BALI (12/05/22) - Kasubdit Pengembangan Usaha Angkutan Laut mewakili Kementerian Perhubungan dalam menghadiri acara sebagai Narasumber pada Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi di Bali pada tanggal 12 s.d 13 Mei 2022.
FGD Bilateral ini menghadirkan para pakar dan pemangku kepentingan terkait dari Indonesia dan Prancis berbagi pengalaman dan kebijakan pembangunan dengan konsep ketahanan maritim, serta mendorong adopsi solusi inovatif dan praktis bagi upaya peningkatan ketahanan maritim yang diharapkan dapat memberi dampak langsung kepada masyarakat pesisir dan pulau-pulau terluar di Indonesia.
Pada kesempatan ini Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Kasubdit Pengembangan Usaha Angkutan Laut menyampaikan Current Condition yaitu Port Performance yang rendah menyebabkan Port Stay kapal yang lama, Biaya Logistik yang Tinggi harus diabsorb oleh Customer atas Port Performance yang rendah dan Ketidakpastian layanan, Informasi yang tidak akurat disebabkan atas proses operasi dan pencatatan yang tidak akurat di Port, Ketidakpastian atas layanan membuat delay atas Proforma schedule kapal, waktu untuk Receiving/Delivery.
Kegiatan ini bertujuan penguatan masyarakat untuk mengurangi kemiskinan di masyarakat pesisir dan memulihkan terdegradasi/marjinal di pulau-pulau terluar.