Semoga Bermanfaat
Diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles (384-322 SM)
Logika merupakan :
Penalaran atau bentuk pemikiran.
Ilmu yang memberikan prinsip-prinsip yang harus diikuti agar dapat berfikir valid menurut aturan yang berlaku
Logika identik dengan masuk akal dan penalaran. Penalaran adalah salah satu bentuk pemikiran. Pemikiran adalah pengetahuan tak langsung yang didasarkan pada pernyataan langsung pemikiran mungkin benar dan mungkin juga tak benar.
Definisi logika sangat sederhana yaitu ilmu yang memberikan prinsip-prinsip yang harus diikuti agar dapat be ikir valid menurut aturan yang berlaku
Pelajaran logika menimbulkan kesadaran untuk menggunakan prinsip-prinsip untuk berpikir secara sistematis.
1). Proposisi
Bahasa yang identik dengan pernyataan pikiran atau perasaan sebagai alat komunikasi manusia dengan alat khusus komunikasi ilmiah yang disebut bahasa ilmiah. Dalam proses terjadinya pembentukan proposisi terjadi hal hal sebagai berikut:
a). Proses perangkaian dan pengingkaran
Terjadinya proses secara otomatis akan terdapat pengertian yang diingkari oleh pengertian lain dengan pola P=S.
b). Proses pengakuan
Proses terjadinya pembentukan prosposisi sekaligus akan terjadi pengakuan misalnya: Bahwa ular itu tidak berbisa.
c). Proses mengkombinasikan proposisi
Proposisi muthlak yang diterjemahkan sebagai proposisi yang bersifat kebenaran atau kesalahanya yang langsung tampak pada pikiran dan harus diterima.
2). Penalaran
Penalaran adalah suatu bentuk pemikiran yang meliputi tiga unsur,yaitu: konsep, pernyataan dan penataran. jenis-jenis penalaran untuk penarikan kesimpulan sebagai berikut :
a). Pola nalar Deduktif
Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang umum ke khusus.
b). Pola nalar Induktif
penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan khusus ke umum.
Ada empat kegunaan logika :
Membantu setiap orang yang mempelajari logika untuk berpikir secara rasional, kritis, lurus, tepat, tertib, metodis, dan koheren.
Meningkatkan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif.
Menambah kecerdasa dan meningkatkan kemampuan berpikir secara tajam dan mandiri.
Meningkatkan cinta akan keberanian dan menghindari kekeliruan kesesatan
Diperkenalkan Oleh Ahli Matematika : Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi. Seorang ilmuan Persia yang menulis kitab Al Jabr w’al Muqabala (Rules of Restoration and Reduction) sekitar tahun 825 M.
Algoritma merupakan :
Langkah – langkah yang dilakukan agar solusi masalah dapat diperoleh.
Suatu prosedur yang merupakan urutan langkah-langkah yg berintegrasi.
Suatu m etode khusus yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang nyata.(Webster Dictionary)
Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.
Kata logis disini berarti benar sesuai dengan logika manusia.
Untuk menjadi sebuah algoritma, urutan langkah yang ditempuh untuk menyelesaikan masalah harus memberikan hasil yang benar.
Asal-usul kata algoritma
Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa AI Khuwarizmi adalah seorang penulis buku Arab yang berjudul Kitab AI Jabar Wal Muqabala (Buku Pemugaran dan Pengurangan). Kata AI Khuwarizmi dibaca orang Barat menjadi algorism.
Kata algorism berarti proses menghitung dengan angka Arab. Seseorang dikatakan algorist jika orang tersebut menggunakan angka Arab.
Kata algorism lambat laun menjadi algorithm disebabkan kata algorism sering dikelirukan dengan kata arithmetic sehingga akhiran -s m berubah menjadi -thm. Kata algorithm diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi algoritma.