CIREBON (27/12) - Kasubdit Pengembangan Usaha Angkutan Laut Bapak Raden Yogie Nugraha meninjau langsung terkait kesiapan Pembangunan Kapal milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut KM. Sabuk Nusantara 54 di Galangan PT. Dok Bahari Nusantara (Cirebon).
KM. Sabuk Nusantara 54 adalah salah satu dari kapal yang akan dioperasikan dipenghujung tahun 2021 yang juga merupakan target realisasi dari kehadiran negara dalam melayani kepulauan Indonesia melalui program perintis, kapal ini mempunyai GT 500 dengan dapat menampung penumpang 280 penumpang yang melayani wilayah tual maluku tenggara sehingga kebuatuhan transportasi wilayah timur dapat terpenuhi dan berjalan efektif.
"Kapal ini bertujuan untuk memperkuat armada di wilayah timur khususnya wilayah Kota Tual'" ujar yogie, beliau juga menambahkan bahwa dengan penambahan kapal baru KM. Sanus 54 diharapkan konektivitas antar pulau dapat terjangkau"
Tim Monitoring dan Evaluasi kunjugan ke galangan PT. DKB (Cirebon) yang diketuai Kasubdit Pengembangan Usaha Angkutan Laut juga didampingi oleh Bapak Chairul dan Bapak Yusuf yang masing-masing memiliki peran penting dalam pembangunan Kapal milik Ditjen Hubla tersebut.
Dengan adanya tambahan satu kapal ini konektivitas transportasi dapat berjalan dengan baik.
Salah satu bagian dari proses pembangunan kapal adalah sea trial, yang merupakan rangkaian penentuan dari sesuai atau tidak kapal tersebut dapat beroperasi.
Sea trial KM. Sabuk Nusantara 54 yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 28 Desember 2021,
Adapun laporannya yaitu Speed sesuai spesifikasi teknis sudah tercapai 12 Knot dengan RPM 1961, Engine load 110%. Dan untuk saat ini masih berlangsung kegiatan sea trial tersebut.
Tujuan dari sea trial ini adalah memastikan segala spek kapal dapat berfungsi dengan baik.
Kapal ini akan melayani Wilayah Indonesia bagian timur dengan pelabuhan pangkal Kota Tual yg akan memperkuat pelayaran penumpang dan barang di daerah tersebut, sehingga kehadiran negara dapat dinikmati secara nyata oleh masyarakat sekitar.
Sesuai dengan slogan "INDONESIA is HERE"