Lokasi Situs Watu Ranggu di Desa Ranggu Kecamatan Kuwus Barat Kabupaten Manggarai Barat. Situs Watu Ranggu merupakan situs batu peninggalan prasejarah zaman megalitikum.
Watu Ranggu pertama kali ditemukan oleh seorang leluhur yang bernama nenek Ranggu. Ada dua bentuk batu Ranggu yang ditemukan saat itu, yang satunya berbentuk balok persegi 7 dan satunya berbentuk bulat. Nenek Ranggu menemukan batu-batu tersebut pada saat ia melakukan perburuan. Dia dan istrinya memutuskan untuk menetap dan bermukim di tempat tersebut. Mulai saat itulah Ranggu bersama istrinya mulai menyimpan dan menempatkan Watu Ranggu tersebut secara rapi lalu diberi nama Watu Ranggu. Setelah sekian lama mereka menempati permukiman tersebut, secara tiba-tiba berbagai batu lain yang ukuranya agak kecil, sedang, berbentuk bulat bermunculan dengan sendirinya dan menumpuk di atas watu Ranggu. Melihat fenomena tersebut, Nenek Ranggu dan istrinya bersama dengan keturunannya membuat susunan batu-batu yang berbentuk lingkaran dan menempatkan batu-batu ajaib tersebut di atas Watu Ranggu dan menjadikan tempat tersebut sebagai Compang sebagai tempat untuk melakukan persembahan sesajian kepada nenek moyang dan juga kepada Sang Pencipta. Keajaiban Watu Ranggu adalah pada saat tertentu Watu Ranggu menghilang dengan sendirinya dari tempat penyimpanan. Pada saat tertentu juga muncul dengan sendirinya. Menghilangnya Watu Ranggu biasanya pada saat musim hujan dan akan muncul kembali ketika musim kemerau. Fenomena tersebut keturunan Ranggu pun mulai menggubah mata pencahariannya dari awalnya berburu, perlahan-lahan berubah menjadi bercocok tanam. Ketika turunan Ranggu mulai menanam pada musim hujan, maka Watu Ranggu mulai menghilang dan kembali lagi ketika turunan Ranggu mulai masuk pada saat musim panen. Sehingga fenomena itu sudah menjadi siklus kehidupan dalam bertani dan dijadikan sebagai tanda alam dalam hal bercocok tanam bagi turunan Ranggu sampai sekarang. Demikan gambaran singkat sejarah Watu Ranggu.