Deskripsi :
Defisit nutrisi merupakan diagnosis keperawatan yang didefinisikan sebagai asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme.
Berhubungan dengan :
1. Ketidakmampuan menelan makanan
2. Ketidakmampuan mencerna makanan
3. Ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien
4. Peningkatan kebutuhan metabolisme
5. Faktor ekonomi (mis: finansial tidak mencukupi)
6. Faktor psikologis (mis: stres, keengganan untuk makan)
Luaran :
Dalam Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), luaran utama untuk diagnosis defisit nutrisi adalah: “status nutrisi membaik.”
Status nutrisi membaik diberi kode L.03030 dalam SLKI.
Status nutrisi membaik berarti keadekuatan asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan metabolisme membaik. Kriteria hasil untuk membuktikan bahwa status nutrisi membaik adalah:
1. Porsi makan yang dihabiskan meningkat
2. Berat badan membaik
3. Indeks massa tubuh (IMT) membaik
Intervensi :
1. Manajemen nutrisi (I.03119)
Manajemen nutrisi adalah intervensi yang dilakukan oleh perawat untuk mengidentifikasi dan mengelola asupan nutrisi yang seimbang. Tindakan yang dilakukan pada intervensi manajemen nutrisi berdasarkan SIKI, antara lain:
Observasi
o Identifikasi status nutrisi
o Identifikasi alergi dan intoleransi makanan
o Identifikasi makanan yang disukai
o Identifikasi kebutuhan kalori dan jenis nutrien
o Identifikasi perlunya penggunaan selang nasogastrik
o Monitor asupan makanan
o Monitor berat badan
o Monitor hasil pemeriksaan laboratorium
Terapeutik
o Lakukan oral hygiene sebelum makan, jika perlu
o Fasilitasi menentukan pedoman diet (mis: piramida makanan)
o Sajikan makanan secara menarik dan suhu yang sesuai
o Berikan makanan tinggi serat untuk mencegah konstipasi
o Berikan makanan tinggi kalori dan tinggi protein
o Berikan suplemen makanan, jika perlu
o Hentikan pemberian makan melalui selang nasogastik jika asupan oral dapat ditoleransi
Edukasi
o Ajarkan posisi duduk, jika mampu
o Ajarkan diet yang diprogramkan
Kolaborasi
o Kolaborasi pemberian medikasi sebelum makan (mis: Pereda nyeri, antiemetik), jika perlu
o Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori dan jenis nutrien yang dibutuhkan, jika perlu
2. Promosi berat badan (I.03136)
Promosi berat badan adalah intervensi yang dilakukan oleh perawat untuk memfasilitasi peningkatan berat badan. Tindakan yang dilakukan pada intervensi promosi berat badan berdasarkan SIKI, antara lain:
Observasi
o Identifikasi kemungkinan penyebab BB kurang
o Monitor adanya mual dan muntah
o Monitor jumlah kalori yang di konsumsi sehari-hari
o Monitor berat badan
o Monitor albumin, limfosit, dan elektrolit serum
Terapeutik
o Berikan perawatan mulut sebelum pemberian makan, jika perlu
o Sediakan makanan yang tepat sesuai kondisi pasien (mis: makanan dengan tekstur halus, makanan yang diblender, makanan cair yang diberikan melalui NGT atau gastrostomy, total parenteral nutrition sesuai indikasi)
o Hidangkan makanan secara menarik
o Berikan suplemen, jika perlu
o Berikan pujian pada pasien/keluarga untuk peningkatan yang dicapai
Edukasi
o Jelaskan jenis makanan yang bergizi tinggi, namun tetap terjangkau
o Jelaskan peningkatan asupan kalori yang dibutuhkan