Deskripsi :
Risiko perdarahan adalah diagnosis keperawatan yang didefinisikan sebagai berisiko mengalami kehilangan darah baik internal (terjadi di dalam tubuh) maupun eksternal (terjadi hingga keluar tubuh).
Dibuktikan dengan :
1. Aneurisma
2. Gangguan gastrointestinal (misalnya ulkus lambung, polip, varises)
3. Gangguan fungsi hati (misalnya sirosis hepatis)
4. Komplikasi kehamilan (misalnya ketuban pecah sebelum waktunya)
5. Komplikasi pasca partum (misalnya atoni uterus, retensi plasenta)
6. Gangguan koagulasi (misalnya trombositopenia)
7. Efek agen farmakologis
8. Tindakan pembedahan
9. Trauma
10. Kurang terpapar informasi tentang pencegahan perdarahan
11. Proses keganasan
Luaran :
Dalam Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), luaran utama untuk diagnosis risiko perdarahan adalah: “tingkat perdarahan menurun.”
Tingkat perdarahan menurun diberi kode L.02017 dalam SLKI.
Tingkat perdarahan menurun berarti kehilangan darah baik internal (terjadi di dalam tubuh) maupun eksternal (terjadi hingga keluar tubuh) menurun. Kriteria hasil untuk membuktikan bahwa tingkat perdarahan menurun adalah:
1. Membran mukosa lembab meningkat
2. Kelembaban kulit meningkat
3. Hemoptisis menurun
4. Hematemesis menurun
5. Hematuria menurun
6. Hemoglobin membaik
7. Hematokrit membaik
Intervensi :
Pencegahan Perdarahan (I.02067)
Pencegahan perdarahan adalah intervensi yang dilakukan oleh perawat untuk mengidentifikasi dan menurunkan risiko atau komplikasi stimulus yang menyebabkan perdarahan atau risiko perdarahan. Tindakan yang dilakukan pada intervensi pencegahan perdarahan berdasarkan SIKI, antara lain:
Observasi
o Monitor tanda dan gejala perdarahan
o Monitor nilai hematokrit/hemoglobin sebelum dan setelah kehilangan darah
o Monitor tanda-tanda vital ortostatik
o Monitor koagulasi (mis: prothrombin time (PT), partial thromboplastin time (PTT), fibrinogen, degradasi fibrin dan/atau platelet)
Terapeutik
o Pertahankan bed rest selama perdarahan
o Batasi tindakan invasive, jika perlu
o Gunakan kasur pencegah decubitus
o Hindari pengukuran suhu rektal
Edukasi
o Jelaskan tanda dan gejala perdarahan
o Anjurkan menggunakan kaus kaki saat ambulasi
o Anjurkan meningkatkan asupan cairan untuk menghindari konstipasi
o Anjurkan menghindari aspirin atau antikoagulan
o Anjurkan meningkatkan asupan makanan dan vitamin K
o Anjurkan segera melapor jika terjadi perdarahan
Kolaborasi
o Kolaborasi pemberian obat pengontrol perdarahan, jika perlu
o Kolaborasi pemberian produk darah, jika perlu
Kolaborasi pemberian pelunak tinja, jika perlu