Rumus empiris
Pengertian Rumus Empiris
Jadi, setiap molekul kan terdiri dari atom-atom dan nilai yang menyusunnya. Nah, bisa dibilang, rumus empiris adalah rumus kimia buat ngegambarin perbandingan nilai bilangan bulat terkecil dari atom-atom yang menyusun suatu molekul.
Misalnya, nih, ada beberapa senyawa-senyawa berbeda, tapi punya rumus empiris yang sama. Coba lihat senyawa C2H4 (etena), C3H6 (propena), dan C5H10 (siklopentana), kalau dibandingin pake bilangan bulat paling sederhana antara atom C dan H pada senyawa-senyawa tersebut, bakal jadi 1:2. Jadinya, rumus empiris yang didapat adalah CH2.
Nah, jumlah atom-atom di suatu molekul itu kalau dibandingin, akan selalu setara dengan mol unsur-unsur yang ngebentuk suatu senyawa. Jadinya, bisa dibilang rumus empiris juga nyatain perbandingan bilangan bulat sederhana dari mol unsur-unsur pembentuk senyawa.
Sip, lanjut. Cara nentuin rumus molekul itu bisa dari data analisis yang kita pake:
Macam unsur dalam senyawa (analisis kualitatif)
Persen komposisi unsur (analisis kuantitatif)
Kalau elo mau mulai nentuin rumus empiris, ada tahap-tahapnya, cuy.
Tentuin dulu massa masing-masing unsur dari suatu senyawa, atau bisa juga dari persen massa setiap unsur. Massa relatif unsur, bisa diperoleh dari data ini.
Mencari perbandingan mol setiap unsur atau perbandingan atom, dengan cara membagi massa masing-masing unsur dengan massa atom relatif.
Terakhir, kita ubah perbandingannya jadi bilangan bulat sederhana. Misal, kalau perbandingannya 1,5:1, kaliin aja 2 buat dapetin bilangan bulat 3:2.