hanya sesuatu/ seseorang (disensor ▆▆▆▆) yang bisa membawa manusia kembali ke Bumi.
Teddy terbangun dari mimpi, sinis terhadap konsep “Inheritance” (warisan para jenius masa lalu) yang menurutnya sudah tak berguna. Ia melihat data Victoria dan merasa semuanya “akan berakhir.”
Red Tide Mulai Menyebar
Narasi beralih ke suara misterius yang menggambarkan fenomena aneh: angin merah, hujan hijau, tanah ungu, dan makhluk mirip manusia yang meleleh.
Dari tanah yang tercemar itu muncul “embrio” seperti bunga baru—menandakan “kisah baru” yang akan dimulai.
Red Tide digambarkan seperti organisme hidup yang menyebar dan “memulai cerita baru” di dunia.
Kehidupan Para Pengungsi: Garry & Gemira
Garry dan Gemira adalah pengungsi yang bekerja di hutan, selalu waspada pada suara-suara aneh dan serangan monster.
Gemira bercerita ada permukiman dekat mereka yang tiba-tiba sunyi—diduga menghilang karena Red Tide.
Mereka khawatir soal musim dingin dan masa depan, tapi tetap menggantungkan harapan pada “Clean Zone” yang dijanjikan Lucille: tempat tanpa Punishing Virus dan tanpa monster.
Harapan Kecil di Tengah Keputusasaan
Gemira bermimpi hidup normal di Clean Zone: membangun rumah, bertani, tidak perlu lagi mengais makanan, bahkan berencana soal keluarga dan anak.
Garry sendiri belum pernah sungguh-sungguh membayangkan masa depan seperti itu, tapi percakapan Gemira menanam secercah harapan.
Serangan Red Tide di Hutan
Tiba-tiba ada suara aneh dari semak, disusul getaran tanah dan teriakan para pengungsi lain yang berlari ketakutan.
Red Tide menyerbu: cairan merah kental menjalar, menyelimuti kaki para pengungsi, diiringi munculnya Hetero-Creatures.
Para pengungsi diseret, menghilang dalam cairan merah. Garry terdampak duluan; kakinya tersentuh Red Tide dan terasa seperti terbakar.
Garry mendorong Gemira agar selamat, mengorbankan diri. Gemira berusaha lari, namun akhirnya juga terjatuh ketika Red Tide merayap ke kakinya. Ia merangkak sambil putus asa, menolak menerima bahwa mereka akan berakhir begitu saja.
Sudut Pandang Nikola & Ancaman ke Clean Zone
Beralih ke Nikola yang meninjau rekaman misi terakhir pasukan Construct.
Rekaman terputus, dan saat mereka mencoba menyelamatkan, area itu sudah disapu Red Tide.
Misi Construct tersebut tadinya untuk membersihkan Hetero-Creatures di pinggiran Clean Zone.
Red Tide dikisahkan “memakan” semua bentuk kehidupan (hewan, tanaman, manusia, Construct), seolah berusaha menyeret seluruh dunia ke dalam “mimpi buruknya”.
Penyelamatan oleh Gray Raven
Saat Gemira hampir putus asa, terdengar suara memanggil “Gemira! Garry!”
Cahaya biru membelah Red Tide, suara mesin kendaraan dan pesawat pendaratan terdengar dari berbagai arah.
Lucia berteriak ke SKK bahwa ada orang yang masih hidup.
Stage berakhir di momen kedatangan pasukan Gray Raven yang tampaknya datang untuk menyelamatkan para pengungsi dari Red Tide.
Situasi Hetero Zone & Red Tide
Babylonia menemukan ekspansi Hetero Zone dan Red Tide makin tak terkendali.
Dua permukiman pengungsi di tepi Hetero Zone musnah dalam semalam, semua pengungsi tewas.
Skuad Construct yang dikirim untuk investigasi juga “dimakan” Red Tide dan hilang kontak.
Konsentrasi Punishing Virus naik drastis, beberapa area konservasi hilang, dan Clean Zone terancam dikepung sepenuhnya.
Kekhawatiran Babylonia
Nikola dan anggota dewan membahas kemungkinan mutasi:
Hetero-Creature mulai menunjukkan perilaku berkelompok.
Dikhawatirkan mereka bisa membentuk “spesies” atau bahkan peradaban sendiri.
Contoh: tupai sudah membentuk semacam “peradaban”, dan Red Tide melahirkan bentuk kehidupan baru.
Pertanyaan besar: apakah Bumi masih “milik” manusia?
Misi Gray Raven
Tugas utama: menyelidiki penyebab perubahan di Hetero Zone dan mengukur kecepatan serta jangkauan ekspansinya.
Lee tidak ikut, karena tinggal di Babylonia untuk riset dan pengembangan perangkat pemurni virus dan frame baru (berbasis Hyperreal).
Liv menyampaikan perhitungan laju ekspansi Red Tide yang sangat mengkhawatirkan.
Pertemuan dengan Tim Manusia (Lucille)
Gray Raven menyelamatkan sebagian pengungsi dan bertemu tim penyelamat manusia murni, dipimpin wakil ketua: Lucille, dari
“For a Better Tomorrow - Sunlight Shines on All - Battlefield Trauma Emergency Rescue Team”.
Mereka berterima kasih karena bantuan Gray Raven membuat lebih banyak orang terselamatkan.
Pengungsi, Kehilangan, dan “Tradisi Pohon”
Elean, salah satu anggota, melaporkan daftar korban dan yang hilang (Garry, Tony, dsb.), serta menanyakan kabar seorang Construct bernama Moore.
Liv memeriksa dan menjelaskan nama Moore tidak ada di daftar korban, kemungkinan besar ia sudah ditarik Babylonia bersama tim patroli lain karena ancaman korupsi virus.
Elean kecewa tapi masih menyimpan harapan bisa bertemu lagi.
Kelompok pengungsi mengadakan semacam upacara:
Barang milik orang yang hilang dibungkus kain tahan air berwarna cerah, dipasang di pohon.
Nama-nama mereka dipahat di batang pohon, disertai nyanyian singkat.
Lucille menjelaskan tradisi tersebut:
Jika yang hilang masih hidup dan kembali, mereka bisa membaca informasi di pohon untuk menyusul kelompok ke lokasi berikutnya.
Jika tidak kembali, barang-barang itu jadi “warisan” yang dapat menyelamatkan orang lain yang kebetulan lewat.
Kelompok mereka sudah lama bertahan dengan “warisan” seperti ini; ada kisah seseorang yang benar-benar kembali berkat petunjuk di pohon.
Pohon-pohon ini menjadi gabungan nisan dan simbol harapan.
Bangkitnya Peradaban Red Tide (Cradle)
Di sisi lain, di dalam Hetero Forest: Red Tide menyebar seperti lumpur pekat.
Cradle mendengarkan “bisikan” dan memahami bahwa konflik dan perkembangan peradaban adalah pola yang dapat direplikasi.
Dari Red Tide lahir makhluk baru; suatu peradaban baru mulai terbentuk.
Cradle menyatakan akan memenuhi “perjanjian” dengan seseorang, lalu memerintahkan makhluk yang baru lahir:
Untuk menyebar, merebut, dan menyerap segala sesuatu yang dapat memperkaya mereka.
Untuk mencari tanah air tempat peradaban mereka bisa berakar dan tumbuh.
Rapat Internal Norman Mining Corp – Perebutan Kursi
Leonardo hendak disahkan menjadi CEO baru karena Charles Norman (CEO lama) absen 13 kali rapat.
Voting hampir selesai dan memihak Leonardo, tapi Victoria Norman tiba-tiba muncul dan menyatakan diri sebagai kandidat CEO.
Ia mengungkap punya informasi tentang “Dominik’s Legacy”, kunci reaktivasi Zero-Point Energy Reactor dan kejayaan Golden Age, yang selama ini dikejar Norman Mining.
Victoria memaparkan data: Babylonia menemukan pesan “tak tercatat” dari Gestalt yang seharusnya tidak ada—artinya ada data tersegel Gestalt yang mulai bocor dari dalam.
Ia sudah membuat kesepakatan dengan militer:
Norman menjual Helium-3 25% di bawah harga pasar + memberi data konstruksi awal Gestalt.
Sebagai gantinya, Norman boleh mengirim tim teknis untuk meneliti data tersegel Gestalt dan mencari “Dominik’s Legacy”.
Tujuannya: mengembangkan Inver-Device baru, frame baru, bahkan upaya pembersihan besar-besaran Punishing Virus dan rekonstruksi Zero-Point Energy Reactor di Bumi.
Victoria menegaskan: inilah kesempatan Norman Mining memasuki “era baru” dengan mewarisi warisan Dominik.
Babylonia – Kebuntuan Riset Perlindungan di Hetero Zone
Karenina dan Teddy menguji rancangan alat filtrasi eksternal mini setara Central Purification Filter/CPF.
Hasilnya:
Kalau tidak diganti komponennya, perangkat jadi besar dan berat (1.8 meter, seperti mesin beton).
Kalau diganti, performa jatuh jauh di bawah kebutuhan.
Meski 60% lebih efisien dari protective suit biasa, tetap tidak cukup menghadapi konsentrasi Punishing Virus di Hetero Zone.
Di latar, hampir semua pakar Babylonia (Science Council, Engineering Force, Cosmos Technicians Union) terus bekerja:
Mencoba tingkatkan daya purifikasi Omega Weapon.
Mencari external filter baru.
Fokus: solusi yang bisa dipakai banyak Construct, bukan hanya specialized frame.
Ide Baru: Integrasi Inver-Device dengan Gestalt
Mika (Construct perempuan berambut abu-abu dari Cosmos Technicians Union) mengusulkan:
Mengubah Inver-Device dengan prosesor lebih kuat.
Peneliti keberatan karena Inver-Device adalah “Black Box” berbahaya dan data Dominik banyak hilang.
Asimov mengusulkan pendekatan lain:
Bukan mengubah Inver-Device langsung, tapi menambah prosesor eksternal kuat.
Mika mengiyakan dan mengusulkan memakai Gestalt sebagai prosesor eksternal.
Kekhawatiran muncul soal risiko reverse infection Gestalt oleh Punishing Virus.
Solusi:
Pasang monitoring M.I.N.D. + cincin EMP di Construct yang ikut eksperimen.
Buat zona isolasi di dalam Gestalt: semua data virus hanya lewat area itu; jika terinfeksi, area langsung dikorbankan dan dihancurkan.
Integrasi Inver-Device dengan Gestalt akan memperkuat pemrosesan dan amplifikasi kesadaran, meningkatkan kemampuan netralisasi virus.
Simulasi menunjukkan peluang sukses > 60%.
Diputuskan: bentuk tim baru dipimpin Karenina & Mika, dibantu Teddy & Asimov.
Dominik, “Undangan”, dan Ketergantungan pada Satu Tokoh
Asimov menanyakan progres Teddy dalam membuka “undangan” Dominik (item dari SKK).
Teddy menemukan kuncinya memakai algoritma “Conundrum” era Golden Age, rumit tapi bisa dipecahkan dengan waktu.
Percakapan berlanjut ke Zero-Point Energy Reactor:
Banyak proyek memakai Zero-Point sebagai “jalan terakhir”.
Ada ide ekstrem: menghubungkan Omega Weapon ke reaktor di bulan, lalu “tembak Bumi” untuk musnahkan virus—ide yang jelas dianggap gila.
Mereka banyak menyebut nama Dominik: pencipta Inver-Device, sosok penting di balik Zero-Point Energy Reactor, dan Gestalt.
Teddy mulai gusar:
Ia menekankan bahwa riset tidak bisa terus bergantung pada satu tokoh yang sudah lama tiada.
“Peradaban tak boleh hanya bergantung pada satu orang untuk maju.”
Ancaman Baru: Evolusi Hetero-Creatures
Asimov membawa kabar dari Gray Raven:
Hetero Zone terus meluas, Red Tide mendekati Clean Zone.
Gray Raven mengunggah video: Hetero-Creatures tampak berkumpul dalam kelompok, berdiri di antara pepohonan seperti “mengamati”.
Analisis Babylonia dan Dewan:
Hetero-Creatures menunjukkan perilaku berkelompok dan terkoordinasi, seolah dikendalikan.
Lokasi-lokasi dengan gejala ini membentuk busur di luar Clean Zone, mengindikasikan:
Bisa jadi keberadaan Clean Zone memicu mutasi tak terduga.
Bagi para penyerang garis depan (Chrome, Lee, Pulao, Chaofeng):
Hetero-Creatures yang sebelumnya liar kini bergerak dengan tertib dan perlahan ke utara.
Semakin sulit untuk menyerang balik dan menembus Red Tide.
Narasi menutup dengan gambaran evolusi:
Red Tide menyebar, mewarisi sifat, dan “naik ke pucuk ranting”.
Dimotivasi naluri bertahan hidup dan keinginan untuk berevolusi, mereka sedang menuju pembentukan “peradaban” mereka sendiri.
Evakuasi dari Red Tide
Lucia mengabari SKK lewat komunikasi yang terputus-putus bahwa Red Tide dan banyak Hetero-Creatures sedang menuju ke arah rombongan.
Lucille memimpin para pengungsi: yang tua, luka parah, dan anak-anak naik kendaraan besar; yang muda mengangkut persediaan ke belakang.
Seorang kakek bernama Gemira, yang pernah diselamatkan dari Red Tide, memaksa membantu meski cedera. Ia berkata, “Di dunia ini, tak ada yang benar-benar selamat” dan menekankan bahwa manusia di bumi juga harus berjuang, bukan hanya menunggu diselamatkan.
Pertemuan pengungsi baru & konflik dengan Babylonia
Setelah berpindah ke tempat yang aman dari Red Tide, datang rombongan pengungsi baru yang kelelahan.
Seorang pria tinggi meluapkan amarah pada Babylonia dan Constructs: mereka dianggap selalu terlambat, sehingga ibunya mati di Red Tide. Pengungsi lain juga menyalahkan Babylonia.
Elean menjelaskan bahwa patroli ditarik karena Constructs juga rentan terhadap virus, dan tak ada yang ingin menghadapi Constructs yang sudah terinfeksi plus Red Tide.
Lucille menenangkan pria itu, menggenggam tangannya dan mengatakan kesedihan mereka wajar, tetapi tim penyelamat tidak berniat meninggalkan siapa pun. Ia berkata bahwa menangis adalah hak manusia, dan air mata adalah bukti adanya hidup yang pernah ada.
Ketegangan mereda; kedua kelompok pengungsi duduk di sekitar api unggun dan makan sup sayur liar bersama.
Liv dan pengungsi yang pernah ia selamatkan
Seorang perempuan muda mengenali Liv: dulu ia diselamatkan Liv di area konservasi 043/046 dengan sisa serum terakhir.
Ia memberikan “hadiah” pada Liv: tabung serum bekas yang kini diisi tanah dan benih, yang tumbuh menjadi tunas hijau kecil.
Ia buru-buru pergi sebelum Liv sempat menolak.
Percakapan pribadi dengan Lucille
SKK menemui Lucille yang sedang membersihkan kendaraan dari sisa Red Tide.
Mereka berterima kasih padanya karena membela Gray Raven di depan para pengungsi yang marah.
Lucille bercanda soal SKK punya “nama”, lalu bicara serius: tak ada gunanya saling menyalahkan; kesedihan para pengungsi wajar, tapi Gray Raven juga tidak bersalah.
Ia mengaku mungkin dialah yang menangis jika pesawat Gray Raven mendarat di tempat lain dan bukan di kelompoknya dulu.
Lucille membicarakan perbedaan Bumi dan Babylonia:
Ia merasa Bumi masih lebih “layak huni” dan nyaman dibanding stasiun Babylonia yang ia sebut “kandang yang menggantung di langit”.
Babylonia juga tidak sepenuhnya aman, mengacu ke hetero tower
Ia mengulang ide dari Gemira: di dunia ini tak ada “penyintas sejati”. Babylonia dan Bumi punya kelebihan-kekurangan masing-masing.
Constructs bertarung agar manusia bisa kembali ke Bumi, dan manusia juga harus berjuang dengan cara mereka sendiri. Mereka tak butuh dikasihani; mereka bisa menyelamatkan diri dan mempertahankan peradaban di Bumi.
Red Tide makin tak terduga
Di sekitar api unggun, Liv menyimpulkan bahwa laju ekspansi Red Tide kini 3–4 kali lebih cepat dari sebelumnya dan arahnya benar-benar acak.
Rute yang disurvei Lucia pagi itu untungnya masih aman.
SKK merasa ada hubungan dengan M.I.N.D., anomali, Hetero Zone, tapi belum bisa merangkainya.
Perintah mendadak dari Asimov
Komunikasi dengan Babylonia terganggu; booster sinyal pun gagal. Akhirnya panggilan video dengan Asimov tersambung.
Asimov memberi misi baru dan sudah mengatur pesawat transport untuk menjemput tim dalam 5 menit.
Rencana: menambahkan interface eksternal ke Inver-Device dan menghubungkannya ke Gestalt untuk memperkuat kesadaran dan kemampuan proses Inver-Device.
“Dominik” yang pernah disebut Qu diduga adalah data dalam Gestalt yang menyusup ke simulasi Huaxu.
Asimov memilih SKK karena satu‑satunya yang punya pengalaman operasi di dalam Gestalt. Probabilitas sukses eksperimen naik dari 64,13% ke 69,29%.
Lucia menerima perintah untuk mengawal pengungsi ke Clean Zone bersama Liv, sementara SKK kembali ke Babylonia. Mereka berjanji akan bertemu lagi.
Babylonia – Teddy dan Project Herald
Di ruang eksperimen Babylonia, Teddy (Christina) sendirian di depan prototipe, membaca data di terminal. Ia meremehkan hasil riset yang “masih kalah dari Victoria” meski punya bantuan “si kakek”.
Kilas balik singkat: dulu dia ditekan untuk “mengikuti jejak ayahnya” dan menganggap Dominik sebagai satu-satunya harapan manusia kembali ke Bumi. Ia kini menyebut semua itu “omong kosong” dan “keyakinan absurd” yang tak seharusnya diulang.
Teddy menjalankan program intersepsi data, berharap Leonardo punya cara menghentikan sesuatu.
Ia menegaskan dalam hati: Project Herald tidak boleh diaktifkan lagi, dan pengorbanan buta di masa lalu tidak boleh dimuliakan kembali.
Konflik di Norman Mining Corp
Leonardo, yang sekarang jadi figur politik Norman Mining Corp, sedang tersudut karena adiknya, Victoria, tiba-tiba muncul membawa slogan “Dominik’s Legacy” dan merebut dukungan lebih dari setengah dewan.
Di balik Victoria, ada dukungan ayah mereka (“si orang tua”) yang sejak dulu tidak pernah benar‑benar menganggap Leonardo sebagai pewaris utama. Perusahaan ini dulunya bangkit karena pengaruh Dominik, jadi nama Dominik masih sangat “sakti” secara politik.
Leonardo curiga Victoria dipersiapkan untuk menjadi “Herald” baru dan bahwa proyek lama bernama Project Herald akan dihidupkan kembali, memakai “informasi yang seharusnya tidak ada” dari Gestalt dan riset Babylonia.
Leonardo meminta bantuan Trojan: Trojan tetap bekerja seperti biasa, menyusup mendekati konsultan keamanan Victoria dan mencari tahu apa yang Norman ketahui tentang “Dominik’s Legacy”. Leonardo bersumpah Project Herald harus dihentikan dengan cara apa pun.
Gosip Project Herald di kalangan peneliti
Di Babylonia, para peneliti membicarakan bahwa Norman Mining Corp sedang merekrut Herald baru untuk sebuah rencana, dan bayaran mereka sangat tinggi.
Teddy mendengar dan muak, merasa Leonardo masih jauh dari bisa mengendalikan situasi.
Teddy dan Karenina kemudian membahas siapa yang akan dihubungkan ke Gestalt untuk eksperimen Inver-Device:
Mika ingin, tapi harus bantu dari luar karena pembimbingnya sakit.
Asimov ingin, tapi ditolak karena harus dijadikan Construct dulu.
Norman Mining Corp lalu membuat kesepakatan dengan pihak militer: mereka menyerahkan data awal konstruksi Gestalt (termasuk dokumen rahasia era Great Evacuation) dan sebagai gantinya:
Boleh ikut memilih Construct pertama yang disambungkan ke Gestalt.
Boleh mengirim teknisi untuk terlibat penuh dalam eksperimen.
Norman memilih Teddy sebagai Construct untuk uji coba koneksi. Teddy diberi hak memilih maupun menolak, tapi ia langsung menerima, menganggap ini bagian dari tugasnya dan waktu tidak boleh disia-siakan karena tiap menit berarti lebih banyak nyawa yang hilang di Bumi.
Persiapan eksperimen Gestalt
Babylonia
1899/12/30 14:00
SKK tiba di fasilitas uji baru dekat pusat komputasi Babylonia, yang dibuat khusus untuk eksperimen koneksi Gestalt.
Di sana ada Karenina, Teddy, Lee, Asimov, Mika, plus sekelompok peneliti berseragam lab coat dengan simbol asing—mereka adalah peneliti Norman Mining Corp.
Teddy menyebut mereka: “pengikut buta, pemimpi tidak realistis, dan pelaksana ambisi kosong.”
Menurutnya, Norman terobsesi pada Dominik dan percaya kalau mereka bisa menggali sedikit saja informasi tentang Dominik, Punishing Virus akan “takut” dan kabur dari Bumi.
Teddy mengkritik pola pikir itu:
Orang‑orang menjadikan Dominik sebagai “jawaban instan” yang menunda mereka berpikir sendiri.
Ia meragukan apakah pahlawan masa lalu benar‑benar bisa menyelamatkan masa kini.
Ia menegaskan bahwa manusia harus melangkah sendiri kalau mau benar‑benar maju, bukan hanya menggantungkan diri pada “arkeologi teknologi” dan hero lama.
Sementara itu, Karenina menyelesaikan perangkat koneksi; uji semua perangkat (Device No.1, No.2, sistem keseluruhan) dinyatakan “all clear”.
Asimov mengingatkan cara kerja eksperimen:
M.I.N.D para Construct akan dimasukkan ke ruang virtual di dalam Gestalt sebagai “program virtual”.
Terminal SKK diberi otorisasi untuk memandu mereka di dalam.
Tingkat konsentrasi Punishing Virus akan dipantau dan ada ambang risiko dengan alarm.
Misi tambahan dari Asimov:
Saat berada di dalam Gestalt, SKK diminta memeriksa data internal Gestalt terkait Dominik.
Berdasarkan hipotesis lama, sangat mungkin Dominik masih “eksis” di dalam Gestalt, meski hubungan “Gestalt vs Dominik” tidak jelas—bisa saling benci atau hal lain.
Teddy akan terus mengikuti dan mendukung SKK di dalam Gestalt, dan eksperimen siap dimulai.
Eksperimen Inver-Device & Gestalt
Teddy menemukan glitch dalam kode Gestalt, bukan virus, tapi celah aneh yang baru ketahuan sekarang.
Setelah uji coba imersi selesai, Asimov menjelaskan bahwa:
Prosesor Inver-Device meningkat performanya saat terhubung dengan Gestalt.
Frame Teddy bisa menahan konsentrasi Virus Punishing lebih tinggi dari perkiraan.
Namun, M.I.N.D. Teddy jadi sangat tidak stabil ketika konsentrasi virus meningkat.
Glitch tersebut ternyata berisi informasi yang sempat bocor, kemungkinan terkait data Inver-Device.
Para peneliti berpendapat: jika mereka meneliti glitch tanpa membuka penuh kekuatan komputasi Gestalt (yang diibaratkan kotak Pandora), mungkin mereka bisa meningkatkan teknologi Inver-Device.
Dewan akhirnya mayoritas setuju melanjutkan eksperimen karena umat manusia sedang sangat terdesak dan butuh harapan apa pun.
Rencana Norman Mining Corp & “Heralds”
Seorang tokoh tua (Charles) memantau perkembangan ini dan menganggapnya sebagai “kejutan baru” yang ditinggalkan Dominik.
Victoria menolak ide mengirim Christina ke misi berbahaya karena Norman Mining Corp membutuhkan “penerus Dominik”.
Sang tokoh tua berpendapat: Christina yang jenius memang penting, tapi tetap tidak bisa menandingi Dominik sendiri; dia merasa keputusannya sejauh ini sudah terbukti benar.
Kandidat baru “Herald” untuk Reaktor 1 sudah lengkap dan siap. Mereka akan mulai bergerak setelah teknologi hasil kerja sama dengan militer diperoleh.
Leonardo diabaikan—rencananya tidak dianggap ancaman. Dewan Pengawas (Supervisory Board) akan berpihak pada Victoria.
Sang tua yakin batch Herald kali ini akan melampaui generasi sebelumnya.
Kilasan Masa Lalu: Dominik & Charles Norman
Terdapat kilas balik di sebuah pesta besar, penuh ilmuwan ternama, dengan Dominik hadir sebagai figur pusat yang dikagumi.
Dominik digambarkan sebagai ilmuwan brilian yang memimpin manusia memasuki Golden Age dan membawa mereka melangkah lebih jauh, bahkan ke bintang-bintang.
Charles Norman muda hadir di pesta itu, gugup karena takut dianggap pengusaha rakus, tetapi ia tahu masa depan perusahaannya bergantung pada kesempatan seperti ini.
Dominik memilih Norman Mining Corp karena ketulusan penawaran dan kualitas mineralnya.
Kerja sama Dominik dengan Norman Mining Corp mengangkat mereka, dan bahkan seluruh umat manusia, ke puncak baru.
Di masa kini, Charles mengangkat gelas dan “bersulang” dari jauh kepada sahabat lamanya, bersumpah akan terus bekerja sama demi masa depan yang lebih cerah.
Rombongan pengungsi yang dipimpin Lucille, Elean, dan Gray Raven (Lucia, Liv) tiba di sebuah hutan yang tampak aman, subur, dan cocok jadi pemukiman. Mereka sempat beristirahat dan menikmati kehangatan matahari, sambil membicarakan Babylonia dan sahabat Lucille, Mika, yang sekarang tinggal di sana.
Lucia mengecek situasi dan menemukan jejak Red Tide sekitar 100 km dari lokasi mereka. Pergerakan Red Tide tidak bisa diprediksi, jadi Lucia menyimpulkan mereka harus pergi hari ini atau besok meskipun para pengungsi baru saja merasa tempat ini seperti “rumah baru”.
Di kamp, terjadi keributan antara seorang observer (peneliti dari stasiun observasi area konservasi) dan para pengungsi.
Observer ngotot membawa peralatan dan dokumen penelitiannya untuk dikirim ke Babylonia, menganggap itu sangat berharga.
Para pengungsi marah karena barang-barang itu memakan ruang yang seharusnya bisa dipakai untuk makanan, benih, dan persediaan lain.
Lucille melerai, dan tepat saat itu Liv memberi tahu soal ancaman Red Tide, memaksa mereka untuk segera memutuskan: tinggal dan berisiko dimakan Red Tide, atau pergi lagi.
Saat Lucille mengumumkan bahwa mereka harus meninggalkan tempat itu, para pengungsi sedih. Seorang anak menangis karena baru saja menanam benih yang mulai bertunas dan menganggap tempat itu akan jadi rumah tetap.
Lucille lalu:
Menghentikan tangisan mereka dengan “membunyikan” tutup panci,
Menegaskan bahwa mereka punya pilihan tunggal: pergi dan tetap hidup,
Menguatkan semua orang dengan gagasan: selama mereka bersama, di mana pun bisa menjadi “rumah”.
Para pengungsi akhirnya menerima keputusan tersebut. Mereka berkemas dan berangkat lagi, meski takut dan lelah, tapi tetap mempertahankan harapan.
Liv membantu seorang anak memindahkan tanaman kecilnya ke dalam botol serum agar bisa dibawa, sebagai simbol harapan bahwa suatu hari nanti mereka akan menanamnya di Clean Zone.
Di bagian penutup adegan, di tempat lain:
Charles berbicara dengan cucunya, Victoria, tentang “balas budi” generasi muda kepada orang tua yang telah memberi mereka hidup dan kebahagiaan.
Victoria melaporkan bahwa militer telah memasuki fase kedua eksperimen “Heralds” dan batch pertama sudah mulai transformasi.
Charles, meski sudah renta dan sesak napas, merasa ini saatnya “kemuliaan esok hari” dan mengangkat “toast” untuk Dominik.
Teddy, Karenina, dan Gestalt
Teddy memarahi Karenina soal alarm dan kerja cerobohnya, lalu mengajaknya pergi ke Gestalt karena Asimov dan SKK menunggu.
Di depan markas Engineering Force, mereka bertemu Leonardo secara tak terduga.
Teddy & Leonardo (masa lalu – “Christina”)
Leonardo memanggil Teddy dengan nama lamanya, Christina, dan mereka masuk ke koridor sepi untuk bicara rahasia.
Terungkap konflik internal di Norman Mining Corp: “si orang tua” (Charles Norman) dan Victoria bekerja sama menguasai perusahaan dan ikut campur soal Gestalt.
Flashback:
Christina (Teddy dulu) dan Leonardo menyusun rencana untuk menyelamatkan Victoria dan keluar dari kendali keluarga Norman.
Christina menemukan bukti transaksi gelap Norman Mining Corp dengan Kurono Group, yang bisa jadi senjata politik.
Dia benci gelar “Penerus Dominik” dan menyamakan hidup di Norman/Babylonia seperti pindah dari sangkar kecil ke sangkar lebih besar.
Tujuan utamanya: membebaskan Victoria, lalu baru memikirkan masa depan sendiri.
Christina mulai yakin dan berkata akan membantu Leonardo, bahkan memikirkan buka bengkel perbaikan terminal setelah bebas.
Pengkhianatan Leonardo & perubahan Christina jadi Teddy
Saat hendak bertemu di lokasi yang disepakati, Christina hanya menemukan surat dari Leonardo: ia memutuskan kembali ke rumah untuk mewarisi harta Norman Mining Corp.
Christina marah dan terluka oleh pengkhianatan ini, tapi akhirnya meninggalkan masa lalu itu dan menjalani identitas baru sebagai Teddy di Babylonia.
Pertemuan mereka di masa kini
Leonardo datang ke tempat kerja Teddy dan bersikap seolah santai, bertanya apakah Teddy menikmati pekerjaannya.
Teddy menegaskan, “Tidak ada Christina di sini. Namaku Teddy.”
Leonardo mengaku kembali ke Norman demi mewarisi kekayaan karena hanya dialah ahli waris yang tersisa (Teddy “hilang”, Victoria sakit).
Obrolan bergeser ke Project Herald:
Leonardo menjelaskan bahwa Victoria sekarang duduk di Dewan Pengawas dan justru jadi pendorong utama Project Herald, didukung sepenuhnya oleh para petinggi yang fanatik pada “Dominik’s Legacy”.
Ia tak tahu apa yang sudah ditanamkan Charles Norman ke kepala Victoria.
Teddy memutuskan untuk bekerja sama sementara dengan Leonardo:
Tujuan: Menghentikan Project Herald dan menyelamatkan Victoria, sekaligus para “Herald” lain yang dikirim ke bawah tanah.
Teddy menyembunyikan pengawasan di sekitar dan menawarkan dokumen asli Norman serta surel internal sebagai bahan tukar informasi.
Leonardo membalas dengan info: obsesi Charles Norman pada “Dominik’s Legacy” berasal dari informasi yang dibawa pulang para Herald sebelumnya.
Science Council, Dominik, dan Kota Zero-Point Reactor 1
Beralih ke Asimov, SKK, Nikola di Science Council.
Analisis data Red Tide menunjukkan semua Red Tide berkumpul menuju satu titik: kota pertama tempat ZPE muncul, lokasi Zero-Point Reactor pertama (Reactor 1).
Kota itu adalah titik awal Punishing VIrus, di mana tim pelopor yang dipimpin Dominik dulu menutup Reactor 1, lalu dinyatakan “hilang”.
Data lama kejadian:
Konsentrasi Punishing Virus tiba-tiba melonjak 20.000 kali dalam 300 milidetik, kontak dengan tim Dominik terputus.
Tak ada lagi reaksi energi terdeteksi; disimpulkan reaktor berhasil dimatikan, tapi tim tetap berstatus “hilang”.
Karena ketidakpastian itu, Nikola ragu memakai senjata besar seperti Omega Weapon atau Longinus secara sembrono.
Asimov resah: secara teori tak ada manusia yang bisa selamat dari kadar virus setinggi itu, tapi Dominik berhasil mematikan reaktor—artinya ada sesuatu yang tersembunyi.
Petunjuk tentang “lebih dari satu Dominik” & kode dari masa depan
Qu pernah berkata: “Kau pikir satu Dominik saja yang melakukan semua itu?” → mengisyaratkan ada lebih dari satu sosok/versi Dominik.
Asimov bertanya-tanya: dunia seperti apa yang sebenarnya dilihat Dominik, dan rahasia apa yang ia bawa di dalam kota yang tertutup virus itu.
Asimov lalu membuka lapisan kedua dari storage card yang dibawa SKK:
Di dalamnya ada kode terenkripsi dengan metode yang terasa familiar.
Ia menghubungkannya dengan Heteromer Shard dari kasus Bianca Phantom Tracer—pecahan inti hasil heteromerisasi Punishing Virus yang pernah dipasang pada frame Hyperreal Lee, disebut sebagai “gift of the 'future'.”
Asimov menduga, mungkin kode ini juga “hadiah” yang dikirim Nanami dari masa depan, dan itu bisa jadi celah baru untuk menyelidiki misteri ini.
Situasi di Testing Ground
SKK datang terlambat 1 menit 21 detik, Teddy menggoda ingin menghukumnya dan minta dibelikan minuman elektrolit rasa ceri.
Teddy sedang minum cairan hitam aneh untuk menambah energi, bukan minuman elektrolit biasa.
Karenina mengkhawatirkan stabilitas M.I.N.D. Teddy soal eksperimen Gestalt, tapi Teddy menegaskan dia masih sepenuhnya sadar (bahkan mengingat ucapan pedas Karenina di masa lalu).
Suasana Proyek Penelitian Besar
Di ruang uji, banyak peneliti dari berbagai organisasi: Science Council, Engineering Force, Cosmos Technicians Union, dan Norman Mining Corp.
Mereka telah menolak 1324 proposal dan menyaring 543 lainnya. Begitu sebuah proposal lewat ambang kelayakan 50%, langsung dibentuk tim untuk mengujinya—SKK dan tim Teddy adalah salah satunya.
Karenina dan Mika sempat berdebat, lalu diam setelah ditegur Asimov. Mika memulai uji simulasi terakhir untuk mencari “breach”.
Pembicaraan soal Dominik dan Dominik’s Legacy
Masih ada pihak yang ingin mencari “Dominik’s Legacy”, meski kemungkinan besar dokumen itu sudah lenyap di permukaan yang dikuasai Corrupted dan Hetero-Creatures.
Teddy mempertanyakan orang-orang yang menggantungkan harapan pada legenda dan masa lalu, bukannya bergerak maju.
Dia menolak “harapan” yang harus dibayar dengan nyawa.
Penjelasan Project Herald (Flashback Norman Mining Corp)
Dalam rapat internal Norman Mining Corp, Charles Norman mendapat laporan:
Stasiun luar angkasa telah jatuh, armada kapal luar angkasa hancur, dan mereka fokus memperbaiki kapal koloni Eden-II.
Semua pesawat tempur antariksa hampir habis. Inti Gestalt berhasil diambil dan dipindahkan.
Dominik memimpin tim menuju Reactor 1 untuk mematikannya, tapi kontak dengan mereka hilang.
Konsentrasi Punishing Virus di sekitar Reactor 1 melonjak ke tingkat tak terukur, diduga tak ada yang bisa selamat, meski Reactor 1 memang berhasil dimatikan.
Charles memaksa agar Dominik dicari “dengan cara apa pun”, termasuk mengubah orang jadi Construct dan mengirim mereka sebagai pionir, mengabaikan biaya dan nyawa.
Bagi Charles, Dominik adalah kunci: penemu Zero-Point Reactor, Gestalt, Inver-Device, dan pendorong Golden Age. Ia yakin hanya Dominik yang bisa memulihkan kejayaan itu.
Makna Project Herald bagi Teddy
Norman Mining Corp mengirim banyak tim pionir bernama “Heralds” ke kota Reactor 1. Beberapa berhasil mengirim data, tapi tak satu pun yang kembali hidup.
Ayah Teddy adalah salah satu Herald.
Ia menilai kakeknya (Charles) mengorbankan anaknya sendiri demi Dominik dan kejayaan masa lalu.
Bagi Teddy, “Project Herald” hanya nama indah untuk ladang eksekusi:
Bukannya berusaha maju, mereka justru “menggali kubur orang kaya” dan memohon sisa perlindungan.
Ia meremehkan ketergantungan pada legenda dan menolak duduk diam di “penjara luar angkasa” menunggu “Herald” mengembalikan kejayaan.
Kembali ke Uji Eksperimen Sekarang
Mika menyatakan tes selesai dan lokasi “breach” sudah dipastikan.
Karenina bertanya apakah Teddy tak butuh istirahat, tapi Teddy menolak karena waktu mendesak.
Setiap data dari eksperimen Inver-Device bisa menguji satu kemungkinan. Lebih cepat mereka menemukan apa itu breach, lebih cepat mereka bisa tenang.
Teddy menenggak habis cairan hitamnya, memastikan bahwa urusan SKK juga berjalan lancar, lalu berkata bahwa setelah SKK siap, mereka akan segera berangkat.
Penemuan Skema Inver-Device
Di Science Council Testing Ground, tim (Asimov, Mika, dan peneliti lain) menemukan data berisi skema Inver-Device serta konsep modifikasinya dengan prosesor lebih kuat.
Data itu sangat cocok dengan eksperimen yang sedang mereka jalankan, tapi terasa terlalu “kebetulan”.
Kecurigaan soal Gestalt dan Informasi Misterius
SKK merasa semua informasi yang muncul belakangan ini—pesan Gestalt yang seharusnya tidak ada dan data modifikasi Inver-Device dari breach—terkesan seperti disusun seseorang menurut sebuah rencana.
Teddy dan Asimov menduga ada pihak yang “mengatur” kebocoran informasi ini.
Teddy menyimpulkan, jika benar, maka kemungkinan besar informasi itu dikirim dari dalam Gestalt, bukan dari luar—mengaitkannya dengan “Dominik” dan kemungkinan entitas lain di balik batasan daya komputasi Gestalt.
Proyek Herald Dimulai Kembali
Sebuah notifikasi muncul: Keluarga Norman memulai putaran baru Project Herald.
Percakapan Teddy dan Leonardo (Norman Mining Corp)
Di Babylonia, Teddy menghubungi kakaknya, Leonardo, yang bekerja di Norman Mining Corp.
Teddy marah karena Leonardo hanya bisa memberi tahu 5 menit sebelum batch baru “Heralds” mendarat, sehingga ia hampir tak punya waktu untuk bertindak.
Leonardo beralasan bahwa Victoria sangat ketat menjaga rahasia, sampai menyuruh pergi pengawal pribadinya, jadi ia cuma mengandalkan informan.
Ia juga meremehkan kemungkinan Teddy bisa menghentikan proyek, bahkan jika ia tahu 3 hari lebih awal (misalnya dengan meretas pengumuman atau sistem shuttle).
Sikap Leonardo terhadap Teddy
Setelah Teddy menutup sambungan, Leonardo termenung dan terlihat lelah.
Ia merasa sebagai orang dewasa, dialah yang seharusnya menanggung “kegelapan” dunia ini, bukan Teddy.
Intinya, ia ingin melindungi Teddy: “Biarkan aku yang urus… aku tidak akan membiarkan tanganmu kotor. Anak-anak seharusnya percaya pada orang dewasa.”
Misi “Heralds” Norman Mining Corp
Norman Mining Corp mengirim para Construct elit bernama “Heralds” ke sekitar Reactor 1, wilayah dengan konsentrasi Punishing virus sangat tinggi.
Victoria dan Charles melihat mereka berangkat; bagi keluarga Norman, keberhasilan eksplorasi ini adalah “demi hari esok Norman”, dengan prinsip “dengan cara apa pun”.
Kesesatan di dekat Reactor 1
Dua Herald (1 & 2) menyusuri zona yang menurut peta adalah wilayah aman peninggalan pendahulu mereka.
Muncul kabut tipis, Red Tide dan Hetero-Creature. Radar dan terminal mereka kacau, komunikasi dengan Babylonia putus-putus.
Rute di peta tampak salah; mereka masuk ke area dengan konsentrasi Punishing yang meningkat drastis, perlindungan mereka terkikis.
Kematian dan “tombol terakhir”
Hetero-Creature menyerang; tubuh mekanis Herald 1 & 2 terkikis parah, mereka tak berdaya.
Herald 1 teringat pesan kapten: ada tombol tersembunyi di dalam rangka, “jangan dipencet kecuali sangat darurat”.
Di ambang kehancuran, Herald 1 menyadari tombol itu adalah opsi terakhir yang disiapkan Norman, lalu berjuang menggapainya.
Munculnya Cradle
Seorang gadis kecil muncul di atas Red Tide, tidak terpengaruh Virus. Ia memperkenalkan diri sebagai “Cradle”, “kehendak Red Tide, inkubator peradaban baru”, bukan Ascendant.
Ia mengangkat tubuh Herald 2 dan berkata bahwa para “penyintas” bisa beristirahat di “Cradle” dan akan “terlahir kembali” di peradaban baru yang bahagia.
Herald 1, dalam sisa kesadarannya, akhirnya menekan tombol merah itu. Ledakan besar terjadi di kejauhan.
Tim Lucia & para pengungsi
Lucia dan Liv memimpin para pengungsi melewati zona berbahaya. Komunikasi dengan Babylonia terputus, radar rusak, posisi mereka melenceng jauh dari rencana.
Mereka menemukan tas berlumpur Red Tide dengan lambang Norman Mining Corp dan peta Herald yang sudah terkorosi, berisi catatan bahwa Herald berniat mencapai kota tempat Reactor 1 berada.
Liv sadar peralatan dalam tas itu baru (kurang dari dua tahun), berarti Herald itu baru-baru ini beroperasi di sana.
Ancaman Red Tide yang bergerak
Lucia kembali dari pengintaian dengan kerusakan di kakinya—bekas sesuatu yang sempat membelit. Ia melihat Red Tide di arah jam delapan, bergerak menuju mereka, dan memerintahkan evakuasi segera.
Seorang “Observer” ingin tetap mengumpulkan data frekuensi aneh Red Tide, yakin bacaan ini sama dengan yang pernah terdeteksi sebelumnya, demi membuktikan pengorbanan rekan‑rekannya tidak sia-sia.
Meski penuh tekanan, mereka semua memutuskan untuk segera pindah, berpegang pada keyakinan bahwa pasti ada jalan keluar dan mereka bisa menyelamatkan semua orang.
Pelarian dari Red Tide & Pertemuan dengan Lucille
Crowe, Kaully, dan Moore terluka parah setelah bertemu sosok aneh di dalam Red Tide; kaki armor Crowe sampai harus dipotong.
Alat pemancar sinyal Kaully hancur, tapi itu menyelamatkan mereka.
Saat mereka hampir putus asa, rombongan pengungsi yang dipimpin Lucille datang dengan kendaraan dan mengevakuasi mereka.
Mereka bergabung dengan Lucia dan Liv, yang ternyata juga tersesat karena Red Tide bergerak tidak beraturan dan sinyal komunikasi buruk.
Penjelasan tentang “Cradle”
Crowe menceritakan bahwa mereka terseret sampai ke kota tempat Reaktor 1 berada, di dalam Hetero Zone dengan konsentrasi Punishing Virus sangat tinggi.
Di tengah Red Tide, mereka melihat seorang gadis kecil berjubah hijau, bertelanjang kaki, berdiri di atas Red Tide dan bisa memanggil Hetero-Creature seperti kelinci.
Gadis itu menyebut dirinya Cradle, menyapa mereka dengan sopan seperti mengikuti “etika manusia”.
Kaully menjatuhkan pemancar sinyal; Cradle tertarik pada alat itu sehingga mereka sempat kabur.
Kaully dan Lucia menduga Cradle bukan Ascendant biasa, dan mungkin “makhluk” yang sepenuhnya tersusun dari Red Tide dan Punishing Virus, bukan Construct.
Kondisi Pasukan & Pengungsi
Pemancar sinyal hilang, jadi Praying Mantis benar‑benar terputus dari Babylonia.
Kendaraan masih punya cukup energi dan makanan untuk beberapa hari. Liv dan Lucia memutuskan untuk beristirahat dan bergerak lagi saat fajar, sambil terus memberi harapan pada para pengungsi meski arah sebenarnya belum pasti.
Lucia cemas: bila Cradle dan Red Tide menyusul ke kamp, ia ragu bisa melindungi semua manusia. Ia teringat pada SKK dan bertanya-tanya apa yang akan ia lakukan.
Cradle Mendirikan “Peradaban” Baru
Di kota Reaktor 1 yang sudah menjadi “kuburan peradaban”, Cradle memasuki perpustakaan yang hancur.
Ia berbicara tentang pola peradaban: bangkit, runtuh, lalu bangkit dan runtuh lagi; semuanya harus dicatat dan “direbut”.
Di depan robot penjaga perpustakaan yang sudah rusak, Cradle secara simbolis “membeli” tanah itu dengan meletakkan sebuah keping kayu.
Dari Red Tide, ia “melahirkan” Hetero-Creature dan membentuk semacam “tanah air” merah di antara buku-buku busuk.
Cradle menyatakan bahwa ini adalah awal peradaban baru milik mereka:
Peradaban butuh perkembangan dan musuh.
Ia mengirim Hetero-Creature untuk menyebar, menyerap, dan merebut segala yang bisa memperkaya mereka.
Leonardo & Trojan (Babylonia / Norman Mining Corp)
Trojan sudah pindah kerja ke bawah Victoria dan mengejek Leonardo, mantan bosnya.
Setelah menutup panggilan, Leonardo menyadari pola ketukan Trojan adalah kode, lalu mengambil dokumen berisi data penting tentang Dominik dan insiden Reaktor Titik Nol 1.
Situasi Babylonia & Hetero Zone
Babylonia sedang krisis: Hetero Zone meluas cepat, banyak pasukan ditarik turun ke darat.
Trojan santai di area komersial yang kini sepi, membaca berita soal reputasi Norman Mining Corp yang memburuk dan konflik dengan tentara Babylonia soal Reaktor 1.
Ia tahu Leonardo sudah menyiapkan langkah untuk menahan perusahaan, dan bertanya-tanya bagaimana ia akan memakai rekaman yang dimilikinya.
Flashback: Operasi Penutupan Reaktor 1
Di dekat Reaktor 1, sekitar 100km jauhnya, pasukan dan staf Norman mendirikan kamp. Tempat itu dulunya kota maju yang dibangun mengelilingi Zero-Point Reactor.
Kapten pasukan sadar misi ini kemungkinan bunuh diri, tapi berharap bisa menyelamatkan ibunya jika reaktor berhasil dimatikan.
Science Council Section 1 datang dipimpin Chief / Dominik, perancang Reaktor 1. Mereka memutuskan:
Hanya para peneliti yang akan masuk kota untuk mematikan reaktor.
Pasukan dan Norman Mining Corp harus mundur sejauh ≥300 km, menjadi “garis pertahanan kedua” bila tim pertama gagal.
Rombongan putih (para peneliti) masuk kota bagai “perahu layar putih di laut merah”.
Kegagalan & Ledakan Punishing Virus
Pasukan dan staf baru mundur sampai ±280 km. Kapten menolak lanjut mundur karena ingin bisa membantu jika Dominik cs kembali.
Trojan justru mematuhi instruksi dan pergi lebih jauh sendirian.
Tak lama, alat deteksi Punishing Virus berbunyi keras: konsentrasi virus melonjak ekstrem.
Gelombang kejut dari arah Reaktor 1 menyapu daerah itu; komunikasi dengan semua tim dan Science Council Section 1 terputus total.
Kendaraan-kendaraan di belakang Trojan satu per satu hening—semua yang tak cukup jauh pada dasarnya mati.
Trojan yang sudah di luar radius 300 km selamat dan dari kejauhan hanya bisa melihat kota yang masih berdiri sunyi diselimuti kabut tipis.
Data operasi berakhir dengan daftar nama orang yang terlibat—implikasinya: seluruh tim Dominik tewas atau setidaknya tidak ada yang selamat.
Reaksi Leonardo
Kembali ke masa kini, Leonardo selesai membaca data itu dan menyadari Trojan telah memberinya bukti besar soal apa yang terjadi dengan tim Dominik dan Reaktor 1.
Rencana Victoria & Keluarga Norman
Di ruang rapat keluarga Norman, Victoria menyatakan keputusannya melanjutkan Proyek Herald menggunakan teknologi Inver-Device.
Christina akan jadi Construct di Engineering Force (jangkar militer keluarga Norman).
Victoria, sebagai ahli waris bisnis, akan mengerahkan “Herald” baru: para pegawai tingkat tinggi Norman dan keturunan mereka, yang menurutnya “pantas” menerima kehormatan ini.
Ia yakin Leonardo hanya bisa menghalangi lewat tekanan moral dan koneksi lama; Norman Mining Corp akan jalan sendiri demi “kejayaan” yang dipimpin Dominik (atau sesuatu yang mengatasnamakan Dominik).
Charles mendukung dan menunggu kabar baik untuk merayakan keberhasilan Victoria.
Mika & Teddy: Pengembangan Teknologi Inver-Device
Di Testing Ground Science Council, Mika dan Teddy menguji model antarmuka eksternal kedua untuk menghubungkan Constructs ke Gestalt lewat Inver-Device.
Solusi terbaru memang bisa memperkuat kesadaran Construct agar tahan Punishing Virus, tapi butuh stabilitas M.I.N.D. sangat tinggi, sehingga hanya segelintir skuad elit yang cocok.
Mereka butuh dua dataset eksperimen lagi.
Teddy bersikeras melanjutkan uji coba sendiri dalam Gestalt, meski berbahaya bagi M.I.N.D.-nya. Mika sempat menawarkan diri, tapi Teddy menolak karena butuh orang yang mengawasi data di luar.
Teddy bahkan sengaja “mengurung” SKK, Asimov, dan Karenina agar mereka dipaksa istirahat, lalu memutuskan untuk melanjutkan eksperimen tanpa menunggu mereka.
Dengan sikap tak gentar terhadap bahaya, Teddy kembali memasuki Gestalt.
Awal di Star of Life
SKK terbangun di ruang medis Star of Life.
Hippocrates menjelaskan bahwa SKK pingsan karena kelelahan parah dan kurang tidur setelah bekerja berhari-hari di Science Council Testing Ground.
Di sebelah SKK, Asimov juga tertidur sangat lelap sampai sulit dibangunkan.
Penyebab Kejadian
SKK dan Asimov terlalu memaksakan diri dengan eksperimen terkait Inver-Devices dan koneksi Gestalt.
Hippocrates menegur karena mereka bahkan memaksa buka Sleeping Pod dan “kabur”, mirip dengan apa yang pernah dilakukan Teddy dan Mika.
Kedatangan Karenina
Tiba-tiba terdengar suara keras; Karenina menerobos masuk dengan Blast Hammer, mencari Teddy.
Hippocrates siap menagih biaya perbaikan Sleeping Pod dan pintu ke Engineering Force.
Terminal Karenina berbunyi, dan ia mendapat kabar bahwa Teddy terjebak di Gestalt.
Penjelasan Mika di Testing Ground
Di Science Council Testing Ground, Mika melaporkan bahwa mereka melakukan delapan kali koneksi dengan model antarmuka eksternal versi kedua.
Saat koneksi ke-9, Teddy tiba-tiba kehilangan kontak:
Tanda vital stabil
Tidak ada indikasi kontaminasi M.I.N.D.
Namun Teddy sama sekali tidak mengirim sinyal balik
Mika menduga Teddy terperangkap di dalam Gestalt.
Rencana Penyelamatan
Asimov yang sudah segar kembali memerintahkan pelacakan lokasi sinyal terakhir Teddy.
Ia menyuruh SKK bersiap untuk immersion (masuk ke Gestalt).
Asimov berasumsi Teddy menemukan “breach” baru di dalam Gestalt dan terjebak di sana.
Dia dan Mika akan memantau dari luar, sementara SKK masuk untuk mencari dan menyelamatkan Teddy.
Penemuan skema Inver-Device
Terminal berhasil memecahkan skema Inver-Device yang sama seperti sebelumnya. Proyeksi skema itu berputar seakan mengejek atau mengasihani.
Teddy kesal karena terus merasa dimanipulasi oleh situasi ini.
“Dinding” data dan kecurigaan
Teddy menjelaskan ada dua jenis batasan:
Pembatasan daya komputasi yang “dikunci dari luar ke dalam”.
“Dinding” yang justru “dikunci dari dalam ke luar”.
Ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada sesuatu di dalam sistem yang sengaja mengurung atau mengisolasi dirinya sendiri.
Asimov dan petunjuk dari perangkat Nanami
Asimov menjelaskan, setelah Teddy membuka kunci data Conundrum, ia berhasil mendekripsi bagian kode “invitation”.
Kode itu tidak rumit tapi sangat kacau, dengan batas-batas kondisi yang aneh. Pola seperti ini pernah ia lihat di database internal Science Council.
Ia mengaitkan hal ini dengan “Full Sensory Simulation Device” buatan Nanami di masa lalu:
Kodenya sangat berantakan, tapi entah bagaimana berfungsi sempurna.
Perangkat itu jarang dibahas karena penelitian saat itu fokus pada energi dan senjata.
Beberapa peneliti mengaku bisa “melihat warna dari kata-kata” setelah menggunakannya.
Asimov berniat menggunakan source code perangkat Nanami itu untuk reverse engineer/rekayasa balik “invitation” final yang mereka terima.
Nanami, Qu, dan rasa curiga
SKK mengingat senyum Nanami dan merasa ia bukan tipe yang membuat sesuatu yang “terlalu serius” dengan sengaja, tapi kemungkinan ini justru bisa jadi “petunjuk” yang Nanami tinggalkan.
Mereka juga teringat ekspresi Qu saat memberikan “invitation”, menegaskan firasat bahwa ini bukan hal sederhana.
Motivasi Teddy terhadap Dominik
Teddy meminta dilibatkan dalam pekerjaan teknis ini.
Karenina terkejut karena Teddy biasanya malas mengurus hal merepotkan.
Teddy mengakui ia hanya ingin tahu siapa sebenarnya Dominik, sosok yang sejak kecil ia kagumi sekaligus benci, dan yang kini mulai “nyata” di hadapannya.
Kedatangan Nikola dan laporan situasi darurat
Saat suara langkah kaki terdengar, Teddy cepat-cepat menyembunyikan modul memori ke sakunya, dan SKK membantu menutupi gerak-geriknya.
Nikola masuk dan menanyakan progres Inver-Device.
Asimov melaporkan:
Versi kedua model antarmuka eksternal stabil.
Mereka mulai mengembangkan ekspansi lateral dan meningkatkan adaptabilitas.
Masih butuh kestabilan M.I.N.D. tertentu, dan risiko modifikasi Inver-Device belum bisa dipastikan.
Lalu Nikola menyampaikan kabar penting:
Gray Raven— Liv dan Lucia—menghilang di Hetero Zone. SKK kaget
Awalnya, semua tampak baik-baik saja dan persediaan cukup untuk membawa para pengungsi ke Clean Zone.
Namun, Hetero Zone terus meluas, dan terjadi kegagalan komunikasi satelit.
Akibatnya, mereka kehilangan kontak dengan semua pasukan yang sedang melakukan misi penyelamatan dan eksplorasi di Hetero Zone.
Perjalanan pengungsi & kehabisan sumber daya
Rombongan pengungsi dan para Construct terus bergerak di tengah Red Tide, kelelahan, dengan bahan bakar dan perlindungan yang hampir habis.
Lucille mengatur ulang energi agar semua kendaraan tetap hidup, rela mengorbankan kebutuhan sendiri.
Penemuan sisa-sisa “Heralds” Norman Mining Corp
Mereka menemukan bagian tubuh mekanik generasi pertama Construct dan sebuah tengkorak mekanik dengan bunga ungu yang tumbuh di rongga matanya.
Lucia menemukan notebook milik Edward Norman, pemimpin tim “Heralds” dari Norman Mining Corp yang dikirim ke Reactor City 1 untuk mencari Dominik.
Dari catatan Edward:
Banyak anggota tim mati karena infeksi Punishing Virus (Arthur terinfeksi parah, Liam bunuh diri agar tak jadi Corrupted, Ahern menjadi Corrupted tapi masih di sisinya).
Situasi di Reactor 1 jauh lebih buruk dari yang diperkirakan ayahnya.
Edward meragukan rencana mereka dan apakah Dominik benar-benar bisa “ada” di lingkungan seperti itu.
Di akhir catatan, tulisannya kacau, ia mendengar “sesuatu” berbicara, menyebut nama keluarga dan orang-orang terdekatnya, lalu catatan terputus.
Pemakaman para Herald & ingatan akan nama-nama mereka
Lucia menyimpulkan sisa-sisa itu adalah Heralds Norman Mining Corp dan memutuskan memakamkan mereka dengan layak, seperti yang dilakukan pada tim Lucille sebelumnya.
Kaully meminta Crowe, jika ia mati nanti, untuk dikremasi dan dikubur di tanah, tidak dibiarkan “mati sendirian di Red Tide”.
Mereka mengumpulkan semua bagian mekanik, membungkusnya, membersihkan tanah dari lumpur Red Tide, dan mengubur mereka di bumi.
Nama-nama Herald (Edward, Arthur, Liam, Ahern) diukir di batang pohon, disertai nyanyian pelan para pengungsi.
Catatan Dominik & posisi mereka terhadap Reactor 1
Dari dokumen Herald yang selamat, Liv menemukan peta dan catatan Dominik.
Lokasi mereka sekarang diperkirakan hanya sekitar 260–300 km dari Reactor 1.
Berdasarkan rekaman lama, saat Herald memasuki Reactor 1, konsentrasi Punishing Virus di sana masih di batas yang nyaris bisa ditahan oleh Construct generasi pertama, sehingga mereka sempat mengambil sebagian catatan Dominik.
Liv menyegel data itu untuk dikirim ke Babylonia saat komunikasi pulih.
Mereka memutuskan bergerak ke arah yang pernah disurvei Lucia, menembus area Red Tide yang belum terlalu padat untuk keluar dari Hetero Zone.
Pengorbanan & balas budi para pengungsi pada Liv
Persediaan medis Construct habis, perlindungan pengungsi juga menipis; suit yang tersisa diprioritaskan untuk lansia dan anak-anak.
Seorang wanita muda dan pria paruh baya memberikan serum kedaluwarsa, bandage kotor, dan alat pelindung usang yang mereka kumpulkan dengan susah payah kepada Liv.
Liv awalnya menolak, tetapi pria itu mengingatkan bahwa dulu Liv menyelamatkan mereka—ia masih ingat “rangka putih yang membentangkan sayap menantang malam” (Empyrea).
Mereka ingin membalas kebaikan Liv dengan apa pun yang mereka punya, betapa pun sedikit dan buruk kualitasnya.
Harapan di dekat Clean Zone
Lucille memberitahu semua orang bahwa setelah melewati hutan di depan, mereka akan keluar dari tempat mengerikan ini dan masuk Clean Zone.
Di tengah keputusasaan, para pengungsi mulai membicarakan mimpi mereka:
Gemira ingin minum “wheat juice” di Clean Zone.
Elean dan Moore saling menyatakan ingin menikah.
Seorang observer ingin meneliti pola Red Tide dan menulis makalah, mencantumkan semua nama mereka di halaman depan.
Seorang pemuda ingin membuka kebun kecil; ia sudah mengumpulkan banyak benih.
Seorang pria tua menyarankan bisnis menanam sayur di tabung serum bekas; tabung ada di mana-mana, dan hasilnya bisa jadi makanan.
Obrolan mimpi dan cita-cita itu membuat suasana yang tadinya muram menjadi hidup kembali saat kendaraan melaju—dua tunas di tabung serum dekat jendela ikut bertumbuh, seolah melambangkan harapan.
Cradle dan “kota baru” Red Tide
Di kota dalam yang menaungi Reactor 1, Cradle berdiri di perpustakaan, di tengah Red Tide dan bunga ungu.
Ia membentuk Hetero-Creature berkaki delapan dari Red Tide, menyebutnya seperti “kucing gurita” (octopus-cat), lalu “mendengarkan” keinginannya—seolah setiap Hetero-Creature punya cita-cita atau profesi dalam “kota” baru yang sedang ia desain.
Red Tide membentuk maket kota di hadapannya. Cradle menyuruh makhluk itu pergi mewujudkan idenya dalam kota tersebut.
The Emperor muncul lewat koneksi (melalui "her" eyes), mempertanyakan apakah inilah “peradaban” yang Cradle bayangkan.
Cradle menjelaskan bahwa:
Ia menganggap semua kisah, harapan, dan keputusasaan manusia sebagai “benih” yang ingin ia rekam dalam Red Tide.
Red Tide membutuhkan lebih banyak “suara” dari berbagai peradaban.
Runtuh-bangunnya peradaban manusia adalah pola biasa; baginya, ini hanyalah evolusi peradaban dan sebuah “undangan bersahabat” untuk bergabung dengan peradaban baru yang ia bentuk.
The Emperor meremehkan dan memutus sambungan. Cradle sedikit menyesal, lalu melanjutkan “mencipta” Hetero-Creature lain dan menanyakan keinginannya.
Ia ingin bersama mereka merancang “tanah air paling indah yang pernah digambarkan peradaban manusia”.
Misi “Heralds” Norman Mining Corp
Di bandara luar angkasa, batch baru “Heralds” bersiap diterbangkan ke permukaan dekat Reactor 1, meski batch sebelumnya tak ada yang kembali.
Staf bergosip bahwa Norman Mining Corp mendapat intel militer rahasia tentang cara meningkatkan Inver-Device agar Construct biasa tahan Punishing Virus.
Victoria, pewaris Norman Mining Corp, diumumkan sebagai pemimpin misi.
Leonardo Menyingkirkan Victoria
Tiga jam sebelum keberangkatan, para Herald mengucap kredo: “Kami akan membawa kembali percikan harapan.”
Usai rapat, Victoria sendirian, menatap potret yang baru dibuat.
Leonardo muncul, pura‑pura berbasa‑basi, lalu bekerja sama dengan Trojan untuk menembakkan peluru bius ke leher Victoria.
Leonardo menidurkan Victoria di kursi dan memutuskan berangkat menggantikannya, mengklaim itu demi “kebebasan” adiknya dan untuk mengakhiri rencana keluarga.
Rencana Teddy Memodifikasi Inver‑Device
Empat jam sebelumnya di Testing Ground Science Council, Teddy berniat menerapkan versi ketiga model antarmuka eksternal Inver‑Device ke tubuhnya sendiri.
Karenina dan SKK mengingatkan bahwa itu teknologi eksperimental dan Teddy hanya frame biasa, bukan specialized, sehingga risiko infeksi tak bisa dibalik.
Teddy bersikeras: ia ingin mengambil “Dominik’s Legacy” dari Reactor 1 untuk menyelamatkan dunia sekaligus memverifikasi batas‑batas eksperimen Inver‑Device.
Ia mengungkap latar keluarga Norman:
Kakeknya memberi peran: “Saint”, “Failure” (Leonardo), dan “Successor” (Victoria).
Teddy sendiri dipaksa menjadi bayangan Dominik, pewaris ajarannya.
Leonardo gagal tes kopolimer sehingga dianggap tak berguna.
Teddy menyadari ia selama ini sebenarnya dilindungi oleh Leonardo tanpa sadar, dan kini ingin melindungi orang lain.
Ia menolak bantuan langsung karena tidak ingin “berutang budi”, menegaskan tingkat kegagalan model antarmuka hanya sekitar 4,28%.
Kesepakatan Teddy & Leonardo
Lima jam yang lalu di luar Science Council, Leonardo memanggil Teddy dengan dalih ingin “akrab dengan adiknya”.
Ia memberi info: Norman akan mengirim tim lagi ke Reactor 1, dipimpin Victoria, dan sumbernya sangat kredibel.
Teddy langsung menilai Victoria tak seharusnya ikut dan menuduh lingkungan sanatorium memengaruhi pikirannya.
Leonardo mengaku sudah menanam orang di antara Herald, tapi ketahuan berbohong; sebenarnya informannya akan mengambil alih posisi Victoria.
Leonardo ingin:
Entah akan membawa pulang data dari Reactor 1 untuk membungkam orang tua itu,
Atau tinggal di permukaan dan “menarik jatuh” semua senior pendukung Proyek Herald bersamanya.
Teddy memotong: ia yang akan turun ke permukaan.
Alasannya: ia Construct, akan memakai modul eksternal Inver‑Device terbaru, sehingga peluang selamat lebih tinggi.
Ia mematok: dua hari lagi ia akan menunggu di spaceport, sisanya Leonardo yang urus. Lalu pergi sebelum Leonardo bisa menolak.
Kembali ke Momen Keberangkatan
Narasi melingkar: shuttle Norman Mining Corp di spaceport kembali digambarkan bersiap lepas landas.
Leonardo, di darat, bercanda sinis dengan Trojan soal kemungkinan baju pelindungnya rusak saat pendaratan.
Tim Babylonia Mendekati Reactor 1
Di permukaan, 340 km dari Reactor 1, Liv dan tim akhirnya menerima sinyal dari stasiun pemantau di dekat pinggir Hetero Forest.
Dari radio hanya terdengar suara terputus-putus: “jam sembilan… arah… lari!”
Lucia terluka parah dan hampir tak sanggup bertarung lagi. Liv cemas karena bantuan belum datang, sementara Hetero-Creatures masih memenuhi jalan menuju Clean Zone.
Tiba-tiba, para pengungsi datang dengan kendaraan mereka. Lucille, Gemira, dan yang lain memutuskan memakai kendaraan sebagai “peluru hidup” untuk membuka jalan, dengan menambah pasir dan tanah agar tabrakan lebih kuat.
Seorang pria tinggi menyelamatkan mesin dan data milik Raul Auss, menutupinya dengan terpal dan menuliskan namanya, sebagai bentuk penghormatan pada pengorbanannya.
Rencana: beberapa kendaraan akan dihajarkan ke dinding musuh dan Red Tide, lalu meledak untuk membuka rute. Tujuannya agar semua orang bisa menembus Hetero Zone dan mencapai Clean Zone.
Gemira dan seorang pemuda mengunci diri di kokpit untuk menjalankan kendaraan pertama, bergabung “secara simbolis” dengan tim penyelamat Lucille yang bernama panjang (“For a Better Tomorrow - Sunlight Shines on All - Battlefield Trauma Emergency Rescue Team”).
Crowe mengira ada tuas pelepas darurat sehingga pengemudi bisa lolos setelah menabrak, tapi Lucille mengungkapkan kebenaran: tidak ada sistem pelepas darurat, hanya mekanisme bunuh diri (self-destruct). Semua yang mengemudi kendaraan itu sadar mereka pergi untuk mati.
Beberapa kendaraan pertama meledak dan membuka celah, namun masih ada “tembok” terakhir Hetero-Creatures. Kaully mencari kunci kendaraan terakhir, tetapi kendaraan sudah menyala: Lucille diam-diam mengambil alih sebagai pengemudi terakhir.
Lucille melepas masker pelindungnya, bercanda soal pesan untuk Mika, dan mengendarai kendaraan favoritnya langsung ke dalam Red Tide, memicu ledakan berantai.
Ledakan besar dan nyala api membuat Hetero-Creatures mundur. Dengan pengorbanan Gemira, Lucille, dan para pengemudi lainnya, cahaya matahari akhirnya menembus Hetero Zone dan membuka jalan bagi yang selamat untuk keluar.
Di akhir, komunikasi dari Task Force (memanggil “Gray Raven”) akhirnya tersambung ke terminal Lucia—namun tawa dan suara riuh para pengungsi di kamp telah menghilang.
Mika dan Proyek Inver-Device
Mika sedang mengerjakan modul eksternal Inver-Device yang bisa meningkatkan adaptasi Construct, sambil pura-pura tidak mendengar gosip para peneliti.
Motivasinya: menukar hasil riset dengan izin untuk membawa sahabat masa kecil dan kelompok pengungsi ke Zona Bersih/Babylonia.
Teddy Ingin Turun ke Reactor 1
Teddy memarahi peneliti yang ceroboh, menunjukkan dia sangat teliti dan jenius teknis.
Ia mengajukan misi turun ke darat, khususnya ke dekat Reactor 1, karena:
Ada dua nilai ambang/threshold yang tak bisa diverifikasi hanya dengan sampel Punishing Virus di Babylonia.
Reactor 1 adalah inti gangguan Hetero Zone, jadi eksperimen di sana paling efektif.
Ia menyebut Reactor 1 sebagai “makam keluarga Norman” dan tidak ingin lebih banyak orang mati di sana.
Karenina awalnya menolak karena berbahaya, tapi akhirnya menyetujui dan menyiapkan perlengkapan ekstra.
Gestalt, “The Tower”, dan Tembok Data
Teddy dan Asimov berusaha menembus “data wall” di celah Gestalt.
Kode di sana sangat kompleks, terkait database fondasi Gestalt, dilindungi banyak sistem keamanan.
Memaksa masuk berisiko merusak data Gestalt, sementara Gestalt sendiri menolak menghitung kemungkinan menembus data wall, hanya memberi alasan: “The Tower”.
Asimov menyimpulkan ini mengarah pada konsep “kehancuran” dan, setelah kejadian Kowloong, ia tidak menyarankan sepenuhnya mempercayai Gestalt.
Red Tide Memiliki “Kehendak” dan Munculnya Cradle
Celica memanggil SKK dan membawa kabar: Lucia & Liv sudah kontak dari pinggiran Zona Hetero, tapi Red Tide terus meluas.
Asimov menduga Red Tide telah mengembangkan “kehendak” sendiri.
Rekaman menunjukkan sosok gadis berjubah hijau di hutan gelap: Cradle, entitas yang sudah tiga kali bertemu dengan SKK.
Lokasi sinyal data berasal dari area penempatan batch kedua “Heralds” Norman Mining Corp, yang seharusnya baru berangkat dua hari lagi—nyatanya, sudah turun.
Perintah Turun ke Darat: Misi Penyelamatan
Komando militer mengeluarkan misi darurat: semua pasukan di sekitar dikerahkan untuk penyelamatan besar-besaran.
SKK dan Lee diperintahkan turun untuk mendukung Lucia dan Liv.
Teddy memaksa ikut dengan mengubah tanggal aplikasinya ke hari ini dan minta tumpangan pada SKK.
Teddy meninggalkan rancangan dua skenario threshold (Plan A & B) pada terminal Mika.
Teddy & Victoria: Keluarga Norman dan Tekad Teddy
Di spaceport, adiknya, Victoria, muncul dan ingin ikut ke Reactor 1 karena Leonardo (kakak mereka) sudah berangkat.
Teddy menegaskan Leonardo hanya menjalankan tanggung jawabnya sebagai kakak, dan sekarang giliran Teddy “melakukan bagiannya”:
Menyelamatkan Leonardo dan orang‑orang Norman yang lain.
Menghadapi Dominik maupun “Will of the Red Tide”.
Teddy menenangkan Victoria dan memintanya:
Pulang,
Merebut kembali otoritas keluarga Norman dan apa yang menjadi hak mereka,
Menyambut Teddy nanti dengan elektrolit rasa ceri.
Di Pesawat Shuttle: Luka Lama Keluarga Norman
Dalam perjalanan turun, Teddy diam‑diam mengurus sesuatu lewat terminal—pengaturan untuk melindungi Victoria dari orang orang tua di Dewan Pengawas (Supervisory Board).
Ia bercerita pada SKK:
Kakek mereka selalu memakai Victoria sebagai alat kontrol atas Teddy & Leonardo, mengurung Victoria di sanatorium.
Victoria tumbuh tanpa rasa benar‑salah yang jelas, hanya tahu “mencapai tujuan” termasuk merebut kekuasaan Leonardo dan me‑reboot Project Herald.
Leonardo ingin jadi “pohon pelindung” untuk adik-adiknya, tapi Teddy menganggap itu naif—mereka tak bisa hidup dalam kebodohan selamanya.
SKK mengingatkan bahwa masih ada waktu untuk memperbaiki hubungan mereka; Teddy menerimanya dan bercanda mengajak SKK jadi asistennya di Engineering Force, diikuti sindiran Lee.
Masa Lalu Victoria & Doktrin Charles (Kakek)
Setelah kembali ke ruang rapat, Victoria mengingat masa kecil:
Dia dulu sering bermain dengan “Young Master” (Leonardo) dan “Young Lady” (Teddy/Christina) sebelum dipindahkan ke sanatorium dengan dalih “sakit”.
Ayah mereka mati mengejar tujuan mulia namun tak tercapai.
Teddy tiba‑tiba menghilang, sementara Leonardo hanya bilang, “Kakak pergi bekerja.”
Kakek mereka, Charles, berkata: “Christina mengkhianati keluarga.”
Ia menekan Victoria untuk menjadi “Herald” dan “Dominik” yang “lebih baik”.
Charles menanamkan ideologi lewat kisah: desa yang setiap tahun mengirim beruang ke “gunung dewa” sebagai pengorbanan demi kekayaan dan keberkahan.
Intinya: kau telah diberi hidup dan kenyamanan, maka kewajibanmu adalah jadi kurban yang pergi pada “dewa” demi kepentingan keluarga/komunitas.
Victoria kemudian mengetahui apa itu Project Herald, pengorbanan ayahnya, dan alasan Teddy meninggalkan Norman: tak ada yang terlahir untuk jadi “bayangan” atau kurban abadi.
Tekad Baru Victoria
Dulunya Victoria berniat menyeret semuanya ke “neraka” bersamanya, putus asa oleh nasib Herald dan permainan kekuasaan keluarga.
Namun, meski ia terjerumus sejauh itu, Leonardo dan Teddy tetap berdiri di sisinya.
Terinspirasi oleh keberanian Teddy yang turun bersama Gray Raven, Victoria akhirnya memutuskan:
“Saatnya kita bereskan semua ini, Kakek.”
Tim memasuki area yang membuat komunikasi dengan Babylonia terganggu karena kadar Punishing virus sangat tinggi, diduga akibat manipulasi Cradle terhadap Hetero Zone.
Mereka menemukan Leonardo dan para “Herald” lain tak sadarkan diri. Saat kebingungan soal transportasi, Liv dan Lucia muncul bersama sekelompok pengungsi yang selamat, meski Lucia terluka parah.
Liv menjelaskan bahwa mereka terus dikejar Red Tide yang tampaknya digerakkan oleh “kehendak” bernama Cradle. Tim lalu memindahkan para Herald ke zona aman, sementara Teddy merawat korban luka.
Teddy membaca data dari Reactor 1 dan menyadari bahwa “ Dominik's Legacy” yang selama ini diburu Norman ternyata hanyalah manual penutupan Zero-Point Reactor — bukan jawaban besar yang mereka cari.
Teddy menentang Proyek Herald Norman: ia menganggap manusia seharusnya mencari akar masalah, bukan bergantung pada legenda dan mengorbankan orang demi obsesi memburu “warisan” Dominik. Menurutnya, peradaban maju dengan membangun pencapaian baru, bukan terjebak masa lalu.
Di tengah malam, suara Cradle tiba-tiba berbicara kepada SKK dan memanggil Teddy dengan nama “Christina”, memicu kecurigaan dan kemarahannya.
Cradle menyebut manusia hanya “sisa yang tak berarti” dan mempertanyakan nilai hidup yang dianggap “tidak berguna”. Teddy menegaskan bahwa tidak ada hidup yang sia-sia dan justru Cradle-lah yang tak berguna.
Tertarik pada emosi dan konsep “kehidupan” manusia, Cradle menantang mereka: ia akan “menyisakan” para pengungsi, tetapi meminta SKK untuk datang menemuinya dan memasuki “wilayah”-nya, agar ia bisa menyentuh masa lalu mereka dan memahami peradaban manusia yang sesungguhnya.
Pertarungan dengan Cradle berakhir
Red Tide memudar, bayangan Cradle menghilang.
Teddy dan SKK berhasil menahan Cradle, yang mengakui kekuatan “peradaban yang diwariskan” manusia.
Cradle menyadari bahwa peradaban butuh “akar yang lebih dalam” dan memutuskan mundur ke Hetero Zone, meninggalkan “hadiah” sebagai tanda rasa hormat pada manusia.
Pandangan Cradle tentang manusia
Cradle menganggap masyarakat manusia dingin dan kejam, berbeda dengan “kebebasan liar” yang ia cari.
Ia ingin merekam peradaban manusia dan “membiakkan” dunia yang lebih baik menurut versinya.
Ia menyebut ada sosok lain, “dia/he”, sebuah kesadaran menarik yang tampaknya mengarahkannya, namun percakapan mereka belum selesai.
Teddy dan SKK di sekitar Reactor 1
Setelah Cradle pergi dan kepadatan Punishing Virus turun, Teddy dan SKK melanjutkan eksplorasi dekat pusat Reactor 1.
Ada momen kecil soal serum pelindung dan Teddy yang khawatir, tapi percaya pada kemampuan SKK.
Mereka melihat kota yang pernah ramai kini dipenuhi ilalang, robot penjaga perpustakaan berkarat dan tak bergerak.
Refleksi tentang masa depan umat manusia
Teddy bertanya apakah Bumi bisa benar-benar berakhir seperti kota mati itu jika manusia lenyap.
SKK dan Teddy menegaskan keyakinan bahwa manusia akan selalu kembali ke Bumi.
Narasi menekankan: meski Punishing Virus menghancurkan peradaban di Bumi dan mungkin melahirkan “peradaban asing” baru, umat manusia membangun benteng-benteng baru di angkasa dan tetap rindu pulang.
Bumi ditegaskan sebagai rumah abadi dan “cradle” (buaian) peradaban manusia, dengan harapan semua suatu hari bisa pulang dengan selamat.
Percakapan Cradle dengan “The Emperor”
Di dalam Hetero Zone, tampilan terminal terganggu virus. “The Emperor” muncul dan berkomentar atas kegagalan Cradle.
“The Emperor” menegaskan bahwa mereka hanya saling memanfaatkan, tanpa niat baik di antara mereka.
Cradle mengakui rencananya belum cukup matang dan mulai memikirkan cara lain untuk “menguatkan fondasi” peradabannya sendiri.
Ia memutuskan perlu “membaca lebih banyak cerita”, mencari bantuan lain, mungkin menapaki jalan berbeda.
Cradle menyatakan bahwa mereka akan bertemu lagi, lalu digambarkan sebagai gadis berjubah hijau yang duduk di tengah Red Tide, membuka halaman baru.
Kondisi Norman Mining Corp & Keluarga Norman
Victoria, Teddy (Christina), dan Leonardo mengobrol santai setelah semua kekacauan.
Kakek mereka sakit parah; hidupnya dipertahankan oleh Star of Life, tapi kondisinya kritis.
Kakek meminta Victoria melanjutkan Project Herald dan mencari Dominik.
Victoria menolak keras: ia sudah menyerahkan semua data Project Herald ke militer Babylonia dan menutup proyek itu, karena ia tak mau kejayaan yang dibangun di atas nyawa manusia.
Progres Riset & Inver-Device
Di Science Council, Asimov dan Teddy meneliti data.
Guru Mika akhirnya bisa keluar dari Star of Life berkat penyesuaian ambang batas yang diverifikasi Teddy.
Mereka kini meneliti pembongkaran Inver-Device dan mencoba mengembangkan tipe baru yang:
Lebih stabil,
Lebih kompatibel,
Dapat “menetralkan” konsentrasi Punishing Virus yang lebih tinggi.
Berkat aksi nekat SKK dan Teddy mengejar Cradle, perluasan Hetero Zone berhenti dan mulai mengecil. Science Council, Engineering Force, Cosmos Technicians Union akhirnya bisa bernapas lega.
“Invitation” & Hubungan dengan Dominik/Nanami
Asimov dan Teddy membongkar source code Gestalt Simulation Device dan membalik-rekayasa isi “invitation”.
Isinya ternyata berupa serangkaian encryption keys yang terhubung ke Gestalt Simulation Device, masing-masing untuk skenario berbeda (mirip “film holografis”).
Saat mereka mendekode data, muncul informasi mengejutkan: ini berkaitan dengan Dominik.
Dari kata-kata Qu:
Bukan hanya soal satu nama, tapi “semangat” yang patut dikenang.
“Dia/he” ingin menyampaikan pesan melalui Qu, memakai wujud seorang gadis karena Huaxu tak terhubung langsung dengan Dominik.
Menunggu di ujung “semesta” itu.. gadis bernama Nanami.
Itu semua adalah sebuah “invitation” yang harus mereka sikapi dengan serius, baik terkait Nanami maupun Dominik.
Kejar-kejaran Kecil di Babylonia
Saat pembahasan makin serius, Lucia dan Karenina datang mencari Teddy dan SKK, siap “menyeret” kalian kembali karena kalian berdua kabur/bersembunyi setelah misi.
Asimov tidak melaporkan keberadaan SKK sebelumnya, tetapi kini mereka hampir ketahuan.
Dampak Pasca-Insiden Norman & Herald
Norman Mining Corp mengalami pergeseran kekuasaan.
Setelah Victoria menyerahkan semua data, Babylonia secara resmi menyatakan Project Herald adalah kebohongan.
Pesan moral: manusia tak boleh menggantungkan harapan pada legenda; walau Gestalt tersegel dan Dominik mungkin sudah tiada, umat manusia harus terus melangkah sendiri, selangkah demi selangkah.
Kemajuan Teknologi & Penelitian Ω Effect
Inver-Device baru hasil kolaborasi tiga pihak mulai menunjukkan hasil positif.
Penelitian terkait Ω Effect juga perlahan mengalami kemajuan.
Nasib Para Pengungsi: Elean dan Tim Medis
Di Surface Conservation Area, SKK, Lucia, dan Liv bertemu lagi dengan Elean dan timnya.
Mereka sedang dalam misi pengawalan pengungsi menuju Clean Zone, dan kini akhirnya benar-benar akan masuk ke sana.
Elean mengenang:
Mantan pemimpin mereka mengorbankan diri untuk memancing Corrupted, menyelamatkan Lucille dan Mika.
Lucille dan Gemira juga mengorbankan diri agar jalan menuju Clean Zone terbuka bagi semua.
Elean mengatakan, jika diperlukan, ia pun bersedia melakukan hal yang sama karena ia bagian dari “For a Better Tomorrow – Sunlight Shines on All – Battlefield Trauma Emergency Rescue Team”.
Tony, Lucille, dan Harapan yang Tumbuh
Tony, pengungsi berambut cokelat dan anggota tim mereka, berhasil selamat dengan mengikuti jalur suplai yang diikat di pohon.
Dua vial serum di tas Gemira menyelamatkan hidupnya.
Elean menceritakan pemakaman Lucille: mereka sudah dekat Clean Zone, dan ia menemukan bunga liar oranye cerah—bunga kesukaan Lucille—untuk mengantarnya.
Seorang anak pengungsi menunjukkan bibit kecil yang ditanam di tabung serum bekas kepada Liv.
Asimov, SKK, dan Teddy di Science Council
Lokasi uji coba sekarang sepi; mereka meneliti “Data Wall” di dalam Gestalt.
Data Wall itu memblokir area inti, tapi secara teori bisa dibuka.
Teddy menjelaskan:
Ia bisa coba membobol lewat protokol level rendah.
Tapi itu berisiko memicu sistem proteksi Gestalt dan merusak database fondasinya.
Kode dasar Gestalt sudah lama hilang, jadi skala kerusakan tak bisa diprediksi.
Intinya: Membuka Data Wall mungkin memberi teknologi besar, tapi juga bisa “meledakkan” database Gestalt.
Karena Gestalt tak mampu melakukan beberapa kalkulasi penting, parlemen akan voting soal membuka Data Wall.
Teddy menyindir para penguasa yang tak sabar mengejar kejayaan seperti Norman Mining Corp dulu dengan warisan Dominik—mereka ingin keputusan yang “mengubah sejarah umat manusia”.
Mereka juga ragu:
Jika Data Wall dibuka, apakah Dominik akan muncul?
Atau bahkan, apakah itu masih benar‑benar Dominik?
Meski Asimov,SKK, Teddy, dan lain-lain khawatir, banyak pihak berpengaruh (termasuk Nikola) mendukung pembukaan Data Wall.
Rapat Darurat World Government
Suasana sidang sangat tegang dan sunyi, semua menyadari betapa pentingnya keputusan ini.
Hassen menjelaskan bahwa Asimov, Karenina, dan Teddy menentang membuka Data Wall.
Fakta penting yang diungkap:
Mereka telah mendapatkan sebagian data tentang Inver-Device dari ruang di balik sana.
Sudah dipastikan ada “ruang yang lebih besar” lagi di balik Data Wall, namun tidak bisa diteropong isinya.
Informasi krusial lain:
Saat wabah Punishing dan relokasi Gestalt, ajudan Dominik, Nithart, menemukan perintah salah dari Gestalt:
Perintah peluncuran 7295 rudal balistik tak tentu, menargetkan armada ruang angkasa, dengan sasaran akhirnya: Babylonia.
Info ini datang dari Watanabe.
Beberapa anggota dewan meragukan info tersebut (menganggap Forsaken punya motif), tapi Hassen menegaskan bahwa mengulang teknologi Golden Age tidak harus lewat cara ekstrem.
Nikola menentang argumen “masih ada waktu”:
Ascendants mengawasi.
Hetero Zone menyebar; meski surut sementara, tak ada yang bisa jamin Red Tide tidak datang lagi.
Jika umat manusia hanya tersisa di Clean Zone, mereka tak punya daya serang.
Bagi Nikola, risiko di balik Data Wall bisa jadi satu-satunya peluang untuk membalik keadaan.
Keputusan akhir: membuka Data Wall
Ilmuwan yang pro pembukaan berencana membuat “zona isolasi” di dalam Gestalt, mirip prosedur pengujian Inver-Device:
Jika terjadi sesuatu, zona itu bisa “dibuang” untuk menyelamatkan sebagian besar modul Gestalt.
Dorongan psikologis umat manusia:
Terlalu lama “tidur” dan bertahan defensif.
Keinginan membalas dan merebut kembali peradaban Golden Age sangat kuat.
Hasil voting:
52,8% setuju, 35,1% menolak, 12,1% abstain.
Proposal Nikola untuk membuka Data Wall dinyatakan disetujui.
Mesin & “Kunci” Dominik
SKK menggunakan alat simulasi penuh (helm berbentuk aneh) buatan Nanami (blueprint) dengan pengawasan Asimov dan Teddy.
Di dalam ruang data, muncul “echo” kesadaran Dominik, hanya fragmen data yang ditinggalkan sebelum ia memasuki Reactor 1.
Dominik menawarkan “invitation”: uji untuk mengintegrasikan data SKK ke dalam “Dominik”, menjadi Dominik baru yang membawa “api” harapan bagi umat manusia, seperti Prometheus.
Pertanyaan tentang Punishing Virus & Inver-Device
SKK menanyakan: di mana Dominik asli, apa hakikat Punishing Virus, dan kenapa Inver-Device tak bisa dibongkar.
Echo Dominik menjawab:
Ia tak tahu lokasi Dominik asli; mungkin terkait Efek Ω.
Punishing Virus dan teknologi Inver-Device bukan milik peradaban saat ini, seolah datang dari zaman lain (sebelum atau sesudah Golden Age).
Punishing bukan “kesalahan”, tapi arah baru—hanya muncul di waktu yang salah.
Dominik menyebut ada “itu” (sebuah entitas/memetic) yang mengkontaminasi datanya di Gestalt; ia menahan “itu” dengan data wall yang kini hampir runtuh, dan tidak berani menyebut namanya.
Pilihan: Menjadi Dominik atau Tetap Diri Sendiri
Dominik menawarkan lagi: apakah SKK mau mengorbankan sesuatu (yang bahkan Dominik sendiri tidak tahu apa) untuk menyatu menjadi “Dominik”?
SKK menolak.
Alasannya:
Dunia saat ini membutuhkan orang-orang zaman sekarang—Hassen, Nikola, Asimov, Celica, Task Force, pasukan Babylonia, para penyintas—bukan bayangan masa lalu atau “Pandora box” baru.
Semangat Golden Age boleh hidup, tapi era ini harus dibangun oleh mereka sendiri, bukan oleh sosok “Dominik” baru.
Echo Dominik tertawa dan mengatakan inilah jawaban yang ■ harapkan; hanya orang dengan tekad seperti itu yang pantas membuka undangan.
Hijack Gestalt & Bencana Data Merah
SKK terbangun; menceritakan semua pada Asimov dan Teddy. Mereka menilai keputusan menolak integrasi adalah yang paling aman.
Parlemen sudah memutuskan: data wall Gestalt akan dibobol (hijack) untuk mengakses teknologi yang terkunci. Teddy ditugaskan dalam operasi ini.
Di Testing Ground Science Council:
Proses hijack berhasil, data wall dibuka, teknologi hilang dari Golden Age (dan seterusnya) mengalir keluar.
Tiba-tiba muncul cahaya merah tua di monitor—indikasi kontaminasi/virus atau “itu”.
Asimov coba emergency shutdown, Teddy memotong aliran data, tapi terlambat: data merah menginfeksi sebagian besar data.
Satelit lumpuh, komunikasi dan listrik Babylonia jatuh; alarm dan ledakan tersebar.
Teddy berhasil mengunci semua area tercemar dan teknologi yang hilang ke dalam zona isolasi—sebuah “black box” baru.
Ia bertanya getir pada dirinya sendiri: apakah ini benar-benar warisan Golden Age dan Dominik yang mereka kejar? Untuk apa semua ini?
Dampak di Permukaan: Harus Tetap Bertahan Hidup
Di Area Konservasi Permukaan, alarm: konsentrasi Punishing meningkat.
Warga berlarian kembali ke Clean Zone; seorang anak terjatuh, vial berisi bibit tanaman (pemberian Liv) pecah.
Elean menenangkannya, berkata masih bisa menanam di wadah lain.
Saat gerbang Clean Zone menutup, mereka yang tertinggal mulai menunjukkan lesi merah di kulit.
Anak itu bertanya: “Apakah kita akan hidup seperti ini selamanya?”
Elean jujur: ia tidak tahu; tapi mereka harus bertahan hidup terlebih dahulu.
Ia percaya suatu hari nanti, manusia akan mengerti untuk apa semua penderitaan ini dan apa tujuannya. Untuk saat ini, fokus mereka hanya satu: bertahan hidup.