Pertanian modern adalah pola bertandi dengan menggunakan alat-alat cangih dan dengan skala besar. Pertanian modern harus menggunakan peralatan modern. Apalikasi pertanian modern yang telah terlaksana seperti pertanian gandum, pertanian padi, pertanian anggur.
Peralatan pertanian modern seperti traktor tangan yang oleh Kubota disebut sebagai ''kerbau besi'' telah banyak digunakan oleh petani. Namun tidak semua lahan dapat menggunakan peralatan tergantung bertopografi benar-benar datar, dengan gradient micro relief minimum yang rata-rata kurang dari 3%, serta pada komunitas petani dengan latar belakang budaya bertani tertentu.
Pertamina pada 1974-1977, sempat membuka proyek rice estate (dikenal dengan sebutan ''Pertamina Rice Estate'') seluas 5.000 ha di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, dengan bantuan teknis dari konsultan asal Hawaii. Semua pekerjaan teknis budi daya dilakukan secara full-mekanis. Sebagian lahan sawah yang dibuka ditanami padi dengan sistem direct seeding yaitu penebaran benih langsung ke areal sawah, tanpa membuat persemaian terlebih dahulu. Penebaran binih padi menggunakan pesawat terbang. Tenaga kerja upahan yang berlepotan lumpur memang tidak digunakan sama sekali pada proyek ini.