Deskripsi :
Ansietas merupakan diagnosis keperawatan yang didefinisikan sebagai kondisi emosi dan pengalaman subyektif individu terhadap objek yang tidak jelas dan spesifik akibat antisipasi bahaya yang memungkinkan individu melakukan Tindakan untuk menghadapi ancaman.
Berhubungan dengan :
1. Krisis situasional
2. Kebutuhan tidak terpenuhi
3. Krisis maturasional
4. Ancaman terhadap konsep diri
5. Ancaman terhadap kematian
6. Kekhawatiran mengalami kegagalan
7. Disfungsi sistem keluarga
8. Hubungan orang tua-anak tidak memuaskan
9. Faktor keturunan (temperamen mudah teragitasi sejak lahir)
10. Penyalahgunaan zat
11. Terpapar bahaya lingkungan (mis: toksin, polutan, dan lain-lain)
12. Kurang terpapar informasi
Luaran :
Dalam Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), luaran utama untuk diagnosis ansietas adalah: “tingkat ansietas menurun.”
Tingkat ansietas menurun diberi kode L.09093 dalam SLKI.
Tingkat ansietas menurun berarti menurunnya kondisi emosi dan pengalaman subyektif terhadap obyek yang tidak jelas dan spesifik akibat antisipasi bahaya yang memungkinkan individu melakukan Tindakan untuk menghadapi ancaman. Kriteria hasil untuk membuktikan bahwa tingkat ansietas menurun adalah:
1. Verbalisasi kebingungan menurun
2. Verbalisasi khawatir akibat kondisi yang dihadapi menurun
3. Perilaku gelisah menurun
4. Perilaku tegang menurun
5. Konsentrasi membaik
6. Pola tidur membaik
Intervensi :
1. Reduksi ansietas (I.09314)
Reduksi ansietas adalah intervensi yang dilakukan oleh perawat untuk meminimalkan kondisi individu dan pengalaman subyektif terhadap objek yang tidak jelas dan spesifik akibat antisipasi bahaya yang memungkinkan individu melakukan Tindakan untuk menghadapi ancaman. Tindakan yang dilakukan pada intervensi reduksi ansietas berdasarkan SIKI, antara lain:
Observasi
o Identifikasi saat tingkat ansietas berubah (mis: kondisi, waktu, stresor)
o Identifikasi kemampuan mengambil keputusan
o Monitor tanda-tanda ansietas (verbal dan nonverbal)
Terapeutik
o Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan kepercayaan
o Temani pasien untuk mengurangi kecemasan, jika memungkinkan
o Pahami situasi yang membuat ansietas
o Dengarkan dengan penuh perhatian
o Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan
o Tempatkan barang pribadi yang memberikan kenyamanan
o Motivasi mengidentifikasi situasi yang memicu kecemasan
o Diskusikan perencanaan realistis tentang peristiwa yang akan datang
Edukasi
o Jelaskan prosedur, termasuk sensasi yang mungkin dialami
o Informasikan secara faktual mengenai diagnosis, pengobatan, dan prognosis
o Anjurkan keluarga untuk tetap Bersama pasien, jika perlu
o Anjurkan melakukan kegiatan yang tidak kompetitif, sesuai kebutuhan
o Anjurkan mengungkapkan perasaan dan persepsi
o Latih kegiatan pengalihan untuk mengurangi ketegangan
o Latih penggunaan mekanisme pertahanan diri yang tepat
o Latih Teknik relaksasi
Kolaborasi
o Kolaborasi pemberian obat antiansietas, jika perlu
2. Terapi relaksasi (I.09326)
Terapi relaksasi adalah intervensi yang dilakukan oleh perawat untuk menggunakan teknik peregangan untuk mengurangi tanda dan gejala ketidaknyamanan seperti nyeri, ketegangan otot, atau kecemasan. Tindakan yang dilakukan pada intervensi terapi relaksasi berdasarkan SIKI, antara lain:
Observasi
o Identifikasi penurunan tingkat energi, ketidakmampuan berkonsentrasi, atau gejala lain yang mengganggu kemampuan kognitif
o Identifikasi Teknik relaksasi yang pernah efektif digunakan
o Identifikasi kesediaan, kemampuan, dan penggunaan Teknik sebelumnya
o Periksa ketegangan otot, frekuensi nadi, tekanan darah, dan suhu sebelum dan sesudah Latihan
o Monitor respons terhadap terapi relaksasi
Terapeutik
o Ciptakan lingkungan tenang dan tanpa gangguan dengan pencahayaan dan suhu ruang nyaman, jika memungkinkan
o Berikan informasi tertulis tentang persiapan dan prosedur teknik relaksasi
o Gunakan pakaian longgar
o Gunakan nada suara lembut dengan irama lambat dan berirama
o Gunakan relaksasi sebagai strategi penunjang dengan analgetik atau Tindakan medis lain, jika sesuai
Edukasi
o Jelaskan tujuan, manfaat, Batasan, dan jenis relaksasi yang tersedia (mis: musik, meditasi, napas dalam, relaksasi otot progresif)
o Jelaskan secara rinci intervensi relaksasi yang dipilih
o Anjurkan mengambil posisi nyaman
o Anjurkan rileks dan merasakan sensasi relaksasi
o Anjurkan sering mengulangi atau melatih Teknik yang dipilih
o Demonstrasikan dan latih Teknik relaksasi (mis: napas dalam, peregangan, atau imajinasi terbimbing)