Selamat datang di Ruang SKI MA ARIFAH
Kebudayaan dan Kondisi Masyarakat Madinah Sebelum Islam
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat membandingkan kebudayaan dan kehidupan masyarakat Madinah
sebelum Islam dengan kebudayaan dan kehidupan Masyarakat Madinah setelah Rasulullah
Saw hijrah ke Madinah
2. Peserta didik dapat menganalisis substansi dan strategi dakwah Rasulullah Saw periode
Madinah
3. Peserta didik dapat menafsirkan substansi Piagam Madinah
4. Peserta didik dapat mengukur keberhasilan Piagam Madinah dalam dakwah Rasulullah
Saw periode Madinah
A. Kebudayaan dan Kondisi Masyarakat Madinah Sebelum Islam
Madinah pada mulanya bernama Yatsrib, dinamakan Yatsrib karena orang pertama
yang tinggal di kota ini bernama Yasrib bin Qa‟id bin Ubail bin Aus bin Amaliq bin
Lawudz bin Iram, salah seorang anak keturunan Sam, putra Nabi Nuh As. kota ini sudah
terbentuk kurang lebih 1600 tahun sebelum masehi.Luas kota Yatsrib kala itu hanya sekitar 15 km dan sekarang sudah berkembang
menjadi 293 km dengan batas-batas geografis sebagai berikut:
a) Bagian selatan berbatasan dengan bukit Ayr
b) Bagian utara berbatasan dengan bukit Uhud dan bukit Tsur
c) Bagian timur berbatasan dengan Harrah Waqim
d) Bagian barat berbatasan dengan Harrah Wabarah
Komposisi penduduk Yatsrib sebelum Islam masuk, berbeda dengan kota Makkah.
Meskipun bersuku-suku, dilihat dari karakteristik budaya-agama, penduduk Makkah
memiliki sifat yang homogen sebagai penyembah berhala. Sedangkan wilayah Yatsrib
memiliki penduduk selain terdiri atas beberapa suku, juga ada suku Yahudi disana
dominan memeluk agama samawi dan ada juga pemeluk Nasrani.
Dilihat dari struktur sosial dan budaya, penduduk Yatsrib cenderung lebih
heterogen dibanding Makkah. Mereka terdiri atas berbagai macam etnis dan kepercayaan
serta memiliki adat istiadat sendiri dari masing-masing suku. Masyarakat Yatsrib sebelum
Islam dapat dikelompokkan menjadi tiga :
1. Suku Aus dan Khazraj
2. Kaum Yahudi
3.Kaum Musyrik