Masyarakat Bugis Makassar memiliki suatu tradisi dalam setiap keluarga, ketika akan membangun rumah atau berpindah ke rumah/tempat tinggal yang baru dilakukan serangkaian upacara adat. Antama Balla adalah nama tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat dalam rangka untuk mendapatkan keselamatan beserta semua penghuninya.
Tradisi Antama Balla dalam masyarakat Bugis Makassar merupakan rangkaian ritual yang dilakukan dengan berbagai prosesi. Tidak semata-mata dilakukan pada saat rumah tersebut selesai dibangun, tetapi juga pada saat memasuki rumah baru. Masyarakat Bugis Makassar di Gowa memiliki tradisi menghargai sesuatu hal yang baru, baik berupa suasana baru maupun dalam bentuk pemilikan barang baru. Sesuatu yang baru tersebut selalu dirayakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Pencipta.
Khusus untuk masyarakat Bugis Makassar yang memasuki rumah baru, terdapat beberapa rangkaian prosesi yang akan dilakukan diawali dengan penentuan hari yang baik yang dilakukan oleh panrita balla. Setelah panrita balla memberikan nasehat kepada pemilik rumah tersebut maka pemiliki rumah berdiskusi dengan suaminya dan anggota keluarga lainnya, setelah itu tuang rumah melakukan buritta (mengundang kerabat terdekat dan tetangga sekitar rumah untuk melakukan acara makan bersama). Dalam proses tradisi antama balla masyarakat makassar selalu mengadakan barasanji di mana barasanji tersebut dilakukan di tahapan akhir acara tradisi Antama Balla. Secara umum tahapan yang dilakukan dalam prosesi tradisi Antama Balla itu diawali dengan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan, termasuk selain makanan. (https://doi.org/10.26858/pjser.v0i2.46857)