Selamat datang di Ruang SKI MA ARIFAH
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, asosiasi, dan mengkomunikasikan, peserta didik mampu :
· memahami materi tentang Kerajaan Islam di Kalimantan, dan Kerajaan Islam Goa-Tallo dengan baik;
· menyimpulkan materi tentang Kerajaan Islam di Kalimantan, dan Kerajaan Islam Goa-Tallo dengan baik;
mengomunikasikan materi tentang Kerajaan Islam di Kalimantan, dan Kerajaan Islam Goa-Tallo dengan baik
C. Kerajaan Islam di Kalimantan
Walau Tidak banyak literatur yang menjelaskan tentang sejarah keberadaan
Islam di Kalimantan namun namun paling tidak bisa memberikan titik terang tentang
keberadaan Kerajaan Daha (Banjar). Pada awal abad XVI, Islam masuk ke kalimantan
Selatan, yaitu di Kerajaan Daha (Banjar) yang waktu itu beragama Hindu. Berkat
bantuan dari Sultan Demak, trenggono (1521-1546 M) Raja Daha dan rakyatnya
memeluk agama Islam, sehingga berdirilah kerajaan Islam Banjar dengan raja
pertamanya yaitu Pangeran Samudera yang bergelar Pangeran Suryanullah atau
Suriansah. Setelah naik tahta, daerah-daerah sekitanya mengakui kekuasaaanya yakni
daerah Batangla, Sukaciana, Sambas dan Sambangan. Kemudian setelah itu di
Kalimantan Timur (Kutai) pada tahun 1575 M Tunggang Parangan mengislamkan raja
Mahkota. Sejak baginda masuk Islam, terjadilah Islamisasi di Kutai dan sekitarnya.
Setelah itu, penyebaran Islam lebih jauh ke daerah-daerah pedalaman dilakukan oleh
putranya dan para penggantinya meneruskan dakwah sampai di daerah-daerah yang
lebih dalam