AWAL ROJAB 1438 H.
Oleh : Ibnu Zahid Abdo el-Moeid
Awal Rojab 1438 H. berdasarkan hisab
Markas hisab Condrodipo Gresik, koordinat 07° 10' 11'' LS, 112° 37' 03'' BT, Time Zone 7, Tinggi 120 DPL.
Metode perhitungan :
1. Irsyad Al-Murid
2. Ittifaqu Dzati Al-Baini
3. Tsamarot Al-Fikar
4. Maslak Al-Qoshid
5. Al-Durru Al-Anieq
Dari 5 (lima) metode hisab yang kami hitung, Ijtimak akhir bulan JUMADAL AKHIROH 1438 H. terjadi pada hari Selasa Pahing, tanggal, 28 Maret 2017 M. Dengan variasi jam terendah 09:54:23 WIB dan jam tertinggi 10:00:38 WIB. Tinggi hilal saat maghrib di POB Condrodipo sudah diatas 2° dr, adapun jarak elongasi bulan-matahari sudah diatas 3° dr, sedangkan umur hilal sejak ijtimak sampai maghrib di markas hisab Condrodipo belum mencapai 8 jam. Namun di wilayah lain dalam wilayatul hukmi NKRI seperti di Banda Aceh umur hilal sudah diatas 8 jam. Dengan demikian secara hisab 1 Rojab 1438 H. jatuh pada hari Rabu Pon, 29 Maret 2017 M.
Untuk melihat detail perhitungan sebagai bahan untuk rukyat pada hari saat terjadinya ijtimak silahkan klik tautan berikut : Hisab Awal Rojab 1438 H. 01 Condrodipo
Awal Rojab 1438 H. berdasarkan rukyat murni
Selasa Pahing, 28 Maret 2017 M menurut hisab adalah tanggal 29 Jumadal Akhiro 1438 H., namun secara rukyat masih tanggal 28 Jumadal Akhiroh 1438 H. karena tanggal 27 Pebruari 2017 M. yang notabene secara rukyat adalah tanggal 29 Jumadal Ula 1438 H. tidak ada laporan rukyat dari titik-titik observasi hilal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Konskuensi dari tidak adanya klaim rukyat awal Jumadal Akhiroh 1438 H. adalah mengistikmalkan bulan Jumadal Ula 1438 H. menjadi 30 hari dan 1 Jumadal Akhiroh 1438 H. bertepatan dengan tanggal 1 Maret 2017 M. dengan demikian maka tanggal 29 Jumadal Akhiroh 1438 H. yang merupakan waktunya rukyat versi rukyat murni adalah hari Rabu Pon bertepatan dengan tanggal 29 Maret 2017 M.
Tinggi hilal secara hisab saat maghrib pada tanggal 29 Maret 2017 M. berkisar 15° - 16° derajat. Berikut rekap dan privew hilal saat rukyat 1 hari setelah Ijtimak.
Untuk melihat detail perhitungan sebagai bahan untuk rukyat pada hari saat terjadinya ijtimak silahkan klik tautan berikut : Hisab Awal Rojab 1438 H. 02 Condrodipo
Kedudukan hilal yang cukup tinggi serta umur hilal yang sudah mencapai 31 jam pasca ijtimak, serta illuminasi hilal yang mendekati 3% sangat memudahkan pelaku rukyat untuk mengamati hilal dengan mata telanjang. Walaupun secara astronomis Altitude, Illuminasi, Crescent Width, Age dan Lag hilal yang sudah jauh diatas batas visibilitas hilal, namun masih ada beberapa faktor yang cukup mengganggu pengamatan hilal yaitu cuaca dan polusi udara.
Kondisi awan pada musim hujan saat ini adalah tantangan yang tidak bisa diremehkan untuk penganut rukyat murni. Dua bulan terakhir dengan posisi hilal yang cukup tinggi (sudah diatas kesepakatan MABIMS,238) hilal tidak bisa dirukyat karena faktor mendung.
Bagaimana kalau rukyat di hari kedua juga gagal melihat hial?
Mengingat pada saat rukyat kedua, 29 Maret 2017 M. menurut rukyat murni masih tanggal 29 Jumadal Akhiroh 1438 H. maka konskuensinya adalah menggenapkan 30 hari (istikmal). Dengan demikian jika hilal gagal dirukyat maka 1 Rojab 1438 H. jatuh pada hari Jum’at Kliwon, 31 Maret 2017 M, selish 2 (dua) hari dengan penganut hisab imkanur rukyah 238.
Harapan kami semoga teman-teman pelaku rukyat dari berbagai elemen ormas pegiat rukyat yang tersebar di seluruh Indonesia berhasil mengamati hilal, lebih-lebih bisa didokumentasikan, baik berupa foto maupun video.
PENGAMATAN HILAL PADA HARI PERTAMA
Pengamatan hilal awal Rojab 1438 di balai rukyat Condrodipo Gresik pada hari pertama, Selasa Pahing, 28 Maret 2017 M. dihadiri oleh :
Alat-alat rukyat:
Hasil Rukyat :
Kondisi sebelumnya cukup cerah, namun Matahari terlihat terakhir pada pukul 17:18:xx WIB. tertutup mendung sedang.
2 (dua) orang mengklaim melihat hilal dengan mata telanjang :
Walaupun dua orang mengklaim melihat hilal, namun dua perangkat rukyat yang sudah disiapkan tidak berhasil mengambil citra hilal
Untuk melihat foto-foto saat rukyat silahkan klik : Foto Rukyat Pertama, 28 Maret 2017 atau klik foto disamping
PENGAMATAN HILAL PADA HARI KEDUA
Pengamatan hilal awal Rojab 1438 di balai rukyat Condrodipo Gresik pada hari kedua, Rabu Pon, 29 Maret 2017 M. dihadiri oleh :
Alat-alat rukyat:
Hasil Rukyat :
Kondisi langit dan ufuk, berawan tebal. Sejak kami sampai di balai rukyat sekitar pukul 16:00:xx, matahari sudah tidak tampak, bersembunyi dibalik awan. Pada saat menjelang maghrib, hujan turun cukup deras
Tidak ada satupun dari para pemburu hilal maupun siswa-siswi pratikum falak melihat hilal. Demikian juga tidak ditemukan citra hilal dari kamera DLSR Nikon D3100 yang terpasang di teleskop William Optic.
Untuk melihat foto-foto saat rukyat silahkan klik : Foto Rukyat Kedua, 29 Maret 2017 atau klik foto disamping