WIP (beberapa penulisan/kosakata belum diperbaiki mungkin membuat sedikit kebingungan dalam membaca nya)
Setelah misi di Kota 075 selesai, Gray Raven “diistirahatkan” di Babylonia, tapi terasa lebih seperti tahanan rumah.
Senjata di ruang persiapan hilang, diganti hanya perlengkapan dasar.
Kamu (commandant) dibawa pergi dengan alasan “pemantauan karena korupsi Mind Beacon”, dan belum kembali selama hampir dua hari.
Lucia, Lee, dan Liv menyadari ruangan mereka dipasangi penyadap; mereka menemukan dan memblokirnya setelah mendapat pesan anonim: “Bicara hati‑hati, bertindak hati‑hati, jangan lakukan apa pun dulu.”
Nama dokter pemeriksa kamu adalah Kugawa, dokter Kurono, menandakan campur tangan Kurono dalam kasusmu.
Murray lewat di depan pintu dan, lewat obrolan ringan dengan penjaga, sengaja membocorkan info pada Gray Raven:
Penjaga hanyalah “scout” yang menunggu “hasil”, bukan sekadar mengawasi.
Nama Kugawa disebut lagi, menguatkan bahwa ini operasi yang sudah direncanakan.
Lucia, menggunakan data yang didekripsi Lee, menemukan laporan korban lama yang terus diperbarui:
Bukan hanya Ravenge, tapi lima commandant lain, tim mereka, dan banyak peneliti tercatat tewas.
Para peneliti itu dikatakan mati karena kecelakaan lab dalam proyek misterius: “Project Winter”.
Dua peneliti terakhir, Ann dan Rand, adalah anggota Dewan Ilmiah (Science Council), menandakan proyek ini masih berlanjut dan ditutupi.
Lucia mengaitkan semua ini dengan masa lalunya, Alpha, Luna, dan kemungkinan bahwa mereka hanya melihat “awal” dari kebenaran yang jauh lebih besar.
Di jembatan Babylonia, Hassen dan Celica membahas kondisimu:
Secara medis, gejala korupsi Mind Beacon kamu ringan dan stabil, bahkan menunjukkan resistansi terhadap korupsi.
Namun justru kemampuanmu—terutama karena Huaxu mendeteksi potensi link dengan Ascendant—membuatmu jadi target faksi tersembunyi (disebut “hiu” yang mencium bau darah).
Kelompok ini mengajukan permohonan resmi untuk memperpanjang masa “pemantauan” dan menambahkan tuduhan pelanggaran perintah militer agar bisa mengendalikanmu
Hassen mengakui:
Dia sudah berusaha hingga batasnya untuk membuat hukumanmu hanya berupa “perawatan terkurung”, bukan yang lebih parah.
Ia tidak bisa secara terang‑terangan menyingkirkan pihak yang berada di balik ini karena mereka tetap punya posisi penting dan loyal pada atasan mereka.
Ia perlu rencana lebih halus dan “orang‑orang yang mau berjuang tanpa menarik perhatian” untuk menyelamatkanmu dan memberi waktu istirahat.
Untuk mengurangi tekanan padamu, Hassen memutuskan:
Kamu akan dikembalikan ke skuad dan diupayakan untuk beristirahat.
Misi pengintaian di wilayah City 075 dan sekitarnya akan diberikan ke Task Force terdekat, dan untuk area inti diserahkan ke Strike Hawk.
Wanshi dinilai cocok sebagai pengintai dan juga tidak boleh terus berada dekat denganmu supaya tidak ikut dijadikan target.
Hukuman resmi terkait “aksi mandiri” sebelumnya dipertahankan sebagai bentuk “penegakan aturan”, meski Hassen dan Celica tahu sebagian alasannya adalah politik internal.
Di waktu yang hampir bersamaan, Chrome memasuki lab tertutup milik Asimov.
Asimov sedang mengujicoba frame baru Chrome, menggunakan data simulasi tempur sebelumnya.
Chrome menyambungkan diri ke frame baru melalui link virtual, menandai dimulainya uji coba yang kemungkinan terkait dengan “proyek lain” yang disebut Hassen tertunda karena kekacauan seputar kasusmu.
Percobaan frame Chrome & kekhawatiran Asimov
Asimov menyatakan sinkronisasi Chrome dengan frame baru sudah cukup tinggi, tapi masalah inti belum terpecahkan.
Teknologi frame Chrome mirip dengan Lucia: Plume dan melibatkan data Ascendant Alpha yang berbahaya dan “kotor”.
Risiko utama: deviasi dan korupsi M.I.N.D. Chrome, yang bisa ikut menyeret seluruh anggota Strike Hawk karena mereka terhubung lewat Inver-Device.
Chrome mengusulkan ide “peralatan tambahan” untuk mengisolasi data yang tidak kompatibel, menginspirasi Asimov untuk memakai referensi riset Rosetta (perpindahan frame centaur–humanoid).
Misi baru untuk Strike Hawk
Celica memberi tahu bahwa misi pengintaian di zona ledakan Longinus awalnya adalah misi Gray Raven, tapi dialihkan ke Strike Hawk.
Setelah evakuasi terakhir, terdeteksi fluktuasi konsentrasi Punishing yang tinggi dan tidak stabil di area itu—bisa jadi sekadar gangguan lingkungan, bisa juga ada sesuatu yang bersembunyi.
Komandan Gray Raven sedang “sakit” dan tidak bisa turun ke lapangan.
Intrik politik di Babylonia (info dari John Smith)
John smith memperingatkan Chrome bahwa eksperimen frame sangat berisiko dan ia bisa mundur kapan saja.
Ia mengungkap bahwa “sakit” komandan hanyalah alasan untuk mengawasi mereka; ada kelompok politik yang ingin menjatuhkan Gray Raven.
Rencana lawan: memanfaatkan kondisi komandan untuk menuduh Gray Raven melanggar perintah militer, punya hubungan pribadi dengan pemimpin Ascendant (Luna), dan menyembunyikan keberadaannya.
Sumber masalah: laporan misi pertempuran bawah tanah di City 075 bocor. Di situ tertulis bahwa komandan pernah bersinggungan dengan Ascendant dan dinilai oleh Huaxu mampu menahan korupsi M.I.N.D. serta terhubung dengan Ascendants.
Jaringan musuh sudah menyusup dalam struktur Babylonia; kebocoran informasi hampir tak terhindarkan. John memperingatkan Chrome agar tidak terlalu dekat dengan Gray Raven karena dia bisa ikut terseret pengawasan.
Pertemuan Chrome dengan komandan
Setelah memaksa meminta izin, Chrome mendapat waktu singkat untuk menemui komandan yang sedang “dimonitor”/ditahan.
Ruangannya bersih, kosong, terang menyilaukan, kursi keras, dipenuhi kamera, dan ada proyeksi jam antik tanpa penanda, dengan teks “Monitoring Schedule” – jelas terasa seperti penjara yang disamarkan sebagai ruang perawatan.
Komandan tampak sangat lelah, suara parau setelah interogasi berkepanjangan tentang replay memori dan detail misi.
Chrome datang dengan alasan “membahas misi” Longinus: ia meminta rincian situasi yang komandan alami di misi sebelumnya dan mencatat titik-titik mencurigakan.
Kode “pendulum” & peran Chrome sebagai ‘tikus’
Chrome memperhatikan proyeksi pendulum dan, lewat bahasa berkode (agar tak mencurigakan pengawas), bertanya:
“Apakah kamu tahu kapan pendulum akan berhenti turun?”
Ia menyiratkan bahwa “pendulum” (siksaan halus berupa interogasi dan pengawasan terus-menerus) akan segera berhenti.
Ketika komandan bertanya apakah Chrome adalah “tikus” (penyusup/informan yang akan menggagalkan rencana lawan), Chrome memberi jawaban tersirat:
Di depan pengawas: ia menarik ucapannya.
Kepada komandan: ia mengakui dengan samar, “Aku sedang menjadi (tikus itu).”
Tepat setelah ia mengucapkan itu, pintu kembali terbuka, pertemuan diakhiri. Chrome berpamitan secara formal dan meninggalkan ruangan, sedangkan komandan kembali sendirian di ruangan putih yang hampa.
Tim Strike Hawk (Chrome, Kamui, Wanshi) tiba di area “ground zero” serangan Longinus, yang kini hanya tersisa tanah hangus dan puing-puing. Namun, konsentrasi Punishing Virus masih berfluktuasi, menandakan ancaman belum benar-benar berakhir dan Red Tide mungkin masih bersembunyi.
Chrome ingin menemukan Luna/Ascendant untuk membuktikan kondisi dan kebenaran yang berkaitan dengan sang Commandant ([player name]). Sementara itu, Wanshi curiga kalau misi ini hanyalah alasan untuk “menyingkirkan” Strike Hawk dari pusat kejadian agar jauh dari urusan Commandant.
Presiden Hassen menghubungi Chrome dan menaikkan tingkat kewaspadaan misi. Ia menugaskan Camu (Transcendant) untuk bergabung, dengan satu syarat penting: Camu tidak boleh melepas filter khusus buatan Asimov yang ia pakai.
Saat sedang bergerak menuju area anomali data di barat laut, mereka melihat sosok samar melintas di kejauhan. Ketika mereka mencoba mengejar, sosok itu menghilang, hanya menyisakan jejak kaki yang terkontaminasi Punishing—menandakan kemungkinan Corrupted atau Ascendant yang sedang menghindari konfrontasi, mungkin terluka.
Seluruh area terasa sepi dan mencekam, namun tim merasa seolah sedang diawasi dari kejauhan (bahkan Camu melihat ke arah transport craft dengan curiga).
Chrome memutuskan untuk memecah formasi demi mempercepat pencarian sumber anomali dan jejak Red Tide:
Kamui menuju barat.
Wanshi ke timur.
Camu ke utara.
Chrome ke selatan.
Mereka tetap diminta menjaga komunikasi dan tidak bertindak gegabah bila menemukan musuh atau anomali.
Penemuan Hetero-Creature baru
Chrome mengikuti jejak konsentrasi Punishing dan menemukan reruntuhan hangus serta sekawanan Hetero-Creature berbentuk kalajengking.
Ia menghabisi mereka lalu mengambil sampel dan menghubungi Asimov.
Asimov menjelaskan bahwa ini adalah spesies yang sudah berevolusi lagi dalam waktu singkat dan merupakan produk sampingan Red Tide.
Chrome menyimpulkan bahwa Red Tide masih ada di area itu.
Kesulitan melacak Red Tide
Setelah lebih dari dua jam, sensor yang dipasang tim hanya menunjukkan fluktuasi virus tanpa titik pasti.
Diduga Red Tide bersembunyi di bawah tanah, tapi tidak ada akses bawah tanah yang jelas.
Chrome membawa bahan peledak kuat dan berencana menggunakannya untuk membuka akses, namun posisi harus dipastikan karena persediaan terbatas.
Data fluktuatif dan rencana peledakan
Kamui dan Wanshi menemukan titik konsentrasi tinggi yang dekat permukaan, namun data cepat kembali normal.
Mereka menduga Red Tide bergerak di bawah tanah.
Chrome memutuskan menanam bahan peledak di tiga lokasi berbeda, menyisakan satu sebagai cadangan. Kamui menghancurkan permukaan tanah untuk memperdalam efek ledakan.
Obrolan soal game dan masa lalu Wanshi
Wanshi menyebut game VR “Treasure Hunter”, mirip aktivitas menggali yang Kamui lakukan.
Game itu dulunya dibuat pemerintah untuk mendorong orang berolahraga dengan hadiah emas, tapi kini hadiahnya habis dan game sepi.
Wanshi bercerita samar soal “anak sakit” yang ia pakai game itu untuk terapi—tersirat kuat bahwa anak itu sebenarnya dirinya sendiri.
Kamui menyadari hal itu, tapi Wanshi malah ketiduran sambil berdiri.
Kepulangan Camu dan pesan terenkripsi
Camu kembali tapi tetap menjaga jarak, menolak mendekat meski ada perlengkapan peningkat keselamatan; ia ingin terbiasa dengan kondisi tanpa perlengkapan.
Chrome tiba-tiba menerima pesan anonim terenkripsi: “Any news on Luna?”
Metadata sudah dihapus, tidak bisa dilacak. Chrome menduga pengirimnya orang yang mengkhawatirkan Gray Raven.
Situasi SKK dan Gray Raven
Chrome menjelaskan ia mendengar dari ayahnya: SKK diduga melanggar perintah militer dan dituduh melindungi seorang Ascendant.
“Perawatan terkurung” yang dialami SKK kemungkinan hanya kedok; Gray Raven belum tahu seluruh kebenaran.
Wanshi mengaku mencoba membantu pengobatan SKK, tapi menyadari kasusnya jauh lebih rumit.
Karena Lucia juga pingsan di akhir insiden dan tak ada bukti jelas, SKK akan terus diawasi dan dilarang menjalankan misi sampai keberadaan target (Ascendant) ditemukan.
Kamui dan Wanshi menyebut ada keanehan lain (misalnya sikap Hassen), namun Chrome memotong pembicaraan dan menegaskan fokus utama tetap misi mereka di bawah.
Penemuan gua & akses bawah tanah
Setelah meledakkan bom, tim Chrome melihat sosok misterius melompat ke dalam lubang.
Mereka menemukan akses ke saluran bawah tanah besar yang tampaknya terhubung ke area inti yang dulu dihancurkan Longinus.
Kadar Punishing di sana rendah, tapi jejak Red Tide menunjukkan ia sudah lewat. Ada dugaan markas musuh tersembunyi.
Persiapan & kecurigaan pengintaian
Chrome mengirim laporan ke Babylonia dan menyiapkan sinyal darurat otomatis.
Camu turun duluan untuk scouting karena tidak terpengaruh Red Tide.
Saat hendak turun, Chrome menemukan “tombol” di punggung Wanshi yang ternyata kamera pengintai mini dan menghancurkannya.
Serangan Hetero-Creature & terpisahnya Camu
Di dalam terowongan, banyak Hetero-Creature berbentuk ikan bercahaya menyerang.
Camu maju sendirian, lantai runtuh dan ia jatuh ke bawah, tapi selamat dengan memegang salah satu “ikan”.
Di bawah sana sudah ada Red Tide, jadi Chrome memutuskan mencari rute lain untuk menyusul dan sementara waktu berpisah dengan Camu.
Menemukan ruangan tersembunyi
Tiga orang (Chrome, Kamui, Wanshi) menelusuri jaringan terowongan hingga menemukan ruangan tersembunyi yang tampak seperti bagian dari kota bawah tanah.
Di sana ada Hetero-Creature ikan yang sekarat, seolah baru saja diserang pihak lain.
Munculnya Cinderelik
Mereka tiba-tiba disapa gadis lemah lembut di antara kawanan ikan Hetero-Creature, yang menyebut tempat itu sebagai “greenhouse”-nya.
Kamui langsung menyerang, tapi semua serangan tertahan oleh tembok ikan-ikan Hetero-Creature.
Gadis itu menyebut dirinya Cinderelik, mengaku “bukan Ascendant (belum)” dan “hanya trainee” dari seseorang yang ia panggil “der Meister”.
Ia punya sisa “sayap” mekanis yang bukan milik Gabriel, melainkan relik teman pertamanya yang ingin ia hidupkan kembali suatu hari.
Hubungan dengan der Meister & motifnya
Cinderelik mengatakan der Meister menyuruhnya belajar pada Gabriel untuk menemukan cara mengembalikan temannya.
Ia memastikan tidak terkait langsung dengan Luna, walau mengerti bahwa Babylonia adalah musuh.
Der Meister dipastikan punya rencana dan Babylonia pasti akan mencoba menghentikannya.
Awal konfrontasi
Cinderelik tiba-tiba seperti menerima perintah/mengingat misi:
Tugasnya bukan bertarung, tapi membeli waktu dan memberi tahu der Meister.
Ia lalu menghilang ke dalam kegelapan, sementara suara kegelisahan (banyak makhluk/ancaman) mulai terdengar di sekitar, dan Chrome memperingatkan tim untuk bersiap.
Pertarungan di rumah kaca
Kamui mengisi Heteroreature ikan, lalu berhadapan dengan Gabriel.
Gabriel mengaku bukan lagi bawahan Luna; ia menyebut para Ascendant lain sebagai pengecut dan mengagungkan sosok baru yang ia sebut “der Meister”.
Ia menyatakan ada dua agent kuat di area ini (der Meister dan satu lagi), sementara keberadaan Luna tidak ia ketahui.
Konflik dengan Strike Hawk
Gabriel menyerang Chrome, Kamui, dan Wanshi dengan kekuatan Punishing Virus yang jauh lebih kuat dari data lama.
Pertarungan sengit terjadi; formasi bertahan Strike Hawk hampir runtuh, dan serangan Gabriel menimbulkan rasa sakit hebat di neurolink mereka.
Saat Gabriel hendak melepaskan serangan besar lagi, muncul suara Cinderelik yang memintanya berhenti karena “Mother masih beristirahat”.
Isyarat tentang “Mother” dan der Meister
Mendengar Cinderelik menyebut “Mother”, Gabriel menghentikan serangan dan memutuskan untuk tidak lanjut bertarung di rumah kaca agar tidak mengganggu rencana der Meister.
Ia menawarkan Strike Hawk pilihan: ikut dengannya untuk bertemu der Meister, atau tetap tinggal dan mati.
Chrome curiga ini jebakan, tapi juga menyadari mereka tak bisa tetap bertarung di ruangan yang rapuh dan tak bisa meninggalkan Camu.
Meninggalkan rumah kaca & penjelasan fasilitas
Strike Hawk mengikuti Gabriel dan Cinderelik melalui saluran air bawah tanah menuju sebuah platform lift.
Chrome menjelaskan bahwa koridor ini kemungkinan bagian dari perluasan fasilitas militer City 075 untuk mengisolasi yang terinfeksi sebelum serum dibuat, namun ditinggalkan karena virus menyebar terlalu cepat dan kualitas struktur buruk.
Kontak dengan Camu
Chrome menerima komunikasi terputus-putus dari Camu yang tersesat di semacam labirin bawah tanah.
Mereka bersepakat untuk menunggu Camu di platform lift.
Pemutusan Cinderelik sebagai “pemandu”
Di tikungan berikutnya, Cinderelik tampak diterbangkan naik oleh empat Hetero-Creature ikan yang menarik tali di pakaiannya sebagai sarana evakuasi.
Gabriel mengatakan bahwa Cinderelik tidak dibutuhkan lagi dan bahwa dia sendiri yang akan menjadi pemandu untuk Strike Hawk, mengisyaratkan mereka akan dibawa lebih jauh menuju rencana der Meister.
Gabriel menghilang setelah kilatan merah, meninggalkan Cinderelik yang menggantung di udara ditarik oleh empat “ikan”.
Hetero-Creature menumpuk di lift platform, konsentrasi Punishing Virus naik, tapi masih terkendali berkat persiapan khusus tim (Chrome, Kamui, Wanshi).
Cinderelik berdoa dan mengucap “…Turn back time.” Punishing Virus berubah jadi arus listrik merah, masuk ke sayapnya, dan ia turun ke dasar platform dalam cahaya merah.
Chrome menyerang, tapi sisa Hetero-Creature berubah menjadi banyak Jitterbomb. Di ruang sempit, ledakannya bisa mematikan.
Cinderelik menghilang, platform dipenuhi Jitterbomb. Chrome menggunakan grappling hook untuk membawa tim naik ke atas, lalu Jitterbomb meledak di bawah.
Saat mereka hampir selamat, Cinderelik muncul di depan mereka dan menyerang dengan hujan bulu-panah berisi Punishing Virus.
Chrome melepaskan pengait, membuat mereka turun cepat; serangan yang tadinya mengenai Kamui dan Wanshi malah mengarah ke Chrome. Sebagian besar bulu dihancurkan petir, tapi beberapa tetap melukai pundak Chrome.
Kamui menyadari setelah Cinderelik berkata “turn back time”, musuh berubah jadi Jitterbomb, menduga itu bentuk awal Cinderelik. Cinderelik menjelaskan itu “mimikri, kamuflase” dan sayapnya dulu melakukan hal yang sama.
Wanshi menyinggung soal “berdoa pada masa lalu”. Cinderelik tampak terganggu, lalu berpamitan dan dibawa pergi ikan-ikan itu, sambil berkata, “…It’s here.”
Sosok besar turun dari atas bersama Gabriel. Gabriel berkata mereka sudah lulus tes dan kini akan menerima “penyambutan yang lebih pantas”, yaitu ciptaan “der Meister”.
Sosok itu tersusun dari banyak Construct Babylonia, memancarkan kesedihan dan keputusasaan. Gabriel memberi “bonus question”: berapa banyak Construct Babylonia yang dijadikan bahan?
Chrome marah, Kamui semangat ingin menghancurkannya, dan Chrome menutup adegan dengan perintah: “Strike Hawk, siapkan untuk bertempur!”
Chrome, Kamui, dan Wanshi mengalahkan sebuah frame besar yang sudah terkorupsi. Setelah itu, Gabriel muncul dan menawarkan mereka bergabung dengan Ascension-Network, tapi mereka menolak.
Gabriel lalu mencoba menjebak mereka di dalam lorong lift yang perlahan terisi Red Tide. Chrome menggunakan tali/grappling hook untuk menyelamatkan timnya dengan melompat ke atas.
Saat Gabriel hendak menyerang, muncul seorang agen baru berpakaian hitam bernama Vonnegut. Ia menghentikan Gabriel dan memperkenalkan diri secara tidak langsung, lalu mengundang Strike Hawk naik ke atas, bersikap sopan seolah tuan rumah yang ramah.
Vonnegut menjelaskan:
Luna dulunya adalah agen Ascension-Network yang sangat berjasa, pionir dalam perkembangan para agent.
Luna sekarang mungkin sudah tidak memenuhi syarat jadi agent, tetapi tetap “mengalihkan tembakan” manusia sehingga generasi agent berikutnya bisa bersembunyi.
Babylonia terus melacak Luna karena menginginkan kekuatannya.
Vonnegut kemudian membeberkan filosofi Ascension-Network:
Manusia dianggap seperti virus yang merusak Bumi, bertanggung jawab atas kehancuran, termasuk reaktor titik-nol yang memicu Punishing Virus.
Ia menganggap perlu ada proses “penyaringan” (filtering): memisahkan yang lemah dan “jahat” untuk dikubur dalam sejarah, demi masa depan Bumi.
Corrupted dan Red Tide dipandang sebagai tahap evolusi dan “lahan subur” bagi kehidupan baru; kematian lama menjadi nutrisi bagi kehidupan baru.
- Di tengah ceramah, Chrome menyadari Vonnegut terus melirik ke pinggang Kamui; ternyata hanya karena gesper sabuk taktis Kamui longgar. Chrome membetulkannya, membuat Vonnegut tertawa dan menyebut Chrome mirip dirinya: perfeksionis dan jeli terhadap detail. Ini menguatkan kesan bahwa Vonnegut menghargai “benih unggul”.
Vonnegut mengundang mereka untuk “lulus penyaringan” dan membangun dunia baru bersama.
Chrome menolak, menantang gagasan bahwa masa depan hanya milik pihak seperti Ascension-Network.
Perdebatan berlanjut:
Vonnegut memandang kekejaman evolusi dan filtering sebagai hal alami dan “indah”.
Chrome menegaskan bahwa meski harapan kecil, manusia akan terus berjuang dan menunggu saat kegelapan terusir.
Vonnegut menuduh manusia puas dengan masa lalu, tetap saling membunuh atas nama sains, dan meremehkan keteguhan mereka sebagai “keras kepala yang kuno”.
Adegan berakhir dengan Vonnegut tampak kecewa terhadap jawaban mereka, sementara cahaya di terowongan air yang gelap mulai berkedip-kedip, memberi kesan bahwa ketegangan akan meningkat ke konfrontasi berikutnya.
Chrome dan tim (Kamui, Wanshi, Camu) diserang oleh agen musuh yang meretas modul visual dan audio mereka, memaksa mereka mengalami ilusi berdasarkan trauma dan keraguan terdalam masing‑ing.
Chrome terjebak dalam halusinasi tentang ayahnya, identitas “Smith”, kegagalannya sebagai anak dan sebagai komandan, serta keraguannya apakah Constructs hanya alat dan apakah ia hanya “alat” tanpa nilai.
Untuk menghentikan peretasan, Chrome mematikan modul penglihatan dan pendengaran, lalu meningkatkan sensitivitas modul persepsi lain. Ini membuat segala sensasi terasa sangat menyakitkan, tetapi memungkinkannya bertarung mengandalkan angin, getaran, dan rasa sakit.
Ia bertarung dalam kegelapan melawan agen yang tak terlihat, menebak posisi musuh lewat hembusan angin dan benturan, hingga akhirnya Camu datang menyergap musuh dari belakang dan mengurangi tekanan pada Chrome.
Wanshi dan Kamui juga terjebak dalam ilusi: Wanshi berusaha membantu dengan mengambil alat suntik dari tas Chrome, sementara Kamui tenggelam dalam memori level game yang pernah membuatnya terjebak sebulan—sebuah ilusi yang ternyata menyentuh memori menyakitkannya.
Setelah Chrome mengaktifkan kembali visual dan audio, ia melihat Kamui yang baru saja disadarkan dengan kasar oleh Camu. Kamui bercanda sejenak, tapi cepat menyadari bahwa ilusi tersebut memang bersumber dari luka batinnya.
Vonnegut sudah menghilang, namun dari bawah lantai terdengar gemuruh. Lantai retak dan Red Tide kembali menyembur, meski lebih encer dari sebelumnya namun masih sangat berbahaya.
Mereka berlari menuju pintu keluar. Chrome memutuskan untuk menahan Red Tide agar yang lain bisa kabur, tetapi Camu menolak pergi begitu saja, karena Red Tide tidak berpengaruh padanya dan ia sudah menemukan beberapa jalur rahasia.
Akhirnya Kamui dan Wanshi bergerak di depan untuk membuka jalan, sementara Chrome dan Camu bersiap menahan Red Tide, dengan pesan agar mereka tidak menunggu dan terus maju, saling percaya untuk bisa keluar hidup‑hidup.
Pertarungan Chrome vs Vonnegut
Chrome menahan gelombang Hetero-Creatures di terowongan meski korupsi frame-nya sudah parah.
Ia memaksakan diri menyerang Vonnegut dan berhasil memecahkan penghalang pertahanannya, meski hanya sedikit.
Vonnegut mengakui potensi Chrome, tapi menyatakan bahwa yang kurang darinya hanyalah “kekuatan murni”.
Sebagai bentuk “rasa hormat”, Vonnegut menarik mundur Hetero-Creatures dan membiarkan Strike Hawk pergi. Ia juga mengungkap bahwa ia sudah menghancurkan transport craft mereka yang sebelumnya, dan mempertanyakan nilai “loyalitas” Chrome.
Kondisi Chrome dan evakuasi Strike Hawk
Camu kembali, menemukan Chrome sudah rusak berat, dan bersikeras membawanya ke dokter.
Skuad naik transport craft cadangan dan kembali ke Babylonia. Wanshi menahan kondisi Chrome sebisanya.
Komunikasi ke Star of Life terganggu, dan Camu curiga ada sesuatu yang ditanam di dekat mesin pesawat.
Dalam kondisi hampir pingsan, Chrome menulis kode “A29” di telapak tangannya dengan vital fluid sebagai pesan terakhir.
Intrik di balik layar (Vonnegut & “Red Tide”)
Setelah Strike Hawk pergi, Vonnegut muncul bersama seorang gadis misterius.
Ia menjelaskan bahwa ia sengaja membiarkan Chrome hidup sebagai “pembawa pesan” untuk memprovokasi pihak-pihak yang bermain di balik M.I.N.D.
Vonnegut berniat menarik perhatian manusia ke dirinya untuk mengalihkan fokus dari Luna, dan memberi makan “Red Tide” dengan “makanan” yang ia kumpulkan.
Gadis itu cemas soal “dia” (manusia tertentu), tapi Vonnegut menenangkannya dan mengatakan prioritas mereka sekarang adalah “ibu”-nya, lalu menyerahkan piramida kristal dengan fungsi penting.
Chrome di perjalanan pulang
Di dalam pesawat, Chrome merefleksikan masa lalunya, kegagalannya dulu, dan tekad barunya untuk mencapai tujuan sang ayah dengan caranya sendiri.
Ia merencanakan agar kerusakan berat ini membuatnya lebih cepat mendapat frame baru, bekerja sama dengan SKK yang tahan corupt untuk menghancurkan markas rahasia musuh.
Menyadari ada gangguan sinyal dan kemungkinan “tangan gelap” yang mengawasi, ia menulis “A29” sebagai petunjuk menuju kontak rahasia Asimov.
Kembali ke Babylonia & Star of Life yang kewalahan
Kapal mendarat, Kamui panik mencari medis. Regulasi membuat mereka harus lewat prosedur standar dulu.
Star of Life penuh sesak akibat pertempuran Kota 075: banyak korban, suplai menipis, dan ruang perawatan penuh.
Dokter yang mengenal Wanshi hanya bisa membantu memberikan filter vital fluid, tapi menyarankan Chrome segera dibawa keluar karena di sana ia tidak akan mendapat perawatan memadai.
Mengurai kode “A29” & mencari Asimov
Kamui dan Wanshi mencoba menghubungi Hassen, Celica, dan lain-lain, tapi semua sibuk atau dialihkan lewat staf.
Mereka akhirnya menyadari “A29” adalah koordinat di direktori kontak Chrome: dua entri Asimov.
Panggilan ke Asimov terus-menerus tak diangkat, sampai akhirnya dijawab oleh seorang gadis kecil bernama Rosa.
Rosa memberi tahu bahwa Asimov sedang bersembunyi untuk meneliti di gedung Dewan Ilmu Pengetahuan, Zona B3.
Mencapai Asimov & awal penyelamatan
Kamui dan Wanshi membawa Chrome ke Zona B3, diantar Rosa menuju lab tertutup tempat Asimov bekerja.
Rosa berteriak memanggil Asimov, sampai ia terkejut dan menjatuhkan peralatan di dalam.
Asimov melihat kondisi Chrome, langsung pucat dan menyuruh mereka masuk.
Ia mengaku sejak pagi mengerjakan perbaikan masalah tersisa di frame Chrome, dan kebetulan baru saja menyelesaikannya.
Chrome diletakkan di meja perawatan di lab tertutup Asimov; Wanshi membantu, Kamui diminta mengambil terminal Asimov dari Rosa.
Chrome di ambang kerusakan & keputusan pakai frame spesialis
Chrome bangun di meja perawatan, tubuhnya hancur parah setelah misi melawan agen baru dan Red.
Asimov menjelaskan: frame baru “Glory” punya risiko deviasi M.I.N.D. dan korupsi, jadi ia memasang inhibitor di leher Chrome untuk menstabilkan pikirannya. Lebih berisiko daripada Arclight, terutama bila diserang di medan perang.
Chrome tetap bersikeras memakai frame spesialis demi mengejar tujuannya, meskipun tahu konsekuensinya.
Konflik pandangan Chrome dan John Smith (ayahnya)
John menegur Chrome: luka ini seharusnya menyadarkan keterbatasan Construct.
Chrome mengingatkan ucapan John saat bermain catur: “Kalau kau rela mengorbankan pasukanmu, perang akan berakhir lebih cepat.”
Chrome menolak prinsip itu: ia ingin mengumpulkan segala “hal yang berguna” untuk menciptakan masa depan yang ia pilih sendiri, tanpa meninggalkan satu jiwa pun—ini bentuk “penebusan”-nya sendiri, dan ia ingin melampaui “Smith”.
John memperingatkan: begitu masuk “pusaran” kekuasaan, bahasa, dan pengawasan, hidupmu tak akan pernah lepas dari belenggu, bahkan bagi komandan terhebat.
Meski demikian, John mengakui tekad Chrome dan memutuskan membantu: ia akan memberikan “potongan puzzle terakhir” untuk membebaskan sang Commandant.
Hassen vs Collins soal pembebasan Commandant
Commandant masih dikurung di fasilitas medis karena Mind Beacon‑nya tercemar (terkait Luna/Ascendant).
Hassen datang ke Collins: meminta Commandant dibebaskan dari “confined treatment” demi misi mendesak.
Collins memperingatkan: dengan Mind Beacon tercemar, Commandant adalah “bom waktu” dan bisa jadi sasaran tuduhan berat. Ia menuntut siapa yang akan bertanggung jawab.
Hassen menyatakan diri sebagai penjamin Commandant.
Collins menerima, membebaskan Commandant dengan status “masih dalam pengawasan”, dan menyindir bahwa kalau kasus ini beres, ia ingin memanfaatkan bakat Commandant untuk masa depan umat manusia.
Commandant dibebaskan, lalu langsung ditugaskan
Celica menjemput Commandant; confinment selesai, tapi status masih di bawah pengawasan ketat.
Di shuttle, Hassen menjelaskan:
Kabar baik: tak perlu lagi kurungan perawatan.
Kabar buruk: tiap gerak‑gerikmu akan diawasi.
Namun, mereka butuh Commandant untuk misi yang hanya bisa dilakukan olehnya: menjaga kestabilan M.I.N.D. Chrome saat transfer frame, dan memimpin operasi baru.
Situasi terkini:
Chrome terluka parah dan akan ganti frame.
Ada agen baru yang sangat berbahaya; kontak langsung sebisa mungkin dihindari.
Red Tide di saluran air bawah tanah belum sepenuhnya lenyap; inti hancur, tapi cairan sisa masih jadi ancaman dan harus dimusnahkan.
21 Construct dari tim bantu kehilangan pesawat dan bersembunyi di kota bawah tanah—mereka perlu diselamatkan jika memungkinkan.
Rencana:
Bukan Longinus atau node bit domain; kali ini yang dikirim adalah unit taktis kecil (Strike Hawk + Commandant).
Area sempit dan rawan; terlalu banyak orang justru berbahaya. Commandant boleh membawa satu anggota Gray Raven (Hassen menyarankan Lucia).
Tim independen lain akan bergerak di sektor berbeda.
Persiapan transfer frame: Chrome & Commandant
Di lab Asimov, Chrome terbaring di frame Arclight yang nyaris runtuh, hanya dipertahankan mesin.
Ia minta maaf karena “merepotkan” Commandant tepat setelah Commandant keluar dari kurungan.
Commandant mengungkap kekhawatiran: teknologi frame spesialis masih belum stabil, risiko deviasi M.I.N.D. tinggi.
Chrome menjawab:
Ia butuh Commandant untuk menjaga kestabilan M.I.N.D.
Jika suatu saat mereka terpisah dan ia tergelincir ke deviasi, ia akan mencari Commandant dengan berbagai rencana cadangan—jika diizinkan.
Commandant menerima, bahkan menggenggam tangannya sebelum prosedur.
Asimov menjelaskan metode barunya:
Commandant akan “menyelam” jauh ke dalam M.I.N.D. Chrome menggunakan mesin khusus.
Mereka harus membangun link internal yang jauh lebih dalam dari koneksi biasa, agar Commandant bisa memonitor kondisi Chrome secara real-time dan mencegah deviasi.
Perjalanan ke dalam M.I.N.D. Chrome
Commandant jatuh ke “kegelapan” M.I.N.D. Chrome dan melihat sosok anak kecil yang kebingungan: “Siapa aku? Di mana ini?”
Suara‑suara samar penuh tekanan dan hinaan terdengar
Anak itu berusaha memenuhi perintah: lulus, menjadi “berguna”, mengumpulkan segala sesuatu yang berguna untuk membentuk “aku” yang sempurna, dan terus diindoktrinasi dengan “Become a Smith…”.
Identitasnya mengabur; ia hampir kehilangan kesadaran diri.
Commandant memanggilnya “Chrome” dan menjelaskan bahwa itu adalah “nama masa depan”-nya—nama yang akan ia pilih sebagai dirinya sendiri, bukan hanya “Smith.”
Anak Chrome melihat ke atas, menemukan Mind Beacon seperti bintang jauh, lalu melompat ke arahnya, berterima kasih pada suara Commandant.
Dialog di aula dalam M.I.N.D.
Kegelapan berubah jadi aula megah penuh ilusi bunga dan makanan, tapi tanpa orang.
Chrome dewasa menyadari Commandant sudah menstabilkan link; ia sekarang sadar dan tak lagi mengalami deviasi memori.
Ia menjawab beberapa pertanyaan:
Alasannya menolong Commandant: dengan membantu Commandant, ia juga membantu dirinya sendiri. Ia mengejar sebuah “tujuan”.
Ia menanyakan pendapat Commandant soal perbedaan manusia dan Construct. Setelah diakui ada perbedaan, ia menegaskan: pada hakikatnya, mereka sama.
Chrome mencela prasangka manusia:
Manusia takut kekuatan tempur Construct, dan individunya mudah diperalat sebagai “alat”.
Rumor, prasangka, keangkuhan—semua ini menarik manusia kian dekat ke kehancuran, dan ia sudah melihat serta mengalaminya sendiri.
Commandant menambahkan: untuk mengatasi kontradiksi, harus menemukan “sebab” di balik “akibat” berupa prasangka.
Chrome mengakui: itu sebabnya ia ingin terlibat langsung dengan dunia, memahami akar masalahnya, lalu mencoba mengubahnya.
Manusia memang suka mengulang kesalahan dalam sejarah, tapi baginya kesalahan tak jadi masalah asalkan ada kemajuan.
Commandant mengutip kisah tentang para “pahlawan” yang terus berjalan di perjalanan yang suram dan tak layak dipuja, tapi tetap mencari harapan.
Chrome menegaskan bahwa Commandant adalah “hadiah” baginya: kesempatan yang ia butuhkan untuk mewujudkan perubahan.
Saat aula memudar dan transfer hampir selesai, Commandant menegaskan:
Bahkan jika jalan yang ia pilih penuh penderitaan
Bahkan jika ia tak bisa menyelamatkan semua orang
Apakah Chrome akan terus menggenggam secercah harapan itu?
Chrome menjawab dengan senyum tegar sebelum pemandangan menghilang.
Transfer berhasil: Chrome bangkit dengan Glory
Kembali di laboratorium, Chrome bangun di frame Glory. Tubuhnya sekarang ringan namun sangat kuat.
Ia langsung merasakan gangguan awal—gejala khas menjelang deviasi M.I.N.D. usai transfer.
Dengan fokus pada Mind Beacon (dibantu link dengan Commandant), ia menstabilkan pikirannya.
Ia menyapa: “Pagi,” dan berterima kasih kepada semua orang—Kamui, Wanshi, Asimov, dan khususnya Commandant.
Kamui bercanda ia hanya “tukang gendong”, sedangkan Wanshi merendah dan memuji Asimov.
Persiapan misi Red Tide & senjata baru “polyfurnace”
Asimov, kelelahan, mengingatkan mereka soal misi berikutnya: menghancurkan sisa Red Tide dan menyelamatkan para Construct yang terlantar.
Ia memperkenalkan senjata khusus:
Polyfurnace: senjata kompak yang berbasis konsep tungku busur plasma.
Kelemahan: butuh energi besar dan lingkungan tertutup untuk bekerja optimal; cocok untuk saluran air bawah tanah.
Fungsinya: menguapkan Red Tide sebanyak mungkin bila dipasang di titik yang tepat.
Masalah: jika dipasang di area yang banyak kebocoran, Strike Hawk harus mencari cara menutup semua kebocoran dulu, yang jelas menyulitkan evakuasi.
Asimov melempar tugas teknis itu ke Kamui dkk, lalu menyatakan akan beristirahat dan minta dihubungi jika ada masalah pada frame Chrome.
Kamui antusias ingin segera berangkat dan menghubungi Lee dan yang lain.
Diskusi para petinggi: batasan teknologi Ascendant & Project Winter
Di bagian akhir, Nikola, Hassen, dan Asimov menganalisis hasil penelitian frame spesialis:
Plume (Lucia) bisa menahan data simulasi Ascendant karena sudah kompatibel dengan data Alpha. Menyalinnya ke frame lain tak memberi hasil ideal.
Frame Chrome menggunakan data pertempuran yang sudah diproses dari Plume, dibatasi dengan arsitektur humanoid‑hybrid agar efek samping minimal. Namun ini membebani memori Chrome secara besar
Kesimpulan: meniru penuh kemampuan Ascendant masih angan‑angan. Paling realistis adalah meningkatkan kemampuan Construct dengan adaptasi terbatas berbasis data Ascendant.
Asimov sedang menyiapkan rencana upgrade untuk Lucia berdasarkan data Shome, tapi perlu waktu.
Nikola mengusulkan menambahkan “asuransi teknologi” selain ketergantungan pada Commandant, bahkan berniat meminjam peralatan sisa “Project Winter”.
Hassen mengingatkan Project Winter sudah menimbulkan cukup banyak masalah, meski Nikola menegaskan proyek itu juga membawa banyak manfaat.
Percakapan diakhiri dengan kesadaran bahwa kemajuan ini besar, tetapi tetap berbahaya dan belum stabil.
Persiapanisi tambahan
Kamu datang lebih awal ke pesawat dan bertemu Lucia, Lee, dan Liv yang cemas dengan kondimu.
Chrome lalu datang bersama Strike Hawk dan menjelaskan misi ekstra dari Presiden Hassen: menyelamatkan 21 orang di Kota 075 dan menyerahkan mereka ke petugas penghubung di “Forgotten Streets”
Rasa diawasi & kemunculan Kurono
Di dalam pesawat, kamu merasa diawasi; beberapa staf terus melirik ke arahmu.
Chrome memperhatikan seorang pria berjas lab putih bernama Kugawa Kurono, seorang dokter dari Star of Life, yang “kebetulan” juga muncul di laporan inspeksimu.
Lee menegaskan kalau dia bukan direktur Kurono Group, tapi namanya mencurigakan.
Tiba di City 075 & tim Cerberus
Dua pesawat mendarat di reruntuhan Kota 075, banyak personel terdampar menunggu.
Wanshi fokus menangani yang kritis, sementara Chrome menerima kabar bahwa tim lain—Cerberus—juga ikut misi pembersihan Red Tide, namun bekerja terpisah.
Dua anggota hilang & desakan kapten
Total ada 19 orang berkumpul; 2 lainnya hilang (MIA).
Kedua MIA adalah anggota tim sang kapten: Ersi dan Reyna. Mereka hilang di area dengan konsentrasi Red Tide tinggi.
Lucia memutuskan: yang lain kembali ke Babylonia, sementara timmu mencari dua yang hilang.
Kapten ngotot ikut karena tak mau meninggalkan rekannya dan akan menyesal seumur hidup bila tak mencarinya.
Chrome, perintah militer, dan “celah” misi
Chrome menolak secara prosedural: sang kapten tak boleh melanggar perintah misi.
Namun ia memberi kode soal pengawasan dan menyiratkan: kalau misi sang kapten masih belum selesai, dia bisa “secara resmi” tetap berada di lapangan.
Di log misi kapten, objektif terakhir masih aktif: mencari sang commandant (kamu). Karena itu, Chrome memintanya melanjutkan misi tersebut.
Kapten (Percy) secara resmi “melanjutkan” misinya bersamamu sambil mencari dua rekannya, Ersi dan Reyna.
Lucia merawatmu diam-diam
Lucia menyuruhmu istirahat karena kamu lama diawasi.
Dia memberimu nutri-aid dan biskuit kompresi, khawatir soal kondisimu meski laporan mengatakan kamu “dijaga baik-baik”.
Kamu beristirahat hingga 18 constuct berangkat seperti rencana; tinggal tim pencarian yang bergerak selanjutnya.
Cerberus di saluran air bawah tanah
Di sisi lain, Cerberus (Vera, Noctis, No.21) memasuki saluran air bawah tanah lewat lubang ledakan.
Noctis marah karena transport mereka (bahkan tubuh framenya) penuh mikro-recorder (alat penyadap), dan mengancam ingin meledakkannya.
Vera menduga ini ulah “orang tertentu” (kemungkinan faksi politik di Babylonia) dan menyadari: target penyadapan sebenarnya adalah kamu, bukan Cerberus.
Misi Cerberus:
Menggunakan disk khusus untuk membersihkan Red Tide.
Menemukan target mereka.
Mengikuti Commandant Gray Raven “sebisa mungkin”—mereka memutuskan melakukannya secara fleksibel.
Misi ke area tersembunyi & dugaan soal Ascendant
Tim (Lucia, Chrome, Kamui, Wanshi, dsb.) kembali ke pintu masuk runtuhan yang kini terbuka.
Prioritas mereka: bersihkan Red Tide, hindari kontak langsung dengan agen musuh (Vonnegut, Ascendants).
Chrome menduga ada Ascendant lain yang mengikuti mereka sebelumnya, kemungkinan Alpha, karena ucapan Vonnegut tentang “jangan sampai dikalahkan seperti terakhir kali”.
Menelusuri saluran air & indikasi ke rumah kaca
Mereka memasang polyfurnace sambil menyusuri saluran air, tapi hanya menemukan Hetero-Creature, tanpa Ascendant.
Chrome menyadari aliran Red Tide di pipa mengarah ke greenhouse (rumah kaca), diduga ada ruangan rahasia dan mungkin berkaitan dengan “Mother” yang disebut Cinderelik.
Penemuan Ersi & tanaman berisi Punishing Virus
Di greenhouse mereka menemukan Ersi pingsan dan terluka, lalu Wanshi menstabilkannya.
Ersi menyalahkan dirinya karena intel yang menyesatkan komandannya yang kini hilang.
Chrome menemukan tanaman hijau dengan bagian merah yang mengandung Punishing Virus, dan mengambil sampel untuk Asimov.
Membuka jalan rahasia di bawah pohon merah
Setelah mencari, Kamui tak menemukan sakelar atau pintu rahasia.
Chrome menyimpulkan pohon merah adalah penanda yang menutupi pintu masuk yang sebenarnya.
Lucia menggeser pohon dan peti di sampingnya, membuka lorong sempit ke area bawah tanah.
“Mother”: Hetero-Creature raksasa seperti jantung
Di dalam, mereka menemukan gua runtuh dengan banyak pohon merah dan pipa akar.
Sebuah Hetero-Creature raksasa tergantung di udara, tersambung pipa Red Tide, berdenyut seperti organ hidup.
Wanshi menilai makhluk ini mencerna dan mensirkulasikan Red Tide, dengan konsentrasi Punishing sangat tinggi, seolah sedang menginkubasi sesuatu.
Kesimpulan: ini kemungkinan “Mother” dan target utama yang harus dihancurkan.
Rencana penghancuran & pengamanan jalur kabur
Lucia menegaskan: sebelum menghancurkan makhluk itu, mereka harus mengamankan jalur evakuasi agar tidak terperangkap Red Tide.
Kamui mengusulkan memakai polyfurnace langsung pada “Mother” untuk menghancurkan sekaligus menyelesaikan misi.
Kedatangan Reyna & kondisi di permukaan
Reyna muncul, mengaku hampir tewas oleh Hetero-Creature tetapi diselamatkan seorang Construct misterius yang segera pergi.
Ia dan Percy menyebutkan:
Reyna sempat melihat Ascendant berambut putih yang tidak tertarik padanya dan pergi terburu-buru.
Ersi sebelumnya bertemu gadis dengan setengah sayap yang mengalahkannya lalu meninggalkannya hidup-hidup.
Ini menambah kebingungan: apakah para Ascendant sengaja menghindari mereka?
Pembagian tugas terakhir
Chrome memerintahkan:
Percy & Wanshi berjaga di pintu masuk, memberi peringatan jika ada bahaya.
Lucia & Chrome fokus menghancurkan Hetero-Creature pusat.
Reyna awalnya diminta membawa Ersi keluar, tapi karena takut tersesat, akhirnya bergabung menjaga pintu bersama Percy dan Wanshi, menunggu evakuasi setelah misi selesai
Tim (kamu sebagai Commandant, Lucia, Chrome, Kamui, Wanshi) menemukan Cinderelik, gadis dengan satu sayap rusak yang melindungi “Mother” dan memegang piramida kristal berisi Virus Punishing berkonsentrasi tinggi.
Pertarungan singkat terjadi. Chrome membekukan serangan, Lucia menghantam Cinderelik sampai pingsan, tapi Cinderelik memaksa bangkit dan menusukkan piramida kristal ke dadanya demi melindungi Mother, memicu ledakan energi dan penghalang pertahanan.
Konsentrasi Punishing melonjak, “Mother” yang berbentuk monstrositas raksasa terbangun dan menyanyikan lullaby yang sama dengan Cinderelik, memanggil serta mengamuknya banyak Hetero-Creatures.
Tim terdesak: Chrome menahan serangan Mother, Cinderelik menjahit kembali Hetero-Creatures yang sudah hancur. Wanshi menembak tepat ke luka di dada Cinderelik, melemahkannya dan membuat Hetero-Creatures runtuh lagi.
Saat tim hendak menghabisi Mother, tiba-tiba muncul Vonnegut. Ia mengambil Cinderelik, mencabut dan menghancurkan piramida kristal, lalu menyembuhkan tubuhnya dengan Virus Punishing. Ia juga memasang barrier tak terlihat yang memenjarakan tim.
Vonnegut menawarkan “permainan”: ia ingin Chrome bertarung demi menguji dan menyaring kandidat yang layak bagi Ascnet. Sebagai jaminan, ia menyiksa Ersi dari jauh, memaksa keputusan. Chrome menerima demi keselamatan yang lain.
Percy menyerahkan sebuah locator padamu, lalu pergi menangani Red Tide dan membawa pulang nama tag Ersi.
Vonnegut kemudian menyerang tim dengan sinar nyaris tak terlihat dari belakang; Lucia melindungimu, terluka di bahu, dan tim lain juga terkena luka. Wanshi mulai menangani luka Lucia.
Vonnegut menegaskan bahwa ia hanya berjanji tidak membunuh mereka, bukan berhenti menyakiti. Ia meremehkan yang lemah seperti Reyna dan Percy, tapi tertarik pada kelompokmu.
Di tengah kebuntuan, seorang sosok tak disebut namanya muncul—orang yang dikenali Lucia dan disebut Vonnegut sebagai mantan anggota Ascnet yang “mengkhianati” mereka. Sosok ini tampak ingin melindungi kalian.
Vonnegut menolak peduli pada alasannya membantu kalian dan menyatakan: karena sosok ini sudah muncul, ia akan “jatuh” bersama kalian—mengisyaratkan pertarungan besar akan dimulai.
Pelajaran tentang “musuh paling berbahaya”
Narasi awal menjelaskan bahwa musuh paling berbahaya adalah yang tidak dikenal. Untuk mengalahkan musuh, bukan hanya kekuatan tempur yang penting, tapi juga lingkungan, seberapa baik musuh memahami kita, tujuan mereka, dan kondisi kedua belah pihak.
Pertempuran melawan Vonnegut
Tim (Lucia, Kamui, Wanshi, Chrome, dll.) bertarung melawan agen bernama Vonnegut.
Vonnegut memakai perisai pertahanan kuat dan seperti “main-main” dengan mereka, sengaja tidak memberi serangan mematikan.
Bahkan Alpha tidak bisa menembus pertahanannya.
Vonnegut tampak tahu banyak tentang mereka dan terus menekan sambil menganalisis.
Commandant tertimpa reruntuhan
Saat Vonnegut meningkatkan konsentrasi Virus Punishing dan mulai meruntuhkan area, tim mencoba mengevakuasi Commandant.
Reruntuhan menimpa tubuh manusia Commandant; tulang rusuk patah dan menusuk paru-paru, membuat sesak dan batuk darah.
Tim tidak bisa mendekat karena serangan Vonnegut akan mengenai Commandant jika mereka maju.
Lantai runtuh dan ancaman Red Tide
Lantai di bawah Commandant retak dan perlahan ambruk. Di bawahnya mengalir Red Tide (arus penuh Punishing Virus).
Commandant menyadari kemungkinan jatuh ke Red Tide dan menjadi semacam proyeksi/ilusi seperti kasus Silk Worm.
Dengan tenaga terakhir, Commandant mengaktifkan alarm di locator untuk memanggil bantuan.
Penyelamatan oleh Chrome
Tepat saat Commandant hampir jatuh ke Red Tide, Chrome muncul dan menarik pergelangan tangan Commandant.
Frame Chrome sendiri sudah rusak parah, tapi dia tetap memaksa diri dan hampir kehilangan kendali M.I.N.D.-nya.
Commandant membuat memory link dengan Chrome untuk menstabilkan M.I.N.D.-nya, seperti saat di meja perawatan sebelumnya.
Setelah stabil, Chrome berhasil mengangkat Commandant dan menggendongnya keluar dari area runtuhan.
Keluar dari area dan hubungan dengan Chrome
Chrome meminta maaf karena terlambat, dan Commandant berterima kasih.
Mereka saling mengakui bahwa sering kali saling “menarik dari tepi jurang”, memperkuat hubungan kepercayaan keduanya.
Chrome menjelaskan bahwa Percy dan Reyna akan meledakkan polyfurnaces, jadi mereka harus segera keluar.
Evakuasi dan ledakan
Chrome membawa Commandant, lalu menyerahkannya kepada Wanshi yang memberi pertolongan pertama.
Tim berhasil mengevakuasi terowongan air.
Tak lama kemudian, ledakan besar mengguncang bawah tanah, mengubur makhluk Red Tide dan rahasia di dalam reruntuhan.
Sesudah misi: luka, rasa bersalah, dan Ersi
Wanshi menstabilkan semua anggota, tapi menyatakan perawatan serius harus dilakukan di Babylonia.
Semua selamat meski terluka. Misi dinyatakan selesai.
Reyna panik karena kehilangan name tag Ersi saat evakuasi. Percy menenangkan, mengatakan nyawanya lebih penting.
Lucia meminta maaf karena tidak bisa segera kembali menolong Commandant; Commandant menegaskan bahwa keputusan Lucia sudah benar secara taktis.
Bagaimana Chrome bisa menemukan Commandant
Dalam perjalanan ke pesawat transport, Commandant bertanya bagaimana Chrome tahu lokasi dirinya.
Chrome menunjukkan locator: dia mendekati posisi runtuhan saat sinyal mulai bermasalah, lalu mendengar alarm yang diaktifkan Commandant.
Karena tidak sedang dikejar Vonnegut seperti tim lain, Chrome bisa bergerak lebih bebas untuk menyelamatkan Commandant.
Diceritakan bahwa Vonnegut berhenti menyerang dan pergi setelah muncul “seorang wanita aneh” yang belum diketahui identitasnya (kemungkinan agen lain).
Name tag Ersi dan tanda-tanda misterius
Di dekat pesawat, mereka menemukan name tag Ersi yang hilang, namun penuh konsentrasi tinggi Virus Punishing.
Percy mengambilnya dengan sarung tangan pelindung.
Tidak ada siapa-siapa di sekitar; menimbulkan pertanyaan: siapa yang memindahkan name tag itu ke sana?
Penutup: kembali ke Babylonia yang kini seperti penjara
Tim naik ke pesawat, kembali ke orbit rendah menuju Babylonia.
Narasi menutup dengan gambaran bahwa bumi suatu saat akan dipulihkan, tetapi mereka tidak bisa menyaksikannya karena harus kembali ke “Eden di lautan bintang” — Babylonia.
Namun, Babylonia yang dulu seperti surga, kini diibaratkan sebagai penjara, mengisyaratkan konflik atau tekanan baru yang menanti di sana.
Sebelumnya ...14 ... Selanjutnya