Latar & situasi
Sidang World Government Conference berlangsung di aula besar penuh simbol lembaga penting: Judicial, Executive, Control Court, dan militer.
Suara rakyat ditampilkan sebagai “bintang” data di layar, hasil olahan Gestalt dari pendapat warga.
Topik 1: Permintaan Helium-3 dari Akdilek
Akdilek meminta perubahan perjanjian lama untuk mendapat lebih banyak Helium-3.
Satu pihak menilai demi stabilitas dan hubungan baik, permintaan sebaiknya dikabulkan jika sumber daya cukup.
Pihak lain khawatir wibawa Babylonia turun dan Akdilek akan terus menekan.
Hilda (pemimpin Control Court) menyimpulkan Control Court tidak setuju langsung memenuhi permintaan, tapi tetap membuka negosiasi realistis.
Dilakukan voting; usul Hilda disetujui lebih dari 97%. Judicial Court akan susun amandemen, lalu diteruskan ke Control Court, Diplomatik, dan akhirnya ditandatangani Hassen.
Topik 2 (disinggung singkat)
Hassen menyebut usulan Nikola untuk memperluas kekuatan militer, tapi detailnya tidak dijabarkan.
Pertanyaan soal pesta penyambutan SKK
Seorang anggota dewan mempertanyakan kemewahan upacara kepulangan SKK dan tim dari Atlantis, karena boros sumber daya.
Hassen menjawab:
Mereka mengalahkan Ascendant Lamia dan membawa harapan baru bagi sains; itu momen bersejarah.
Masyarakat secara sukarela ingin merayakan “pahlawan”.
Dewan khawatir menampilkan satu tim konstruksi sebagai “pahlawan publik” bisa lebih sulit dikontrol dibanding satu sosok seperti “Undying Loy”.
Makna “harapan” & figur pahlawan
Hilda menjelaskan:
Dalam mitologi di mana-mana, pola pahlawan selalu mirip: kehilangan kehidupan damai, melewati ujian berat, lalu pulang dengan kemenangan dan kehormatan.
Di balik pahlawan hanyalah manusia biasa, tapi rakyat memuja mereka bak dewa.
Pahlawan memunculkan harapan, dan dengan cukup harapan, rakyat bisa diarahkan. Menghancurkan harapan berarti jadi musuh rakyat.
Karena itu, harapan bukan hal sepele, tapi “senjata” kuat jika digunakan dengan tepat.
Nikola menambahkan:
Gangguan Kurono makin sering; mempublikasikan SKK dan Gray Raven juga dimaksudkan sebagai peringatan untuk Kurono.
Perhatian publik membuat gerak Kurono lebih terbatas.
Gray Raven diberi misi khusus untuk memperpanjang “perlindungan” sementara yang tercipta dari sorotan publik itu.
Percakapan setelah sidang ditutup
Hassen mengakhiri sidang, hologram dewan menghilang. Tinggal Hassen, Nikola, dan Hilda.
Nikola mengeluh tujuan mereka tak perlu diumumkan jelas karena Kurono punya mata di mana-mana.
Hassen yakin Kurono sudah tahu, dan saat ini Kurono juga belum bisa berbuat banyak.
Hilda mengatakan ia jarang bertemu pribadi demi menjaga netralitas Control Court, tapi kali ini ada hal khusus: pembahasan Omega File.
Hilda menginformasikan bahwa kesimpulan soal Omega File baru saja dikirim ke terminal Hassen lewat kanal terenkripsi, menyiapkan kemungkinan World Government Conference besar jika isinya penting.
Collins & Rebecca (Kurono)
Collins marah karena hasil riset dari data Luna hanya menghasilkan “kerangka kosong” yang tak bisa membuat manusia berevolusi seperti Ascendant.
Ia menjelaskan obsesinya: bukan membuat Construct kuat, melainkan mendorong evolusi manusia agar setara Ascendant, dengan Luna sebagai “harta karun” yang menyimpan kuncinya.
Mereka membahas situasi politik: Parlemen kini melindungi sang commandant (SKK), jadi Kurono tak bisa menyentuhnya sementara waktu.
Collins yakin suatu hari sang commandant akan kembali ke pihak mereka dan menyebut semua ini sebagai bagian dari “ekspektasi membuka peti harta karun”.
Ia juga menyinggung “harta karun mengambang” yang disembunyikan Parlemen—hasil sitaan dari operasi yang melibatkan Omega File dan penelitian lain—dan menyerahkan urusan mengambil “buah” dari kerja Parlemen kepada Rebecca.
Parlemen: Hassen, Nikola, Hilda, Asimov
Hilda melaporkan hasil penelitian Science Council soal Omega File:
Mereka mengikuti metode Atlantis dan berhasil mereproduksi fenomena yang sama.
Artinya: Punishing Virus bisa “diserap”. Ini membuka harapan besar untuk mengakhiri perang dan merebut kembali Bumi.
Nikola dan Hassen langsung menganggap Omega File sebagai “harta karun umat manusia”:
Sumber daya Science Council dinaikkan ke prioritas tertinggi.
Target: mengembangkan perangkat yang mampu menyerap Punishing Virus sebagai senjata pamungkas.
Hilda memperingatkan bahwa gerakan besar ini akan menarik perhatian Kurono, tapi Nikola justru ingin memanfaatkannya:
Mereka akan “bermain” dengan Kurono sambil memanfaatkan kesempatan untuk mencuri balik data Kurono.
Rencana teknis Asimov
Hassen meminta bantuan Asimov untuk mengamankan koordinat Omega File sekaligus menjebak Kurono.
Asimov:
Membuat sistem enkripsi di mana koordinat Omega File berubah tiap milidetik dan datanya dienkripsi ulang tiap menit.
Jika Kurono mencoba membobol dan berhasil, virus Asimov akan aktif dan mengirim data jaringan Kurono ke chip miliknya.
Untuk memajukan aplikasi Omega File, Asimov butuh lebih banyak sampel Punishing Virus:
Bukan hanya Corrupted dan Ascendant, tapi juga data Hetero-Creature dan Hetero-Hive Mother yang lebih lengkap.
Hilda memaparkan analisis:
Data dari Inver-Device Chrome menunjukkan Hive Mother di selokan terhubung lemah dengan entitas lain di luar area itu.
Hubungan serupa pernah terjadi antara Polyphage dan Pterygota Queen.
Ini menunjukkan: Hetero-Creature punya semacam “banyak tubuh” dan kecerdasan tinggi; melukai satu bisa mengirim sinyal “pengalaman” ke yang lain.
Kesimpulan: kemungkinan ada Hetero-Hive Mother yang lebih “lengkap” / berevolusi penuh di permukaan Bumi.
Hassen memutuskan mengerahkan pasukan untuk mencari data terkait subjek tingkat lanjut ini.
Babylonia & Task Force
Parlemen menampilkan proyeksi hanggar Babylonia: banyak Task Force sudah siap berangkat ke Bumi, tinggal menunggu perintah.
Asimov menyadari ini bukti betapa seriusnya Parlemen terhadap Omega File.
Ia sempat memperhatikan seorang Construct berambut merah muda dengan lambang Control Court yang menginspeksi pasukan; tatapannya seolah menembus kamera sampai ke Parlemen.
Setelah itu Asimov kembali fokus bekerja, dan menegaskan sikapnya ketika Hilda menanyai posisinya:
Ilmu pengetahuan adalah obor yang menerangi masa depan umat manusia, bukan alat untuk memicu perang saudara.
Latar waktu & tempat
Malam hari di Babylonia, matahari buatan sudah “terbenam”.
Kamu (SKK) berada di ruang istirahat Gray Raven, meninjau log misi yang sudah disusun Liv secara kronologis.
Kilasan balik – transmisi Hassen
Di pesawat saat kembali dari Atlantis, kamu menerima transmisi terenkripsi dari Presiden Hassen.
Hassen memberi selamat atas keberhasilan operasi rahasia dan mengatakan Gray Raven akan mendapat waktu istirahat.
Dia menjelaskan bahwa kendali Kurono atas Gray Raven sudah dilepas.
Sebagai “hadiah”, Babylonia akan mengadakan upacara penyambutan besar untuk Gray Raven.
Tujuan upacara & perubahan status Gray Raven
Setelah upacara, Gray Raven tidak lagi dianggap sekadar skuad biasa, tapi pahlawan perang yang:
Mampu melakukan hal mustahil,
Menjadi simbol harapan dan kemenangan bagi umat manusia.
Hassen ingin menjadikan Gray Raven figur publik: setiap gerakan kalian diperhatikan rakyat.
Dengan begitu, Kurono tidak bisa lagi “mengambil” Gray Raven, karena kalian sudah menjadi milik dan harapan rakyat.
Misi baru: simbol harapan, bukan hanya pasukan tempur
Hassen menegaskan: orang-orang butuh pahlawan sebagai harapan di tengah perang.
Misi utama Gray Raven ke depan:
Meningkatkan moral di berbagai zona tempur,
Mengunjungi safe zone di berbagai wilayah permukaan untuk meneguhkan harapan kemenangan.
Ini sekaligus cara Parlemen “melindungi” Gray Raven dengan menjadikan kalian terlalu populer untuk disingkirkan.
Kondisi setelah upacara
Sejak upacara penyambutan, kamu jarang sekali bertemu Vera dan Cerberus.
Gray Raven lebih sering berpindah-pindah antara safe zone jauh dari garis depan, bukan terus bertarung di front.
Meski lebih bebas daripada dipenjara Kurono, perlindungan berlebihan Parlemen membuatmu merasa lelah dan terkekang.
Kembali ke masa kini
Malam Babylonia masih panjang; kamu menuntaskan pengecekan log misi sebelum diserahkan.
Saat membuka log, kenangan dari misi-misi tersebut muncul satu per satu sebagai proyeksi di hadapanmu.
Malam di area konservasi
Setelah pekerjaan selesai, kota berada di bawah sinar bulan. Tenda-tenda didirikan, orang beristirahat di sekitar api unggun.
Seorang prajurit Construct dan seorang Scavenger berbincang pelan di dalam tenda.
Scavenger merasa hidupnya sekarang “terlalu aman” sampai terasa tidak nyata: dulu ia tidur di lubang dengan senjata di tangan, sekarang punya tenda, makanan, dan perlindungan Babylonia.
Ia teringat temannya, Johnny, yang sudah tewas sebelum sempat diselamatkan.
Prajurit Construct menceritakan trauma masa lalunya: seluruh pasukannya dibantai musuh dan ia hampir mati saat menghadapi Ascendant bersayap gagak, sebelum diselamatkan oleh satu skuad—Gray Raven.
Keduanya menyadari: karena pernah tenggelam dalam keputusasaan, rasa aman sekarang terasa tidak nyata. Mereka sepakat harus hidup meneruskan harapan rekan-rekan yang gugur.
Saat hendak bermain kartu, Scavenger tak sanggup menahan emosi dan mulai menangis pelan di tenda.
Liv, nenek, dan cucu Scavenger
Dalam perjalanan, SKK mendengar lagu nina bobo dan menemukan Liv bersama seorang wanita (nenek) dan cucu kecilnya yang mirip "anak kucing".
Si nenek menawarkan sup jagung yang ditanam di lahan percobaan area konservasi, berkat benih unggul dari Akdilek. Makanan hangat ini melambangkan harapan baru yang dulu mustahil di permukaan.
Nenek akhirnya mengungkapkan isi hatinya:
Ia berterima kasih pada Gray Raven karena menyelamatkan cucunya dan membawa mereka keluar dari no man’s land.
Meski dulu membenci dan curiga pada Babylonia/WG, tinggal di area konservasi membuatnya sadar: meski Pemerintahan Dunia pernah meninggalkan mereka, bukan berarti semua orang di atas awan benar-benar menyerah pada penduduk permukaan.
Ia merasa sudah saatnya para Scavenger meninggalkan masa lalu dan memulai hidup baru.
Di balik rasa syukur, ada kesedihan: hampir semua keluarganya tewas dalam perang melawan Punishing Virus; yang tersisa hanyalah dia dan cucunya.
Liv menenangkannya sampai nenek tertidur di bahunya. SKK meninggalkan mereka pada Liv.
Peran Gray Raven sebagai simbol harapan
Tengah malam, SKK menyelesaikan laporan misi. Hassen menjelaskan: tugas Gray Raven ke depan adalah menaikkan moral dan membangun harapan menang di berbagai front, lewat pembersihan Corrupted, pengintaian, dan pengiriman suplai.
Di permukaan, area konservasi terus dibangun, perdagangan dengan bantuan Akdilek berjalan, ARU dipulihkan, dan basis-basis lama diambil kembali Forsaken. Tanda-tanda “reklamasi permukaan” mulai jelas.
Di antara pasukan dan warga, kalimat seperti “Ada Gray Raven, masih ada harapan” sering terdengar.
Gray Raven kini bukan hanya pasukan tempur, tapi simbol harapan umat manusia—sekaligus berada di bawah sorotan dan tekanan berat.
Tekanan batin SKK dan kecurigaan pada Kurono
Liv, Lucia, dan Lee datang ke ruangan SKK.
Liv membawa teh lavender untuk meredakan stres dan mendorong SKK berbagi beban.
Lee merasa Gray Raven bisa berbuat lebih di garis depan, bukannya hanya berada di belakang sebagai ikon moral.
Lucia mengingatkan ancaman yang masih ada, terutama pihak yang dulu menculik SKK—Kurono.
SKK mengingat:
Presiden Hassen sudah mengantisipasi bahaya pada SKK.
Tindakan Kurono saat koneksi ke Cerberus mencurigakan: mereka menyembunyikan koordinat rumah Luna, memberikan data salah, dan menjadikan Gray Raven “alat uji”. Itu bukan kesalahan, tapi tes yang disengaja.
Di permukaan, muncul Dead Zone di sepanjang rel kereta, serta Corrupted yang “stagnan” di berbagai tempat—tanda ada sesuatu yang berubah dan ancaman baru sedang terbentuk.
SKK menyimpulkan: ini semua belum selesai.
Sementara itu, Parlemen tampaknya ingin menahan Gray Raven di belakang, mengikis sisi tajam mereka dan menjadikannya idola yang menenangkan publik—bukan lagi tombak penyerang. Hal ini bertentangan dengan naluri dan keinginan tim untuk menembus kebuntuan.
Di tengah tekanan ini, terminal SKK berbunyi, menandai akan dimulainya sesuatu yang baru.
Chrome Mengajak Gray Raven ke Garis Depan Lagi
Chrome datang padamu (SKK) untuk membahas pencarian advanced Hetero-Hive Mother yang disembunyikan Vonnegut.
Ia menjelaskan tiga alasan utama Gray Raven harus turun langsung:
Frame spesialis: Lucia dan Glory Chrome sudah terbukti bisa mengalahkan Hive Mother.
Overload Punishing Virus: Dibutuhkan SKK di TKP untuk menstabilkan Construct agar tidak terinfeksi saat melawan Hive Mother.
Efek moral: Gray Raven di garis depan akan sangat membangkitkan harapan pasukan dan cocok dengan keinginan Parlemen.
Kamu menyadari ada “alasan keempat” tak terucap: Glory frame Chrome mungkin masih berisiko rusak, jadi Strike Hawk harus fokus di penelitian, sementara Gray Raven mengambil alih misi medan.
Penjelasan di Lab Asimov
Di lab Asimov, dijelaskan bahwa Science Council butuh banyak sampel Punishing Virus, terutama dari Hetero-Creature tingkat tinggi seperti Polyphage, Siren, dan Hetero-Hive Mother.
Hive Mother yang dibesarkan Vonnegut diperkirakan adalah bentuk paling murni dari Punishing Virus.
Chrome menunjukkan area yang mungkin dijangkau Vonnegut berdasarkan:
Data Luna pada puncak kekuatan (rekaman Ouroboros).
Selisih waktu antara dua operasi Strike Hawk di selokan City 075.
Menghubungkan Anomali Global
Peneliti dan Chrome menjelaskan ciri Hive Mother:
Konsentrasi energi Punishing Virus yang abnormal.
Gangguan kuat pada medan magnet dan komunikasi, juga pada lingkungan sekitar.
Kamu lalu menyadari anomali yang sering kamu temui di berbagai misi belakangan ini cocok dengan gejala tersebut.
Kamu menandai semua koordinat anomali itu di globe.
Asimov kemudian menggunakan perhitungan kompleks (waktu, kecepatan gerak, perbedaan lintang-bujur, konsumsi Helium-3, luas Dead Zone, dsb.) dikombinasikan dengan jalur gerak Vonnegut.
Hasilnya: semua data mengerucut ke satu titik di Bumi—perkiraan lokasi advanced Hetero-Hive Mother.
Sudut Pandang Hassen & Nikola
Di bridge Babylonia, Hassen menerima laporan perkembangan:
43% kota yang hilang sudah direbut kembali.
19% kota dibersihkan oleh Forsaken.
Banyak conservation area baru dibangun untuk menampung Scavenger.
Jaringan dukungan Babylonia makin luas, memberi Hassen keyakinan bahwa titik balik perang semakin dekat dengan bantuan Omega File.
Keputusan Mengirim Gray Raven ke Frontline
Nikola datang melaporkan bahwa Gray Raven sudah menemukan koordinat advanced subject, yang mengarah ke reruntuhan Pulia Forest Park, area yang belum direstorasi sehingga wajar jika ada ancaman besar di sana.
Unit Woodcock dikirim lebih dulu untuk konfirmasi.
Hassen memutar video percakapanmu dengannya:
Kamu mengajukan permohonan resmi agar Gray Raven kembali ke garis depan.
Kamu menjelaskan empat alasan (tiga yang Chrome sebut + alasan moral dan kesiapan tim).
Hassen menguji tekadmu, memastikan kamu paham risikonya.
Kamu menegaskan bahwa Gray Raven siap menanggung bahaya.
Setelah menimbang harapan, tanggung jawab, risiko, dan kebutuhan operasi, Hassen menerima:
Gray Raven akan ikut operasi menghadapi advanced Hetero-Hive Mother.
Hassen dan Nikola sepakat: selama tujuan yang diinginkan tercapai, jalannya—meski berbahaya—akan ditempuh.
Penemuan Hetero-Hive Mother & CPF 040
Hilda melaporkan bahwa Hetero-Hive Mother berada di CPF 040 di tengah reruntuhan Pulia Forest Park.
CPF 040 kini tertutup “pohon raksasa” yang sebenarnya kumpulan Hetero-Creature yang meniru vegetasi hutan.
Munculnya Hetero-Sapien
Rekaman tim Woodcock menunjukkan sosok berjubah seperti Scavenger, tapi ternyata adalah monster humanoid: “Hetero-Sapien”.
Tubuh mereka rapuh tapi terus memproduksi tulang baru, terhubung ke “tali” transparan seperti tali pusar.
Mereka bisa menirukan suara dan kalimat manusia (mengulang kata-kata komandan Woodcock) dan menunjukkan evolusi cepat menuju bentuk mirip manusia.
Jumlah mereka sangat banyak; Woodcock kewalahan dan terpaksa mundur.
Kekhawatiran Babylonia & Dilema Strategis
Science Council menyimpulkan: Hetero-Creature sudah sampai tahap meniru Homo sapiens, dan laju evolusinya sangat mengkhawatirkan.
Ada dua opsi operasi:
Pakai Longinus Arsenal untuk menghancurkan Hetero-Hive Mother (aman, tapi tak dapat sampel).
Pertahankan tujuan awal: kalahkan Hetero-Hive Mother dan ambil sampel demi kemajuan proyek Omega File, meski berisiko besar.
Hassen memutuskan: Omega File terlalu penting, jadi mereka tetap mengejar sampel dan menahan penggunaan Longinus sebagai opsi terakhir.
Penunjukan Hans sebagai Komandan Lapangan
Nikola mengusulkan Hans sebagai komandan operasi di permukaan, karena:
Pengalaman perang sangat panjang sejak Golden Age.
Mampu mengambil keputusan berat di medan tanpa dukungan komunikasi Babylonia.
Walau kondisi kesehatan Hans memburuk dan peluang selamatnya dipertanyakan, Hans menerima tugas dengan tegas:
“Nyawa prajurit adalah taruhan umat manusia; dipakai sampai tuntas adalah keinginanku.”
Susunan Pasukan Operasi
Gray Raven:
Lee & Liv menganalisis data Hetero-Sapien.
Lucia & SKK menyiapkan peralatan dan senjata khusus.
Hans langsung memilih tiga tim tambahan:
Woodcock (Harley Jo) – paling paham area hutan, dan ahli komunikasi yang mungkin bisa mengatasi gangguan sinyal. Anggota yang terluka akan diganti sementara dari tim lain.
Egret (Vanessa) – terkenal sangat efisien dengan daya tembak berat, diharapkan bisa menahan dan menghancurkan Hetero-Sapien.
Tim Simon – walau fisiknya lemah, kekuatan Mind Beacon-nya sangat tinggi (hanya di bawah SKK di angkatannya), cocok untuk membantu menstabilkan Construct di dekat Hetero-Hive Mother.
Komandan Hans mengumpulkan semua pasukan begitu transport tiba di garis depan, di reruntuhan Pulia Forest Park.
Ia menegaskan bahwa dalam misi ini semua harus mengikuti perintahnya, apapun reputasi atau jasa mereka sebelumnya.
Target utama berada di CPF 040, pusat Pulia Forest Park Ruins: Hetero-Hive Mother tingkat lanjut yang sebelumnya hanya bisa dipantau sekilas oleh tim Woodcock.
Ada dua tujuan utama misi:
Menemukan dan mengalahkan Hetero-Hive Mother di CPF 040, lalu memungkinkan Gray Raven mengambil sampel dengan frame khusus. Jika pengambilan sampel gagal atau tak lagi memungkinkan, Hans akan memerintahkan pemasangan bit domain nodes untuk mengarahkan tembakan Longinus Arsenal dan menghancurkan musuh.
Menyelamatkan sebanyak mungkin Scavenger yang masih hidup di area tersebut.
Hans menekankan bahwa kemunculan Hetero-Sapiens berarti Punishing Virus telah berevolusi tak terduga; situasi bisa berubah di luar kendali kapan saja.
Jika keadaan benar-benar tak terkendali dan kedua tujuan (mengambil sampel dan menyelamatkan Scavenger) tak bisa dicapai, prioritas beralih ke pemasangan node demi menuntun serangan Longinus Arsenal.
Bila itu pun gagal, Babylonia akan melakukan serangan orbit besar-besaran ke seluruh Pulia Forest Park, yang akan memusnahkan: Hetero-Hive Mother, Scavenger, dan juga pasukan sendiri.
Hans menutup dengan mengingatkan bahwa sebagai prajurit, mereka tidak boleh bergantung pada keajaiban, dan semua harus siap dengan skenario terburuk, lalu memberi waktu sepuluh menit bagi tim-tim untuk bersiap dan saling mengenal sebelum misi dimulai.
Setelah diberi waktu 10 menit untuk bersiap, suasana kamp terasa sangat menekan sehingga orang-orang sulit saling berkenalan.
Saat memeriksa senjata, sang Chief (SKK) tiba-tiba diserang dari belakang dengan pisau latihan oleh pria tak dikenal. Chief menghindar dan secara refleks menjatuhkan serta melucuti penyerang.
Ternyata penyerang itu adalah Harley Jo, komandan unit Woodcock. Ia hanya “ngetes” reaksi sang Chief. Rekannya, seorang perempuan dengan lengan mekanik bernama Yata dari unit Scarab, muncul dan meminta Chief melepaskannya.
Harley Jo menjelaskan:
Ia satu angkatan dengan Simon.
Tim Woodcock sebelumnya sudah bentrok dengan Hetero-Sapiens; sebagian besar anggotanya terluka dan sedang dirawat.
Meski takut, ia memaksa kembali ke Pulia Forest Park Ruins untuk “membalas” Hetero-Sapiens dan mencegah evolusi Punishing Virus yang semakin menyerupai manusia.
Simon muncul dalam keadaan mabuk perjalanan karena transport craft, dan terlihat sangat takut pada Hans.
Lucia dan anggota Gray Raven kembali dari pengintaian dan berkenalan dengan Harley Jo, Yata, dan Simon.
Hans memanggil semua orang: waktu persiapan selesai, mereka akan masuk ke Pulia Forest Park Ruins.
Harley Jo melaporkan temuannya:
Ada “Hetero-Plants”—tanaman yang terinfeksi dengan ciri seperti Hetero-Creatures.
Pohon bercahaya merah mengeluarkan cairan aneh ketika dirusak, yang meningkatkan konsentrasi Punishing Virus sekitar 2%.
Perusakan besar-besaran tanaman ini bisa menyebabkan kerusakan lingkungan yang tidak bisa dibalik dan meningkatkan risiko infeksi.
Vanessa melaporkan hasil pengintaian udara unit Egret:
Mereka diserang oleh Hetero-Creatures yang berubah menjadi “meriam” bunuh diri anti-udara, hanya menargetkan objek terbang yang mendekati pohon raksasa.
Semakin dekat ke pohon, serangan makin sering. Ini menjelaskan kenapa transport craft bisa mendarat di pinggir tanpa diserang.
Kesimpulan taktis Hans:
Hetero-Creatures menunjukkan perkembangan taktik yang mengkhawatirkan.
Formasi masuk hutan:
Harley Jo dan Yata di sayap (paling lincah).
Unit lainnya dalam formasi garis, saling melindungi punggung.
Gray Raven di tengah sebagai cadangan dan pengawas serangan udara.
Jika bertemu Hetero-Sapiens, boleh menembak bebas namun formasi tidak boleh pecah, dan terus maju ke dalam hutan.
Tim sedang bertempur melawan Hetero-Sapiens di reruntuhan Pulia Forest Park. Pertarungan langsung terasa jauh lebih brutal dibanding hanya menonton rekaman: tulang Hetero-Sapiens remuk, pecahannya menghantam kerangka luar para prajurit.
Setelah pertempuran singkat, Hans memerintahkan pemeriksaan kerusakan dalam dua menit. Di tengah suasana tegang dan gangguan komunikasi yang bersiklus, akhirnya pesan rekaman dari Babylonia berhasil diterima semua pasukan darat.
Dalam video, diperlihatkan Red Tide baru: dari tubuh Corrupted yang “membeku” dan mengeluarkan cairan merah, terbentuk genangan Red Tide kecil. Corrupted lalu dilahap cairan itu, dan dari sana muncul Hetero-Sapiens baru.
Hetero-Sapiens kini tidak hanya muncul di Pulia Forest Park, tetapi di seluruh dunia. Mereka keluar dari Red Tide, menyerang apa pun di jalan mereka, dan korban—baik manusia maupun mesin—hancur, larut, lalu terbentuk ulang seperti saat dimakan Red Tide di City 075.
Hassen menjelaskan bahwa:
Hetero-Sapiens adalah Hetero-Creatures, produk langsung Virus Punishing dari mechanoid yang terinfeksi.
Mereka membentuk Red Tide kecil di area aktivitas Corrupted, menghancurkan mesin, menyerang manusia, dan dengan cepat menaikkan konsentrasi virus sehingga makin banyak zona berubah menjadi Dead Zone.
Konsentrasi global Virus Punishing meningkat secara eksponensial.
Hans dan Hassen menegaskan bahwa Red Tide yang sekarang berbeda dari yang dulu:
Muncul dari dalam Corrupted sendiri.
Menyebar lebih cepat, lebih kuat, dan lebih lincah berkat Hetero-Sapiens.
Menjadi ancaman baru yang jauh lebih berbahaya.
Babylonia sedang menyiapkan langkah balasan, sementara semua pasukan diminta bertahan, melindungi warga sipil, dan menunggu instruksi lebih lanjut. Pesannya: umat manusia tidak boleh lengah hanya karena kemenangan sementara.
Hans menyimpulkan bahwa:
Manusia terus berjuang merebut kembali wilayah dan menyelamatkan orang, tetapi Virus Punishing juga terus “berevolusi” menjadi bentuk yang lebih ganas.
Karena musuh terus berkembang, manusia juga harus terus maju dan tidak boleh berhenti menjalankan tugas.
Di akhir, Hans menanyakan hasil analisis data pertempuran. Eleanor dan Liv melaporkan bahwa analisis telah selesai dan disinkronkan ke semua terminal, dan beberapa temuan mereka mungkin bisa membantu mengatasi situasi global yang memburuk.
Liv menjelaskan hasil analisis Hetero-Sapiens: mereka punya reseptor rasa sakit yang sangat aktif. Sinyal nyeri tidak berakhir di otak, tetapi dikirim lewat “tali pusar” ke sistem pusat di CPF, seperti jaringan saraf raksasa di seluruh hutan.
Hetero-Sapiens berfungsi seperti ujung saraf dalam sistem saraf besar di Forest Park, menggunakan pola pikir kawanan mirip serangga (hive mind). Mereka biasanya bergerombol; sebelum sinyal dikirim ke pusat, mereka saling berbagi sensasi.
Tim menyimpulkan taktik: jika “tali pusar” yang mengunggah stimulus diputus, semua rasa sakit akan harus ditanggung langsung oleh tubuh Hetero-Sapiens. Karena sensor mereka terlalu sensitif, ini bisa mematahkan, melumpuhkan, dan memicu efek domino—merusak banyak musuh sekaligus.
Masalahnya, gangguan komunikasi (interference) masih kuat, sehingga sulit mengirim intel penting ini ke Babylonia.
Harley Jo lalu mengeluarkan perangkat penguat komunikasi (comms amplifier) yang ia modifikasi. Setelah kalibrasi selesai, ia meminta semua orang mencoba berkomunikasi tanpa suara—berhasil.
Yata membantu dengan ahli, membongkar dan mengubah jalur kabel sehingga jangkauan tiap unit penguat menjadi lebih luas.
Ternyata Harley Jo punya banyak unit amplifier di dalam ranselnya. Rencananya:
Harley Jo mengkalibrasi semua amplifier.
Yata menyebarkan dan memasangnya di sepanjang jalur.
Selama alat-alat itu tidak hancur dan jaringannya cukup besar, mereka bisa menembus gangguan dan menghubungi Babylonia.
Hans kemudian memberi perintah formasi:
Semua tim bergerak maju dengan formasi baji.
Egret di depan, Gray Raven dan tim Hans di belakang.
Harley Jo dan Yata di belakang untuk mengurus sisa musuh dan memasang amplifier, dengan tim Simon sebagai pengawal.
Adegan ditutup dengan deskripsi bahwa seluruh pasukan—bagai roda gigi mesin perang yang saling terhubung—bergerak maju menuju CPF 040.
Tim berhasil mengatasi gangguan komunikasi dengan bantuan penguat sinyal dari Harley Jo dan melanjutkan perjalanan menuju CPF 040.
CPF 040, pusat filtrasi penting bagi kelangsungan hidup manusia di permukaan, kini telah dipenuhi tanaman merah dari Hetero-Creatures dan hanya beroperasi dengan daya rendah. Konsentrasi Punishing Virus di dalam menara terus meningkat, dan beberapa jalur di dalam terhalang tanaman.
Hans menyusun ulang rencana:
Vanessa & Egret: berjaga di luar menara, menjaga pintu masuk dan jalur mundur dari serangan Hetero-Sapiens yang datang dari hutan.
Harley Jo & Yata: memanjat CPF 040 lewat tanaman untuk membuka celah di atas menara sebagai jalur mundur kedua.
Tim Hans (di depan), Gray Raven (tengah), Tim Simon (belakang): masuk ke dalam CPF. Tim Hans mengawal Gray Raven sedekat mungkin ke Hetero-Hive Mother tanpa membuat mereka kelelahan sebelum pertarungan.
Setelah itu, tim Hans akan memasang node bit domain di sekitar Hive Mother, sementara Simon membantu [player] menstabilkan para Construct di dalam menara melalui Mind Beacon, agar mereka tidak terinfeksi.
Hans memerintahkan semua orang menaikkan level pertahanan ke maksimum karena kondisi dalam tower masih belum diketahui, lalu memberi sinyal untuk membobol pintu utama CPF 040 dan seluruh tim mulai memasuki fasilitas tersebut.
Hans dan timnya menerobos lebih dalam ke CPF dan memasang node domain bit ketiga untuk mengunci lokasi Advanced Hetero-Hive Mother yang bersembunyi di bawah mereka. Ia memegang pemicu Longinus Arsenal sebagai pilihan terakhir untuk menghancurkan seluruh area bila Gray Raven gagal.
Di dalam ruang besar, Gray Raven (kamu sebagai SKK, bersama Lucia, Lee, dan Liv) menemukan Advanced Hetero-Hive Mother yang jauh lebih besar dan lengkap, tergantung di udara dan terhubung ke banyak “tali pusar” merah yang mengumpulkan data dari luar.
Hive Mother mengganggu Inver-Devices, tapi masih dalam perhitungan rencana.
Lucia membekukan pergerakan Hive Mother sesaat dan menyerang celah di cangkangnya.
Liv menahan Hive Mother dengan dinding elektromagnetik.
Kamu menembaki tali pusar, memutus koneksinya dengan dunia luar.
Lee mengaktifkan mesin yang menurunkan konsentrasi Punishing Virus di area itu.
Reaksi Hive Mother tidak normal: cangkangnya berkontraksi ritmis, muncul cairan hitam, dan posisinya seolah melindungi sesuatu di bawah cangkang.
Setelah diputus dari sumber “nutrisi” dan datanya, Hive Mother “melahirkan” dua sosok baru dari struktur merah di bawahnya: sepasang kembar (twin) berwujud manusia sempurna, dibalut cairan hitam.
Hive Mother, yang kini lemah dan tergantung di udara, menyebut mereka “anak-anakku”.
Kedua kembar (twin) itu:
Berpenampilan sangat manusiawi, lebih dari Hetero-Sapiens yang hanya meniru.
Berkata dengan bahasa yang fasih (bahkan kalimat Spanyol singkat) dan terdengar familiar, seolah mengutip suara orang lain, bukan bicara dengan kesadaran sendiri.
Menebarkan tekanan besar dan memberi kesan bahwa evolusi Hetero-Creature telah naik ke tingkat baru.
Situasi awal
SKK dan tim Gray Raven (Lucia, Lee, Liv) bertarung melawan Hetero-Hive Mother dan sepasang “twin” yang baru lahir.
Kehadiran Hive Mother dan kembar memberikan tekanan ganda pada Inver-Devices para Construct, membuat Lucia, Lee, dan Liv nyaris tak bisa bergerak.
Serangan peluru tiruan
Kembar menyerang dengan “peluru” hitam berkecepatan tinggi yang ternyata adalah tiruan dari tembakan SKK sebelumnya.
Liv menyadari pola serangan ini dan menjelaskan bahwa peluru tiruan tersebut jauh lebih mematikan bagi manusia maupun Construct.
The Twins marah karena “ibu” mereka disakiti.
Menyelamatkan Lucia dan Lee
The Twins menargetkan Lucia dan Lee secara bersamaan.
SKK memaksa exoskeleton, berlari menjemput salah satu (Lucia atau Lee, tergantung pilihan), lalu menggunakan senjata mereka (katana/gun) untuk menjatuhkan yang lain supaya keduanya lolos dari peluru.
Akibat memaksa exoskeleton, kaki SKK melemah dan mereka jatuh bersama.
Pengorbanan Hetero-Hive Mother
SKK menembaki The Twins, namun semua peluru ditahan oleh Hetero-Hive Mother yang bergerak melindungi anak-anaknya meski terluka parah dan lemah.
Hive Mother menusuk perut/ pinggang SKK dengan tentakel karena naluri melindungi kembar. SKK mulai kehilangan kesadaran.
Serangan balasan komandan
Dalam keadaan tertusuk, SKK memaksa diri tetap sadar.
Dengan teknik reload darurat yang diajarkan Lee, SKK mengganti magazine ke peluru eksperimental dari Parlemen.
SKK menempelkan pistol ke tentakel dan menembak dari jarak dekat, berhasil memutus tentakel dan melukai Hive Mother berat.
Hive Mother menjerit dan mundur, kembar bergegas melindunginya. Platform meledak dan runtuh; Gray Raven dan SKK jatuh ke lantai bawah. SKK pingsan setelah diselamatkan Construct lain.
Evakuasi oleh pasukan Hans & Simon
Simon melapor pada Hans bahwa Gray Raven berhasil diselamatkan, tetapi rute mundur awal tertutup, jadi mereka harus naik ke atas menuju jalan keluar yang dibuat Harley Jo.
Lee menyesuaikan output exoskeleton untuk menjaga nyawa SKK.
Lucia melapor bahwa meski mereka gagal menghabisi Hive Mother, SKK berhasil membawa “sampel”: tentakel yang tertinggal di luka perut.
Pertolongan pertama & hasil misi
Atas perintah Hans, Liv dan Eleanor mencabut tentakel dari luka SKK dan menyimpannya dalam kontainer sampel untuk penelitian sekaligus mencegah infeksi lanjutan.
Liv membalut luka, Eleanor memberikan serum, namun darah tetap mengucur karena kondisi medan yang buruk.
Kesimpulan: Gray Raven gagal menghancurkan Hetero-Hive Mother, tetapi misi tetap memperoleh hasil penting berupa sampel tentakel, sementara nyawa SKK kritis namun sedang diselamatkan.
Setelah tim menemukan masalah di dalam menara, Hans menyadari bahwa pemicu Longinus Arsenal tidak bekerja karena gangguan pada node bit domain, bukan karena hancur, melainkan karena malfungsi akibat Hive Mother dan si kembar.
Satu-satunya solusi adalah kalibrasi manual oleh seseorang dengan otoritas SKK. Hans memutuskan untuk tinggal dan kembali ke node sendirian, sementara yang lain mundur sesuai rencana evakuasi.
Hans menugaskan Harley Jo dan Yata untuk membawa sampel kembali ke Babylonia dengan roket portabel, dan meminta mereka melindungi Simon, yang menjadi satu-satunya penyangga agar para Construct tidak terinfeksi.
Meski para prajurit ingin menemaninya, Hans menolak. Ia menegaskan bahwa mereka akan menjadi beban dan bahwa tugas mereka adalah mengawal sampel, sedangkan tugasnya adalah memastikan Longinus Arsenal menghantam Hive Mother.
Hans berjalan sendirian menuju node di tengah konsentrasi virus Punishing yang sangat tinggi. Tubuhnya yang sudah rapuh dan penuh peningkatan organ mulai kolaps: pembuluh darah pecah, ia berkeringat darah, matanya berdarah, kakinya lumpuh, hingga harus merangkak.
Di tengah rasa sakit, Hans justru merasakan kegembiraan: sebagai seorang prajurit, ia tidak mati di ranjang rumah sakit, tapi menghabiskan nafas terakhirnya di medan perang. Itulah kehormatan terbesar baginya.
Sambil mengingat sumpahnya setelah Great Evacuation, ia meyakinkan diri bahwa hidupnya harus layak dikorbankan demi umat manusia. Ia terus maju, meski harus merangkak dengan satu tangan.
Sesampainya di node, dalam keadaan tubuh yang hampir busuk dan organ yang hampir berhenti, ia membuka modul kalibrasi manual dan menyelesaikan prosesnya.
Dengan sisa tenaga terakhir, Hans menekan pemicu Longinus Arsenal. Sinyal aktivasi terdengar—baginya itu adalah “melodi terindah” yang menandai berakhirnya tugas panjangnya sebagai prajurit.
Di akhir, Hans menerima kematiannya dengan tenang, merasa telah memenuhi janjinya dan tugasnya, dan dalam batinnya ia berkata bahwa ia akan “kembali” kepada Arnold. Cerita menutup dengan pengorbanan Hans sebagai batu pijakan bagi kemenangan umat manusia di masa depan.
Harley Jo, Gray Raven (Lucia, Lee, Liv), dan para Construct berhasil keluar dari hutan Pulia dan mengirim sampel penting kembali ke Babylonia dengan roket portabel.
Babylonia mengabarkan bahwa hanya dua Scavenger yang selamat dari Forest Park, dan bahwa mereka sudah mengirim pesawat besar untuk mengevakuasi pasukan—semua diminta bertahan sebentar lagi.
Terungkap bahwa Simon mengalami pendarahan parah dari mata, hidung, tel, dan mulut. Ia memaksa otaknya menanggung beban Mind Beacon yang seharusnya ditanggung dua orang, demi melindungi Inver-Devices semua orang sampai mereka keluar dari hutan.
Saat para Support Construct mencoba menolong Simon, dua sosok muncul di horizon: kembar Hetero-Sapiens yang lahir dari advanced Hetero-Hive Mother. Mereka sudah berkembang sangat cepat, sangat kuat dan cepat, menjadi “pengejar” dan “penjaga” wilayah mereka.
Tanah di sekitar mereka memerah dan bermutasi saat mereka mendekat; seluruh kawanan Hetero-Sapiens di dalam hutan juga ikut bergerak, meraung dan siap menyerang.
Menyadari ancaman dan waktu yang sempit, Harley Jo dan para Construct, termasuk Gray Raven, membentuk garis pertahanan. Yata mengaktifkan kemampuan kamuflasenya, bersiap bertarung.
Babak baru perang antara umat manusia dan Punishing Virus dimulai lagi di tempat itu, dengan kembar Hetero-Sapiens sebagai musuh utama di depan mereka, sementara Simon dan sang Chief (SKK) masih dalam kondisi kritis.
Liv terluka parah dan hampir dibunuh oleh si kembar, tetapi tiba‑tiba langit menyala terang: Longinus Arsenal, senjatakuat umat manusia, tiba dan menembakkan serangan dahsyat dari orbit.
Serangan itu menghantam Hetero-Hive Mother dan kawasan menara CPF 040, mengubahnya menjadi kawah besar. Hetero-Hive Mother dan para Hetero-Sapiens di sekitarnya hancur dan berubah menjadi debu.
Namun setelah serangan usai, dari kawah itu muncul lagi cairan merah yang berkumpul menjadi bentuk humanoid, dan Hetero-Plant besar yang layu mulai tumbuh kembali.
Si kembar berdiri lama di tepi kawah, menyadari bahwa “ibu” yang mereka cari sudah tak ada lagi. Mereka melihat biji dandelion melayang ke langit malam, melambangkan kepergian dan akhir sebuah kehidupan.
Narasi menegaskan bahwa jika makhluk Hetero tidak punya batas hidup, maka mereka tak berbeda dengan Punishing virus itu sendiri—tanpa “akhir”, hidup tak punya makna.
Si kembar akhirnya memutuskan pergi, meninggalkan reruntuhan Pulia Forest Park sebagai awal kehidupan baru mereka. Seperti dandelion, mereka akan berkelana di Bumi yang terinfeksi, belajar dan tumbuh sampai mereka menyaksikan akhir dunia itu sendiri.
Setelah pertempuran di Reruntuhan Hutan Pulia, sebuah pesawat transport besar yang dijanjikan ternyata jatuh dan terbakar. Tim hanya berhasil menyelamatkan pilot, lalu semua orang mundur dengan berjalan kaki.
Di sepanjang jalan, mereka hanya melihat kehancuran: menara CPF runtuh, ladang hangus, dan bau mengerikan akibat Punishing Virus. Garis pertahanan ditinggalkan; orang-orang memilih bertahan hidup daripada mempertahankan apa yang sudah dibangun.
Liv, yang hampir kehabisan tenaga, terus memindahkan dan mengobati para korban. Tubuh framenya sudah rusak dan penuh rasa sakit, tapi ia memaksa diri untuk tetap bergerak.
Ia mengantar seorang korban yang meminta air ke titik suplai, namun airnya sudah kotor. Sebelum sempat minum, korban itu meninggal di pundaknya. Liv kembali dihantam rasa tak berdaya karena tak bisa menyelamatkan semua orang.
Meski terbiasa dekat dengan kematian sejak menjadi medis, Liv tetap mengingat setiap nama korban dan tidak bisa “kebal” terhadap duka itu. Ia menekan emosinya dan terus mencari yang terluka.
Saat mengangkat puing, ia menemukan seorang gadis kecil yang kini sudah menjadi Construct, berambut putih pendek, luka parah, sambil berkata ia ingin pulang.
Pemandangan itu memicu kenangan: dulu, saat mundur dari sebuah kota yang hancur, Liv pernah menyelamatkan seorang gadis kecil berambut perak, menyuruhnya lari ke bukit saat melawan corrupted besar.
Sekarang, gadis yang dulu ia “selamatkan” justru tumbuh menjadi Construct dan ikut bertempur di medan perang putus asa ini. Liv mulai meragukan arti dari “menyelamatkan”:
Apakah dulu ia benar-benar menyelamatkan gadis itu?
Jika ujungnya tetap perang dan kematian, apakah yang ia lakukan ini benar-benar punya makna?
Ia teringat nama-nama yang gugur: Hans, Simon, Lucia, Lee, dan SKK. Semua telah berjuang sampai napas terakhir, tapi tetap banyak yang hilang.
Sebuah kantong berisi benih bunga hortensia milik gadis itu tertiup angin ke tangan Liv. Benih itu ternoda darah dan bahan bakar. Liv menyadari, tak ada yang tahu apa yang akan tumbuh, karena para petani dan ladang sudah lenyap.
Ia memandang bukit jenazah dan tahu bahwa pemandangan ini terjadi di banyak tempat lain; seluruh umat manusia kini “tersambung” oleh keputusasaan Punishing Virus, bukan oleh harapan.
Di akhir, Liv mempertanyakan:
Bisakah semua ini benar-benar diperbaiki?
Selama Virus Punishing ada, perang tak akan berhenti; satu gunung penderitaan akan digantikan gunung berikutnya.
Usaha manusia terasa seperti perjuangan Sisyphus—kerja keras yang selalu diulang dan hancur kembali—dan Liv bertanya-tanya bagaimana manusia bisa memutus siklus tanpa akhir ini.
Lokasinya di ruang sidang Parlemen bernuansa genting; sedang ada rapat darurat yang akan menentukan arah nasib umat manusia.
Hilda melaporkan kondisi Gray Raven:
Lucia dan Lee sedikit lebih baik.
SKK sekarat dan masih dalam kondisi kritis.
Perubahan di permukaan membuat komunikasi dengan pasukan darat makin sulit.
Rencana mereka di permukaan dinyatakan telah gagal.
Laporan soal opini publik:
63% populasi memusuhi “Unidentified Twins” dan pesimis karena tidak melihat solusi di permukaan.
36% menyalahkan ketidakberdayaan militer, dan angka ini terus naik.
Ada kubu yang membela militer: berkat tentara, mereka berhasil mengambil sampel dari Hetero-Hive Mother, yang sangat membantu riset Dewan Ilmu Pengetahuan dan mencegah lebih banyak basis jatuh.
Nikola melaporkan transportasi permukaan–atas masih berjalan tapi nyaris kolaps, karena makin banyak Hetero-Creature bersayap yang terbang lebih tinggi dan dalam kawanan sehingga mengacaukan jalur udara.
Gestalt menyampaikan data:
98% populasi menganggap pengalaman lama sudah tak cocok dengan situasi sekarang.
95% setuju masa depan umat manusia harus dijaga “dengan cara apa pun.”
Hassen menegaskan tujuan Parlemen: membangun masa depan yang lebih baik bagi manusia. Ia mengakui manusia bisa gagal, tapi umat manusia selalu bangkit.
Ia menutup dengan nada penuh harapan: meski Virus Punishing seperti kurungan putus asa, “kunci harapan” untuk keluar dari situ mungkin sudah ada di tangan mereka sendiri.
Sebelumnya ...16 ... Selanjutnya