sebelum membaca: sangat disarankan untuk membaca nya langsung di dalam game karena chapter ini cukup emosional dan alur maju mundur, kesan terbaiknya tidak akan bisa didapat jika hanya membaca di page ini. juga chapter ini memiliki lore dan penjelasan cerita sebelumnya (Cradle Parade) yang mungkin tidak semua nya tertuangkan di page ini, jadi jika banyak kesalahan dalam penulisan dan penyampaian cerita mohon dimaklumi
Masa kecil Wanshi & “perpisahan” dengan ibunya
Wanshi kecil dipandu suara ibunya ke sebuah pohon oak dan diminta menggali sepotong “amber” (fosil resin).
Ibunya menceritakan tentang orang-orang yang jadi penghubung antara Bumi dan Eden, lalu mengatakan mereka ingin mengajak Wanshi ke Eden.
Wanshi tidak mau pergi dan takut berpisah. Ibunya minta maaf, lalu adegan berlanjut ke kondisi medis di Babylonia.
Kebangkitan Wanshi di Star of Life & rehabilitasi
Di ICU anak Star of Life, Wanshi (pasien Bed 47) mengalami henti jantung. Dokter Melvie memaksa parameter stimulasi otak dinaikkan untuk menyelamatkannya.
Wanshi terbangun, padahal secara mental baru selevel bayi, dan mulai rehabilitasi dari nol: belajar berdiri, berjalan, hidup dengan alat bantu pernapasan.
Melvie mencatat “bertahun-tahun rehabilitasi di Star of Life Pediatric ICU” sebagai entri pertama di berkas medisnya dan berperan sebagai wali sementara sekaligus figur ibu.
Hubungan Wanshi–Melvie & larangan bicara soal “Bumi”
Melvie membuat sistem “Make-A-Wish Cards” untuk memotivasi anak-anak pasien; Wanshi rajin mengejar kartu ini dengan jadi “asisten kecil” Melvie.
Wanshi mengaku takut tidur karena mimpi buruk berisi “monster” dan ingatan samar ibunya di Bumi (rumput, laut, pohon, dll.), yang dianggap Melvie berbahaya jika diucapkan.
Melvie melarang Wanshi menyebut “ibu” dan mengaku berasal dari Bumi, demi melindunginya dari risiko terkait eksperimen rahasia dan status sang ibu.
Munculnya Kugawa Kurono & insiden penembakan
Seorang pria berjas putih, Kugawa Kurono, muncul dan menanyai Wanshi tentang ibunya.
Melvie menyadari ia terkait eksperimen masa lalu sang ibu dan mencoba melindungi Wanshi, menyatakan bahwa anak itu tak ada hubungannya lagi dengan ibunya.
Saat Kugawa mencoba “mengonfirmasi sesuatu” dengan menarik pistol dan mengarahkannya ke Wanshi, Melvie berusaha melindungi.
Wanshi tertembak di kepala; momen ini menjadi titik trauma besar dan awal dari memori yang kemudian disegel.
Kondisi Wanshi sebagai Construct & masalah M.I.N.D.
Adegan melompat ke masa kini: Wanshi sudah menjadi Construct dan sedang uji kompatibilitas frame baru di laboratorium Babylonia.
Ia mengalami kilas balik/memori involunter (seperti adegan masa kecil dan penembakan), terdeteksi sebagai deviasi M.I.N.D. oleh Asimov.
Asimov menjelaskan bahwa saat transformasi darurat menjadi Construct, sebagian memori manusia Wanshi disegel untuk menjaga kestabilan M.I.N.D.
Sekarang segel itu “bocor”: memori trauma mulai terakses sendiri, menimbulkan deviasi. Asimov menyarankan periode penyesuaian lebih panjang dan intervensi commandant untuk stabilisasi atau penguatan segel.
Wanshi, sebaliknya, memilih melanjutkan uji kompatibilitas frame dan “belajar mengabaikan” deviasi, mengibaratkannya seperti membiasakan diri dengan mimpi.
Ancaman Red Tide & tim recon yang hilang
Di Pusat Dispatch Babylonia, Red Tide baru terdeteksi bergerak menuju Conservation Area 189 dan 190, dua sumber bahan bakar vital Babylonia.
Scout di lapangan melaporkan pola pergerakan dan menyarankan evakuasi segera; dispatcher menyiapkan evakuasi dan menanyakan apakah scout butuh bantuan.
Dispatcher lain melaporkan: ada bangunan terbengkalai (bekas fasilitas riset) di jalur Red Tide, 80 km barat laut Area 189; sinyal tak dikenal terdeteksi, lalu satu skuad Construct dadakan dikirim dan mengirim sinyal darurat sebelum hilang kontak.
Disana juga ada seorang Elite Construct dari New Shopiasburgh yang sukarela bergabung, namun hilang kontak juga.
Data menunjukkan fasilitas itu pernah jadi institut riset tapi tak tercatat di arsip resmi Science Council—indikasi aktivitas penelitian ilegal/rahasia.
Markas memutuskan mengirim dua task force dan seorang commandant untuk misi pencarian & penyelamatan sekaligus pengumpulan data riset sebelum area ditelan Red Tide (batas waktu 9 jam).
Penugasan SKK & perjalanan ke fasilitas
Gray Raven saat itu sedang membantu evakuasi Conservation Area 189; SKK menerima misi mendadak untuk memimpin dua Construct lokal ke fasilitas penelitian tersebut.
Tujuan: menyelamatkan tim recon/provisional squad, mengumpulkan data, lalu keluar sebelum Red Tide tiba.
Di transport, dua Construct lokal—Sandy (pengemudi) dan Greg (gugup dan mabuk perjalanan)—memperkenalkan diri .SKK memimpin mereka.
Serangan Hetero-Creature di luar ekspektasi
Di tengah perjalanan, rombongan diserang Hetero-Creature padahal tak ada indikasi Red Tide di permukaan.
Sandy bermanuver agresif, Greg yang tadinya mual refleks bergerak cepat menembak Hetero-Creature di jendela, sementara Commandant menahan serangan dari sisi lain.
Mereka menemukan kawanan Hetero-Creature yang lebih padat di depan, tepat di area fasilitas target, tanpa rute alternatif.
Atas keputusan SKK, mereka menerobos paksa dengan kendaraan dan kemudian melompat masuk ke bangunan, berniat menutup pintu dari dalam.
Kemunculan Wanshi sebagai “elite Construct”
Sebelum sempat menutup pintu, suara dari atas menyuruh mereka terus berlari; hujan peluru dari atas membekukan dan menahan Hetero-Creature.
Seorang Construct berpakaian putih, didukung drone pendukung, melompat turun dan membantu menahan musuh, menyuruh mereka segera menutup pintu.
SKK menyadari itulah Construct elit yang seharusnya mereka temui di lokasi—yaitu Wanshi.
Situasi Awal & Peran Wanshi
Sandy dan Greg hampir dikalahkan Hetero-Creatures sebelum diselamatkan Wanshi.
Wanshi adalah scout yang mengirim peringatan anomali Red Tide dan datang sebagai dukungan.
Mereka berlindung di koridor fasilitas riset dan memeriksa peralatan.
Wanshi memakai frame baru dengan misi khusus memantau pergerakan Red Tide.
Informasi tentang Fasilitas & Jejak yang Terdeteksi
Lokasi ini adalah tempat regu sebelumnya dinyatakan hilang; sinyal mereka tidak terdeteksi.
Wanshi menjelaskan kemungkinan gangguan internal fasilitas.
Dengan Hawkeye System (sebut saja versi portabel Spear of F.O.S.), Wanshi membaca banyak jejak informasi berlapis:
Jejak tertua: staf fasilitas riset.
Jejak sekitar 2 tahun lalu: Construct pembelot dari Babylonia.
Ada juga jejak Ascendant.
Disimpulkan bahwa fasilitas ini dulu adalah markas Ascendant.
Ketegangan Tim & Ancaman yang Dihadapi
Greg cemas karena awalnya berharap proyek di fasilitas ini “normal”, bukan terkait mutant/Ascendant.
Ia takut jadi beban saat tahu mereka akan memasuki bekas sarang Ascendant.
Wanshi menambahkan bahwa sinyal anomali yang diincar regu sebelumnya masih ada di bagian terdalam fasilitas, dengan sinyal serupa tersebar di area lain.
Penemuan Terminal & Sinyal Khusus
Wanshi menemukan terminal militer Babylonia rusak (model lama) di sudut berantakan.
Ia membongkarnya dan mengambil transmitter yang masih berfungsi.
Cahaya transmitter berubah menjadi merah dengan pola kedip tertentu.
Menurut Wanshi, itu bukan sinyal standar Babylonia, melainkan:
Sinyal buatan dari suku cadang
Berisi pesan “maju terus”
Pola khusus yang hanya dikenali mereka yang pernah bertugas dengan seseorang bernama Shorthalt.
Identitas Shorthalt & Makna Sinyal
Shorthalt adalah mantan pemimpin Scarab Squad dan telah lama dinyatakan hilang.
Sinyal ini adalah “jejak” yang ditinggalkannya di fasilitas yang dulu dikuasai Ascendant.
Wanshi menjelaskan kebiasaan Shorthalt:
Menyelesaikan masalah di depan terlebih dahulu.
Meninggalkan sinyal bagi yang datang belakangan untuk meneruskan “urusan yang belum selesai”.
Kadang berujung pada masalah yang membesar, kadang hanya leluconnya.
Karena itu, sinyal ini bisa berarti:
Petunjuk,
Bahaya,
atau hanya “sapaan” Shorthalt—namun kali ini rasanya bukan salam yang ramah.
Kaitan dengan Kejadian Setahun Lalu
SKK teringat pada Lamia dan pengembalian nameplate Shorthalt di tepi pantai setahun lalu.
Hal ini menambah beban emosional saat melihat pesan tertinggal di fasilitas ini.
Status Shorthalt & Keputusan Tim
Berdasarkan analisis waktu, sinyal tersebut dibuat sekitar saat Shorthalt dinyatakan hilang.
Wanshi menyiratkan bahwa jika ada peluang selamat, Shorthalt pasti sudah keluar sendiri.
Ia menutup dengan ajakan: tim tetap maju lebih dalam, tetapi dengan kewaspadaan tinggi.
Insiden Serangan & Jatuh ke Void
SKK menduga Greg dan Sandy dalam bahaya.
Ada serangan mendadak dari Corrupted yang muncul dari kegelapan di belakang Wanshi dan menyeretnya ke dalam void.
SKK refleks menarik tangan Wanshi, tapi akhirnya keduanya ikut terseret ke dalam kegelapan.
Pertarungan Singkat & Pelarian Corrupted
Setelah jatuh, SKK bangkit dengan pandangan berputar dan menembaki bayangan di depan.
Tembakan mengenai Corrupted, memaksanya melepaskan Wanshi dan mundur jauh melalui koridor.
Corrupted menghilang, menyisakan jejak goresan di tanah.
Kondisi Wanshi yang Tidak Normal
Saat penglihatan pulih, SKK melihat Wanshi tampak linglung, alis berkerut, menggenggam revolver dengan kencang.
Wanshi merasakan ada yang “aneh” dengan Corrupted tadi.
SKK menyinggung soal kecurigaan adanya fluktuasi M.I.N.D. pada Wanshi (kemungkinan terkait frame barunya).
Pemeriksaan M.I.N.D. & Gangguan Berat
SKK meminta koneksi M.I.N.D. langsung dengan Wanshi.
Berbeda dari sebelumnya yang tenang, kali ini gelombang M.I.N.D. Wanshi sangat tidak stabil.
Secara prosedural, kondisi seperti ini seharusnya membuat Babylonia melarangnya turun ke lapangan.
Wanshi mengaku sebelumnya hanya ada fluktuasi kecil dan sudah “diizinkan” Asimov, jadi kejadian ini pertama kali terjadi.
Indikasi Sesuatu di Dalam M.I.N.D. Wanshi
Wanshi menduga ketidakstabilan ini terkait Corrupted yang baru saja mereka hadapi.
Tiba-tiba data memori Wanshi berputar liar, menjerumuskan M.I.N.D. SKK ke dalam kekacauan total.
SKK menyadari bahwa bukan hanya fluktuasi biasa: seperti ada “sesuatu yang lain” berada di dalam M.I.N.D. Wanshi.
Mimpi buruk & trauma Wanshi
Wanshi terus dihantui mimpi tentang eksperimen Punishing: tubuhnya “dibongkar” dan diremold, mengamuk, dan membahayakan peneliti.
Ia bingung apakah itu mimpi atau ingatan asli, merasa ada “memori orang lain” di kepalanya.
Sikap Melvie terhadap mimpi & ibunya
Melvie menenangkan Wanshi, menyebut semua itu hanya halusinasi akibat sakit, termasuk sosok “ibu” dalam mimpinya.
Ia menyuruh Wanshi melupakan semuanya agar otaknya menganggapnya “informasi tak berguna” dan membuangnya.
Melvie menyembunyikan fakta medis: Wanshi sudah pulih setara anak normal, demi menyamarkan kasus spesialnya dari pihak proyek lama (Project Recall).
Pengaruh “Freckle” & ketakutan Youth Center
Teman sekamar Wanshi, “Freckle”, iri karena tidak dijenguk keluarga dan sinis pada masa depan.
Ia mengatakan setelah sembuh, anak tanpa orang tua akan dikirim ke “Youth Center” dengan disiplin keras, suntikan, obat, dan “penyihir jahat”.
Ia menyarankan Wanshi sengaja tidak pulih (tidak ikut rehab VR) agar tetap di rumah sakit.
Wanshi menolak: ia percaya janji “ibu” (dalam mimpinya) dan memutuskan mencari ibunya, bahkan ke Bumi jika perlu.
Latar belakang administratif & ancaman proyek lama
Di sisi lain, Melvie mengurus berkas untuk memindahkan Wanshi ke Youth Center; ia mengaku pada staf bahwa mereka dulu rekan kerja ibunya, tapi detail disembunyikan karena sensitif.
Terdapat kilas balik konfrontasi dengan Kugawa Kurono yang membawa pistol mainan dan berusaha memancing ingatan Wanshi tentang Project Recall/Wanxu.
Melvie menegaskan bahwa ia ingin memutus semua hubungan Wanshi dengan Project Recall dan mengancam akan membunyikan alarm jika Kurono datang lagi.
Wanshi kabur dan melihat “dunia lain”
Dengan kartu akses dari Melvie, Wanshi berniat menghindari rehab dan berjalan tanpa tujuan di koridor, mencari “mimpi” dan ibunya.
Ia sampai di area dekat “spaceport” dan melihat untuk pertama kali dunia perawatan Construct:
Stretcher berisi Construct sekarat, vital fluid di lantai, petugas dan dokter yang kewalahan.
Ia turun ke area darurat, tersesat di tengah kesibukan Departemen Pemeliharaan Construct.
Adegan darurat: kematian Construct & anak yang kehilangan ibu
Seorang Construct perempuan dinyatakan sudah tak bisa diselamatkan; dokter memerintahkan pindah ke pasien lain.
Seorang anak laki-laki (7,5 tahun) memaksa masuk, berteriak menuntut ibu-Construct-nya, marah karena sebelumnya ayahnya juga “menghilang”.
Seorang dokter muda (medical resident) berbohong:
Mengatakan ibunya tak mati, hanya “stasis” karena luka berat.
Menjanjikan ia akan bangun 8,5 tahun lagi, saat anak itu berumur 16 tahun.
Mendorong anak itu untuk tumbuh, belajar, bahkan mungkin menjadi dokter atau peneliti untuk menyelamatkan ibunya kelak.
Seluruh staf menyadari ini kebohongan penghiburan; senior (Chiron) menyuruh sang residen beristirahat karena sudah terlalu letih.
Intervensi Wanshi: anti-kebohongan
Wanshi, yang dibawa keluar oleh Construct Sien, tiba-tiba mematahkan suasana: ia menyatakan blak-blakan bahwa ibu anak itu sudah mati dan semua sedang berbohong.
Harapan kecil di mata anak itu langsung padam, menciptakan luka emosional besar.
Ini menjadi sumber konflik moral: antara kebenaran kejam vs kebohongan yang menguatkan.
Konsekuensi & keputusan pemindahan
Dalam kekacauan, Wanshi akhirnya ditemukan dan diseret kembali ke bangsal oleh Melvie.
Melvie marah karena Wanshi menyelinap menggunakan kartu aksesnya, lalu menyalahkan dirinya karena memberi akses itu.
Wanshi tak mengerti apa salahnya, ia hanya yakin “berbohong itu salah”, melihat dokter muda sebagai pembohong dan Melvie juga mengajarinya untuk “melupakan”.
Melvie, tertekan oleh realita rumah sakit perang dan beban moral, mencoba menjelaskan:
Dunia tidak hitam putih; kadang kebohongan bisa “menyelamatkan” hidup (setidaknya secara psikologis).
Ia kemudian mengabarkan secara langsung: minggu depan Wanshi akan dipindah ke Youth Center untuk menjalani “kehidupan normal” yang seharusnya ia miliki, jauh dari proyek dan medan perang.
Perpisahan emosional & rasa bersalah
Wanshi memohon untuk tidak dikirim pergi, merasa kesalahannya hari ini (membongkar kebohongan dokter) adalah alasan ia “dibuang”.
Melvie memeluknya, menilai beban yang mereka tumpukan pada Wanshi selama ini terlalu besar, dan memutuskan memindahkannya demi masa depannya.
Bagi Wanshi, hari ini terpatri sebagai trauma: ia menangis sampai tertidur, lalu tak punya hak atas keputusan yang diambil orang dewasa.
Seminggu kemudian, ia benar-benar dipindahkan ke Youth Center.
Konflik awal Wanshi–Pelo
Wanshi baru masuk Youth Center dan langsung dibully Pelo, yang menyalahkannya karena sang ibu masih koma karena omongannya.
Di asrama malam hari, mereka berdebat: Wanshi banyak bertanya soal sekolah dan masa depan, Pelo menuduhnya “dibuang” para dokter.
Wanshi tersulut emosi ketika dikatakan semua orang membuangnya, lalu mereka berkelahi dan dihukum, sehingga tidak bisa ikut upacara masuk.
Posisi Wanshi di Youth Center
Boarding students (seperti Wanshi & Pelo) adalah anak yatim/dititipkan negara; commuting students punya orang tua.
Wanshi dipandang “bermasalah” karena ikut-ikutan Pelo, tapi ia sebenarnya hanya tersinggung soal keluarganya.
Kedatangan Melvie & konflik emosi Wanshi
Melvie datang dari rumah sakit, cemas apakah Wanshi terluka, bukan untuk memarahi.
Ia jelaskan bahwa Wanshi dikirim ke Eden/Youth Center demi pendidikan dan masa depannya di Babylonia, bukan dibuang.
Wanshi memohon agar Melvie mengadopsinya supaya bisa jadi commuting student, tapi Melvie tidak memenuhi syarat dan bahkan tak seharusnya sering mengunjunginya.
Perubahan sikap halus dari Pelo
Saat makan, terlihat Pelo iri karena Wanshi punya “orang yang membelanya” (Melvie, seorang dokter).
Pelo mengagumi profesi dokter karena ingin “menyelamatkan ibunya”.
Meski mulutnya tetap kasar, rasa iri dan kekaguman tersirat. Wanshi menawarkan makanan dari Melvie padanya.
Kunjungan ke Exhibition Hall “Earth”
Anak-anak melihat proyeksi Bumi dan ekosistem yang direkonstruksi.
Guru Meka menekankan keindahan dan ikatan manusia–Bumi; relawan dari Youth Center justru menekankan kehancuran oleh Punishing dan pengorbanan para prajurit (orang tua mereka).
Relawan menekan anak-anak dengan pilihan moral: meneruskan perjuangan orang tua di garis depan atau hidup “mediocre” di “rumah kaca” Babylonia.
Meka menilai ini sebagai beban yang berlebihan untuk anak-anak dan menegur relawan.
Reaksi Wanshi & konsep “mediocre”
Wanshi dan Pelo sama-sama punya orang tua yang tidak “benar-benar mati” menurut mereka (di stasis/kondisi khusus), sehingga narasi “berkorban di garis depan” tidak cocok dengan pengalaman mereka.
Wanshi bertanya apa itu “mediocre”; setelah dijelaskan sebagai “biasa / tidak berguna”, ia menolak jadi orang seperti itu.
Kilasan masa lalu Wanshi di permukaan
Flashback: Wanshi hidup di permukaan bersama “Ibu” di bawah pohon ek dekat ladang gandum dan pantai.
Ibu mengajarinya membaca dan mengenalkan makhluk-makhluk Bumi, melindunginya dari bahaya laut dan ladang gandum.
Wanshi bertemu anak lain berbaju putih yang mengklaim dunia itu sebagai “miliknya” dan kesal karena harus bersembunyi dari Wanshi.
Anak itu mendorong Wanshi hingga terguling, tapi Wanshi justru mengamati detail alam di sekeliling.
Wanshi sebagai “pencerita Bumi” di Youth Center
Saat makan malam, Wanshi membantah gambaran Bumi yang hanya berisi Punishing dan kehancuran.
Ia menggambarkan keindahan Bumi: pantai, lumpur berbahaya, ladang gandum, pohon raksasa, bunga liar, serangga, burung, bulu-bulu lembut—berdasarkan pengalamannya sendiri (yang ia tutupi sebagai “melihat dari terminal orang dewasa”).
Anak-anak lain, termasuk Frank yang orang tuanya gugur dan trauma oleh pemandangan perang, mulai tertarik dan bertanya.
Untuk pertama kalinya, meja makan Youth Center dipenuhi imajinasi positif tentang Bumi, bukan hanya tentang perang atau Punishing.
Penutup: tekad dan misteri personal Wanshi
Natalie bertanya apakah mereka akan melihat Bumi dengan mata sendiri suatu hari; Wanshi yakin ia akan turun ke sana.
Ia hampir menyebutkan tujuan utamanya (mencari “seseorang” di permukaan, tentu “Ibu”), tapi teringat peringatan Melvie dan mengurungkan diri.
Di balik keinginannya “tidak mau jadi mediocre”, tersimpan motivasi pribadi: memastikan apakah “Ibu” yang dianggap ancaman oleh Babylonia masih menunggunya di Bumi.
Kehidupan Wanshi dan pesta ulang tahun
Beberapa bulan setelah menjalani hidup rutin di Youth Center/Eden, Wanshi pulang ke asrama dan mendapati barang-barangnya berpindah tempat.
Tiba‑tiba lampu padam, anak‑anak berlari, lalu mereka memberi kejutan: pesta ulang tahun untuk Wanshi pada tanggal 5 November, dengan video ucapan dan “hadiah buku” dari Gestalt.
Melvie muncul dengan kue, anak‑anak memberikan hadiah buatan tangan, termasuk dreamcatcher yang dibuat berdasarkan hal‑hal yang pernah Wanshi ceritakan; materialnya dikumpulkan dengan bantuan para Construct.
Wanshi yang tidak tahu tanggal ulang tahunnya sendiri semula ragu dan bertanya apakah ini mimpi. Melvie menegaskan bahwa hidupnya sekarang nyata dan miliknya sendiri.
Wanshi membuat beberapa harapan: mengetahui alasan ibunya mengirimnya ke Eden, berhenti mengalami mimpi buruk/memori kacau, serta agar orang‑orang di sekelilingnya tetap tinggal di sisinya.
Respon M.I.N.D. dan data memori tersegel
Saat Wanshi meniup lilin dan “berharap”, harapan itu memicu reaksi di dalam M.I.N.D.-nya: data memori yang tersegel bergerak menuju semacam beacon mental.
Mind Beacon berusaha masuk lebih dalam ke kesadaran Wanshi, tetapi volume data memori kacau terlalu besar dan “menyerang balik” sambungan mental.
Seseorang menarik SKK untuk memutus koneksi tepat waktu, menghindari kerusakan lebih lanjut.
Munculnya Rosetta dan situasi misi
Sosok yang menyelamatkan adalah Rosetta, yang sedang berada di sekitar Conservation Area 189 dan 190 yang memasok energi ke New Sophiasburgh.
Ia bergabung ke misi eksplorasi fasilitas penelitian terbengkalai secara sukarela dan melaporkan bahwa semua anggota tim sementara selain dia kehilangan kontak.
Di sisi lain, Wanshi menjelaskan bahwa Red Tide menyebar cepat dan akan menelan fasilitas penelitian serta dua Conservation Area, sehingga waktu penyelamatan terbatas. SKK dan Wanshi sendiri “ditarik” ke lokasi ini oleh sesuatu.
Flashback Rosetta: hilangnya tim dan terminal yang aneh
Dalam kilas balik, Rosetta dan Oliver awalnya menganggap misi cukup sederhana: mengumpulkan dokumen. Oliver menemukan terminal taktis militer Babylonia yang rusak.
Terminal tiba‑tiba menyala dengan data yang corrupt, dan suara serupa terdengar dari balik tumpukan peralatan. Rosetta menyuruh Oliver tetap di tempat untuk backup data sementara ia menyelidiki.
Rosetta menemukan “gunungan” terminal yang sengaja ditumpuk; banyak yang memiliki bekas sayatan dalam seperti dihantam sabit. Ia menduga ini markas para Construct desersi dan hendak melaporkannya.
Teriakan Oliver terdengar; ketika Rosetta kembali, Oliver sudah menghilang. Upaya menghubungi anggota tim lain gagal. Saat hendak melapor secara darurat, Rosetta terperosok ke lubang yang tertutup tumpukan kertas dan jatuh ke area bawah—itulah sebabnya ia sekarang berada di lokasi yang sama dengan SKK dan Wanshi.
Terminal Shorthalt dan “telur”
Rosetta menunjukkan satu terminal yang masih mengirim sinyal berkala, dikumpulkan bersama “sisa” Construct lain.
Wanshi mengaktifkannya; ada serangkaian pesan suara dari Shorthalt.
Dalam pesan itu, Shorthalt menyebut adanya “telur” yang telah menetas menjadi makhluk berbahaya yang berkeliaran di fasilitas. Ia mengatakan akan mencoba menghindari makhluk itu dan menyelamatkan anak‑anak di “Cultivation Area”. Ia juga mengklaim telah menemukan mayat peneliti dan petugas keamanan yang tampaknya tewas oleh makhluk tersebut.
Kecurigaan terhadap informasi Shorthalt
Wanshi menilai ada kejanggalan:
Intonasi suara dalam pesan berbeda dari suara Shorthalt yang biasa ia kenal (bisa karena distorsi sinyal/damage modul suara, tapi tetap mencurigakan).
Pernyataan soal peneliti dan petugas keamanan yang tewas tidak cocok dengan fakta: fasilitas ini sudah lama hancur oleh Punishing, tidak ada manusia hidup yang tersisa ketika Shorthalt datang; hanya Ascendant dan Construct yang sempat mengikutinya.
Selain itu, SKK dan Wanshi belum pernah berhadapan langsung dengan “musuh” yang digambarkan, sehingga narasi ancaman terasa tidak sinkron dengan pengalaman mereka di lapangan.
Wanshi menyimpulkan ada hal yang belum mereka temukan—mungkin area fasilitas lain atau manipulasi data.
Keputusan operasi selanjutnya
Rosetta memprioritaskan dua hal: menemukan anggota tim yang hilang dan menyelidiki kemungkinan keberadaan anak‑anak yang masih menjadi subjek eksperimen.
Ia menegaskan bahwa jika mereka bertemu makhluk yang disebut Shorthalt, mereka harus mengeliminasinya.
Dengan pengetahuan Rosetta tentang jalur di area tersebut, mereka memutuskan untuk melanjutkan pencarian menuju “Cultivation Area” sambil berlomba dengan waktu sebelum Red Tide menelan seluruh fasilitas—masih ada harapan.
Situasi Awal
Wanshi, Rosetta, dan SKK dikejar Hetero-Creatures di fasilitas riset terbengkalai.
Mereka membuka pintu ke Cultivation Area dengan keycard dan mengunci diri di dalam, sehingga Hetero-Creatures tidak bisa masuk.
Penemuan di Cultivation Area
Di balik pintu, mereka menemukan tumpukan besar bagian tubuh Construct yang hancur.
Analisis Wanshi: tumpukan ini baru mulai muncul sekitar dua tahun lalu, ketika Ascendants menguasai tempat itu.
Kesimpulan: ada “penjaga” yang selama ini membunuh semua Construct yang mencoba masuk ke Cultivation Area.
Indikasi “Monster” Penjaga
Rosetta menemukan luka sayatan panjang dan mengerikan di leher salah satu Construct, konsisten dengan jejak yang ia temukan di lantai atas.
Rosetta menyimpulkan penjaga bukan manusia biasa, mendukung rumor adanya “monster”.
Petunjuk Shorthalt
Sebuah terminal yang dimodifikasi (seperti terminal petunjuk sebelumnya) jatuh dari tumpukan dan diambil Wanshi.
Wanshi mengonfirmasi: perangkat itu adalah salah satu petunjuk yang ditinggalkan Shorthalt.
Isi Pesan Shorthalt
Dari terminal, Shorthalt menjelaskan bahwa jumlah personel keamanan terlalu banyak untuk dilawan.
Ia memutuskan menahan mereka sendiri agar masih ada kesempatan menyelamatkan sisa subjek uji—yaitu anak-anak—dan membawa mereka keluar.
Keterhubungan Remains dan Shorthalt
Wanshi menyadari bahwa tumpukan sisa tubuh Construct pembelot adalah musuh-musuh yang dimaksud Shorthalt.
Namun, saat ini Cultivation Area justru kosong—anak-anak yang ingin diselamatkan Shorthalt tidak ditemukan.
Kesimpulan Akhir Wanshi
Wanshi menyimpulkan bahwa:
Shorthalt-lah yang selama ini menjaga Cultivation Area.
“Makhluk” yang diciptakan Ascendants dari “telur” yang menetas kemungkinan besar adalah Shorthalt sendiri dalam bentuk yang berubah.
Konteks & Latar
Wanshi tinggal di Youth Center Babylonia, menjelang penentuan jalur karier setelah ujian penempatan.
Anak-anak panti (Wanshi, Pelo, Natalie, Frank) sudah remaja dan harus memilih masa depan: studi lanjutan, kerja di area konservasi permukaan, atau menjadi Construct/prajurit.
Keputusan Jalur Karier Wanshi
Wanshi lulus seleksi sekolah kedokteran, tetapi mengajukan diri untuk ditugaskan ke permukaan (bahkan bersedia sebagai prajurit manusia atau pekerja konservasi), menolak jalan “aman” di Babylonia.
Ia mengirim pesan canggung pada Dr. Melvie untuk memberi tahu pilihannya dan meminta Melvie datang sebagai “keluarga” saat keberangkatannya, namun hanya mendapat balasan otomatis.
Sesi Konseling & Latar Keluarga
Di ruang konseling, hadir seorang dokter bernama Chiron (Kepala Departemen Perawatan Construct).
Konselor mengungkap:
Ayah Wanshi, Wan Ji, adalah dokter hebat dari Kowloong yang gugur demi menyelamatkan pasien pada masa wabah Punishing dan dianggap pahlawan.
Ia menekan Wanshi agar meneruskan warisan ayahnya sebagai dokter, menyebut pilihan Wanshi untuk ke permukaan sebagai “mediocre”.
Saat berkas ibunya akan dibahas, konselor tiba-tiba berhenti dan menutup dokumen, jelas menyembunyikan sesuatu tentang ibu Wanshi.
Wanshi menegaskan tetap tak mau tinggal di Babylonia, curiga semua ini diatur Melvie, dan menyatakan tidak butuh campur tangan Melvie.
Sistem Penempatan & Tekanan Algoritma
Dijelaskan bahwa Gestalt menentukan rekomendasi karier berdasarkan data (asal keluarga, kondisi fisik, nilai, tes, preferensi), lalu konselor sukarelawan memvalidasi.
Ada jalur “permohonan wali” untuk mengubah keputusan anak yatim bila dianggap “salah pilih”, demi “mencegah penyesalan”.
Wanshi menolak tes tambahan dan setiap upaya untuk mengubah pilihannya: ia ingin ke permukaan untuk “memecahkan kandang” Babylonia yang baginya terasa seperti mimpi, sementara ingatan tentang ibunya justru dianggap delusi oleh orang dewasa.
Nasib Teman-teman
Natalie: lulus ujian kedokteran, disetujui Gestalt, bercita-cita ke Star of Life (tersirat demi bisa dekat dengan Pelo).
Frank: mengambil jalur pemeliharaan/rekayasa teknik; menunggu penempatan lembaga.
Tersebar rumor bahwa beberapa siswa yang hanya “nyaris lulus” ditolak melanjutkan studi dan malah diwajibkan kerja di permukaan, memicu kecurigaan bahwa faktor keluarga berperan, bukan sekadar nilai.
Kasus Pelo: Diskriminasi Sistemik
Wanshi menemukan Pelo murung di asrama.
Gestalt menolak aplikasi sekolah kedokteran Pelo meskipun nilainya memenuhi batas minimal, dan memutuskan dia akan dikirim ke permukaan dan dimodifikasi jadi Construct.
Konselor menyinggung orang tua Pelo dan menyatakan fisiknya cocok untuk konversi, yang memicu kemarahan Pelo.
Pelo meluapkan:
Ia telah berjuang keras untuk lulus standar kedokteran, tapi tetap ditolak; merasa masa depannya sudah “diputuskan” oleh orang dewasa dan algoritma.
Ia menolak narasi “pahlawan yatim piatu yang mengorbankan diri”, merasa masyarakat memaksa anak panti menjadi tokoh tragis di cerita propaganda berikutnya.
Ia menyorot kemunafikan: media mengglorifikasi anak yang jadi Construct, tapi tak menunjukkan rasa takut, dendam, dan trauma mereka.
Ia melihat bagaimana banyak guru/relawan merendahkan atau takut pada Construct, sementara orang tuanya (Construct) sendiri berakhir di stasis di Departemen Perawatan Construct—masa depan itulah yang ingin ia hindari.
Bagi Pelo, orang tuanya bukan “pahlawan” yang rela, melainkan korban; tapi sistem tetap menuntutnya mengikuti jejak mereka.
Twist: Keputusan Wanshi Diubah
Frank datang panik: data resmi menunjukkan Wanshi kini ditempatkan ke sekolah kedokteran, bertentangan dengan keputusannya untuk ke permukaan.
Artinya, pilihan Wanshi telah diubah sepihak lewat mekanisme wali/sistem.
Pelo menyimpulkan kini ia dan Wanshi sama-sama menjadi korban keputusan sistem dan mengusulkan “mengubah hasil ini bersama”.
Ia menyebut Wanshi punya kompatibilitas polimer dan bisa dimodifikasi jadi Construct, dan mengisyaratkan ada seseorang yang mau membantu mereka “menukar” jalur nasib: kalau mereka bisa bertukar, hidup masing-masing “akan pas”:
Wanshi: memperoleh jalur ke permukaan (sebagai Construct).
Pelo: mendapatkan jalur kedokteran yang diinginkannya.
Situasi di Youth Center & Shorthalt
Shorthalt datang ke Youth Center untuk mengecek kondisi Pelo atas permintaan Sien, yang sedang dirawat karena cedera.
Ia menyadari banyak “request” di Youth Center yang tidak diambil dan sikap para staf serta anak-anak yang masih canggung terhadap Construct.
Aksi Pelo, Wanshi, dan Frank
Pelo, Wanshi, dan Frank menyusup ke kantor supervisor pada malam hari.
Mereka menggunakan terminal hitam khusus untuk mengutak-atik sistem penentuan penjurusan/penempatan (assignment) sekolah, dengan tujuan menukar hasil: Pelo ingin masuk sekolah kedokteran, Wanshi ingin pergi ke permukaan.
Terminal itu diberikan “teman siswa komuter” dan dimaksudkan untuk “mengoreksi ketidakadilan” Gestalt.
Shorthalt memergoki mereka, mudah menangkap mereka, dan menyita terminal tersebut.
Motif & Risiko
Pelo yakin dirinya memenuhi syarat ke sekolah kedokteran dan menyalahkan sistem serta Gestalt.
Shorthalt memperingatkan bahwa tindakan mereka bisa mencabut hak masuk sekolah.
Wanshi menyembunyikan terminal saat panik, tapi akhirnya terminal diambil Shorthalt.
Infiltrasi Sistem Pendidikan (Rapat Proyeksi)
Di tempat lain, dua sosok (Projection A dan B) membahas bagaimana memanfaatkan kelemahan sistem pendidikan publik Babylonia.
Mereka ingin menggunakan “kasus korban sistem” (seperti manipulasi hasil penjurusan) untuk mengguncang opini publik dan mendorong perubahan (misalnya, pembukaan akademi swasta).
Mereka dengan dingin menyatakan, jika upaya memakai anak-anak panti asuhan gagal, mereka bisa “melenyapkannya” dan mencari cara lain.
Interogasi & Bantuan Shorthalt
Setelah rencana “Fate Exchange” gagal, Shorthalt menginterogasi Wanshi dan Pelo, lalu melepas Frank yang dianggap tidak terlalu terlibat.
Shorthalt menyimpulkan terminal itu adalah jebakan: bukan untuk mengubah sistem, tetapi memicu alarm agar mereka tertangkap dan dijadikan alat.
Ia berjanji menyelidiki terminal dan menyuruh mereka konfirmasi nilai secara resmi pada guru di Youth Center.
Shorthalt menjelaskan bahwa “kebenaran” nilai dan hasil seleksi sudah didefinisikan pihak lain; kalau tidak ditemukan bukti manipulasi dalam review, hasil itu akan dianggap sah.
Wanshi menolak “menyerah” dan ingin tetap mencari cara, sementara Shorthalt mengingatkan supaya mereka tidak gampang dimanipulasi lagi.
Permintaan Tambahan Wanshi: Data Keluarga
Wanshi meminta tolong Shorthalt mencarikan satu dokumen lagi: data dirinya dan orang tuanya.
Keesokan harinya, Shorthalt memberinya berkas resmi yang isinya:
Data keluarga, riwayat kesehatan di Star of Life, dan latar belakang orang tua.
Ayah: dokter di “Kowloong Second People’s Hospital”.
Ibu: Wanxu, peneliti, mantan anggota Science Council, dinyatakan hilang setelah turun ke permukaan.
Nama “Wanxu” terasa asing tapi sekaligus familiar bagi Wanshi, memicu sakit kepala dan kecurigaan akan kaitannya dengan mimpi dan memori kabur yang selama ini ia alami.
Wanshi menyembunyikan sebagian kegelisahannya dari Shorthalt.
Diskusi Soal Masa Depan & Permukaan
Shorthalt menegaskan ada pihak yang mungkin mengendalikan siswa komuter dan memakai anak Youth Center sebagai pion.
Ia menyatakan bahwa jalur Wanshi ke sekolah kedokteran sebenarnya “lebih baik” daripada rencana awal Wanshi yang ingin ke permukaan.
Wanshi menolak gagasan untuk berhenti mencari “kebenaran”, terutama tentang masa lalunya dan ibunya.
Shorthalt memperingatkan kehidupan di permukaan jauh lebih keras dari yang dibayangkan dan banyak anak Youth Center yang menyesal setelah turun.
Konfrontasi dengan Melvie
Setelah berpisah dari Shorthalt, Wanshi dipanggil untuk bertemu Melvie.
Melvie marah karena mendengar Wanshi hampir menolak kesempatan masuk sekolah kedokteran, padahal sejak dulu ia mendorong Wanshi ke jalur itu (membacakan buku medis, memaksanya ikut ujian, dll.).
Untuk pertama kalinya Wanshi benar-benar melawan: ia mengatakan tidak ingin ke kedokteran, menolak otoritas Melvie, dan mempertanyakan mengapa semua orang menyembunyikan kebenaran tentang ibunya.
Pertanyaan Wanshi tentang Ibunya dan Identitasnya
Wanshi mengungkap:
Konselor dan profesor yang ia temui menutup-nutupi informasi tentang ibunya, berbeda dengan keterbukaan mereka tentang ayahnya.
Ia akhirnya mencari sendiri dan menemukan dokumen resmi yang menyebut ibunya sebagai Wanxu, peneliti yang menghilang setelah meninggalkannya di bawah asuhan Melvie.
Ia menghubungkan memori, mimpi-mimpi pengajaran di “dalam tidur”, dan hal-hal aneh lain pada dirinya sebagai “warisan” dari Wanxu.
Ia menuduh Melvie dan orang dewasa lain memintanya melupakan sang ibu, membuatnya berbohong, dan menyembunyikan sesuatu yang fundamental tentang dirinya.
Di akhir, Wanshi bertanya dengan getir:
Apakah Wanxu melakukan kesalahan dalam penelitiannya?
Dan, “Siapa aku sebenarnya? Apakah aku hanya subjek eksperimen ibuku?”
Pertemuan pertama & motivasi Wanxu
Di pesawat evakuasi, Melvie melihat seorang ibu (Wanxu) dengan bayi yang luka parah dan demam tinggi.
Bayi itu diberi slot ayahnya yang sudah wafat agar bisa naik ke Babylonia.
Di Babylonia, mereka bertemu lagi sebagai peneliti M.I.N.D. untuk teknologi Construct. Bayi itu, Wanshi, dirawat di Star of Life dan tidak kunjung sadar.
Motivasi utama Wanxu meneliti M.I.N.D. adalah untuk menyelamatkan Wanshi.
Riset Construct & “Special Constructs”
Situasi perang melawan Punishing memaksa pengembangan teknologi Construct (Inver-Device, M.I.N.D., Recall).
Tim riset menghadapi kemacetan karena kekurangan subjek uji.
Wanxu menjelaskan adanya “Special Constructs”: manusia yang dimodifikasi saat masih kanak-kanak, dengan M.I.N.D. yang lebih stabil untuk koneksi dan sinkronisasi data.
Secara resmi, modifikasi anak-anak dilarang oleh Science Council karena dianggap tidak manusiawi, tetapi data tentang mereka sudah beredar.
Kebuntuan riset & kejatuhan fasilitas di permukaan
Banyak laboratorium di darat hancur diserang Corrupted; data mereka dikirim ke Babylonia sebelum musnah.
Satu laboratorium di ARU (Zelenograd) menunjukkan hasil eksperimen yang sangat baik, dengan stabilitas M.I.N.D. setara Special Construct.
Kontak dengan lab itu terputus; kemudian dikonfirmasi mereka diserang.
Pengakuan Chiron & eksperimen tidak manusiawi
Chiron, satu-satunya penyintas Zelenograd, tiba di Babylonia membawa data.
Ia mengungkap bahwa, untuk mencegah pembubaran, mereka menggunakan data observasi anak Construct dari tim Wanxu lalu:
Memodifikasi anak-anak manusia di bawah 10 tahun menjadi Construct secara paksa.
Menggunakan mereka sebagai subjek eksperimen transfer kesadaran dan koneksi M.I.N.D.
Anak-anak itu banyak yang mati dalam uji koneksi.
Chiron menyerahkan bukti ke Science Council, mengakui dirinya ikut membangun “rumah jagal” tersebut dan menempatkan tanggung jawab besar pada pimpinan.
Rasa bersalah Melvie & rencana Wanxu pergi ke permukaan
Proyek mereka dibubarkan; Melvie diliputi rasa bersalah karena:
Tidak cukup kritis terhadap data.
Penelitian mereka dipelintir menjadi alat untuk mengorbankan anak-anak.
Melvie berniat pindah ke Star of Life untuk menebus dosa dengan menyelamatkan anak-anak.
Wanxu memutuskan pergi ke fasilitas riset di darat untuk melanjutkan eksperimen M.I.N.D./Recall, dan meminta Melvie menjaga Wanshi.
Kondisi Wanshi & eksperimen Recall
Wanshi terbaring koma dengan tubuh rusak berat, dipertahankan hidup oleh mesin dan alat yang mirip pod koneksi jarak jauh.
Wanxu mengaku telah menerapkan metode Recall atau teknik terkait M.I.N.D. pada Wanshi, mencoba “menyelamatkan” dirinya dengan cara non-konvensional (bukan menjadikannya Construct karena tubuhnya tak kuat).
Ia tidak menjelaskan detail teknis, hanya menegaskan bahwa tiap langkah adalah taruhan hidup-mati.
Wanxu berangkat ke darat dengan asumsi ia mungkin tak kembali, dan memohon Melvie untuk tidak menyerah pada Wanshi jika ia tetap koma.
Setelah Wanshi bangun & “mimpi” yang diberikan
Beberapa tahun kemudian, Wanshi sudah bangun dan hidup seperti remaja di Babylonia.
Melvie menjelaskan: kenangan yang ia miliki sebelum sadar adalah “mimpi” yang dibuat Wanxu sebagai bagian eksperimen (Recall/implantasi memori).
Bersamaan dengan itu, Wanshi diganggu mimpi buruk tentang Corrupted.
Proyek Recall mengawasi Wanshi sebagai kandidat pertama yang mungkin berhasil menjalani Recall khusus, dan Melvie sendiri ikut diawasi.
Atonemen Melvie & perlindungan berlebihan pada Wanshi
Melvie mengakui:
Ia gagal melindungi keluarganya, gagal berkontribusi positif di sains, dan lalai hingga data mereka dipakai untuk menyiksa anak-anak.
Merawat Wanshi dan menjadi dokter anak di Star of Life adalah bentuk penebusan dirinya.
Ia berbohong kepada Wanshi soal mimpi, melarangnya membicarakan hal itu, dan berusaha menjauhkan dia dari segala urusan Recall, Wanxu, dan dirinya sendiri.
Tujuannya: memberi Wanshi kehidupan anak “normal” dan aman di Babylonia, apapun pengorbanannya.
Status Recall & permintaan terakhir Melvie
Sekarang, sistem Recall sudah hampir/benar-benar terealisasi dan akan diterapkan luas.
Minat pada Wanshi sebagai “kasus spesial pertama” seharusnya perlahan mereda, mengurangi ancaman padanya.
Melvie mengaku mengetahui 57 pesan yang dikirim Wanshi padanya; ia sadar dirinya telah merampas kebebasan pilih Wanshi.
Ia meminta satu hal terakhir:
Wanshi membatalkan banding yang diajukan ke Youth Center.
Mengikuti jalur aman yang sudah “dipersiapkan” oleh pengorbanan banyak orang (termasuk rekomendasi dari Chiron).
“Keselamatan banyak orang”
Melvie menegaskan bahwa:
Bagi Wanxu, Wanshi adalah tujuan utama semua penelitian dan perjudian hidupnya; kebangkitannya adalah “keajaiban” yang ia ciptakan.
Bagi Melvie, melindungi Wanshi adalah inti penebusannya atas dosa masa lalu.
Ia menyebut Wanshi sebagai “keselamatan bagi banyak orang”:
Karena hidupnya adalah hasil dari pengorbanan, kesalahan, dan perbaikan banyak pihak.
Karena dengan memilih hidup biasa dan tidak terjun ke risiko, ia menghormati semua itu.
Wanshi menolak makan bekal gosong khas Melvie sebagai simbol penolakan dikontrol terus-menerus; Melvie menerima penolakan itu: mulai sekarang, Wanshi akan menentukan sendiri pilihannya.
Ia berpamitan, menutup lingkaran perlindungan sepihaknya terhadap Wanshi.
Melvie & Chiron
Melvie menemukan jejak sebuah institut riset Golden Age yang dulunya bermitra dengan Laboratorium Zelenograd—tempat Recall diteliti.
Ia menuh Chiron hanya “membakar permukaan” saja; akar eksperimen kotor Recall masih hidup dan menyebar.
Karena tak bisa percaya pada sistem Babylonia, Melvie memutuskan ikut kembali ke permukaan sebagai dokter relawan untuk mencari kebenaran dan penyebab keanehan pada Wanshi.
Ia sadar mungkin tak akan kembali; kalau ia mati, Wanshi akan “bebas” dari orang‑orang terkait proyek lama itu.
Wanshi, kegelisahan, dan rencana “pemberontakan”
Setelah pertemuan terakhir dengan Melvie, Wanshi makin tertutup dan menghilang tiap hari.
Ia menjelaskan pada Pelo bahwa nasib mereka bukan ditentukan Gestalt, tapi orang‑orang berkepentingan yang memanfaatkan sistem dan Youth Center.
Karena tak ada orang dewasa yang kembali untuk meluruskan masalah nilai mereka, Wanshi memutuskan mereka harus “membuat keributan” sendiri.
Ia mencuri akses gudang medis dan menyembunyikan “barang bagus”, lalu merencanakan aksi demonstratif: “Mari kita ledakkan Gestalt.”
Aksi di ruang pameran Gestalt
Wanshi, Pelo, Natalie, Frank, dan anak‑anak lain menyelundupkan peti bahan peledak ke ruang pameran Gestalt.
Mereka menata bahan peledak mengelilingi Gestalt; skala Gestalt membuat bahan peledak tampak kecil.
Di sisi lain, Shorthalt dan para construct diberi tugas berjaga karena ada peringatan anonim bahwa Gestalt akan dihancurkan pukul 22:20.
Saat hitungan mundur, Wanshi menekan detonator: yang muncul bukan ledakan destruktif, tapi kembang api Golden Age yang menerangi ruangan dan memicu alarm.
Mereka panik lalu kabur, tapi di pintu lift transport, para construct (termasuk Shorthalt dan Sien) sudah menunggu dan menangkap mereka.
Konfrontasi dengan Shorthalt & Sien
Wanshi menegaskan bahwa aksi itu murni pilihan mereka, cara terakhir untuk membuat orang melihat ketidakadilan nilai mereka.
Pelo berteriak: nilai mereka dimanipulasi, lambannya proses verifikasi akan memaksa mereka turun ke permukaan sebelum kebenaran terungkap.
Shorthalt akhirnya mengungkap: hasil recheck resmi sudah keluar, dan nilai mereka benar‑benar di bawah standar—bahkan lebih rendah dari nilai awal.
“Peretasan terminal” diakui oleh beberapa siswa komuter sebagai sekadar prank kejam; mereka akan dihukum, tapi itu tak mengubah hasil.
Protes besar mereka ternyata tak mengguncang apa pun, hanya seperti kembang api: heboh sesaat lalu padam.
Akibat aksi & hilangnya Melvie
Anak‑anak hanya mendapat hukuman disiplin; masa depan akademis mereka tetap aman.
Wanshi menunggu dimarahi Melvie, tapi kabar darinya tak pernah datang.
Ia lalu dibawa Shorthalt ke rumah sakit, dan di sana mengetahui:
Melvie ikut relawan medis ke permukaan.
Dari seluruh rombongan, hanya “dokter tertua” yang tewas—itu adalah Melvie.
Yang tersisa untuk Wanshi hanyalah sebuah kotak makan biru milik Melvie.
Wanshi terpukul: ia gagal menyelamatkan Pelo, gagal mengubah apa pun, dan kini Melvie pun tiada. Ia merasa semua orang sudah melaju terlalu jauh, sementara ia tertinggal.
Nasihat Shorthalt & arah baru Wanshi
Shorthalt menegur Wanshi yang merasa tak mampu melakukan apa pun: manusia hidup dalam “segmen”, tujuan baru akan muncul di setiap persimpangan.
Jika Wanshi tak tahu harus apa, ia harus fokus pada yang di depan mata: masuk sekolah kedokteran, belajar menyelamatkan nyawa.
Suatu hari, di tengah perjalanan itu, ia mungkin menemukan tujuan barunya. Untuk sekarang, ia bisa berusaha menjadi dokter—bahkan yang lebih baik daripada Melvie.
Ke mana semua berakhir untuk sementara
Pelo: mendesak ingin segera dimodifikasi jadi Construct, lalu dua minggu kemudian menjalani modifikasi dan dua bulan setelahnya dikirim ke medan perang. Mengirim beberapa foto alam di permukaan, lalu jarang menghubungi.
Natalie & Wanshi: masuk sekolah kedokteran.
Frank: masuk akademi teknik.
Wanshi: terjebak antara waktu yang terasa lambat baginya dan cepat bagi dunia. Ia mengubur diri dalam belajar, terus mengecek jadwal ujian lisensi dan rekrutmen Star of Life, berlari secepat mungkin mengejar “persimpangan” hidup berikutnya, seperti yang dikatakan Shorthalt.
Lokasi: Ruang “Cultivation Area” di basement lembaga riset terbengkalai. Dari balik sebuah pintu terdengar suara Hetero-Creature yang menggerogot dan mencakar, menambah suasana mencekam.
Kondisi emosional: Wanshi, Rosetta, dan SKK baru saja “melarikan diri” ke sini sambil masih shock atas fakta tentang Shorthalt. Tersirat kuat bahwa Shorthalt sendiri adalah “monster” yang ia maksud.
Reaksi Wanshi:
Ia sudah “mempersiapkan diri” dan mengira ini ulah Ascendants.
Ia ingin membawa Shorthalt pulang, atau… (terpotong oleh SKK).
Ia kemudian menyimpan terminalnya dan memilih fokus menyelidiki Cultivation Area yang mati-matian dilindungi Shorthalt.
Investigasi ruangan:
Rosetta memeriksa pintu yang menahan Hetero-Creature; pintu itu didesain khusus untuk menahan serangan Construct.
Ini menimbulkan pertanyaan: jika di dalam hanya ada anak-anak, kenapa perlu perlindungan terhadap Construct? Siapa yang sebenarnya ingin mereka “halau”?
SKK memindai ruangan: lampu redup, deretan ranjang kecil anak-anak, dengan tali pengekang khusus yang tampak digunakan untuk menahan sesuatu di ranjang itu.
Wanshi menyadari tali itu adalah pengekang custom, dan Rosetta meragukan apakah yang ditahan benar-benar “anak-anak” atau sesuatu yang lain sepenuhnya.
Urgensi:
Rosetta meminta Wanshi memakai Hawkeye untuk mengakses sisa data di ruangan.
Pintu khusus itu tak akan menahan Hetero-Creature lama-lama; mereka harus cepat mengumpulkan informasi dan menemukan jalan keluar lain.
SKK mengusulkan untuk berpencar, mengumpulkan intel secepat mungkin, lalu segera kabur.
Wanshi mengalami serangan data dari sistem Hawkeye; M.I.N.D.-nya kacau dan hampir rusak total, sampai sistem mulai prosedur forced shutdown.
Dalam kekacauan itu, ia melihat memori No.056: anak-anak di “Cultivation Area” yang ternyata semua sudah dijadikan Construct, termasuk Aviana dan Eamon.
Aviana ketakutan akan “scrapyard”, sementara 056 berusaha menenangkannya dan memanggil mereka dengan nama, bukan nomor.
Wanshi teringat cerita Melvie tentang eksperimen kejam yang mengubah anak-anak menjadi Construct dan mengorbankan mereka demi hasil penelitian.
Di tengah memori yang runtuh, Wanshi dipanggil dan tersadar kembali di bangunan yang mulai ambruk; ia berhasil menghindari reruntuhan.
Jalan keluar baru terbuka karena runtuhan, tapi jalan masuk sebelumnya tertutup. Saat mereka berencana membersihkan batu, Corrupted aneh yang sempat menyeret Wanshi muncul lagi.
Corrupted itu tidak langsung menyerang, hanya menatap dan lalu mundur ke lorong gelap, seolah-olah mengarahkannya ke suatu tempat.
Wanshi menduga Corrupted itu ingin menuntunnya, lalu memutuskan untuk mengikutinya sambil tetap berkomunikasi dengan SKK karena M.I.N.D.-nya belum stabil.
Masa lalu Wanxu & Wanshi
Kota Kowloong diserang Punishing Virus, rumah sakit tempat Wanshi dirawat terbakar dan diserbu Corrupted.
Wanxu dievakuasi sambil menggendong Wanshi bayi yang sekarat. Ia putus asa namun ingin menyelamatkannya dengan cara apa pun.
Identitas 056 & tugas barunya
Di masa kini, Wanxu sudah menjadi peneliti bernomor 056 di sebuah fasilitas riset rahasia di daratan.
Dulunya ia mengurus data eksperimen koneksi M.I.N.D., tapi setelah Dr. Pickman datang, ia “diturunkan” jadi petugas cek kondisi subjek dan buang “sampah eksperimen”.
Anak‑anak sebagai subjek eksperimen
Di “Cultivation Area”, subjeknya adalah anak‑anak yatim, banyak yang sudah diubah menjadi Construct: Aviana, Theodore, Eamon, Joshua, dll.
Mereka dipaksa ikut “kelas”; kalau gagal tiga kali, akan “dibuang”.
Joshua baru saja “gagal” untuk ketiga kalinya dan dibawa ke “disposal site”.
Sistem nilai dan ancaman pembuangan
Di koridor ada papan nilai dengan tanda √ dan x. Nama yang kebanyakan x dicoret — artinya sudah dibawa ke pembuangan.
056 tahu tugasnya hari itu: membuang limbah eksperimen, termasuk Joshua.
Persiapan modifikasi Aviana & Theodore
Aviana dan Theodore disuntik “obat” yang menandai mereka akan segera dimodifikasi jadi Construct.
Para peneliti menjadikan anak‑anak sebelumnya sebagai “latihan” demi menyempurnakan modifikasi untuk dua anak ini.
Bila keduanya gagal, satu batch anak akan habis, dan mereka tinggal mencari “bahan baru” dari panti asuhan lain.
Tempat pembuangan & jasad Joshua
056 pergi ke landfill/disposal site, membuka gerbang, dan melihat tumpukan “sampah” — termasuk jasad Joshua dengan nomor S0145.
Ia memasukkan tubuh kecil itu ke kantong sampah dan menaruhnya di puncak gunungan sampah di bawah sinar matahari.
Di sana ia bergumam: “Demi Wanshi… haruskah aku terus begini?”
Motivasi kelam Wanxu demi Wanshi
Flashback: setelah insiden Zelenograd dan kecurigaan pada data eksperimen anak‑anak, Wanxu putus asa mencari cara menyelamatkan Wanshi.
Usaha awalnya memakai M.I.N.D. buatan gagal dan hampir menghancurkan kesadaran Wanshi.
Ia sadar butuh M.I.N.D. asli dan memutuskan menerima tawaran fasilitas rahasia yang menyediakan “sumber daya” (anak‑anak yatim) sebagai subjek.
Ia memanipulasi Melvie agar merawat Wanshi di Babylonia, lalu pergi ke permukaan sebagai 056 dengan niat menggunakan penelitian ini untuk menyelamatkan Wanshi, meski harus mengorbankan anak‑anak lain.
Konflik batin & kompromi moral
Di fasilitas, 056 dipandang buruk karena terlalu “peduli” pada subjek. Setelah Pickman datang, ia disingkirkan dari posisi penting.
Namun ia butuh akses lagi ke perangkat koneksi kesadaran di lab pusat.
Ia memutuskan: jika berpura‑pura kejam terhadap anak‑anak bisa mengembalikan posisinya, maka demi Wanshi, ia rela menekan sisa nuraninya dan “terus melangkah” di jalan ini.
Hari ini Theodore dan Aviana menjalani operasi modifikasi menjadi Construct. 056 ikut serta sebagai penghubung M.I.N.D. karena dianggap punya “kecocokan” dan kedekatan dengan anak‑anak.
Di balik itu, Dr. Pickman mengungkap bahwa gangguan M.I.N.D. anak‑anak, hilangnya memori Eamon, dan kondisi 07 semuanya adalah rekayasa eksperimen. Anak‑anak sengaja “dirusak” untuk dijadikan bahan uji.
056 disambungkan ke M.I.N.D. Aviana lewat perangkat koneksi baru. Di dalam M.I.N.D., Aviana terlihat tenang dan polos, namun ia memeluk sosok bayi dengan mata emas seperti 056.
Aviana menyebut dirinya sebagai “vessel” dan mengatakan Theodore akan “dikirim” ke sana, tapi ia yakin percobaan itu tidak akan berhasil.
Tiba‑tiba, jeritan Theodore mengguncang ruang M.I.N.D.; gelombang merah (Punishing) menyapu, memaksa 056 terputus dari koneksi.
Di dunia nyata, Theodore sebagai Construct terinfeksi Punishing secara ekstrem, berubah menjadi Corrupted yang lepas kendali dan membunuh para peneliti.
Pickman dengan dingin memerintahkan penghentian proses pada Aviana, menyuruh menyelamatkan peralatan, menunda keputusan soal Aviana, dan menyuruh menandai Aviana dengan tanda cek karena “berhasil” sebagai subjek.
056 menyaksikan bagaimana Theodore—anak yang paling patuh dan paling percaya padanya—dibuang dan diperlakukan sebagai monster. Ia sadar:
Selama ini ia ikut mendorong “tikus laboratorium” itu ke jurang, bukan sekadar pengamat netral.
Meskipun trauma eksperimen itu membuat semua orang ketakutan dan makin ketat mengawasi para Construct, 056 justru dijadikan penghubung tetap.
Data menunjukkan kehadirannya membuat M.I.N.D. Theodore bertahan 7 detik lebih lama dari infeksi Punishing.
Setelah itu, hampir tak ada lagi anak yang "tiga X" dan dibuang—056 dianggap efektif menstabilkan mereka.
Dalam sesi‑sesi berikutnya, 056 membangun hubungan hangat dengan anak‑anak:
Eamon mengakui ia melihat 056 sebagai orang dewasa yang baik: mau mendengar, menenangkan, menghibur, dan “menyelamatkan” mereka dari orang dewasa lain.
056 memberi pelukan dalam M.I.N.D. dan menjadi satu‑satunya figur yang memberi rasa aman.
Muncul sosok Wanshi, bayi yang selalu di sisi 056. Anak‑anak tahu 056 sangat menyayangi Wanshi, dan mereka ikut menyayanginya seperti adik sendiri, meski Wanshi tidak boleh melihat “pemilik asli” M.I.N.D. mereka.
Anak‑anak membantu 056 membuat dunia ilusi yang indah untuk Wanshi (bunga, laut, serangga) dari benda‑benda sederhana di laboratorium.
Aviana mengaku bahwa dialah yang menyentuh medium kultur (di “laut” palsu) dan menyebabkan jari “Wanshi” terluka—ini simbol ia diam‑diam melanggar aturan eksperimen. 056 tidak memarahinya.
056 mulai punya niat lain: ia ingin merekam dan “mengirimkan” semua yang terjadi kepada seseorang yang terhubung dengannya di luar—yaitu Wanshi.
Dalam salah satu sesi, Aviana, mewakili semua anak, bertanya: bolehkah mereka memanggil 056 sebagai “Mom”.
Setelah ragu sebentar, 056 mengiyakan, tetapi dengan satu syarat: mulai sekarang, mereka harus mengikuti semua perintahnya.
056 lalu memberi instruksi rahasia:
Anak‑anak harus mengasah gesper/buckle di baju penahan mereka hingga tajam.
Saat 056 memberi sinyal, mereka harus menusuk dan mengiris leher sendiri—sebuah gerakan bunuh diri kolektif yang juga berarti perlawanan total terhadap laboratorium.
Sambil itu, Theodore yang telah menjadi Corrupted disimpan terkurung; para peneliti menghindari lab itu, menganggapnya iblis. 056 justru melihat:
Mereka sebenarnya “memelihara iblis” yang mereka ciptakan sendiri lewat kekejaman eksperimen.
Di akhir, 056 menyatukan semua ini dalam tekad:
“Mulai hari ini, tak ada yang akan dibuang lagi.”
Anak‑anak bukan lagi sekadar nomor; sekarang mereka punya ibu dan satu ikatan seperti tali pusar yang menyambungkan mereka: 056.
Dengan “mainan” yang disembunyikan dan tajam (gesper), serta perintah yang sudah ditanam dalam M.I.N.D., mereka berubah dari tikus percobaan menjadi “para iblis” ciptaan Renegade 056—sebuah pasukan anak yang disiapkan untuk melawan para peneliti, walaupun taruhannya adalah nyawa mereka sendiri.
Wanshi tenggelam dalam badai data ingatan di dalam M.I.N.D.; semua memori yang terlupakan dan memori 056 yang disinkronkan kepadanya muncul seperti pecahan kaleidoskop.
Cuplikan utama memori: 056 baru saja mematikan sistem daya utama fasilitas penelitian dan membantai staf dengan palu penghancur. Ia lalu menghancurkan daya cadangan karena ingin menyelamatkan anak‑anak subjek uji.
Rencananya menyelundupkan para anak/subjek keluar telah ketahuan. Saat ia ingin pergi ke zona kultivasi (tempat anak‑anak), para peneliti panik dan memaksa 056 ikut mengaktifkan daya cadangan demi menjaga lab yang berisi Punishing.
Para peneliti mulai curiga pada 056, menyadari ia memegang senjata dan menyebut bahwa izin aksesnya pernah dicabut Dr. Pickman. Saat 056 hampir menyerang, tiba‑tiba para peneliti diserang oleh “anak‑anak” (subjek uji).
Aviana dan subjek lain, yang sebelumnya diam‑diam menajamkan sabuk pengekang dan menyembunyikan senjata di ranjang dan krayon sesuai instruksi 056, membantai para penjaga/gate keeper setelah mereka ketahuan memegang senjata.
Aviana membunuh seorang peneliti yang pernah membawa pergi teman‑temannya dan baru saja hendak menghentikan 056, lalu bertanya apakah mereka melakukan hal yang benar dan apakah “Mama” 056 marah.
056 menahan diri untuk tidak menjawab langsung. Sebagai gantinya, ia memerintahkan semua subjek untuk meraba lengan atas mereka, membedah kulit bionik mereka sendiri, mengambil chip pelacak yang tertanam, lalu menghancurkannya.
Pelarian anak‐anak dan pengorbanan 056
056 berhasil membawa para anak uji coba keluar dari fasilitas menuju “Junkyard” (tumpukan mayat/construct rusak) sebagai satu‐satunya jalan kabur.
Ia memberikan sebuah mechanoid yang telah diprogram untuk mencari “Wanshi asli”.
Di ambang pintu, anak‐anak bertanya apakah 056 ikut kabur, tapi ia menolak.
056 mengaku dulu datang ke fasilitas itu demi menyelamatkan Wanshi dengan memanfaatkan M.I.N.D. anak‐anak lain, dan kini ia merasa harus menebus dosanya dengan tertinggal di “neraka” itu.
Konflik batin 056 terhadap Wanshi
Kilas balik menunjukkan Wanxu duduk di samping Wanshi yang koma dan mengakui bahwa tempat penelitian itu adalah “neraka tanpa jalan kembali”.
Ia sadar dirinya menjadi “orang gila tanpa belas kasih” seperti yang dituduhkan Melvie, tapi tetap ingin Wanshi hidup dan merasakan hidup yang utuh.
Keputusan 056 melawan fasilitas dan Pickman
Alarm berbunyi; 056 menyuruh Eamon dan lainnya lari sejauh mungkin karena orang‐orang di fasilitas sangat berbahaya.
056 kemudian kembali ke lab tempat Theodore, anak yang sudah menjadi monster karena Punishing Virus, dikurung.
Pickman muncul dengan pistol, mengakui bahwa ia juga menganggap para subjek uji coba sebagai “anak‐anaknya”, tapi menuduh 056 menambah “variabel” berbahaya dengan membiarkan mereka melarikan diri dan mendorong mereka membunuh.
056 memperingatkan bahwa dunia luar sudah tahu tentang eksperimen mereka dan Pickman tak akan lolos dari hukuman.
Wanshi menyaksikan masa lalu dan tak mampu mengubahnya
Di “masa kini”, Wanshi menyerap memori itu lewat peluru yang menembus M.I.N.D.-nya dan merasakan semua kejadian seolah ia hadir sendiri.
Ia berusaha menghentikan 056/Wanxu agar tidak menghancurkan jendela isolasi yang berisi Punishing berkonsentrasi tinggi, tapi tangannya hanya menembus bayangan—ia tak bisa mengubah masa lalu.
Dalam keputusasaan, ia akhirnya hanya bisa memanggil nama “Wanxu” sekali lagi, sadar bahwa ini hanya rekaman peristiwa yang sudah terjadi.
Tindakan terakhir 056 dan kematiannya
Wanxu mengayunkan palu penghancur ke kaca isolasi, ingin menghancurkan fasilitas itu dan memastikan Pickman suatu hari mati di tangan “anak‐anaknya” sendiri.
Kaca pecah; Punishing menyembur keluar dan segera mengkorupsi setengah wajah Wanxu.
Di saat yang sama, Pickman menembaknya di kepala. Peluru menembus tubuhnya dengan lambat, lalu Wanxu jatuh bermandi darah dan tewas.
Rasa sakit Wanshi dan ambang kematian
Saat peluru menembus kepala Wanxu dalam memori, Wanshi juga merasakan sakit itu di M.I.N.D.-nya hingga hampir terkoyak.
Ia ambruk di suatu tempat di fasilitas terbengkalai, tak tahu posisi pastinya.
Dalam kesadarannya yang memudar, ia masih sempat berpikir tentang SKK dan rekan‐rekannya yang berjanji akan menyusulnya, bertanya dalam hati apakah dia masih bisa menemukannya.
Kesadarannya memudar bagaikan tertidur dalam mimpi jernih, di ambang “tidur abadi”.
Wanshi sebagai calon dokter
Wanshi sedang menjalani masa magang di rumah sakit Star of Life dan dijuluki murid jenius yang terlalu rajin sampai kurang tidur.
Para dokter senior, termasuk Hippocrates, khawatir karena ia bekerja berlebihan namun tetap memuji kemampuannya.
Ia belum yakin mau ambil spesialisasi apa, tapi sering mengikuti dokter anak, teringat pada Melvie yang dulu merawatnya.
Alasan Wanshi bekerja begitu keras
Ia terus belajar dan bekerja tanpa henti: bisa jadi untuk menebus penyesalan tentang Melvie, karena ia melihat dirinya di anak-anak pasien, atau karena merasa “berhutang” pada teman-temannya yang masih bertarung di bumi.
Ia mengingat nasihat Shorthalt: kalau bingung dengan tujuan hidup, fokus saja pada hal yang ada di depan mata dan jadilah dokter dulu.
Interaksi dengan anak-anak di bangsal
Di bangsal anak, Wanshi dikenal hangat oleh pasien kecil seperti Vivian, Andy, dan terutama seorang anak bernama Maka.
Anak-anak mengumpulkan “kartu keinginan” (wish cards) yang bisa ditukar dengan permintaan kecil; Wanshi juga membagi permen untuk menyemangati mereka.
Maka menyimpan banyak kartu keinginan tanpa digunakan, karena ia menabungnya untuk satu keinginan besar: sehari bermain di luar bersama ayahnya yang sedang bertugas di bawah (di bumi).
Kondisi Maka dan ayahnya
Secara medis, Maka menderita penyakit bawaan berat, sudah berkali-kali operasi dengan hasil terbatas, dan harus sangat berhati-hati sebelum operasi berikutnya.
Ayahnya adalah satu-satunya keluarga yang tersisa dan menjadi Construct tempur di darat; kalau ayahnya tewas, Maka akan diurus oleh Youth Center.
Maka ingin “meminjam di muka” (advance) penggunaan kartu keinginannya agar bisa keluar sehari dengan ayahnya saat sang ayah pulang dari misi panjang.
Wanshi menenangkannya: tunggu ayahnya tiba dulu, fokus pada pemulihan, baru membahas izin keluar.
Panggilan dari Pelo dan kabar darurat
Wanshi tiba-tiba menerima panggilan gangguan (penuh noise) dari Pelo, teman lama yang telah lama bertugas di garis depan sebagai Construct.
Sebelum Wanshi bisa memahami apa yang dikatakan, komunikasi terputus.
Tak lama, Natalie datang dengan panik dan mengatakan: unit ayah Maka baru saja meminta bantuan medis darurat massal.
Pusat gawat darurat Construct
Wanshi bergegas ke pusat darurat Star of Life. Suasananya sama seperti kenangan masa kecilnya: penuh Construct terluka, teriakan, dan dokter yang kewalahan.
Chiron memimpin penanganan darurat; karena sumber daya sangat terbatas, ia memprioritaskan Construct dengan tingkat kerusakan 40–70% dan menolak yang terlalu parah, agar tidak menjadikan ruang perawatan seperti kamar eksekusi.
Wanshi memohon untuk membantu. Ia sudah lulus kursus dasar perawatan Construct dan bersedia menangani pasien luka ringan di luar ruang perawatan, supaya Chiron dapat menyelamatkan yang lebih parah.
Chiron akhirnya mengizinkan dan memberikan unit remote maintenance pada Wanshi.
Wanshi memaksa diri sampai batas
Wanshi terus melakukan prosedur remote maintenance tanpa henti, kedua tangan dan terminalnya berlumuran vital fluid.
Rasa sakit akibat kabel maintenance yang terhubung ke kepalanya membuatnya lemas, tapi ia memaksa terus bekerja.
Karena kelelahan, ia sempat salah gerak dan memperburuk luka seorang pasien, sampai Chiron memerintahkan kabelnya dicabut agar ia berhenti.
Munculnya Sien dan pasien kritis
Gelombang baru pasien tiba. Salah satu Construct yang membawa pasien memanggil namanya: itu Sien, veteran yang dulu satu unit dengan orang tua Pelo dan kemudian membantu mengurus Pelo.
Sien nampak hancur secara mental, mengatakan “kali ini giliran dia”.
Pasien yang ia bawa dalam kondisi sangat parah, diselimuti cairan vital, wajah hampir tak dikenali. Rambut sintetisnya ternoda sampai warna aslinya tertutup.
Kematian Pelo
Wanshi akhirnya menyadari bahwa pasien itu adalah Pelo.
Ia berusaha mengerahkan segala cara: menekan luka, minta peralatan maintenance, lalu mengusulkan prosedur Recall.
Asisten menegaskan bahwa Pelo sudah tak punya tanda-tanda vital—tidak bisa diselamatkan.
Wanshi, gemetar dan hampir pingsan, hanya bisa menatap tubuh Pelo penuh luka lama dan baru, menyadari semua usahanya sia-sia.
Makna “enam belas tahun” dan kebohongan lama
Adegan memicu ingatan masa lalu: dulu, sebagai dokter muda, ia pernah “berbohong baik” pada Pelo kecil yang menangis karena ibunya masuk stasis, dengan mengatakan ibunya mungkin bangun saat Pelo berusia 16 tahun.
Setelah dewasa, Pelo pernah berkata: “semua yang kami lakukan sia-sia, aku akan masuk modifikasi bulan ini, aku sudah tidak mau menunggu lagi.”
Kini Wanshi sadar: Pelo memilih dimodifikasi dan turun ke medan tempur sebagai pelarian dari kemungkinan hari ketika ia harus menghadapi kenyataan bahwa kebohongan itu tak akan terwujud. Ia “mati sebelum sempat berumur 16” di hadapan ibunya.
Sien dipenuhi rasa bersalah dan dibawa pergi karena pergeseran M.I.N.D.; Wanshi tidak lagi memperhatikan sekeliling, tenggelam dalam keputusasaan.
Penutup emosional
Wanshi berlutut di samping tubuh Pelo, rambut basah oleh keringat dan vital fluid, seolah sedang berdoa.
Dalam hati ia bergumam, memohon: “...Tidak ada yang mau berbohong padaku juga?”
Ia ingin seseorang menenangkannya dengan kebohongan manis yang dulu ia berikan pada Pelo, karena kenyataannya terlalu kejam untuk dihadapi.
Situasi darurat & keputusasaan Wanshi
Setelah operasi besar, pusat darurat penuh dengan Construct yang rusak parah.
Wanshi kelelahan tapi menolak berhenti, masih ingin menyelamatkan lebih banyak construct.
Chiron menunjukkan kotak berisi pelat nama construct yang telah “gugur”. Di sana Wanshi menemukan pelat nama ayah Maka.
Keinginan Wanshi untuk menyelamatkan semua orang
Wanshi teringat masa kecil dan harapan lamanya: semua orang bisa tetap bersamanya selamanya.
Ia mengatakan pada Chiron ingin pindah ke Departemen Perawatan Construct dan memperpanjang masa magangnya.
Interogasi & tuduhan
Tiba-tiba, staf keamanan menahan Wanshi dan menginterogasinya.
Mereka menanyai keterlibatannya di pusat darurat construct dan hubungan dengan dua pelat nama: ayah Maka dan Pelo.
Mereka membeberkan: Pelo dicurigai desersi karena tak melaporkan serangan Corrupted yang menyebabkan banyak korban manusia dan construct.
Mereka menuduh tindakan Wanshi “memboroskan” sumber daya perawatan construct, karena tingkat kelangsungan hidup pasiennya rendah dan dianggap menyebabkan beberapa construct lain kehilangan kesempatan hidup.
Pembelaan Wanshi yang sia-sia
Wanshi marah karena baginya ia hanya berusaha menyelamatkan yang tak punya harapan sama sekali.
Namun para petugas dingin dan tak peduli, seolah sudah terbiasa menyalahkan orang di hadapan mereka.
Frustrasi, Wanshi pasrah dan siap “dihukum”.
Kedatangan Chiron & pembebasan Wanshi
Setelah menunggu lama dalam ruangan gelap, Chiron datang dengan terminal milik Wanshi.
Chiron menjelaskan banyak orang membelanya: teman seangkatan, mentor pediatrik, dan Profesor Hippocrates.
Data dari staf perawatan construct membuktikan tindakan Wanshi justru meningkatkan angka keberhasilan penanganan darurat dibanding kasus sejenis.
Interogasi itu lebih sebagai “peringatan” karena kasus Pelo, bukan benar‑benar untuk menghukum Wanshi.
Pesan terakhir Pelo
Chiron memberikan terminal Wanshi dan memintanya bersiap mental.
Di rekaman, Pelo menceritakan misinya dekat Dead Zone:
Ia melihat sesuatu yang aneh tapi belum yakin, berjanji akan membicarakannya dengan Wanshi nanti.
Tiba‑tiba ia terjebak di area ganjil dengan konsentrasi Punishing sangat tinggi.
Komunikasi dengan tim dan Babylonia terganggu, peralatannya rusak.
Ia menyebut “sesuatu” (Corrupted aneh) dan merasa tak bisa kembali.
Pesan makin terputus-putus: ia berterima kasih kepada Wanshi soal “pertukaran sukarela”, menyebut masih banyak construct seperti ibunya yang ingin ia tolong, dan menyinggung info Wanxu yang seolah sudah dihapus.
Di akhir, ia berkata tidak ada jalan kembali, menyebut Sien ikut terseret, dan bahwa “benda” itu mengincar Wanshi.
Rekaman berakhir dengan jeritan Corrupted dan Pekikan kesakitan Pelo.
Dengan bukti ini, kasus Pelo kemungkinan akan dicap sebagai “kecelakaan” saat menghadapi Corrupted, bukan murni desersi.
Sien, sang ketua tim, selamat tapi mengalami deviasi M.I.N.D. parah dan dirawat lama.
Natalie & beban batin Wanshi
Setelah itu, muncul pesan Natalie: ia mendengar hanya Pelo yang tak kembali dari timnya dan meminta Wanshi jujur jika tahu sesuatu.
Wanshi tak sanggup menjawab saat itu.
Tekad baru Wanshi
Chiron menyuruh Wanshi pulang dan beristirahat, tapi Wanshi bersikeras masih harus menangani operasi Maka.
Ia menyesali pernah menolak ajakan Chiron dulu, dan mengaku sekarang sudah menemukan tujuan:
ia ingin pindah ke Departemen Perawatan Construct agar bisa menolong lebih banyak construct.
Chiron ragu karena dunia perawatan construct penuh rahasia, kompromi, dan hal‑hal yang tak bisa diucapkan, sesuatu yang sulit bagi orang sejujur Wanshi.
Tetap, Wanshi bersikeras: jika ada sedikit saja cara untuk membantu, ia ingin mencobanya.
Chiron akhirnya berkata: selesaikan dulu urusan di pediatri dan bicara resmi dengan mentornya, lalu datang menemuinya lagi.
Operasi penyelamatan construct “gadis kecil”
Wanshi yang kini bekerja di Departemen Perawatan Construct menangani seorang construct muda dengan kerusakan berat dan deviasi M.I.N.D. parah.
Chiron melarang penggunaan Recall karena M.I.N.D.-nya terlalu tidak stabil dan hampir diputuskan sebagai “meninggal”.
Trauma kegagalan menyelamatkan Pelo membuat Wanshi menolak menyerah. Ia memimpin prosedur darurat seperti operasi jantung eksternal, memanfaatkan latar belakang medisnya. Kondisi M.I.N.D. sang construct akhirnya stabil (meski masih berbahaya).
Kilasan masa lalu Chiron: eksperimen keji pada anak-anak
Dalam kilas balik, Chiron dahulu adalah asisten peneliti di Lab Zelenograd, bangga pada riset M.I.N.D. dan impian Recall.
Ia tanpa sadar mengirim data riset yang ternyata berasal dari eksperimen pada anak-anak yang dibeli dan dijadikan “bahan uji”.
Saat akhirnya menemukan ruang tahanan anak-anak construct, ia terkejut dan muak. Atas nama “kepentingan besar”, mereka dieksploitasi.
Didorong rasa bersalah, Chiron membakar lab, melepaskan Corrupted, menghancurkan fasilitas, lalu menyelundupkan terminal akses untuk membongkar skandal itu.
Melvie, Wanshi kecil, dan janji untuk generasi berikutnya
Setelah skandal itu, Melvie menemui Chiron. Ia mengaku masih mengingat antarmuka eksperimen dan meminta Chiron kelak mengawasi Wanshi jika ia menempuh jalur medis.
Melvie tak ingin Wanshi bersentuhan dengan construct atau M.I.N.D., berharap ia hidup tenang sebagai dokter.
Ia menjelaskan bahwa setelah merawat anak-anak, ia sadar: melihat mereka tumbuh dan tahu betapa banyak anak yang tidak sempat tumbuh membuatnya rela melakukan apa pun untuk melindungi mereka.
Masa mahasiswa: pilihan Wanshi menuju Perawatan Konstruksi
Beberapa tahun kemudian, Wanshi dan Natalie mengikuti orientasi di Star of Life.
Chiron memperkenalkan Departemen Perawatan Construct sebagai tempat berat, penuh kematian, dan jarang diminati.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Wanshi bertanya langsung ke Chiron tentang mengapa panduan perawatan construct terbaru tidak diperbarui seperti biasanya.
Dalam pertemuan pribadi, Wanshi mengungkap bahwa pilihan pertamanya justru Perawatan Construct, kedua Pediatri; ia ingin ke Star of Life untuk “menyelamatkan nyawa”.
Malam operasi: harapan baru Chiron
Selesai operasi darurat, para dokter muda kelelahan tetapi antusias; asisten memuji Wanshi yang memperlakukan construct seolah pasien manusia dan benar-benar ingin menyelamatkan semua orang.
Chiron menyaksikan generasi muda yang tumbuh dalam “kemakmuran palsu” Babylonia namun tetap tulus dan berani.
Melihat Wanshi, ia merasakan kembali kepercayaan, keberanian, dan harapan yang dulu hilang, dan mulai berpikir: bagaimana jika Wanshi dibiarkan membuka jalan baru, berbeda dari generasi mereka?
Pengungkapan kebenaran Recall dan pengorbanan Chiron
Chiron memanggil Wanshi ke kantornya dan akhirnya mengatakan yang sebenarnya:
Proyek Recall sudah dibubarkan bertahun-tahun lalu.
“Keberhasilan” Recall yang beredar hanyalah kebohongan sistematis untuk menjaga ketertiban sosial.
Wanshi sulit menerima, bahkan mungkin tak sepenuhnya mampu mencerna semua penjelasan itu.
Di masa kini, Chiron ditangkap sebagai pengkhianat yang mencoba membocorkan kebenaran soal Recall. Dalam kendaraan tahanan, ia melihat Wanshi yang dibiarkan bebas dan memberi isyarat agar diam.
Ia sadar: dirinya harus “jatuh” agar Wanshi tetap bebas dan memiliki kesempatan membangun masa depan berbeda.
Di ruangan interogasi, ia menyadari semua mata memandang “pengkhianat Recall”. Ia bertanya pada diri sendiri bagaimana ia akan mati, dan menutup dengan harapan sepele namun jujur: jika bisa memilih, ia lebih suka mati karena kelelahan bekerja.
Misi ke area konservasi & ancaman Corrupted
Shorthalt memimpin tim menuju area konservasi besar yang terancam serbuan Corrupted.
Banyak pengungsi, terutama anak-anak, sakit demam tinggi sehingga evakuasi akan sulit.
Wanshi ditugaskan tetap di dalam area untuk mengurus pengungsi dan mengawasi para dokter relawan dari Babylonia.
Wanshi setahun di daratan
Sudah setahun Wanshi bertugas di bawah, tim lamanya bubar karena mutasi dan korban jiwa.
Ia sering berpindah skuad, makin menjauh dari Babylonia dan jarang membalas pesan rekan lamanya.
Kini ia terbiasa masuk ke medan perang bersama Constructs, memastikan tak ada yang tertinggal.
Pertemuan dengan Nathan & anak-anak pengungsi
Seorang dokter relawan memeriksa sekelompok anak yang sakit, termasuk seorang anak laki-laki bernama Nathan dan seorang gadis kecil tanpa nama.
Nathan sendiri sakit keras tapi memaksa dokter untuk memeriksa gadis kecil itu dulu; ia jelas jadi “pemimpin” bagi anak-anak lain.
Wanshi melihat gadis itu demam tinggi dan dehidrasi, lalu memerintahkan pemberian infus dan obat.
Nathan menceritakan kondisi mereka: sudah kehabisan obat, banyak yang sakit, dan gadis itu sering jatuh sakit. Anak-anak takut dan tidak percaya dokter yang “rapi dan makmur”.
Wanshi, tergerak, berbohong halus dengan memberi harapan: kalau mereka “berperilaku baik” (minum obat, tidak melawan saat disuntik), mungkin masih ada peluang ke Babylonia atau diadopsi.
Nathan langsung memohon agar gadis kecil itu diprioritaskan, lalu menunjuk beberapa anak lain; ia sendiri mengaku tidak peduli dengan dirinya.
Wanshi tidak sanggup mengatakan sebenarnya bahwa peluang mereka sangat kecil dan buru-buru meninggalkan ruangan.
Natalie turun sebagai dokter relawan
Di luar, Wanshi mengecek stok obat dari tim relawan dan bertemu Natalie, teman lama yang kini datang sebagai dokter sukarelawan.
Wanshi marah karena ia tahu tempat ini adalah lokasi terakhir kemunculan Pelo, yang hilang secara misterius. Menurutnya, datang ke sini sangat berbahaya.
Natalie mengaku sengaja turun ke daratan:
Ia lelah hanya jadi “ornamen” aman di Babylonia.
Ia ingin merasakan sendiri apa yang Wanshi dan rekan lain alami, termasuk rasa takut, putus asa, bahkan kematian.
Teman-teman lamanya sudah berpencar atau jadi Construct; ia terutama terpukul oleh hilangnya Pelo.
Ia menantang Wanshi: kalau dia menyuruh Natalie pulang, mengapa Wanshi sendiri tidak kembali ke Babylonia?
Wanshi dalam hati tahu alasannya: di bawah, mereka bisa menyelamatkan lebih banyak orang.
Natalie menegaskan: mereka sama-sama tak mau lagi jadi orang yang hanya diselamatkan. Ia memperingatkan Wanshi: “Kau tidak bisa menyelamatkan semua orang.”
Serangan Corrupted & kekacauan evakuasi
Di garis depan, Shorthalt bertarung menghentikan Corrupted. Awalnya gerombolannya kecil dan masih terkendali berkat filter pemurnian pusat.
Tiba-tiba detektor menunjukkan perubahan drastis: kawanan Corrupted bergerak cepat dan menerobos batas aman evakuasi.
Corrupted menyerbu lebih cepat dari perkiraan; Shorthalt mengirim sinyal darurat untuk evakuasi penuh.
Sinyal darurat & putus kontak
Wanshi menunggu kontak rutin, tapi tidak ada kabar dari Shorthalt.
Thompson menghubunginya, mengeluh tak bisa mengontak Shorthalt. Tiba-tiba video Thompson terguncang hebat – situasi di luar jelas memburuk.
Alarm evakuasi darurat menyala serentak di terminal Wanshi, menandakan semua skuad Construct memerintahkan evakuasi segera.
Evakuasi, Natalie, dan keputusan Wanshi
Natalie berlari membawa gadis demam ke transport evakuasi; kerumunan pengungsi sudah teratur naik ke kendaraan, seolah ini bukan hal baru bagi mereka.
Gadis itu memanggil “Nathan…”, membuat Wanshi sadar Nathan dan anak-anak lain belum terlihat.
Saat Wanshi tanya, Natalie berkata hanya melihat satu anak (si gadis) – Nathan dan yang lain tidak ada.
Wanshi menyuruh Natalie tetap di dalam kendaraan dan menjaga gadis itu.
Natalie panik karena obat-obatan tertinggal, dan juga memperingatkan: tidak semua orang akan kebagian tempat di transport; jika Wanshi terus mencari anak-anak, ia bisa kehilangan kesempatannya sendiri untuk kabur.
Wanshi menjawab bahwa kini dia bukan hanya digerakkan keinginan “menyelamatkan orang lain”, tapi juga lelah selalu menjadi pihak yang harus diselamatkan.
Ia memutuskan lari berlawanan arus evakuasi, menuju bahaya, untuk mencari Nathan dan anak-anak lain, sambil mematikan komunikasi di tengah teriakan dan pesan terputus dari Kamui dan tim lain.
Wanshi sedang berada di dalam M.I.N.D.-nya, mengingat kembali misi penyelamatan yang pernah ia jalani saat masih manusia.
Ia dulu menemukan para pengungsi di dalam kontainer, namun terlambat: hampir semua tewas, hanya satu yang selamat. Ia sendiri diserang Corrupted dan diselamatkan Thompson.
Bersama Thompson, mereka menemukan Euan yang sudah rusak parah, tapi Euan menolak pertolongan.
Ia menemukan sekelompok anak bersembunyi di bawah ranjang, memeluk kotak obat yang mereka lindungi mati-matian. Beberapa dari mereka sudah terinfeksi, dan Wanshi segera menyuntikkan serum.
Seorang anak bernama Nathan sudah parah terinfeksi dan sekarat; anak-anak lain sangat terguncang.
Para pengungsi marah: mereka menganggap keputusan menyelamatkan “anak-anak tertinggal” demi obat membuat banyak orang lain di kontainer mati dan sumber daya terbuang.
Thompson dan seorang pengungsi berdebat, hingga Shorthalt turun tangan, menegaskan bahwa yang “terbuang” itu bukan sekadar sumber daya, melainkan rekan-rekan yang gugur. Ia mengambil nameplate Euan dan menyematkannya di dadanya.
Anak-anak ketakutan melihat pertengkaran, lalu seorang gadis kecil bertanya pada Wanshi apakah mereka melakukan hal yang benar dengan mempertahankan obat-obatan seperti pesan Nathan.
Gadis itu bertanya dengan polos: apakah mereka sudah “cukup berjasa”, apakah kini mereka boleh pergi ke Babylonia dan mendapat keluarga di sana.
Situasi umum & Shorthalt–Thompson
Para pengungsi dan Constructs bertahan di tempat perlindungan darurat, dikepung Corrupted dalam jumlah besar, bantuan Babylonia tak kunjung datang.
Shorthalt menyiapkan rencana putus asa: jika elite squad gagal membuka jalan sampai fajar, mereka akan membawa bom EMP dan menerobos kawanan Corrupted, meski kemungkinan tewas sangat tinggi.
Terlihat banyak korban di pihak Constructs; Shorthalt memakai plat nama rekan-rekannya yang gugur, termasuk Euan.
Thompson menyalakan proyektor rusak yang menampilkan bayangan samar seorang anak laki-laki (putranya). Ia dan Shorthalt berbicara tentang masa lalu dan beratnya peran sebagai pelindung.
Wanshi, Kamui, dan para pengungsi
Di area pengungsi, stok serum imun sudah habis total. Banyak korban luka dan terinfeksi, baik pengungsi maupun relawan.
Untuk menenangkan anak-anak, Wanshi “memainkan” peran dokter harapan: ia memberikan kotak obat kosong berisi kartu harapan dan berkata bahwa itu adalah obat darurat yang harus mereka jaga sampai Babylonia datang menjemput.
Wanshi menjanjikan masa depan cerah di Babylonia (bisa diadopsi, belajar, punya keluarga), mendorong anak-anak bertahan hidup malam itu.
Orang dewasa menyadari kebohongan itu, tapi tidak menentangnya—mereka mengerti Wanshi hanya ingin menyalakan harapan agar anak-anak mau bertahan.
Serangan besar Corrupted & kepanikan
Waktu terus berjalan, bantuan tidak datang. Alarm darurat berbunyi, Corrupted menyerang besar-besaran.
Shorthalt memerintahkan: Wanshi dan Kamui mengawal anak-anak, Constructs lain menahan garis depan sampai fajar.
Serangan Corrupted menembus pertahanan; Thompson dan beberapa Constructs roboh diserbu.
Kamui menahan serbuan di garis depan dengan greatsword-nya. Beberapa Corrupted lolos dan mengincar Wanshi serta pengungsi.
Wanshi mulai goyah, tapi tetap maju
Wanshi mengambil pistol, menembak Corrupted dan berhasil menjatuhkan salah satunya, bahkan merasa seperti mendengar Corrupted memanggil namanya sebelum ia menembak lagi.
Ia kelelahan, kepalanya sakit parah, seolah ada sesuatu yang ingin merasuk ke pikirannya.
Meski begitu dia tetap mengatur pengungsi: anak-anak, lansia, dan yang luka ke belakang; yang masih mampu bertarung maju ke depan membantu.
Seorang pengungsi melontarkan hinaan bahwa Constructs hanya “benda logam yang berpura-pura jadi manusia”; Natalie membela keras, menegaskan bahwa mereka semua dulu manusia dan sekarang bertaruh nyawa melawan Punishing.
Menuju garis depan & tekad untuk menyelamatkan
Kamui memanggil Wanshi karena Thompson dan yang lain hampir kewalahan. Wanshi, meski sakit kepala dan mual, memaksa diri bangkit dengan membawa perlengkapan perbaikan Construct.
Di garis depan, Felbert terinfeksi dan Thompson tidak berdaya karena kit rusak dan kakinya cedera; ia merasa tanpa “dokter mukjizat” mereka semua akan mati.
Shorthalt bertarung keras, berharap Kamui dan Wanshi selamat.
Tiba-tiba tembakan Wanshi dan tebasan greatsword Kamui membuka ruang. Di bawah perlindungan Kamui, Wanshi menerobos ke tengah bahaya dengan perlengkapan perbaikan, berniat menyelamatkan para Construct yang sekarat—juga sebagai bentuk penebusan atas “tangan jagalnya”.
Garis depan runtuh & pengorbanan Thompson–Shorthalt
Para pengungsi dan relawan diserang habis-habisan Corrupted; garis pertahanan jebol, anak‑anak ikut jadi korban.
Kamui sudah hampir hancur, Wanshi terluka parah dan trauma, terus tersiksa oleh ingatan serta Corrupted yang memanggil namanya.
Menyadari Wanshi sudah di ambang batas, Shorthalt dan Thompson memutuskan untuk mengorbankan diri.
Mereka memakai bom EMP jarak dekat untuk membuka jalan dan melindungi Wanshi serta pengungsi di belakang.
Mimpi masa kecil & kebenaran tentang Wanxu
Dalam keadaan setengah sadar, Wanshi “kembali” ke masa kecil: bermimpi berada di taman bersama ibunya, Wanxu, memegang bunga aster.
Bunga itu berubah menjadi kabel/alat jarum yang sebenarnya dipakai dalam eksperimen M.I.N.D. di laboratorium—“taman” itu hanyalah mimpi indah yang menutupi kenyataan kejam.
Wanxu menjelaskan:
Ada proyek kerja sama dengan panti asuhan; anak‑anak dijadikan dasar untuk Construct karena M.I.N.D. mereka dianggap lebih stabil.
Ia memanfaatkan Wanshi untuk masuk ke M.I.N.D. para Construct anak itu demi data eksperimen, sekaligus demi ambisinya sendiri untuk “membangunkan” Wanshi.
Fasilitas riset di permukaan menyimpan data eksperimen yang bisa memanipulasi kondisi patologis M.I.N.D. Construct.
Wanshi melihat para “anak” Construct berekor serial number menatapnya—mereka sama‑sama “anak” Wanxu, tapi ia adalah “anak yang sesungguhnya”.
Wanxu mengakui dosanya, tahu ia akan mati sedangkan para eksperimen itu akan “mencari kelahiran kembali”, dan menitipkan semua pengetahuan itu ke dalam ingatan Wanshi.
Ia menyuruh Wanshi untuk terus maju dan “jangan menoleh ke belakang” sebelum mimpi itu runtuh.
Kebangkitan di medan perang & tembakan terakhir
Wanshi bangkit dari reruntuhan dengan sisa tenaga. Ingatan tentang eksperimen anak‑anak, mayat‑mayat di landfill, dan kegagalan Wanxu membanjiri pikirannya.
Ia sadar Corrupted yang memanggil namanya membawa data kepribadian Wanxu—seperti “ibu” yang mengejarnya lewat bentuk lain.
Di ambang putus asa, ia ingin bahkan mencabut chip sinkronisasi di kepalanya, tapi tubuhnya terlalu lemah.
Ia menyeret tubuhnya di antara jenazah—lebih banyak memindahkan mayat daripada menyelamatkan orang, termasuk Euan, Nathan, Thompson, Kamui, Shorthalt, dan para pengungsi.
Dengan pandangan yang hampir gelap, ia membidik Corrupted pemimpin yang sempat memanggil namanya dan menembak satu kali—“tugas terakhirnya” sebagai dokter medan perang, berharap tembakan itu setidaknya menghentikan pembunuhan dan mungkin menyelamatkan satu nyawa.
Setelah menembak, ia tumbang, namun memaksa diri tetap sadar hingga fajar terbit. Ia menjadi satu‑satunya yang menyaksikan datangnya pagi.
Diselamatkan Chrome & pilihan menjadi Construct
Unit penyelamat yang dipimpin Chrome tiba. Hampir semua orang telah tewas; beberapa anak yang digali dari reruntuhan juga tidak selamat.
Mereka menemukan Wanshi yang masih bernapas di samping Construct yang terluka parah. Para dokter relawan yang tersisa menganggap lukanya sudah di luar batas harapan.
Chrome bersikeras masih ada waktu, memerintahkan penanganan darurat dan memanggil Star of Life.
Di antara kesadaran yang kabur, Wanshi memaksa mengatakan bahwa ia harus “hidup”, “memodifikasi”, dan “menjaga” ingatannya—jelas ia ingin kebenaran yang diwariskan Wanxu tidak hilang.
Chrome lalu menanyakan langsung: “Apakah kau ingin dimodifikasi?”
Di ambang kematian, Wanshi memilih: lebih baik hidup sebagai Construct daripada mati sebagai manusia.
Proses modifikasi & hilangnya bagian ingatan
Di Star of Life, para dokter mendapati:
Kondisi fisik Wanshi hancur; modifikasi adalah satu‑satunya cara menyelamatkan hidupnya.
M.I.N.D.-nya sangat kompleks dan kacau, hampir tidak stabil; data di dalamnya berisiko rusak.
Mereka memutuskan untuk “menyegel” bagian M.I.N.D. yang paling kacau—prosedur yang biasa diambil Construct dengan trauma berat—demi menstabilkan kondisi dan menghormati keputusannya untuk tetap hidup.
Saat operasi, dokter menemukan serpihan logam (seperti pecahan peluru atau shrapnel) di otaknya dan dengan enteng mencabut lalu membuangnya.
Bersamaan dengan itu, sebagian memori penting Wanshi lenyap tanpa ia sadari—itulah asal mula “ketidaktahuannya” di masa kini.
Hidup sebagai Construct menjadi mimpi baru yang “tenang”, sampai akhirnya “peluru” lain di masa sekarang (peristiwa dengan Corrupted yang memanggil namanya) menghantam kembali M.I.N.D.-nya, membangunkan seluruh kebenaran yang pernah disegel.
Rangkaian Kegagalan & Rasa Bersalah Wanshi
Cerita dibuka dengan kilas balik: Wanshi berkali-kali “gagal menyelamatkan” orang‑orang yang ia sayangi.
Ia menyaksikan runtuhnya simulasi M.I.N.D., kematian banyak “Wanshi” lain, dan menyadari bahwa semua usaha Project Recall berakhir dengan kegagalan.
Rasa bersalah menumpuk: ia menyalahkan dirinya atas tragedi di fasilitas riset, program Future Swaps, kematian Jett, profesor, Theodore, anak‑anak di area konservasi, dan berbagai korban lain.
Wanxu, Wanshi Kecil, dan Keputusan Putus Asa
Wanshi melihat kenangan: dirinya sebagai anak kecil yang sakit keras di rumah sakit, Wanxu putus asa ingin “menyelamatkannya”.
Wanxu berniat memberinya “M.I.N.D. yang nyata”, menghubungi “tempat penuh harapan” dengan cara yang mencurigakan, meski itu berarti mengorbankan anak‑anak yatim lainnya.
Wanshi dewasa, sebagai penonton, ingin mencegahnya, tapi ini hanya memori yang tak bisa ia ubah.
Aunt Melvie dan Perpisahan yang Terlambat
Wanshi mengulang kenangan bersama Melvie, dokter anak yang sangat ia sayangi, bak ibu sendiri.
Melvie menyembunyikan rencananya turun ke permukaan. Ia membaca puluhan pesan Wanshi, merasa bersalah karena selalu membatasi pilihannya.
Pertemuan terakhir di Youth Center: Melvie membawa bekal dalam kotak makan, Wanshi (saat itu) menolaknya. Dalam batin, Wanshi dewasa ingin berteriak agar dirinya tidak menolak, karena Melvie sangat berharga baginya.
Belakangan, Wanshi tahu Melvie gugur sebagai dokter sukarelawan saat berusaha menyelamatkan seorang anak yang terinfeksi parah. Wanshi menulis pesan dan menerima kembali kotak bekal peninggalannya—namun pesan‑pesannya kini tak akan pernah terbaca.
Kenangan Lain: Pelo, Theodore, Jett, Anak‑anak Fasilitas
Arus memori semakin deras: plat nama Pelo di spaceport, ruangan perawatan Construct, penindasan terhadap Jett, eksekusi profesor, tragedi di fasilitas riset rahasia.
Ia menyaksikan lagi Theodore yang diperlakukan hanya sebagai “sumber daya”: pembedahan paksa, modifikasi dengan anestesi tak lengkap, rasa takut, jeritan, dan akhirnya menjadi Construct corrupt yang gagal.
Semua itu menegaskan betapa anak‑anak hanya dianggap objek eksperimen.
Jalan Salju & Sungai Keputusasaan
Wanshi menyatu dengan “sungai keputusasaan”, menelusuri seluruh hidupnya: setiap langkah di atas gletser adalah satu memori yang menyakitkan.
Ia melihat versi alternatif fasilitas riset: bukan tempat eksperimen kejam, melainkan semacam pusat pengasuhan ideal—namun mimpi itu hancur oleh serangan Red Tide yang tiba‑tiba.
Prajurit membentuk dinding manusia melindungi anak‑anak, Strike Hawk bergegas mengevakuasi, Wanshi berusaha menyelamatkan seorang bayi tapi menyaksikan semua yang lain termakan Red Tide.
Kenangan lain: kematian Chrome, pengorbanan Kamui yang menyerahkan bayi ke Wanshi lalu maju bertempur lagi. Semua ini menekankan betapa sering mereka kalah melawan bencana.
Coffin of Death & Keputusasaan Terbesar
Di ujung sungai beku, Wanshi menemukan sebuah bangunan dan “peti mati” yang menampung kematian dan kebencian.
Dari dalam, sebuah tangan manusia yang membusuk—namun jelas milik seseorang yang sangat ia kenal—terjulur. Itu adalah tangan SKK.
Wanshi panik dan putus asa, memegang tangan itu sepelan mungkin agar tak “pecah seperti es”. Ia bersumpah akan menyelamatkannya, menyalakan pemanas portabel pemberian Chrome, mencoba mencairkan es, lalu menendang peti mati berkali‑kali sampai pecah.
Ia menarik tubuh SKK keluar, melakukan segala prosedur pertolongan pertama, menggunakan defibrillator, berulang kali memohon agar SKK bangun. Semua tampak sia‑sia sampai akhirnya jemari SKK bergerak dan menggenggam tangan Wanshi kembali.
Satu Jam Sebelumnya: Bagaimana SKK Menyelamatkan Wanshi
Flashback: satu jam sebelumnya di dunia nyata, SKK dan Rosetta kehilangan kontak dengan Wanshi selama misi. Setelah mencari, mereka menemukan Wanshi pingsan di jembatan logam, M.I.N.D.-nya kacau berat.
SKK langsung memutuskan untuk kembali ke laboratorium pusat tempat dulu eksperimen dilakukan, memanfaatkan perangkat Deep M.I.N.D. connection peninggalan fasilitas itu.
Ia menggendong Wanshi dengan exoskeleton, menyalakan kembali alat lama, dan menghubungkan dirinya ke M.I.N.D. Wanshi.
SKK masuk dan “mengambil kembali” Wanshi dari pusaran kenangan traumatis.
Makna “Berhasil Menyelamatkan” & Awal yang Baru
Setelah SKK menjelaskan, Wanshi menyadari:
Semua perjuangannya di “dunia salju” tadi membuatnya berhasil “menyelamatkan” SKK dalam representasi batin, dan di saat yang sama SKK menyelamatkan dirinya di dunia nyata.
Mereka saling menyelamatkan.
SKK mengatakan ini baru permulaan: M.I.N.D. Wanshi masih tak stabil, semua memori kacau harus diatur ulang.
Gletser mulai mencair, sungai di bawahnya bukan hanya keputusasaan dan penderitaan.
Metafora Amber & Awal Wanshi
Diceritakan secara simbolik bahwa “cinta” membungkus Wanshi dalam amber, ia “tidur” selama miliaran tahun sambil menyaksikan evolusi: dari air, molekul, tumbuhan, hewan, hingga manusia.
Seorang anak manusia (wanshi kecil) (dan Wanxu) menemukan amber dengan “benih” di dalamnya. Saat kabut memudar, ia melihat ada “seed” di dalam.
Amber retak seperti telur menetas; anak itu berubah menjadi Wanshi sebagai Construct. Retakan di tubuh dan lubang di dada Wanshi terisi oleh “cinta” sehingga ia kembali utuh. Wanxu berkata ia hanya bisa mengantar Wanshi sampai Eden.
Kebangkitan Wanshi di Eden
Wanshi “terbangun” di ranjang rumah sakit, mendengar suara dokter dan “wali sementara” yang cemas. Ia mengira sedang di Eden dan dipeluk “Aunt Melvie”, tapi ternyata itu hanya campuran memori.
Saat penglihatan jernih, ia sadar dirinya masih di fasilitas riset yang ditinggalkan, dengan SKK dan Rosetta yang tengah bertempur melindunginya dari Hetero-Creature.
Pertempuran & Wanshi Sadar Penuh
Di koridor, Rosetta memasang perisai, SKK menembak, tapi musuh terlalu banyak.
Saat satu Hetero-Creature hampir menerkam SKK, Wanshi tiba-tiba bangun, mengaktifkan mode kalibrasi, memperlambat “arus udara” secara metaforis, lalu menembak peluru biru-es yang menembus medan gaya dan menghabisi musuh.
Ia maju, meluncurkan proyektil kondensasi dan granat, membersihkan gerombolan Hetero-Creature.
Setelah situasi reda, Rosetta dan SKK lega karena Wanshi benar-benar tersadar. Wanshi menyadari badai salju dan “peti mati” di dalam pikirannya telah sirna—semua mimpi amber tadi terasa seperti mimpi panjang.
Ia berkata pada SKK bahwa ia telah “bangun dari tidur” dan berterima kasih. Lalu menegaskan misi belum selesai: ia harus turun ke lantai paling bawah, tempat Shorthalt berada.
Situasi Genting di Fasilitas Riset
Gempa bawah tanah terus berulang, fasilitas bisa runtuh atau tenggelam. Red Tide sangat aktif di lantai bawah, berpotensi mempercepat penyebaran jika melahap Shorthalt.
Wanshi menyimpulkan: Shorthalt dijadikan objek eksperimen Punishing oleh Ascendant, kesadarannya terjebak; “anak-anak uji coba” dan “peneliti” yang ia lihat sebelumnya hanyalah ilusi—sebenarnya adalah para desertir yang menjadikan tempat itu markas.
Mereka harus membagi tugas: Wanshi turun sendiri ke lantai terdalam menghadapi ancaman utama, sementara SKK dan Rosetta mengikuti satu Corrupted yang tampaknya ingin menyampaikan informasi ke Babylonia. Wanshi menahan emosi melihat Corrupted yang menjadi “cangkang kosong” dari seseorang yang pernah hidup.
Rosetta Membuka Jalan
Rosetta menancapkan tombaknya, menghancurkan lantai dan membuka lubang besar ke bawah, mengungkap lautan energi Punishing. SKK menyuntikkan Serum terakhir.
Wanshi melompat ke jurang gelap untuk menyelesaikan misinya. SKK dan Rosetta bergerak ke arah lain mengikuti Corrupted.
Bertemu Greg & Para Construct yang Hilang
Di jalur rahasia, komunikasi dengan tim kembali; mereka mengikuti Corrupted ke ruang utama kontrol fasilitas.
Mereka menemukan Greg dan beberapa Construct yang sebelumnya hilang, tergeletak terluka. Greg menjelaskan mereka diserang “kalajengking raksasa” sunyi; hanya karena deteksi Sandy mereka selamat.
Corrupted yang sama menyeret mereka ke sini, menyelamatkan mereka dan memandu arah ke ruang kontrol.
Greg berusaha menghentikan pendarahan dan merasa akhirnya “berguna”. Rosetta memeriksa dan memastikan luka-luka sudah tertangani cukup baik.
Pengumpulan Data & Catatan Wanxu
Guncangan makin hebat—indikasi Wanshi sedang bertarung di bawah.
SKK memberi Greg alat perawatan darurat yang dititipkan Wanshi dan memintanya fokus menstabilkan yang lukanya lebih ringan, karena mereka tak punya cukup orang untuk evakuasi besar-besaran.
Rosetta menyalakan konsol utama dan menyambungkan storage device. Setelah sedikit “pukulan” dan kesabaran, tampilan baru terbuka.
Corrupted yang memandu mereka mendadak bergerak cepat, menubruk interface dan “mengorbankan diri” untuk tersambung. Data eksperimen dan catatan tertulis mengalir deras ke layar.
Tercatat seluruh riwayat singkat para subjek uji: kapan datang, kapan diubah jadi Construct, dan kapan dibuang. Semua ditulis dengan kelembutan seorang ibu yang mendokumentasikan pertumbuhan anaknya, perpaduan antara cinta dan sains, tapi menggantungkan pertanyaan: apakah ia menyelamatkan hidup, atau membebani mereka dengan bentuk penderitaan baru?
Menjelang Runtuh & Evakuasi
Setelah data selesai direkam, Rosetta mencabut storage dan menyimpannya.
Segera setelah itu, guncangan dahsyat disertai raungan dari bawah menandai runtuhnya ruang kontrol. Koneksi jarak jauh dengan Wanshi mulai tersendat, membuat SKK cemas.
Rosetta mengangkat perisai, menahan reruntuhan untuk melindungi SKK , Greg, dan para Construct terluka.
Ia mengirim sinyal darurat beserta koordinat ke Babylonia dan menyerukan persiapan mundur. SKK bersikeras mereka juga harus menyelamatkan Wanshi sebelum meninggalkan fasilitas.
Wanshi melompat ke dalam “void” mengejar "Wanxu" dan Shorthalt demi mencari kebenaran dan menyelesaikan dosa generasi sebelumnya.
Wanshi menutup mata lalu narasi: Di dalam shuttle evakuasi ke Babylonia, seorang wanita bernama Wanxu membawa bayi yang terluka parah dan demam tinggi.
Melvie, penumpang lain yang belajar kedokteran, menawarkan bantuan dan berjanji bahwa di Babylonia akan ada teknologi canggih untuk menyelamatkan sang bayi.
Para penumpang lain ikut membantu—memberi obat, dukungan, dan perhatian. Mereka menganggap bayi itu sebagai “benih dunia” yang harus dilindungi.
Kebaikan kolektif ini menjadi dasar tekad Wanshi: ia menyadari bahwa selalu ada orang yang berjuang melindungi hidup, baik anak-anak terlantar maupun para Construct.
Kembali ke masa kini, Wanshi bertarung menembus kawanan Hetero-Creature, terluka parah namun terus maju mengikuti jalur cahaya dan getaran untuk menemukan Shorthalt.
Ia menyadari bahwa Shorthalt berkali-kali mencoba menyelamatkan anak-anak dan meninggalkan petunjuk, meskipun itu bisa menghancurkan dirinya sendiri.
Wanshi menerima jalan itu sebagai pilihannya sendiri: berjalan di jalur berbahaya demi kemungkinan lain di akhir, demi menyelamatkan.
Setelah menembus gelombang terakhir Hetero-Creature, ia tiba di sebuah ruang bawah tanah besar, tempat Red Tide bergolak di sekitar “kandang” yang mengurung Shorthalt.
Menganggap jiwa seperti Shorthalt tidak pantas terpenjara dalam kegelapan, Wanshi melompat masuk ke dalam kandang, memanggil namanya: “—Shorthalt!”
Shorthalt dan Wanshi baru saja selesai bertarung di area yang hancur penuh reruntuhan dan mayat. Shorthalt merasa seperti mendengar teriakan, tapi tidak menemukan apa-apa.
Wanshi memperbaiki lengan Shorthalt yang rusak parah dan menyarankan dia pergi ke Bagian Perawatan Construct di Babylonia. Mereka juga menyinggung soal Medic Bot milik unit Scarab yang “sedang diperbaiki”.
Shorthalt merasa ada sesuatu yang terlupa. Saat mencari permen mint pemberian Valeria di sakunya dan tidak menemukannya, Wanshi menawarkan satu “permen mint berisi alkohol”.
Melihat “permen” itu memicu banjir kenangan pada Shorthalt: anak-anak pencuri yang pernah ia temui, rekan satu tim junior yang hilang di Dead Zone, dan banyak kawan yang gugur melawan Punishing.
Shorthalt lalu menanyakan berapa lama ia “terjebak di sana”. Wanshi menjawab: sangat lama, sampai militer menganggapnya sudah tewas. Nama Shorthalt sudah dipulangkan, dan Nameplate‑nya kini dipegang Valeria.
Shorthalt menjelaskan apa yang terjadi: Ascendant berambut ungu menjadikan tempat itu markas dan menggabungkan berbagai Construct yang M.I.N.D.-nya stabil—mereka hanyalah satu batch percobaan di antara banyak lainnya.
Ia juga menyebut ilusi/halusinasi di fasilitas itu: eksperimen pada anak-anak, “tempat pembuangan” jenazah anak yang hampir penuh, dan upayanya menolong anak-anak namun dianggap penyusup dan ditembaki. Ia mengira semua itu hasil potongan memori yang tumpang tindih.
Wanshi mengatakan ia “tahu semuanya” dan dapat melihat apa saja yang telah dilakukan Shorthalt. Ia mengikuti jejak yang Shorthalt tinggalkan, sampai menemukan cara mengatasi “Shorthalt” yang lain (clonenya).
Shorthalt lalu memperingatkan: Red Tide akan menelan area konservasi di dekat situ. Ia menyuruh Wanshi mengambil apa dan siapa pun yang perlu diselamatkan lalu segera mundur.
Saat Wanshi khawatir padanya, Shorthalt melarang Wanshi punya “pikiran berbahaya”—ia menegaskan bahwa bukan hanya dirinya yang berteriak dan berjuang di dalam sana; semua orang harus “dibebaskan”.
Shorthalt menelan “permen mint” itu.
Tembakan dilepaskan. Topeng berbentuk kalajengking di wajah musuh hancur berkeping, dan “parade” Shorthalt pun berakhir.
Cerita ditutup dengan metafora: Shorthalt akan “diawetkan” dalam amber milik Wanshi—utuh dan abadi dalam kenangan.
Wanshi menyelamatkan fasilitas & pingsan
Setelah menghabisi musuh kalajengking raksasa dan fasilitas runtuh ke Red Tide, Wanshi akhirnya bisa “tidur” dengan tenang.
Seseorang mematikan jammer sinyal, akhirnya fasilitas tua itu terekspos.
Dukungan SKK menstabilkan M.I.N.D.-nya yang sempat kelebihan beban overload
Kilasan masa kecil Wanshi di Babylonia
Wanshi kecil sering begadang karena mimpi buruk tentang lab, jarum suntik, mayat, dan eksperimen yang bahkan belum ia pahami.
Ia ingin melupakan semua kenangan buruk dan hanya menyimpan hal indah tentang Bumi, berbeda dengan temannya Freckle yang ingin mengingat segalanya, termasuk sebelum amputasi.
Dalam mimpi, ibunya Wanxu, Melvie, dan orang-orang masa lalunya muncul di balik jendela, lalu Shorthalt menyuruhnya “bangun” dan menyerahkan masa depannya pada “masa depan yang ia inginkan”.
Bangun di truk bersama Strike Hawk
Wanshi terbangun di atas kendaraan angkut, dikelilingi Chrome, Kamui, Camu, dan SKK.
Dijelaskan bahwa misi di fasilitas penelitian memicu data memori arsip di M.I.N.D.-nya.
Wanshi mengaku mungkin akan mengalami efek samping seperti tiba-tiba masuk sleep mode.
Mereka menuju shelter baru; dua conservation area sudah dievakuasi, sementara fasilitas lama dan area lama akan ditelan Red Tide.
Wanshi menerima bahwa memori lama akan hilang, tapi manusia akan membuat rumah baru dan kenangan baru.
Di shelter baru: perawatan SKK & kekhawatiran Gray Raven
Di tenda militer, Liv merawat luka SKK dengan perban dan obat yang perih, sekaligus mengungkap penyesalan karena tak bisa selalu berada di sisi SKK.
Lee masuk, sangat khawatir melihat bekas luka dan alat yang dipasang, lalu hanya sedikit tenang setelah diyakinkan SKK akan lebih berhati-hati.
Mereka juga membahas bahwa Wanshi harus istirahat dan nanti menyerahkan data memori sebagai bukti kejadian di fasilitas.
Kedatangan Egret: Vanessa, Leia, dan bayi
Vanessa dan Leia masuk sambil membawa bayi dari Conservation Area 190 yang terus menangis.
Leia heboh, cerewet, dan kesulitan menenangkan bayi; Vanessa menyindir dan mengancam mengganti penjaga bayi bila Leia tak becus.
Vanessa menjelaskan: perjalanan pengawalan mereka berat, transport mereka diserang, tapi tak ada masalah fatal. Rosetta dikirim lebih dulu ke Babylonia membawa data eksperimen dan dokumen agar tidak direbut pihak lain.
Ia juga menyinggung bahwa situasi atas sedang kacau, ada pihak yang mungkin mau menutup-nutupi atau memanfaatkan kejadian ini, namun selama SKK dijaga para Construct elit, seharusnya aman.
Vanessa menegaskan bahwa Wanshi belum diperintahkan kembali karena memori Wanshi sangat penting, lalu pergi.
Wanshi dan bayi – masa lalu sebagai perawat
Wanshi bangun dan dengan tenang menawarkan diri menggendong bayi, mengaku dulu pernah bekerja di bangsal neonatal.
Ia berhasil menidurkan bayi dengan lembut, menyanyikan semacam nyanyian pengantar tidur sambil membiarkan bayi merasakan kulit bioniknya, menciptakan suasana damai yang berlawanan dengan masa lalunya yang kelam.
Pertemuan kembali dengan Nathan
Sekelompok Construct mencari obat di tenda. Salah satunya hampir menginjak Wanshi, lalu kaget saat melihat wajahnya.
Construct muda itu memperkenalkan diri sebagai Nathan dan memanggil Wanshi “Mr. Doctor”.
Ternyata, Wanshi dulu menyelamatkan Nathan dan anak-anak lain: memberi suplai medis dan mengevakuasi mereka dari sebuah stronghold saat bencana.
Nathan, kini bertugas di Conservation Area 190, dengan penuh rasa terima kasih menawarkan diri merawat bayi itu.
Wanshi agak terpaku, lalu menyerahkan bayi tersebut padanya.
Kondisi M.I.N.D. Wanshi & Pilihan Pengobatan
Setelah ganti frame baru, Wanshi mengalami gangguan memori dan “blackout” singkat akibat kerusakan M.I.N.D. dari ledakan disrupsi sebelumnya.
Asimov menjelaskan dua solusi standar:
Kembali ke frame lama (tidak berhasil).
Pasang modul memori eksternal (stabil, tapi Wanshi akan kehilangan sebagian kemampuan mengingat bebas, dan merasa seolah orang‑orang yang ia ingat “benar‑benar hilang”).
Karena menolak kedua opsi itu, Asimov menawarkan opsi ketiga: Wanshi menjadi kasus klinis pertama proyek riset medis M.I.N.D. yang diawasi etika, dengan risiko tinggi tapi berpotensi membantu banyak Construct lain.
Wanshi setuju, karena ingin pengobatan baru ini kelak menyelamatkan lebih banyak Construct yang mengalami kerusakan M.I.N.D.
Perubahan di Babylonia & Youth Center
Di Youth Center, kini Construct sudah menjadi pemandangan biasa dan bahkan Gray Raven menerima permintaan dari sana.
Wanshi menyerahkan barang‑barang peninggalan Shorthalt kepada Valeria (Scarab), sebagai bentuk perpisahan dan memberi ruang bagi orang lain yang lebih membutuhkan.
Dalam flashback, Valeria mengonfirmasi kematian Shorthalt lewat komunikasi; ia menerima kabar itu dengan dingin tapi jelas terpukul. Wanshi juga menyebut masih menyimpan permen yang dulunya Valeria berikan ke Shorthalt.
Natalie, Maka, dan Harapan Medis
Di Youth Center, Wanshi bertemu Natalie, teman masa kecil yang kini dokter di Departemen Perawatan Construct dan relawan di Youth Center.
Natalie menegur Wanshi karena hampir memberi anak kecil permen (giginya baru saja tanggal).
Mereka lalu bertemu Maka, bocah yang dulu sakit parah. Kini setelah operasi dan solusi klinis baru, dia bisa berlari bebas dan hidup “seperti anak normal”, memakai perangkat khusus di dadanya.
Wanshi menyadari: kabar baik dalam bidang medis justru datang lebih cepat dari yang ia duga.
Kasus Lama Wanshi & Kabar Baik dari Purifying Force
Di sela misi permukaan bersama Strike Hawk, Chrome menjelaskan bahwa di Babylonia sedang ada upaya membuka kembali kasus lama “desersi Construct” yang melibatkan Wanshi saat ia masih dokter Construct.
Arsip lama Purifying Force dan catatan modifikasi sementara Wanshi digali, seolah ada pihak yang ingin menjatuhkan atau memanfaatkan informasinya.
Namun kabar datang dari Bianca melalui SKK: Wanshi tidak akan dimasukkan ke daftar Purifying Force. Ada rekaman suara dari insiden itu yang membantu meringankan Wanshi.
Strike Hawk pun merasa lega; walau urusan belum selesai sepenuhnya, ancaman terburuk terhindarkan.
Relawan Dokter di Permukaan & Masa Depan yang Diinginkan Wanshi
Saat konvoi transport bergerak di permukaan, banyak dokter relawan muda turun langsung dengan perlindungan yang jauh lebih baik daripada dulu, ditemani pasukan pendukung. Korban jiwa sangat berkurang.
Chrome teringat operasi masa lalu dan menilai kondisi sekarang sudah “jauh lebih baik”.
Wanshi memperhatikan jejak roda dan punggung para relawan, lalu menyadari:
Inilah masa depan yang selama ini ia rindukan—lebih banyak orang bisa turun ke permukaan dengan aman untuk menolong yang lain.
Setelah seumur hidup melangkah sebagai manusia lalu sebagai Construct, ia melihat sejauh apa ia sudah sampai.
Camu menggodanya karena melamun, Wanshi menegaskan ia baik‑baik saja dan kembali berlari menyusul timnya.
Wanshi dan Shorthalt sedang dalam misi, menyingkirkan Corrupted dan mengevakuasi Konstruk terluka.
Shorthalt menyuruh Wanshi maju untuk “beres‑beres” sisa urusan, membuat Wanshi curiga karena suasana terlalu sepi dan banyak bangkai Corrupted di jalan.
Di titik koordinat Shorthalt, Wanshi hanya menemukan permen mint yang biasa dibawa Shorthalt. Ketika ia mengambilnya, permen itu meledak kecil dan melumpuhkan lengan mekaniknya.
Shorthalt muncul dan menggodanya karena terlalu lengah, lalu dari “permen” itu terdengar lagu ulang tahun.
Ternyata Shorthalt menyiapkan kejutan ulang tahun untuk Wanshi. Wanshi sendiri sudah merasa ulang tahun bukan lagi miliknya sebagai manusia, dan Activation Date‑nya pun tak ia ingat karena data memori disegel setelah ia mengalami luka parah.
Meski banyak rekan lama tewas termasuk Thompson, Shorthalt tetap menjadi satu‑satunya yang masih merayakan “ulang tahun” Wanshi.
Shorthalt memberi Wanshi hadiah berupa pisau lurus gaya tempur dan berkata ia masih menganggap Wanshi “masih muda”, dan bahwa meski tubuhnya “berhenti” setelah modifikasi, orang‑orang tetap ingin ia terus “bertumbuh” lewat ingatan dan pengalamannya.
Cerita berakhir dengan mereka bersiap kembali ke markas, dan Shorthalt berjanji bahwa di misi berikutnya, ia akan membiarkan Wanshi mengambil posisi paling depan.
Bangun di fasilitas aneh
Shorthalt tersadar di fasilitas riset terbengkalai, tubuhnya tercerai-berai dan dikurung.
Seorang konstruk pria bernama Sawada (deserter) datang, mengenali Shorthalt, dan memberinya suku cadang agar bisa merakit tubuh dan kabur.
Info tentang fasilitas & Ascendant
Sawada menjelaskan: ini fasilitas riset bertingkat, Ascendant ada di lantai paling bawah.
Mereka menguji stabilitas M.I.N.D. para construct; yang “lulus” dibawa pergi dan tak pernah kembali.
Shorthalt sudah pernah diuji M.I.N.D.-nya dan dianggap “berguna”.
Penjelajahan & penemuan anak-anak
Saat mencoba kabur, Shorthalt merasa situasi janggal: ia membunuh banyak “deserter”, tapi tidak ada respon berarti.
Ia turun ke basement dan menemukan area seperti panti asuhan: ruang kosong, boneka, kuas, dan jadwal kelas dengan banyak nama ber-tanda silang.
Ia bertemu sekelompok “anak-anak” yang sangat takut; ketika menyentuh mereka, ia sadar bahwa mereka adalah construct anak—subjek eksperimen.
Upaya menyelamatkan anak-anak
Shorthalt bertekad mengevakuasi mereka, tapi anak-anak sudah “dicuci otak”: mereka hanya percaya “peneliti” dan aturan fasilitas.
Alarm berbunyi, para “peneliti” dan penjaga datang. Anak-anak menyebut mereka sebagai “peneliti”, namun Shorthalt melihat mereka sebagai musuh keji tanpa etika.
Pertarungan tanpa akhir & gejala deviasi M.I.N.D.
Shorthalt bertarung tanpa henti melawan “peneliti” dan penjaga berbaju lab putih—semua ternyata terampil bertarung.
Ia mulai mengalami deviasi M.I.N.D.: ingatan kabur, lingkungan terasa berputar, suara kacau di dalam pikirannya.
Di tengah kekacauan, ia dengar rumor soal “telur” eksperimen yang menetas jadi monster kalajengking dan mulai memangsa mereka.
Membunuh Sawada & momen kesadaran
Saat lengah, seseorang mendekatinya dari belakang dan memanggil namanya. Refleks bertarung Shorthalt menusuk dan memotong leher “musuh” itu.
Setelah mengkalibrasi visual, ia sadar bahwa yang ia bunuh adalah Sawada, dan banyak “peneliti” yang tadi ia bunuh adalah construct deserter lain.
Label “Ascendant, markas, deserter” di kepalanya mulai retak; realita di depan mata berputar seperti kaleidoskop.
Si “dia” sebenarnya bukan Shorthalt
Narasi beralih: “dia” bukan lagi Shorthalt utuh, melainkan kumpulan M.I.N.D. yang hancur dan bercampur, menghuni cangkang construct berbentuk kalajengking.
Di “furnace” Ascendant berambut ungu, semua M.I.N.D. yang dianggap stabil—termasuk para deserter yang lari dari perang demi bertahan hidup—dilebur jadi satu untuk “mempersiapkan ibu melahirkan anak yang memuaskan”.
Mereka semua menjerit dan “hidup” bersama dalam bentuk yang terdistorsi itu; bahkan data Punishing Virus di sekitar ikut tersedot ke dalam.
Pesan peringatan untuk masa depan
Dalam jeda singkat saat “dia” bisa mengendalikan tubuh, ia menggunakan terminal Babylonia standar:
Meninggalkan sinyal khusus dan tanda peringatan bahaya di sekitar mayat dan reruntuhan.
Menggunakan terminal rusak untuk merekam pesan peringatan bagi siapa pun yang datang nanti — termasuk peringatan agar waspada terhadap “dirinya sendiri”, sang monster.
Saat kelelahan dan hampir tenggelam lagi dalam kekacauan, ia menemukan sebuah permen bungkus hijau.
Akhir delusi & “candy” di pintu keluar
Di pintu belakang Area Kultivasi—jalur menuju “akhirnya”—ia meletakkan permen hijau itu dengan lembut.
Di dalam delusinya, Shorthalt merasa seolah ia masih Shorthalt yang utuh: ia kembali ke anak-anak yang ia janji akan lindungi, dan anak-anak berlari mendekat dengan percaya.
Ia merentangkan tangan, menyambut mereka… sementara dunia di sekelilingnya kembali meledak menjadi kaleidoskop ilusi, menandakan bahwa yang ia lihat dan lakukan hanyalah bayangan dan sisa-sisa M.I.N.D. yang sudah lama berakhir.