Bab 7
Hakikat Mencintai Allah SWT., Khauf, Raja', dan Tawakkal Kepada-Nya
Hakikat Mencintai Allah SWT., Khauf, Raja', dan Tawakkal Kepada-Nya
Memahami beberapa cabang iman (syu'ab al-iman)
menganalisis cabang iman: hakikat mencintai Allah Swt., khauf, raja’, dan tawakal kepada-Nya.
menganalisis tanda-tanda mencintai Allah Swt., khauf, raja’, dan tawakal kepada-Nya
mempresentasikan media pembelajaran tentang hakikat mencintai Allah Swt., khauf, raja’, dan tawakal kepada-Nya
Menurut pendapatmu, apa yang dimaksud dengan mencintai Allah swt.?
Sebutkan satu contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari yang menunjukkan cinta kepada Allah swt.!
Apa yang kamu ketahui tentang sikap khauf?
Bagaimana sikap raja' dapat mempengaruhi semangat seseorang dalam beribadah?
Ketika menghadapi masalah atau kegagalan, apa yang kamu pahami tentang sikap tawakkal kepada Allah swt.
Tahukah kalian bahwa perilaku manusia merupakan cerminan dari akidahnya? Jika akidah seseorang itu bagus maka akan baik dan lurus pula perilakunya. Sebaliknya apabila akidah seseorang itu rusak, maka buruk pula perilakunya. Oleh karena itu, akidah dan keimanan harus tertanam dalam diri seseorang sejak dini. Seseorang tak akan mampu mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari tanpa ditopang akidah yang lurus.
Penanaman akidah ini merupakan seruan pertama yang disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw. saat mengemban misi kenabian. Akidah merupakan pondasi dan landasan utama dalam membangun peradaban umat Islam. Apabila akidah sudah tertanam dalam diri seseorang maka akan membuahkan sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Hingga ia menjadi manusia agung dengan keberanian, kemuliaan, dan toleran terhadap sesama. Simaklah Q.S. Ibrahim/14: 24-25 berikut ini!
اَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ اَصْلُهَا ثَابِتٌ وَّفَرْعُهَا فِى السَّمَآءِ (٢٤)
تُؤْتِيْٓ اُكُلَهَا كُلَّ حِيْنٍ بِاِذْنِ رَبِّهَا، وَيَضْرِبُ اللهُ الْاَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ (٢٥)
Artinya: “Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit (24). (pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat (25).” (Q.S. Ibrahim/14: 24-25)
Iman bagaikan pohon yang buahnya tak pernah berhenti, dan setiap saat bisa dipetik untuk dinikmati. Apabila seorang mukmin telah mampu mencerminkan dirinya seperti pohon di atas, maka setiap saat ia selalu beramal saleh. Oleh karena itu di dalam Al-Qur`an banyak ayat tentang iman dan amal saleh. Amal saleh merupakan salah satu buah keimanan dan merupakan dampak positif di antara dampak keimanan seseorang.
Iman terdiri dari 77 cabang, di antaranya cinta kepada Allah Swt., takut kepada Allah Swt., berharap kepada Allah Swt., dan tawakal kepada-Nya. Untuk lebih jelasnya, simaklah uraian materi berikut ini!
Cinta adalah perasaan yang suci dan lembut berupa rasa kasih sayang. Perasaan cinta ditandai dengan rasa rindu kepada yang dicintai. Tingkatan cinta tertinggi dan hakiki adalah cinta kepada Allah Swt. Cinta kepada Allah Swt. (mahabbatullah) berarti menempatkan Allah Swt. dalam hati sanubari. Cinta merupakan unsur terpenting dalam ibadah, di samping khauf (takut) dan raja’ (berharap). Ketiganya menjadi perasaan hati yang harus dimiliki setiap mukmin dalam melaksanakan ibadah kepada Allah Swt.
Cinta seseorang kepada Allah tumbuh dari pengaruh akal dan jiwa yang kuat akibat berpikir mendalam terhadap kekuasaan-Nya di langit dan bumi. Cinta ini akan semakin menggelora dengan merenungkan ayat-ayat Al-Qur`an dan membiasakan diri berzikir dengan nama dan sifat-sifat Allah Swt.
Seseorang tidak akan memperoleh kesempurnaan iman tanpa mengenal keagungan Allah Swt., merasakan kebaikan dan ketulusan Allah, dan mengakui nikmat-nikmat-Nya. Allah Swt. telah menetapkan cinta kepada orang-orang beriman sebagaimana firman-Nya dalam Q.S. al-Baqarah/2: 165 berikut ini:
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّتَّخِذُ مِنْ دُوْنِ اللهِ اَنْدَادًا يُّحِبُّوْنَهُمْ كَحُبِّ اللهِ، وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْآ اَشَدُّ حُبًّا لِّلهِ وَلَوْ يَرَى الَّذٍيْنَ ظُلِمُوْا اِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ اَنَّ الْقُوَّةَ لِلهِ جَمِيْعًا، وَاَنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعَذَابِ (١٦٥)
Artinya: “Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tuhan selain Allah sebagai tandingan, yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan bahwa Allah sangat berat azab-Nya (niscaya mereka menyesal).” (Q.S. al-Baqarah/2: 165)
Ketika cinta seseorang kepada Allah Swt. mengakar kuat dalam jiwanya, maka akan berpengaruh terhadap seluruh kehidupannya. Segala sesuatu akan terasa indah karena adanya rasa cinta kepada Allah Swt. Seseorang yang cinta kepada Allah Swt. akan merasakan manisnya iman, sebagaimana hadis berikut ini.
Artinya: “Dari Anas r.a. dari Nabi Saw., beliau bersabda: ’Ada tiga hal di mana orang yang memilikinya akan merasakan manisnya iman yaitu: mencintai Allah dan rasul-Nya melebihi segala-galanya, mencintai seseorang karena Allah, dan enggan untuk kembali kafir setelah diselamatkan oleh Allah daripadanya sebagaimana enggannya kalau dilemparkan ke dalam api.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah Saw. telah menyalakan api cinta pada hati para sahabatnya hingga mereka lebih mencintai Allah Swt. daripada mencintai diri sendiri dan keluarganya. Para sahabat Nabi rela mengorbankan jiwa demi cintanya kepada Allah Swt. Cinta kepada Allahlah yang menjadikan para sahabat meninggalkan kenikmatan duniawi demi meraih kebahagiaan di akhirat.
Buatlah kelompok sesuai instruksi dari gurumu!
Buatlah presentasi (power point / canva) atau video pendek salah satu dari tema di bawah ini:
Cinta (Mahabbah) Kepada Allah swt.
Takut (Khauf) Kepada Allah swt.
Berharap (Raja') Kepada Allah swt.
Tawakkal Kepada Allah swt.
Isi presentasi kurang lebih meliputi:
Definisi / Pengertian (bahasa/istilah)
Dalil Qur'an dan Hadits (dalil naqli)
Cara
Manfaat dan Mudharat
Isi video pendek harus memuat pesan moral tentang mahabbah/khauf, raja', atau tawakkal kepada Allah swt.
Sertakan nama kelompok
Setelah kita belajar bersama-sama tentang Hakikat mencintai Allah swt., raja', khauf, dan tawakkal, sekarang waktunya kalian untuk mengukur pengetahuan kalian.
Silahkan mengerjakan Ulangan Harian Bab 7 melalui link di bawah ini.
Nb:
Hanya boleh mengerajakan satu kali saja.
Jika dua kali mengerjakan atau lebih dari dua kali, maka nilai yang diambil adalah hasil pengerjaan yang pertama.