Penulis mempunyai usul mengenai nama desa pemekaran di kecamatan Lubai ini, semula nama desa Menanti menjadi Lubai Menanti atau Suka Menanti.
Nama Desa Menanti dalam ”bahasa Lubai : Duson Menunggu” .
Keteragan
Nama ini dimaksudkan oleh para tokoh yang mendirikannya adalah sebuah Desa di Lubai yang sudah lama menanti menjadi sebuah desa. Penantian itu akan segera terwujud, setelah menunggu sekian lama.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai berikut :
Nan·ti 1 n waktu yg tidak lama dr sekarang; waktu kemudian; kelak: hal itu akan kita bicarakan --; -- saya akan menelepon Anda lagi; sampai bertemu lagi --; 2 adv kalau tidak begitu; kalau tidak: dengarkan nasihatku baik-baik, -- engkau menyesal; jangan kauganggu, -- ia marah; 3 adv akan: tidak -- menurut perintahmu; ber·nan·ti-nan·ti v selalu mengatakan "nanti" (kalau disuruh atau diingatkan); nan·ti·nya n kelak: hasil pembangunan itu ~ harus memenuhi kebutuhan.
Nan·ti v tunggu; ber·nan·ti-nan·ti v selalu menunggu; lama menunggu; ber·nan·ti·an v 1 menunggu-nunggu; berjaga-jaga: mereka ~ di pantai; 2 saling menunggu; me·nan·ti v menunggu: telah lama saya ~ Anda di sini; me·nan·ti-nan·ti v menunggu-nunggu: dr tadi kami ~ kedatanganmu; me·nan·ti·kan v menunggu kedatangan orang atau sesuatu yg akan datang: lama ia ~ ibunya; bus itu ~ calon penumpangnya yg masih harus menyeberang jalan; ter·nan·ti-nan·ti v menanti-nanti dng penuh harapan; berharap-harap: banyaklah orang ~ hendak melihat bagaimana hasil perundingan itu; nan·ti-nan·ti·an v ternanti-nanti; saling menanti; pe·nan·ti n 1 orang yg menanti (menunggu); 2 penerima tamu; pe·nan·ti·an n 1 tempat menanti (menunggu); 2 hal (keadaan) menanti.
Catatan :