"NASI BORAN"
PERPADUAN LAUK LEGENDARIS, GURIH PEDAS REMPAH, BIKIN NAGIH
"NASI BORAN"
PERPADUAN LAUK LEGENDARIS, GURIH PEDAS REMPAH, BIKIN NAGIH
Filosofi “sepuluh jari” dalam Nasi Boran menyiratkan kelengkapan dan keseimbangan hidup. Setiap jenis lauk mewakili satu aspek kehidupan yang perlu diperhatikan. Ikan bandeng yang selalu hadir mewakili rezeki yang terus mengalir seperti air. Teksturnya yang lembut dengan tulang yang bisa dimakan mengajarkan bahwa tantangan hidup, jika dihadapi dengan sikap yang tepat, bisa menjadi kekuatan bukan kelemahan. Telur dadar yang diiris tipis melambangkan kesederhanaan yang bisa memberikan kecukupan jika dikelola dengan bijak.
Menyiapkan Sambal Boran
Goreng tahu putih hingga matang, sisihkan.
Rebus ceker hingga empuk, tiriskan dan sisihkan.
Sangrai kelapa parut sampai harum, lalu ulek halus. Sisihkan.
Potong kasar daun bawang, goreng sebentar, sisihkan.
Tumis bumbu halus bersama daun jeruk hingga harum. Tambahkan air, masukkan kelapa sangrai, tempe, tahu, dan ceker.
Bumbui dengan garam dan kaldu bubuk. Masak hingga air menyusut dan mengental. Koreksi rasa, angkat.
Membuat Empuk
Campurkan tepung terigu, fernipan, gula pasir, garam, dan bawang putih halus. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata hingga menjadi adonan kental.
Diamkan adonan selama 40 menit agar mengembang.
Panaskan minyak, goreng adonan hingga berwarna kekuningan dan matang merata. Angkat dan tiriskan.
Penyajian
Ambil satu porsi nasi putih, tuangkan sambal kelapa lengkap dengan potongan tahu, tempe, dan ceker. Tambahkan potongan empuk dan peyek di atasnya untuk sensasi renyah yang menggoda. Nasi boranan siap disajikan hangat!
Nasi Boran Jalan Rangge
Sego Boranan Street Food
Nasi Boran Mbak Tum
Nikmati rasa tradisional dalam seporsi Nasi Boran khas Lamongan yang disajikan penuh kehangatan. Nasi pulen berpadu dengan beragam lauk rumahan seperti sayur boran berbumbu rempah, sambal khas yang pedas gurih, serta pelengkap renyah yang menambah tekstur di setiap gigitan. Racikan bumbu tradisional yang dimasak perlahan menghadirkan aroma sedap yang menggoda sejak suapan pertama. Sensasi gurih, pedas, dan sedikit manis berpadu seimbang, menghadirkan rasa autentik yang sulit dilupakan. Paling pas dinikmati saat hangat, Nasi Boran menjadi pilihan tepat untuk sarapan menyajikan maupun santapan sore yang menghadirkan kelezatan.
Nasi Boran Jalan Rangge
nasi boran menjadi magnet bagi para pengunjung di sepanjang Jalan Raya Sugio-Lamongan No 159, Rangge, Sukomulyo, Lamongan. Dari senja hingga larut malam, tempat ini tak pernah sepi dari deretan pelanggan yang datang. Waktu operasionalnya pun tidak dapat diprediksi dengan pasti. Terkadang buka mulai dari pukul 06.00 WIB hingga pernah baru mulai buka pada pukul 17.00 WIB. Sementara itu, pada umumnya, pedagang nasi boran di sini akan berjualan hingga pukul 00.00 WIB.
Sego Boranan Street Food
Sejak pukul 05.00 WIB pagi, deretan penjual nasi boran di sini sudah siap menyambut para pembeli. Aroma nasi hangat dan aneka lauk yang menggugah selera pasti akan membuat detikers tak sabar untuk mencicipinya. Harganya pun cukup bersahabat, mulai dari Rp 15 ribu per porsi. Tak perlu bingung mencari lokasinya, Sego Boranan Street Food ini terletak di Jalan Kauman, Sidoharjo, Lamongan, tepatnya di belakang Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) Lamongan.
Nasi Boran Mbak Tum
Nasi Boran Mbak Tum bisa jadi pilihan tepat. Terletak di Jalan Panglima Sudirman No 27, Dapur Barat, Sidokumpul, Lamongan, warung ini menawarkan hidangan nasi boran dengan cita rasa khas yang berbeda dari penjual lainnya. Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 12 ribu saja. Meskipun baru mulai buka jam 18.30, Nasi Boran Mbak Tum selalu ramai dikunjungi.