Assalamualaikum Smanser! Semoga pagi ini ananda semua siap untuk mendapatkan kisah inspiratif dari tokoh terkenal baik Nasional maupun internasional. Selamat membaca dan mendapatkan inspirasinya ya. Happy reading😍
Pasti ananda semua yang menyukai olah raga tentunya mengenal sosok atlit sepak bola ini. Pagi ini kami hadirkan Biografi Lionel Messi dari Argentina dan Karier Sepak Bola yang Mengilhami Dunia.
Lionel Andrés Messi, atau yang lebih dikenal dengan nama Lionel Messi, adalah seorang legenda sepak bola Argentina yang dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah olahraga ini. Dengan keterampilan luar biasa, kelincahan, dan visi bermain yang luar biasa, Messi telah mengubah permainan sepak bola dan menakjubkan jutaan penggemar di seluruh dunia.
Lahir pada tanggal 24 Juni 1987 di kota Rosario, Argentina, Messi menunjukkan bakat luar biasa untuk sepak bola sejak usia dini. Dia mulai bermain di tim muda Newell's Old Boys sebelum bergabung dengan akademi pemuda FC Barcelona pada usia 13 tahun. Di sana, Messi mengesankan pelatih dan pemain lain dengan kecepatan, kelincahan, dan kemampuan menggiring bola yang luar biasa.
Debut Messi di tim utama Barcelona terjadi pada tahun 2004 ketika dia masih berusia 17 tahun. Pada pertandingan tersebut, Messi mencetak gol pertamanya untuk Barcelona dan menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol bagi klub ini. Dari situlah, karier sepak bola Messi berlanjut dalam tren yang menakjubkan.
Selama 17 tahun bermain untuk Barcelona, Messi mengumpulkan lebih dari 30 gelar, termasuk 10 gelar La Liga dan 4 gelar Liga Champions. Dia juga meraih 6 Ballon d'Or, penghargaan individu yang diberikan kepada pemain terbaik di dunia. Messi memecahkan berbagai rekor dalam sejarah sepak bola, termasuk rekor gol terbanyak dalam satu tahun dengan 91 gol pada tahun 2012.
Keahlian Messi terletak pada kemampuannya mengontrol bola dengan presisi yang luar biasa dan kecepatan tempur yang sulit ditandingi oleh lawan-lawannya. Dia memiliki kemampuan unik untuk melewati pemain lawan dengan mudah dan membuat ruang untuk menciptakan peluang gol. Selain itu, visi bermain Messi yang brilian memungkinkannya memberikan umpan-umpan akurat kepada rekan setimnya.
Pada tahun 2021, Messi meninggalkan Barcelona karena masalah keuangan yang dihadapi klub tersebut. Setelahnya, dia bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) di Prancis. Meskipun meninggalkan Barcelona, Messi tetap dihormati dan dihargai oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia atas kontribusinya yang luar biasa selama bertahun-tahun.
Di samping karier klub, Messi juga memiliki catatan yang mengesankan dalam tim nasional Argentina. Dia memimpin Argentina memenangkan Piala Amerika pada tahun 2021, menjadi gelar pertama bagi Messi dengan timnas. Kesuksesan ini sangat berarti bagi Messi, karena dia telah gagal meraih trofi internasional sebelumnya meskipun tampil gemilang dalam beberapa turnamen.
Di luar lapangan, Messi adalah figur yang rendah hati dan bersahaja. Dia dikenal karena dedikasinya terhadap keluarga, serta peran filantropinya di luar lapangan. Pada tahun 2007, Messi mendirikan Yayasan Lionel Messi yang bertujuan untuk membantu anak-anak yang membutuhkan, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Yayasan ini telah membantu ribuan anak di seluruh dunia dengan menyediakan akses ke pendidikan, perawatan medis, dan program-program sosial lainnya.
Kehidupan pribadi Messi juga menjadi sorotan publik. Dia menikah dengan kekasih masa kecilnya, Antonela Roccuzzo, pada tahun 2017, dan mereka memiliki tiga anak bersama. Messi sering kali membagikan momen-momen keluarga mereka melalui media sosial, menunjukkan cinta dan kehangatan keluarga yang mereka miliki.
Meskipun Messi telah mengumpulkan banyak penghargaan dan pengakuan atas prestasinya di lapangan, dia tetap rendah hati dan tidak pernah terjebak dalam egoisme. Dia adalah contoh teladan bagi pemain muda di seluruh dunia, dengan mengajarkan pentingnya kerja keras, disiplin, dan integritas dalam mencapai kesuksesan.
Pada akhirnya, Lionel Messi adalah lebih dari sekadar seorang pemain sepak bola. Dia adalah seorang ikon global yang menginspirasi jutaan orang dengan bakat, dedikasi, dan sikapnya di dalam maupun di luar lapangan. Meski karier klubnya telah mengalami perubahan, warisannya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola akan terus hidup dan mengilhami generasi mendatang.
Selama karier sepak bola Lionel Messi, dia telah bermain untuk dua klub utama:
1. FC Barcelona (2004-2021)
- Messi memulai karier profesionalnya di Barcelona pada tahun 2004 dan bermain untuk klub ini selama 17 tahun.
- Selama periode ini, Messi memenangkan banyak gelar, termasuk 10 gelar La Liga, 4 gelar Liga Champions, 7 gelar Piala Raja Spanyol, dan beberapa gelar lainnya.
- Messi juga menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Barcelona, mencetak lebih dari 670 gol dalam pertandingan resmi.
Paris Saint-Germain (PSG) (2021-sekarang)
- Setelah meninggalkan Barcelona pada tahun 2021, Messi bergabung dengan PSG di Prancis.
- Di PSG, Messi bergabung dengan rekan-rekannya yang terkenal, seperti Neymar dan Kylian Mbappé, membentuk trio serangan yang sangat menakutkan.
- Meski baru beberapa bulan bermain untuk PSG, Messi sudah memberikan kontribusi yang signifikan dan membantu klub memenangkan gelar Ligue 1.
Selain dua klub utama di atas, Lionel Messi juga memperkuat tim nasional Argentina dan telah berpartisipasi dalam beberapa turnamen internasional, termasuk Piala Dunia FIFA dan Copa America.
Dia memenangkan Piala Amerika pertamanya bersama Argentina pada tahun 2021, menjadi momen yang sangat penting dalam karier internasionalnya.
Penting untuk dicatat bahwa Lionel Messi hanya bermain untuk dua klub utama selama karier profesionalnya. Meski ada rumor transfer ke klub lain sebelum bergabung dengan PSG, perjalanan karier Messi tetap terikat dengan Barcelona dan PSG hingga saat ini.
Lionel Messi juga memiliki karier yang cemerlang di tim nasional Argentina. Berikut adalah beberapa momen penting dalam perjalanan internasional Messi:
1. Debut Tim Nasional
Messi membuat debutnya untuk tim nasional Argentina pada tanggal 17 Agustus 2005, dalam pertandingan persahabatan melawan Hongaria. Dia menjadi pemain termuda yang pernah bermain untuk timnas Argentina.
2. Piala Dunia FIFA
- 2006: Messi berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA pertamanya di Jerman. Meski masih muda, dia menunjukkan bakatnya dan mencetak gol pertamanya di turnamen ini.
- 2010: Messi tampil di Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan. Meski Argentina tersingkir di perempat final, Messi memberikan kontribusi yang signifikan dan mencetak empat gol selama turnamen ini.
- 2014: Pada Piala Dunia FIFA di Brasil, Messi membawa Argentina hingga ke final. Meskipun mereka kalah dari Jerman, Messi menjadi salah satu pemain terbaik turnamen dan meraih penghargaan "Bola Emas" sebagai pemain terbaik.
- 2018: Messi bermain di Piala Dunia FIFA di Rusia. Meski Argentina tersingkir di babak 16 besar, Messi mencetak dua gol selama turnamen.
3. Copa America
- 2007: Messi berpartisipasi dalam Copa America pertamanya di Venezuela. Argentina mencapai final, tetapi kalah dari Brasil.
- 2011: Messi tampil di Copa America di Argentina. Meski menjadi tuan rumah, Argentina tersingkir di babak perempat final.
- 2015: Messi membawa Argentina ke final Copa America di Chili. Namun, mereka kembali kalah dari Brasil melalui adu penalti.
- 2016: Argentina mencapai final Copa America Centenario di Amerika Serikat, tetapi Messi melewatkan tendangan penalti dalam adu penalti dan Argentina kembali kalah dari Cile.
- 2021: Pada Copa America yang diadakan di Brasil, Messi memenangkan gelar pertamanya dengan timnas Argentina. Dia menjadi pemimpin tim dan mencetak empat gol selama turnamen, termasuk gol kemenangan dalam final melawan Brasil.
Lionel Messi telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi timnas Argentina. Prestasinya di tingkat internasional membantu mengokohkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Sumber: https://www.campusnesia.co.id/2023/06/biografi-lionel-messi-dari-argentina.html
Najwa Shibab dikenal sebagai presenter yang terkenal dengan kecerdasannya dalam membawakan acara talkshow bersama tokoh-tokoh penting Indonesia yang hadir sebagai bintang tamu di Mata Najwa yang saat ini disiarkan di Trans 7, setelah sebelumnya tayang di Metro TV. Untuk lebih mengenal Najwa Shihab, berikut profil dan biografinya.
Najwa Shihab, ata lebih akrab dipanggil Nana, adalah putri kedua dari seorang Tokoh Muslim Indonesia dan Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII yaitu Quraish Shihab. Nama Najwa Shihab mencuat berkat laporan-laporan dari Aceh, saat bencana Tsunami melanda pada Desember 2004. Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.
Dalam kehidupan pribadi, Najwa Shihab memiliki suami bernama Ibrahim Assegaf dan menikah pada usia muda yaitu 20 tahun. Dari pernikahannya tersebut, ia memiliki anak laki laki bernama Izzat Assegaf (17 tahun) dan bayi perempuan bernama Namiya yang meninggal saat berusia 4 jam pasca kelahirannya.
Mengenai profil kehidupan keluarganya, Nana hidup dalam keluarga yang religius. Masa pendidikan TK dijalaninya di TK Al-Quran Makasar. Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah (1984-1990), lalu SMP Al-Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada 1990-1993. Aktivitas sampai SMU, dipimpin ibunya, Nana dengan lima orang saudaranya sejak magrib harus ada di rumah. “Jadi berjamaah magrib, ngaji Al-Quran, lalu ratib Haddad bersama. Itu ritual keluarga sampai saya SMU.” Setelah kuliah, karena banyak kegiatan, Nana baru boleh keluar setelah magrib. I hidup bersama keluarga yang sangat memperhatikan faktor pendidikan.
Saat memasuki perguruan tinggi, Najwa Shihab kuliah di Universitas Indonesia mengambil jurusan Ilmu Hukum dan lulus pada tahun 2000. Meskipun lulus sebagai Sarjana Hukum, Nana lebih memilih terjun di dunia jurnalustik dibandingkan menjadi pengacara.
Nana merintis karirnya di RCTI, dan tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun tersebut dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.
Namun pada Agustus 2017, melalui episode Catatan Tanpa Titik pada acaranya bertajuk Mata Najwa, ia resmi mengundurkan diri dari Metro TV yang telah membesarkan namanya. Dan pada 10 Januari 2018, bersama Trans 7, Najwa Shihab hadir kembali dengan acara talkshow Mata Najwa yang masih tetap menempati slot yang sama seperti di Metro TV yakni hari Rabu pukul 20:00 WIB.
Najwa Shihab adalah satu-satunya wartawan wanita yang mewawancarai hampir semua tokoh politik nasional melalui progran “Mata Najwa” yang disiarkan di stasiun televisi Metro TV. Najwa adalah orang pertama yang mewawancarai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika selesai pelantikan.
Sampai saat ini, Najwa masih aktih sebagai seorang jurnalis. Najwa rajin memproduksi konten-konten jurnalistik seperti mewawancarai para tokoh-tokoh di Indonesia, membuat berita investigasi yang kemudian ia tayangkan di channel Youtube Mata Najwa miliknya. Sempat vakum di televisi, Najwa Shihab kembali hadir melalui Mata Najwa yang kini ditayangkan di statsiun TV Trans7.
Tahun 2005, Nana memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk laporan-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda kawasan itu, Desember 2004.
Tahun 2006, Nana terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.
Tahun 2006, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.
Tahun 2007, Najwa masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow Presenter. Pengumuman pemenang dilangsungkan pada bulan November 2007 di Singapura.
Pada awal 2008, Najwa terbang ke Australia sebagai peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards dan mendalami bidang hukum media.
Penghargaan Lain
Insan Pertelevisian Terbaik dalam ajang Panasonic Gobel Awards (2016)
The Influential Woman of The Year dari Elle Magazine (2016)
Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine (2015)
Presenter Pemilukada Terbaik oleh Badan Pengawas Pemilu (2015)
Young Global Leader oleh The World Economic Forum (2011)
Highly Commended for the Best Current Affairs Presenter di Asian Television Award (2009 dan 2007)
Australian Alumni Award for Journalism and Media (2009)
National Award for Journalistic Contribution to Democracy (2010)
Jurnalis Terbaik Metro TV 2006
Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF)
Asian Television Awards (ATA) 2011 Pemenang Kedua atau Highly Commended
Best Current Affairs Presenter dalam acara Mata Najwa di Metro TV. Sebelumnya pada tahun 2009 juga menjadi Juara kedua dan pada tahun 2007 menjadi Juara Ketiga.
Sumber: https://www.infobiografi.com/biografi-dan-profil-lengkap-najwa-shihab/
Setelah membaca kedua tokoh diatas, jangan lupa mengisi refleksinya ya.