Nukilan: Farah
Nukilan: Farah
Nukilan: Umar
Sesaat di kala gerimis
Bertemu di ruang putih
Duduk di dalam bulatan
Mengarah pada tatapan
Ini sebuah kenyataan
Kita tahu dimana rasa itu ada
Seakan terpanar dengan hakikat sebenar
Menahan perasaan yang terpendam
Seketika ruang hening bergema dengan tangisan
Derasnya hujan itu lebih baik
Karena itu saat kita menerima ketenangan.
Nukilan ; Sahmin
Nukilan: Annas
Pandang pertama yang menakjubkan,
Tak terhingga seperti langit malam yang berbintang,
Keindahan dalam diri melintasi waktu dan ruang,
Setiap langkah, setiap senyum, memancarkan pesona,
Seakan menghipnotis hati yang terpesona,
Pesona diri bukanlah sekadar permukaan,
Tetapi kekuatan yang mengalir dalam jiwa,
Keajaiban yang tiada terbatas,
Merajut kisah hidup dengan warna-warna yang memukau,
Jadilah seperti bintang yang bersinar di malam gelap,
Biarkan pesonamu memancar,
Tidak terkekang oleh waktu,
Karena di dalam dirimu,
Terdapat keindahan yang abadi,
Pesona yang tak terlupakan, dalam perjalanan hidup yang tak terduga.
Nukilan: Fatin
Nukilan: Wani Iwa
By Salwa, 24 Mac 2024, 9.50pm
Kreatif .
Di balik langit yang membiru,
Kreatifitas terbit, tak pernah surut mengabiru.
Dari imajinasi, karya tercipta,
Melukis dunia, dalam warna-warna yang riang berbeda.
Dengan kata dan warna, pikiran menjadi ladang,
Kreatif mengalir, tak terbatas dalam tandang
Amy
INDAHNYA BERPUASA
Seperti awan yang terbuai rindu bumi
Setetes tangis selalu dia beri
Sebagai kata yang tersimpan rapi
Ramadhan datang dengan suci
Sajadah tergelar
Hilangkan rasa mungkar
Tafakur walau terasa sukar
Menjadikan kita orang yang sadar