Mbaru Gendang kaya akan simbol yang mencerminkan budaya dan masyarakat Manggarai. Bentuk bulatnya melambangkan pola pikir yang mengedepankan persatuan dan kebersamaan. Struktur berlapis-lapis menggambarkan tatanan sosial serta keyakinan akan adanya dunia roh jahat, dunia manusia, dan dunia keselamatan. Unsur-unsur yang terdapat dalam Mbaru Gendang menunjukkan kompleksitas simbol-simbol yang ada. Sebagai rumah adat, Mbaru Gendang memiliki banyak makna simbolis dan fungsi yang beragam.
Fungsinya tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya. Rumah ini memiliki berbagai fungsi, termasuk sosial, ekonomi, keagamaan, keamanan, politik, estetika, dan ekologis. Selain itu, rumah gendang juga berperan dalam pendidikan keluarga, pelestarian budaya, dan penyiapan generasi muda, yang mencerminkan nilai-nilai kebijaksanaan dan keindahan budaya Manggarai.
Di dalam mbaru gendang, terdapat alat musik tradisional seperti gong, gendang, dan tambur. Gong, menurut Kondradus Temot (2021), berfungsi sebagai surat undangan dalam masyarakat Manggarai dan juga digunakan dalam upacara penyembahan. Oleh karena itu, alat musik ini memiliki nilai sakral dan tidak boleh disimpan sembarangan, melainkan harus berada di rumah gendang. (https://doi.org/10.5281/zenodo.13624211)